Zelenskiy cela UE karena gagal setujui larangan impor minyak Rusia
1 view
Skip to first unread message
Chan CT
unread,
May 30, 2022, 8:32:24 PM5/30/22
Reply to author
Sign in to reply to author
Forward
Sign in to forward
Delete
You do not have permission to delete messages in this group
Copy link
Report message
Show original message
Either email addresses are anonymous for this group or you need the view member email addresses permission to view the original message
to GELORA45_In
Sungguh kasihan rakyat
Ukraina yang SALAH pilih seorang badut macam Zelensky menjadi
presidennya, ... entah berapa banyak rakyat tak berdosa jatuh korban, lebih 5
juta warga Ukraina merana dengan segala penderitaan hidup sebagai pengungsi,
akibat KEBODOHAN Zelensky menjadikan
Ukraina TUMBAL bagi AS-NATO untuk gebuk
dan hancurkan Rusia, ...! Ukraina dijadikan AS-NATO menghamburkan senjata
kedaluarsa digudang tanpa peduli negaranya hancur porak-poranda, berapa banyak
rakyatnya jatuh, ...
Sanksi-berat yang dijatuhkan pada Rusia, dalam kenyataan juga bukan saja
TIDAK BERHASIL gembosi Rusia, tapi juga tidak jalan! Bagaimana mungkin
negara-negara Eropa hentikan gas dan minyak dari Rusia sebelum ada
penggantinya??? Negara lain masih dibulan Maret dituntut embargo gas-minyak
Rusia, AS sendiri sampai akhir April masih saja TETAP membeli minyak Rusia yang
lebih murah itu, ...!
Zelensky masih juga TIDAK MENGERTI atau begitu BODOH tidak bisa melihat
mengapa Hongaria TIDAK BISA hentikan menerima gas Rusia, dan, ... tidak pula
melihat gas ke Hongaria itu melalui pipa-gas lewat Ukraina yang setiap saat dia
bisa perintah tutup krannya! Kenpa itu TIDAK dilakukan? Bukankah karena jumlah
aliran gas dalam pipa-gas yang melewati Ukraina itu, Rusia harus kasih komisi
yang menjadi pemasukan Ukraina, ...! Bagaimana mungkin diputuuuuus, ...!
Hehehee, ....
Sudahlah, daripada hanya memaki-maki dan menyalahkan sana-sini yang makin
menampakkan diri seperti baduuut, lebih baik perhitungkan kekuatan/kemampuan
Ukraina sendiri dalam meenghadapi Rusia, TANPA bersandar bantuan AS-NATO
menemukan jalan keluar DAMAI, secepat mungkin mencapai kesepakatan yang bisa
diterima dengan Rusia untuk menyelamatkan negara dan RAKYAT
Ukraina!
Zelenskiy cela UE karena
gagal setujui larangan impor minyak Rusia
Selasa, 31 Mei 2022 06:08
WIB
Foto Dokumen: Bendera
Uni Eropa berkibar di luar markas Komisi Eropa, tempat pembicaraan Brexit
berlangsung, di Brussels, Belgia, 24 Desember 2020. ANTARA/REUTERS/Yves
Herman
Tidak ada
kompromi untuk saat ini sama sekali,
Brussels (ANTARA) -
Para pemimpin Uni Eropa pada Senin menjelaskan bahwa mereka akan gagal
menyepakati larangan impor minyak Rusia pada pertemuan puncak di Brussels, yang
memicu kritik cepat dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy yang mengecam
mereka karena terlalu lunak terhadap Moskow.
Uni Eropa
telah meluncurkan lima paket sanksi sejak Rusia menginvasi Ukraina lebih dari
tiga bulan lalu, menunjukkan kecepatan dan persatuan yang tidak seperti biasanya
mengingat rumitnya tindakan tersebut.
Tetapi kurangnya kesepakatan pada paket keenam -
dan khususnya larangan minyak - memunculkan perjuangan untuk memperluas sanksi
karena risiko ekonomi bagi Eropa meningkat, ketika begitu banyak negara
bergantung pada minyak mentah Rusia.
Para pemimpin dari 27 negara Uni Eropa akan
menyepakati pada pertemuan puncak dua hari tentang kemungkinan prinsip embargo
minyak, draf kesimpulan KTT mereka menunjukkan. Tapi mereka akan meninggalkan
keputusan sulit untuk nanti.
"Tidak ada kompromi untuk saat ini sama sekali,"
Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban, yang negaranya telah menjadi penentang
utama untuk sebuah kesepakatan, mengatakan saat ia tiba untuk KTT.
Presiden
Komisi Eropa Ursula von der Leyen, yang mengusulkan paket sanksi terbaru pada
awal Mei, setuju: "Kami belum sampai di sana."
Ada
kesepakatan luas pada sisa paket, termasuk memutus bank terbesar Rusia,
Sberbank, dari sistem pesan SWIFT, melarang penyiar Rusia dari Uni Eropa dan
menambahkan orang ke daftar yang asetnya dibekukan.
Tapi Zelenskiy
mencela kurangnya tekad Uni Eropa.
"Mengapa Anda bergantung pada Rusia, pada tekanan
mereka, dan bukan sebaliknya? Rusia harus bergantung pada Anda. Mengapa Rusia
masih dapat memperoleh hampir satu miliar euro per hari dengan menjual energi?"
Zelenskiy bertanya kepada para pemimpin Uni Eropa.
"Mengapa bank
teroris masih bekerja dengan Eropa dan sistem keuangan global? Pertanyaan
serius," katanya.
Perdana Menteri Estonia Kaja Kallas mengatakan
lebih realistis untuk mengharapkan kesepakatan tentang embargo minyak dalam
beberapa minggu, mudah-mudahan pada KTT Uni Eropa berikutnya pada 23-24 Juni.
Beberapa
mengeluh keras atas kurangnya kesepakatan.
"Kita melupakan gambaran besarnya," kata Perdana
Menteri Latvia Krisjanis Karins. "Ini hanya uang. Orang Ukraina membayar dengan
nyawa mereka."
Draf teks yang dilihat oleh Reuters - yang
mungkin masih direvisi lagi - akan mengkonfirmasi bahwa paket sanksi keenam akan
mencakup larangan impor minyak melalui laut, dengan minyak pipa yang dipasok ke
Hungaria, Slovakia, dan Republik Ceko yang terkurung daratan akan dikenai sanksi
di beberapa waktu kemudian.
Namun, para pemimpin akan menugaskan diplomat dan
menteri untuk menyetujui cara kerjanya, termasuk dengan memastikan persaingan
yang adil antara mereka yang masih mendapatkan minyak Rusia dan mereka yang
terputus.
Orban mengatakan Hongaria akan siap untuk
mendukung kesepakatan "jika ada solusi untuk keamanan pasokan energi Hongaria,
kita belum mendapatkannya sekarang".
Hongaria menerima minyak Rusia melalui pipa yang
mengalir melalui Ukraina. Setelah awalnya meminta pengecualian untuk jaringan
pipa, Hongaria telah menambahkan tuntutan baru dan sekarang mencari jaminan
pasokan.
"Setiap kali ada masalah dipertimbangkan dan
solusi teknis untuk menyelesaikannya ditawarkan, tuntutan baru diajukan ... itu
adalah target yang bergerak, tidak mungkin untuk mencapai kesepakatan seperti
itu," kata seorang diplomat Uni Eropa.
Salah satu hasil nyata dari KTT tersebut adalah
kesepakatan tentang paket pinjaman Uni Eropa senilai 9 miliar euro (9,7 miliar
dolar AS), dengan komponen kecil hibah untuk menutupi sebagian bunga, agar
Ukraina dapat mempertahankan pemerintahannya dan membayar upah sekitar dua
bulan.
Para
pemimpin juga akan mendukung pembentukan dana internasional untuk membangun
kembali Ukraina setelah perang, dengan rincian yang akan diputuskan kemudian.
Para pemimpin
juga akan berjanji untuk mempercepat pekerjaan untuk membantu Ukraina
memindahkan biji-bijiannya ke luar negeri ke pembeli global melalui kereta api
dan truk karena angkatan laut Rusia memblokir rute laut yang
biasa.