Kemenlu Tiongkok Tanggapi Ancaman AS: Tiongkok Akan Balas dengan Sekuat Tenaga ; Kemenlu: AS Wajib Klarifikasi Lab Biologinya di Ukraina

2 views
Skip to first unread message

Chan CT

unread,
Mar 17, 2022, 9:40:58 PM3/17/22
to GELORA45_In

Kemenlu Tiongkok Tanggapi Ancaman AS: Tiongkok Akan Balas dengan Sekuat Tenaga

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian hari Rabu (16/3) kemarin sempat menanggapi ancaman pihak Amerika Serikat yang ingin mengenakan sanksi terhadap Tiongkok. Dia menekankan, Tiongkok menentang pengenaan sanksi sepihak dan yurisdiksi lengan panjang pihak AS dalam bentuk apa pun, jika pihak AS bersikeras untuk melakukannya, maka Tiongkok akan membalasnya dengan sekuat tenaga.

Baru-baru ini, pejabat AS turut menyatakan, jika Tiongkok tidak mempedulikan peringatan pihak AS dan membantu Rusia dalam masalah Ukraina, Tiongkok akan menghadapi konsekuensi yang serius. Menanggapi hal tersebut Zhao Lijian menunjukkan, “pihak AS baru-baru ini turut melontarkan sejumlah perkataan provokasi seputar Tiongkok, dan perkataan tersebut sepenuhnya merupakan intimidasi dan penindasan, telah mengungkapkan pikiran Zero Sum Perang Dingin dan konfrontasi grup yang sudah mengakar dalam pemerintahan AS, hal tersebut sebenarnya adalah sebuah hasil yang dilahirkan dari filosofi AS yang disebut dengan ‘bertolak dari posisi yang kuat’.

Dalam masalah Ukraina, Tiongkok selalu mengambil sikap yang objektif dan adil, berdasarkan kebenaran dan kesalahan masalah, membuat Keputusan secara mandiri dan menunjukkan pendiriannya. Tiongkok selalu mengimbau dialog dan perundingan, mendorong peredaan ketegangan situasi, serta mengajukan usulan Tiongkok untuk menyelesaikan krisis dewasa ini. Berbagai upaya yang menyangkal upaya Tiongkok, mendistorsi tujuan Tiongkok dan mencoreng Tiongkok dengan kabar palsu adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab dan tidak bermoral,” tutur Zhao.

Zhao menegaskan bahwa sanksi tak akan pernah menjadi solusi yang efektif untuk menyelesaikan masalah, Tiongkok menentang pengenaan sanksi sepihak dan yurisdiksi lengan panjang pihak AS dalam bentuk apa pun, dan akan dengan tegas memelihara hak sah perusahaan dan perseorangan Tiongkok. Di satu sisi, pihak AS meminta dukungan dan kerja sama dari pihak Tiongkok, di sisi lain, AS mengancam untuk mengenakan sanksi kepada Tiongkok, hal ini sangat tidak masuk akal. Tiongkok mendesak pihak AS untuk tidak merugikan hak dan kepentingan sah Tiongkok dalam bentuk apa pun. Jika AS tetap bersikeras melakukannya, maka Tiongkok akan membalas secara maksimal.

 

Kemenlu: AS Wajib Klarifikasi Lab Biologinya di Ukraina

2022-03-17 15:24:02 
  

Menanggapi perkataan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengenai laboratorium biologi militer AS, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian di depan jumpa pers rutin yang diadakan hari Rabu kemarin (16/03) menyatakan, AS seharusnya menunaikan kewajibannya untuk menaati Konvensi Pelarangan Senjata Biologi, juga berkewajiban untuk memberikan klarifikasi terhadap keprihatinan masyarakat internasional.

Dikabarkan, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov baru-baru ini  menyebut bahwa AS telah mendirikan ratusan laboratorium biologi militer di seluruh dunia, sedangkan di Ukraina saja sudah terdapat 30 laboratorium biologi yang telah menimbulkan ancaman fatal kepada penduduk sipil. Rusia menuntut agar negara-negara penandatangan Konvensi Pelarangan Senjata Biologi meninjau hal tersebut dan berupaya untuk mendorong AS menghentikan penentangan eksklusifnya terhadap pembentukan mekanisme verifikasi ‘Konvensi Pelarangan Senjata Biologi’.

Zhao Lijian menyatakan, sebenarnya, masyarakat internasional sudah lama menyatakan keprihatinan seriusnya atas kegiatan bio-militer AS di luar wilayah. Ini bukan hanya masalah laboratorium AS di Ukraina, juga bukan masalah baru yang diakibatkan oleh situasi dewasa ini.

Zhao Lijian menyatakan, Tiongkok menyambut masyarakat internasional untuk melakukan evaluasi terhadap dokumen-dokumen yang diumumkan Rusia di bawah kerangka Konvensi Pelarangan Senjata Biologi dan PBB, sementara itu dengan sikap yang adil mendengarkan klarifikasi dari pihak AS. Masyarakat internasional seharusnya kembali menghidupkan proses perundingan mekanisme verifikasi Konvensi Pelarangan Senjata Biologi dengan kesempatan ini.

Zhao Lijian sekali lagi mendesak AS untuk mengubah sikap penentangan eksklusifnya terhadap pembentukan mekanisme verifikasi ‘Konvensi Pelarangan Senjata Biologi’, ia juga menunjukkan bahwa hal ini akan bermanfaat bagi pemulihan kepercayaan masyarakat internasional terhadap penunaian kewajiban internasional AS, juga akan meningkatkan level keamanan biologi global.

 
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages