Xi Jinping: Bersama-sama Mendorong Tata Kelola Lingkungan Ekologi Global

1 view
Skip to first unread message

Chan CT

unread,
Aug 24, 2021, 8:57:51 PM8/24/21
to GELORA45_In

Xi Jinping: Bersama-sama Mendorong Tata Kelola Lingkungan Ekologi Global

Manusia hanya memiliki satu bumi ini, perlindungan akan lingkungan ekologi dan pendorongan pembangunan berkelanjutan adalah tanggung jawab bersama berbagai negara.

Sejak Kongres Nasional ke-18 Partai Komunis Tiongkok PKT, Presiden Tiongkok Xi Jinping berkali-kali mengeluarkan pidato penting di ajang internasional yang berbeda, secara mendalam mengurai pentingnya perlindungan akan lingkungan ekologi global, berinisiatif hidup secara harmonis antara manusia dan alam, mengimbau agar sedunia bersama-sama mendorong tata kelola lingkungan ekologi, kerap kali menyediakan pendapat Tiongkok, solusi Tiongkok, kecerdasan Tiongkok dan kekuatan Tiongkok mengenai pembangunan bumi yang indah dan pembentukan komunitas senasib sepenanggungan manusia, memperlihatkan tanggung jawab Tiongkok terhadap tata kelola lingkungan global dan pembangunan peradaban eologi sebagai negara besar.

Berikut ini sebagian uraian Presiden Xi mengenai pembangunan peradaban ekologi global.

Tiongkok dengan tegas menempatkan perlindungan akan lingkungan ekologis pada posisi yang lebih menonjol.

Pidato di Universitas Zarbayev, Khazakstan pada tanggal 7 September 2013.

Kita hendaknya bahu-membahu dan memikul tanggung jawabnya bersama-sama, bergandengan tangan menangani masalah global yang kian banyak antara lain perubahan iklim, keamanan energi dan sumber alam, keamanan cyber, bencana alam, bersama-sama melindungi bumi kita.

Pidato di depan Konferensi Peringatan HUT ke-60 Rilisnya Lima Prinsip Hidup Berdampingan Secara Damai.

Tiongkok selalu bersikap yang bertanggung jawab untuk menanglani perubahan iklim, Tiongkok telah memasukkan penanganan perubahan iklim dalam strategi umum pembangunan ekonomi sosial negara.

Pidato di Resepsi Kerja Pemimpin-Pemimpin yang menghadiri Konferensi PBB mengenai masalah perubahan iklim pada tanggal 27 September 2015.

Kita hendaknya membentuk sistem ekologi yang menghormati alam dan berkemgbang secara hijau.

Pembangunan peradaban ekologis berhubungan erat dengan masa depan manusia, Tiongkok akan terus memberi kontribusinya, sementara itu, negara maju diminta memikul tanggung jawab historik untuk memenuhi komitmen dalam pengurangan emisi dan membantu negara-negara berkembang meredakan dan menyesuaikan diri dengan perubahan iklim.

Pidato dalam debat umum Majelis Umum PBB ke-70 pada tanggal 28 September 2015.

Tiongkok selalu adalah partisan positif dalam usaha penanganan perubahan iklim global.

Pidato di acara pembukaan Konferensi Paris mengenai perubahan iklim pada tanggal 30 November 2015.

Tiongkok akan tak tergoyahkan melaksanakan strategi pembangunan berkelanjutan.

Pidato di acara pembukaan KTT Bisnis Grup 20 pada tanggal 3 September 2016.

Tiongkok adalah negara berkembang yang bertanggung jawab, akan secara menyeluruh mendorong hemat energi, pengurangan emisi dan pembangunan dengan karbon rendah.

Pidato di acara serah dokumen pengesahan Protokol Paris mengenai perubahan iklim pada tanggal 3 September 2016.

Kita hendaknya berinisiatif cara produksi dan kehidupan yang hijau, karbon rendah, beredar, dan berkelanjutan.

Pidato di Markas Besar PBB di Jeneva pada tanggal 18 Januari 2017.

Tanaman adalah produsen awal sistem ekologi, secara mendalam mempengaruhi lingkungan ekologis bumi. Tahun-tahun terakhir ini, Tiongkok mencapai hasil yang menyoroti dunia di bidang pembibitan padi, ilmu gene, teknologi biologis.

Surat ucapan kepada Konferensi Botani Internasional ke-19 pada tanggal 24 Juli 2017. 

Pembangunan bersama Satu Sabuk Satu Jalan adalah pembangunan jalan yang terbuka dan berkembang, sementara itu harus juga adalah jalan pembangunan yang hijau. Ini adalah kesepahaman penting berbagai pihak peserta.

Pidato di acara pembukaan Ekspo Hortikultura Dunia 2019 di Beijing pada tanggal 28 April 2019.

Pandemi ini memberitahui kita, manusia perlu melakukan revolusi diri sendiri, mempercepat membentukkan pola pembangunan hijau dan cara kehidupan hijau.

Pidato di debat umum Majelis Umum PBB ke-75 pada tanggal 22 September 2020.

Kini, kecepatan punah spesies global terus percepat, kehilangan keanekaragaman biologi dan kemunduran sistem ekologi memberi resiko penting bagi survival dan perkembangan manusia.

Pidato di KTT Keanekaragaman Biologi PBB pada tanggal 30 September 2020. 

Sampai 2030, emisi karbon dioksida PDB perunit di Tiongkok akan menurun 65% ke atas dibandingkan 2005, proporsi konsumsi energi sekali energi non kimia akan mencapai 25%, volumen cadangan hutan akan bertambah 6 miliar meter kubik dibandingkan tahun 2005.

Pidato di KTT Ambisi Iklim pada tanggal 12 Desember 2020.

Tiongkok dengan tegas melakukan multilateralisme, berupaya mendorong pembentukan sistem tata kelola lingkungan global yang adil, bekerja sama dan menang bersama.

Pidato di KTT Iklim Pemimpin-pemimpin pada tanggal 22 April 2021.

  

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages