Airlangga : peringati HUT RI dengan sinergi percepat pemulihan ekonomi
2 views
Skip to first unread message
Chan CT
unread,
Aug 19, 2022, 10:26:05 PM8/19/22
Reply to author
Sign in to reply to author
Forward
Sign in to forward
Delete
You do not have permission to delete messages in this group
Copy link
Report message
Show original message
Either email addresses are anonymous for this group or you need the view member email addresses permission to view the original message
to GELORA45_In
Airlangga : peringati HUT RI
dengan sinergi percepat pemulihan ekonomi
Sabtu, 20 Agustus 2022 09:19
WIB
Menteri Koordinator
Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. ANTARA/HO-Kemenko
Perekonomian
Saya yakin bangsa
ini dan kita semua memiliki kapasitas yang tangguh untuk menghadapi berbagai
tantangan ke depan...
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator
Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak bangsa Indonesia bersinergi
untuk mempercepat pemulihan perekonomian nasional dalam rangka memperingati Hari
Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia.
“Saya yakin bangsa ini dan kita semua memiliki
kapasitas yang tangguh untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan. Dengan
keyakinan yang kuat, kita bersama akan mampu membawa bangsa ini untuk terus
tumbuh lebih baik dalam mengisi kemerdekaan, demi mewujudkan Indonesia yang maju
dan sejahtera,” katanya dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu.
Menko
Airlanggga mengatakan seiring dengan peringatan HUT RI dan melalui sinergi dan
kinerja yang responsif serta kolaborasi seluruh elemen bangsa, hidup dan
penghidupan seluruh masyarakat serta ketahanan bangsa diharapkan dapat terus
terjaga dan mampu memantik keberlanjutan percepatan pemulihan perekonomian
nasional.
Meski di tengah terpaan krisis dan ketidakpastian
global, ekonomi Indonesia menunjukkan kinerja yang impresif melalui berbagai
bauran kebijakanextraordinary.
“Pemerintah
memberikan respons yang cepat terhadap kondisi krisis global tersebut dan terus
melanjutkan upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya.
Bauran
kebijakanextraordinarytersebut
menghasilkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,01 persen (yoy) pada Q1-2022 dan
terus melanjutkan performanya pada Q2-2022 yang tercatat sebesar 5,44 persen
(yoy), bahkan berdasarkan PDB harga konstan sebesar Rp2.924 triliun pada Q2-2022
tersebut mampu melampaui capaian sebelum pandemi.
“Pertumbuhan
ekonomi kitaextraordinarydan mampu
mencapai 5,44 persen lebih baik dari banyak negara lainnya. Hal tersebut dapat
kita capai karena kita menangani COVID-19 dengan jalur yang berbeda dari negara
lain,” ungkapnya.
Kondisi perekonomian Indonesia yang tumbuh dengan
baik dan terkendali juga dapat terlihat dari sektor eksternal, seperti
terjaganya stabilitas surplus neraca perdagangan, tingginya cadangan devisa, dan
rasio utang yang masih berada pada level aman.
Dengan
keberhasilan yang diperlihatkan dalam penanganan pandemi COVID-19 dan pemulihan
ekonomi nasional, Pemerintah Indonesia juga telah mendapatkan apresiasi dari
negara-negara lain dan lembaga internasional, diantaranya yakni pengakuan atas
sistem pertanian dan pangan yang tangguh serta swasembada beras melalui
penggunaan teknologi inovasi padi dari International Rice Research Institute.
Perserikatan
Bangsa-Bangsa juga telah menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara selain
Jerman, Denmark, Bangladesh, Barbados, dan Senegal dalam Champions Group of the
Global Crisis Response Group (GCRG) yang ditugaskan secara proaktif untuk
merumuskan berbagai kebijakan global dan menavigasi krisis multidimensional
terutama mengatasi krisis pangan, energi, dan keuangan.
Selain itu,
sebagai Presidensi G20 tahun ini, Indonesia juga dihadapkan pada harapan global
dalam memimpin dan mengakselerasi pemulihan perekonomian dan keuangan global
pasca pandemi serta mampu menghadirkanconcrete
deliverablessebagai solusi dan aksi nyata untuk harapan
hidup yang lebih baik.
Kemudian, Indonesia juga kembali terpilih sebagai
Chairman ASEAN 2023, sehingga melalui kepemimpinan Indonesia juga diharapkan
mampu mengatasi tantangan dan risiko dalam pemulihan ekonomi kawasan serta
menciptakan ekonomi kawasan yang lebih kuat, kompetitif, dan berkelanjutan.
“Pencapaian
pertumbuhan ekonomi yang signifikan ini didukung oleh kebijakan Pemerintah yang
bersifatpeople-first.Pemerintah
menempatkan diri sebagai masyarakat untuk mempertimbangkan bagaimana dampak yang
akan dirasakan oleh masyarakat akibat dari keputusan-keputusan yang akan dan
telah diterapkan,” ujar Airlangga.