Jurus Bulog Sultra menjaga ketahanan pangan di saat pandemi

33 views
Skip to first unread message

Chan CT

unread,
Nov 29, 2020, 7:37:51 PM11/29/20
to GELORA45_In

Artikel

Jurus Bulog Sultra menjaga ketahanan pangan di saat pandemi

Oleh Sarjono  Senin, 30 November 2020 07:31 WIB

Jurus Bulog Sultra menjaga ketahanan pangan di saat pandemi

Panen padi di sentra produksi Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (ANTARA/sarjono)

Tiga tips yang dianut Bulog Sultra agar serapan beras petani maksimal, percepatan pembayaran beras terhadap mitra, peningkatan kapasitas tampung gudang dan ketiga percepatan pelayanan bongkar beras saat mitra tiba di gudang.
Kendari (ANTARA) - Pandemi Coronavirus Disease atau COVID-19 telah memporak-porandakan seluruh sektor kehidupan manusia di seluruh belahan dunia. Tamu tak diundang bernama Virus Corona  ini masuk Indonesia sekitar Februari tahun 2020.

Awalnya sejumlah negara tidak terlalu serius menghadapi pandemi ini. Namun ketika korban meninggal dunia akibat Corona semakin merebak di negara-negara di Asia, Eropa, Amerika, barulah terlihat upaya serius untuk mengatasinya. Termasuk mengantisipai dampaknya yang meluas terhadap ekonomi global.

Kebijakan politik ekonomi negara berubah drastis. Semua terintegrasi untuk perang melawan Corona. Tidak satu pun negara yang menyatakan sanggup mengatasi dampak pandemi ini. Akibatnya, telah terjadi lonjakan pengangguran, angka kemiskinan meningkat, dari sisi bahan pangan diperkirakan mengalami gangguan, sektor-sektor jasa dan produksi tersendat mulai dari pertanian hingga industri manufaktur.

Setiap orang diminta tetap tinggal dirumah sebagai strategi memutus rantai penyebaran virus yang diketahui mencuat di Wuhan, Tiongkok. Politisi, ekonom dan pemangku kepentingan di negeri ini meramu jurus melawan Corona.

Ketersediaan pangan untuk mememuhi kebutuhan penduduk Indonesia sekitar 270 juta jiwa penduduk Indonesia menjadi modal utama melawan bencana non alam yang sulit diprediksi kapan berakhir.

Badan Usaha Milik Negara  Badan Urusan Logistik (
Bulog) menjadi salah satu tumpuan untuk mengakomodir produksi hasil pertanian, khususnya beras.

Sesuai perannya, Bulog ditugasi menjaga tiga pilar ketahanan pangan melalui persediaan yang cukup, akses dan harga beras yang terjangkau oleh masyarakat dan melakukan stabilisasi harga.

Pengusaha penggilingan yang sudah mengakar di sentra-sentra produksi menjadi mitra strategis Bulog untuk mendulang pangan beras. Manajemen bisnis profesional yang memegang prinsip maju bersama petani ditunjukan Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara.

Stok terjaga

Bulog Kantor Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara periode Januari hingga November 2020 telah menyerap beras produksi petani sebanyak 27.000 ton atau melampui target pengadaan 2020 sebanyak 24.500 ton, bahkan realisasi serapan tersebut lebih tinggi dibanding realisasi penyerapan selama 5 tahun (2015-2019) yang rata-rata hanya sekitar 20.000 ton.

Sentra produksi andalan beras terdapat di Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Kota Bau Bau, Kolaka Timur, Kolaka Timur dan Bombana.

"Capaian pembelian beras petani 27.000 ton periode Januari hingga 12 November 2020 sangat menggembirakan. Kualitas beras makin baik dan target serapan Bulog Sultra sudah melampaui," ujar Kepala Bulog Kanwil Sultra Ermin Tora.

Bulog Kanwil Sultra tahun 2020 ditargetkan membeli beras petani sebanyak 24.500 ton atau meningkat dibandingkan tahun 2019 sebanyak 18.000 ton.

Bulog melalui mitranya di sentra-sentra produksi membeli beras petani berdasarkan keputusan pemerintah seharga Rp8.300/Kg, mengalami kenaikan dibanding tahun 2019 senilai Rp8.030/Kg.

Adapun standar kualitas beras pembelian Bulog, yakni kadar air paling tinggi 14 persen, derajat sosoh paling sedikit 95 persen dan butir patah paling tinggi 20 persen.

Bulog Sultra pun berperan nyata mendistribusikan 5.300 ton beras bantuan sosial bagi 118.932 keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdampak pandemi di 17 kabupaten/kota se-Sultra.

Bansos pangan beras adalah penugasan pemerintah melalui Kementrian Sosial yang ditujukan kepada Bulog untuk mengurangi beban masyarakat memenuhi kebutuhan pangan beras di tengah pandemi Corona.

