Wang Yi Bertemu Blinken di Bali ; Wang Yi Temui Perwakilan Tinggi UE

2 views
Skip to first unread message

Chan CT

unread,
Jul 10, 2022, 9:42:46 PM7/10/22
to GELORA45_In

Wang Yi Bertemu Blinken di Bali

 
 

Anggota Dewan Negara Tiongkok yang juga Menteri Luar Negeri Wang Yi dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken kemarin (9/7) mengadakan pertemuandalam rangka Pertemuan Menlu G20 yang digelar di Bali, Indonesia.

Kedua pihak telah bertukar pendapat secara menyeluruh, mendalam, tulus hati yang lama terkait hubungan Tiongkok-AS serta masalah yang menjadi perhatian bersama.

Kedua pihak berpendapat bawha dialog kali ini adalah bermanfaat dan berkonstruktif, menguntungkan kedua pihak menambahkan saling pengertian, mengurangi salah paham, sekaligus mengumpulkan syarat demi pertukaran tingkat tinggi nantinya antar kedua negara.

Menlu Tiongkok Wang Yi mengatakan, hubungan Tiongkok-AS masih terganggu oleh kesulitan yang dibuat oleh pemerintah AS yang sebelumnya, bahkan bertambah lagi tantangan baru-baru ini. Sejarah hubungan Tiongkok-AS telah diputarbalikkan, keadaan kini hubungan kedua negara “diculik” oleh “ketepatan politik”, arah perkembangannya dibawakan ke jalan sesat.

Penyebab mendasar adalah kesalahpahaman AS pada Tiongkok, sehingga politik AS terhadap Tiongkok pun dibuat salah. Saling berkonflik serta perbedaan antar komitmen dengan prilaku AS pada politik AS terhadap Tiongkok telah menunjukkan bahwa AS terdapat kesalahan besar di bidang nilai dunia dan nilai Tiongkok.

Makin banyak orang berpendapat bahwa AS kena sakit “ Takut Tiongkok”, seandainya membiarkan “ancaman” ini berkembang, politik AS terhadap Tiongkok bakal masuk jalan buntu.

Pada kesempatan itu Blinken memperkenalkan politik AS terhadap Tiongkok dan menyatakan bahwa AS tidak siap melancarkan “perang dingin” dengan Tiongkok, tidak mengupayakan merevisi sistem negara Tiongkok, tidak memprovokasi status berkuasnya Partai Komunis Tiongkok, tidak mengepung Tiongkok, tidak mendukung “Taiwan Merdeka”, tidak mengupayakan perubahaan situasi kini Selat Taiwan.

AS akan giat mengendalikan risiko pada hubungan bilateral, dan bersikap terbuka pada kerja sama dengan Tiongkok.

 

Menlu Tiongkok Temui Perwakilan Tinggi UE untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan

XINHUA: Anggota Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengadakan pertemuan dengan Perwakilan Tinggi UE untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Josep Borrell selama Pertemuan Menlu G20 di pulau Bali hari Kamis kemarin (7/7).

Borrell menyatakan, UE mempertahankan otonomi strategis dan selalu berpendapat bahwa kepentingan bersama antara UE dan Tiongkok jauh lebih besar daripada perselisihan, pihak UE bersedia memegang teguh kebijakan satu Tiongkok dan mengadakan lebih banyak koordinasi dan kerja sama strategis.

UE menyatakan kekhawatiran mendalam terhadap dampak negatif serius akibat konflik Rusia dan Ukraina dewasa ini, dan menghimbau untuk segera melakukan gencatan senjata untuk menghindari krisis yang lebih serius. UE berharap Tiongkok dapat mengembangkan peranan pentingnya demi mewujudkan kembali perdamaian. Selain itu, berbagai pihak hendaknya berpikir secara mendalam penyebab terjadinya konflik dan mencari solusi mendasarnya.

Wang Yi mengatakan, sebagai dua kekuatan penting dalam proses multi-polarisasi dunia, Tiongkok dan UE hendaknya mempertahankan status dasar Kemitraan Strategis Komprehensif, serta memelihara tren positif dialog dan komunikasi.

Menghadapi tantangan yang serius dan rumit, Tiongkok dan UE hendaknya mengesampingkan perselisihan dan mengupayakan persamaan, mencapai kesepahaman dan menyelesaikan perselisihan, mempertahankan saling menguntungkan dan menang bersama, hendaknya memelihara multilateralisme sejati, mencegah tindakan yang melanggar regulasi ekonomi seperti pelepasan keterkaitan dan rantai pasokan, hendaknya menentang persaingan Zero-Sum, penghasutan konfrontasi kelompok serta niat untuk memicu Perang Dingin Baru.

Tiongkok bersedia bersama UE memelihara sistem internasional dengan PBB sebagai intinya dan ketertiban internasional yang berdasarkan hukum internasional.

Mengenai masalah Ukraina, Wang Yi menyatakan, berbagai pihak hendaknya melakukan introspeksi yang seksama terhadap penyebab konflik, menyelesaikan kekhawatiran-kekhawatiran rasional berbagai pihak, dan menghapuskan risiko bahaya tersembunyi perang dari akarnya.

Presiden Xi Jinping telah secara komprehensif dan jelas memaparkan pendirian Tiongkok dalam ‘Empat Keharusan’, serta memberikan solusi penting untuk perdamaian dan kestabilan jangka panjang. Segala upaya yang dilakukan pihak Tiongkok sejauh ini bertujuan untuk mendorong perdamaian dan perundingan, Tiongkok akan terus memegang pendirian yang objektif dan adil, serta mengembangkan peranan konstruktifnya.

Tiongkok mendukung UE mempertahankan otonomi strategisnya, dan mendukung pihak UE untuk lebih aktif mengembangkan peranan koordinasinya dan mengajukan solusinya yang realistis.



Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages