China tegaskan dukungan pada
Indonesia di tengah isu soal Rusia di G20
Rabu, 23 Maret 2022 21:15
WIB
Juru bicara
Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin dalam pengarahan pers di Beijing,
China, Rabu (23/3/2022).
(ANTARA/FMPRC/mii)
Beijing (ANTARA) -
China kembali menegaskan dukungannya kepada Indonesia sebagai ketua G20, di
tengah tuntutan agar Rusia dikeluarkan dari keanggotaan kelompok 20 negara
ekonomi tersebut menyusul agresi militernya di Ukraina.
"China
mendukung Presidensi G20 Indonesia tahun ini untuk meningkatkan kerja sama di
berbagai sektor sesuai agenda yang ditetapkan dengan temaRecover Together, Recover Stronger," kata
juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Wang Wenbin di Beijing, Rabu.
Menurut dia,
forum utama G20 itu untuk kerja sama ekonomi internasional sehingga tujuannya
adalah menyatukan negara-negara ekonomi di dunia, termasuk Rusia sebagai salah
satu anggota penting forum itu.
"Tidak ada satu pun negara anggota yang berhak
mencabut keanggotaan negara lainnya," ujarnya menanggapi pertanyaan apakah
kualitas organisasi G20 akan menurun jika Rusia masih bergabung.
Dalam menghadapi krisis COVID-19 di tengah instabilitas
pemulihan ekonomi dunia, lanjut dia, ketua G20 memikul tanggung jawab besar
dalam memimpin gerakan antipandemi, meningkatkan tata kelola ekonomi, dan
mengampanyekan pemulihan ekonomi global.
"G20 sudah seharusnya menjalankan praktik-praktik
multilateralisme, memperkuat solidaritas dan kerja sama, bersama-sama menghadapi
tantangan utama ekonomi, keuangan, dan pembangunan," kata Wang.
Sebelumnya,
Menlu Wang Yi juga menyatakan dukungannya terhadap Indonesia yang pada tahun ini
mendapatkan amanat memimpin G20.
China juga berjanji akan bertindak aktif membantu
kelancaran Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Bali pada Oktober mendatang.
Namun sampai
saat ini belum diketahui, apakah Presiden Xi Jinping atau Perdana Menteri Li
Keqiang bisa menghadiri KTT tersebut.