Pemerintah mengucurkan JPS beras selama tiga bulan (Agustus, September dan Oktober). Setiap keluarga penerima manfaat dijatah 15 kilogram beras premium setiap bulan.

Adapun keluarga penerima manfaat (KPM) Kota Kendari tercatat 7.537, Konawe 12.699, Kolaka 8.816, Kolaka Timur 6.994, Kolaka Utara 7.038, Konawe Selatan 15.011 dan Kota Baubau 5.536 KPM.

Kabupaten Muna 13.430, Muna Barat 5.063, Wakatobi 4.847, Buton Tengah 5. 070, Buton Selatan 4.426, Buton 4.841, Bombana 8.026, Konawe Kepulauan 3.220 dan Konawe Utara 2.729.

Percepat pembayaran

Bulog Sultra meningkatkan pelayanan terhadap mitra sebagai kunci pencapaian pembelian beras petani berjalan lancar dan menciptakan rekor baru sampai 27.000 ton hingga November 2020.

Tiga tips yang dianut Bulog Sultra agar serapan beras petani  maksimal, percepatan pembayaran beras terhadap mitra, peningkatan kapasitas tampung gudang dan ketiga percepatan pelayanan bongkar beras saat mitra tiba di gudang.

"Percepatan pembayaran bagi mitra sangat penting karena modal digunakan secepatnya lagi untuk membeli gabah petani," kata Ermin.

Jika mitra merasakan ada hambatan pelayanan dari Bulog pasti berpikir untuk menjual beras ditempat lain karena mitra menganut prinsip bisnis cepat dan menguntungkan.

Adapun standar kualitas beras pembelian Bulog, yakni kadar air paling tinggi 14 persen, derajat sosoh paling sedikit 95 persen, butir patah paling tinggi 20 persen dan butir menir paling tinggi 2 persen.

Data Badan Pusat Statistik Sultra menyebutkan luas panen dan produksi padi 2020 (angka sementara) diperkirakan sebesar 132,99 ribu hektar, mengalami kenaikan sebanyak 0,64 ribu hektar atau 0,49 persen dibandingkan 2019 yang sebesar 132,34 ribu hektar.

Produksi padi pada 2020 diperkirakan sebesar 539,35 ribu ton gabah kering giling (GKG), mengalami kenaikan sebanyak 19,65 ribu ton atau 3,78 persen dibandingkan 2019 yang sebesar 519,71 ribu ton GKG.

Jika potensi produksi padi pada 2020 dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras pada 2020 diperkirakan sebesar 308,14 ribu ton, mengalami kenaikan sebanyak 11,22 ribu ton atau 3,78 persen dibandingkan 2019 yang sebesar 296,92 ribu ton.
 

Oleh Sarjono
Editor: Royke Sinaga

BILLY GUNADIE

unread,
Nov 29, 2020, 7:44:15 PM11/29/20
to Chan CT, GELORA45_In
Ada laporan soal kera di Afrika... 
Sebelum. Fast food masuk.. Kera bagung pagi jam 6-7....
Setelah Fastfood masuk... Bangun jam 9an...
Ga usah cari makan... Langsung ke tong sampah sisa Makanan... 

Setelah 5-10 tahun... Kera mulai kena diabetes... Arteri mempet.. Komplikasi.. 
Umur pendek... 
Lalu pabrik obat masuk... 
Ini mirip Indonesia..... 
Banyak yang koma... Diabetes.. Gagal ginjal... Jantung.... Dsb.. 

Barusan dapet berita.. 

[11-29, 5:22 a.m.] M Ucup: Mhn doa untuk boy agar dia Bisa bangun Dan sadar kembali dari koma
[11-29, 5:32 a.m.] Billy: Yang lalu berita ya sudah sadar...?


On Sun., Nov. 29, 2020 at 7:37 p.m., Chan CT
--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke gelora1945+...@googlegroups.com.
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/4D552D0BF2C740A487AB070A6C061B52%40A10Live.

kh djie

unread,
Nov 30, 2020, 12:03:02 AM11/30/20
to Chan CT, GELORA45_In
Menteri Pertanian mengatakan tahun ini stock beras mencukupi
berkat curah hujan cukup, beda dengan tahun lalu. Jadi terlihat
sekali faktor pentingnya pembangunan waduk dan berbagai 
saluran irigasi.

Op ma 30 nov. 2020 om 01:37 schreef Chan CT <sa...@netvigator.com>:
--

BILLY GUNADIE

unread,
Nov 30, 2020, 5:05:53 AM11/30/20
to kh djie, Chan CT, GELORA45_In
Ada dampak negative juga.... 
Antara lain.. SAGULING.... muka air tanah naik Bandung selatan.... Aquifer dangkal... Peenyerapan air Hujan tidak merembes.. Banjir... 

Lahan dipake jalan raya... Lapangan terbang...stadion sepak bola.. 

