Kantor Penerangan Dewan Negara Tiongkok mengadakan jumpa pers pagi hari ini(13/4). Juru bicara Jawatan Umum Kepabeanan merangkap Direktur Analisis Statistik, Li Kuiwen memperkenalkan keadaan ekspor-impor Tiongkok selama triwulan pertama tahun ini.
Menurut data statistik pabean Tiongkok, pada triwulan pertama tahun ini, volume ekspor-impor Tiongkok dengan negara-negara sepanjang Inisiatif Sabuk dan Jalan (B&R) tercatat 2,93 triliun yuan RMB, meningkat 16,7 persen dibandingkan masa sama tahun lalu. Di antaranya, volume ekspor mencapai 1,64 trilun Yuan RMB, meningkat 16,2 persen, sedangkan volume impor senilai 1,29 triliun yuan RMB, meningkat 17,4 persen.
Ekspor-impor Tiongkok dengan negara-negara sepanjang Sabuk dan Jalan memiliki 3 ciri khas sebagai berikut. Pertama, proposi dalam volume total perdagangan luar negeri Tiongkok meningkat mantap.
Kedua, impor produk energi dan produk pertanian meningkat cepat.
Ketiga, ekspor produk elektronik menempati lebih dari separuh, dan ekspor produk energi baru sangat aktif.
Keempat, perusahaan swasta menunjukkan kinerja yang baik.

Pada triwulan pertama tahun ini, nilai impor-ekspor Tiongkok dengan 14 anggota RCEP tercatat 2,86 triliun yuan Renminbi, naik 6,9% dibandingkan masa sama tahun lalu atau mengambil porsi 30,4% dalam volume total perdagangan luar negeri Tiongkok. Di antaranya, nilai ekspor tercatat 1,38 triliun yuan RMB, naik 11,1% dibandingkan masa sama tahun lalu; nilai impor 1,48 triliun yuan RMB atau naik 3,2%.
Info tersebut disampaikan oleh juru bicara Jawatan Umum Pabean Tiongkok Li Kuiwen dalam jumpa pers Kantor Penerangan Dewan Negara Tiongok pagi hari ini (13/4)