Rehabilitasi tanah tidak ada program.. 
Beras import..... Cianjur dan. Solok..? 
On Mon., Nov. 30, 2020 at 12:03 a.m., kh djie

kh djie

unread,
Nov 30, 2020, 5:48:53 AM11/30/20
to GELORA45_In
Soal banjir mesti dicari penyebabnya dan diatasi.
Apakah di lereng2 gunung terjadi penggundulan. 
dijadikan daerah perumahan atau sungai jadi dangkal,
penuh lumpur, atau menyempit karena orang bangun 
gubug2 dan rumah di bantaran sungai, atau sungai
dan riolering penuh sampah. Mungkin masih perlu 
dibangun lebih banyak waduk lagi untuk dapat 
menampung air berlebih, meskipun tahun ini akan 
diselesaikan 8 waduk . Mungkin perlu tanggul, 
dengan pintu air dan pompa air yang kuat di pantai.
Cara Tiongkok zaman kuno apa bisa dipakai? Dulu
pernah seorang menteri mengatasi banjir dengan
cara tiap keluarga harus tanam 100 batang bambu 
dan menjaganya. Harus ditanam oleh mereka yang
tinggal di gunung dan tepi sungai. Waktu musim hujan
air akan diserap bambu setinggi pohonnya, dan waktu
musim kemarau perlahan-lahan dilepaskan ke tanah,
sehingga tanah tidak kekeringan. Bambu berakar
kuat masuk dalam tanah, mencegah erosi dan cepat 
bertunas, beranak.
Strategi nasional sekarang dengan proyek turisme,
dan sekarang sedang dimulai dengan Proyek Food 
Estate di Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara.

Op ma 30 nov. 2020 om 11:05 schreef BILLY GUNADIE <billyg...@rogers.com>:

BILLY GUNADIE

unread,
Nov 30, 2020, 6:31:09 AM11/30/20
to kh djie, GELORA45_In
Pulau jawa.... Dan lainnya terbentuk Karena sedimentasi... Diteeobos oleh volkanik.... Hot spot dari subduction zone.... Plate australia menforong ke utara.... Structure lapis a miring ke selatan... Terjadi pergantian air tawar yang di pompa ke luar Jakarta Selatan.. 
Hydrogeoligy tension.. Air laut masuk mengggantikan air tawar yang di sedot.....
Tidak ada penggunfulan hutan seditar Bandung...... 
On Mon., Nov. 30, 2020 at 5:48 a.m., kh djie

Marco 45665

unread,
Dec 1, 2020, 5:57:44 AM12/1/20
to BILLY GUNADIE, kh djie, GELORA45_In
Tumenggung Raden Billy :  
**BENAR  
Pulau jawa.... Dan lainnya terbentuk Karena sedimentasi... Diterobos oleh volkanik.... Hot spot dari subduction zone.... Plate australia mendorong ke utara.... Structure lapis a miring ke selatan... Terjadi pergantian air tawar yang dipompa ke luar Jakarta Selatan..  ..... dsb .

***(Selantunya Terjadi Proses / Goncangan Tektonis yang menyebabkan  atau menjadi sumber penyebab
TSUNAMI akibat PERGESERAN cenderung TUMBUKAN LEMPENG atau LAPISAN ASIA-PACIFIC (marc)
Terjadi pergantian air tawar yang dipompa ke luar Jakarta Selatan..  ..... ( Billy)
>> ...Akibatnya BANJIR BESAR ... lebih lagi adalah suatu kenyataan bhw JAKARTA adalah WILAYAH DATARAN RENDAH yang letak Ketinggiannya ( hampir sama dan atau mungkin di saat pasang lebih rendah dari PERMUKAAN LAUT itu sendiri... (marco)
Note :   Oleh karenanya'' DO'A NUSANTARA'' yang sering didengungkan apabila terjadi Malapetaka alam ( seperti Banjir Besar atau Gempa ''Tektonis'' TSUNAMI ) sama sekali TAK AKAN BISA MENOLONG dan BUKAN SAMA SEKALI SOLUTION serta TIDAK ADA PENGARUHNYA dan SANGKUT PAUTNYA dengan yg selalu dianggap sebagai''KUTUKAN TUHAN '' 
......... Hanya Manusia yang kehilangan Logika Berpikirnya dan selalu Hidup dalam ILUSI dan HALUSINASI yang tak memahami APA yang terjadi .... 

BILLY GUNADIE

unread,
Dec 1, 2020, 6:31:26 AM12/1/20
to Marco 45665, kh djie, GELORA45_In
Nuwun sewu atas penjelasan tambah an..... Aktivitas manusia melebihi alam... Dan merusak.... 
Pulau Jawa bukan ideal untuk mobil pribadi..... Infrastructure menyaport mobil hanya nyaman sesaat..
Dengan Penduduk konsebtrssi 60%..
Yabg diuntungkan pabrik mobil.... Bukan perakit assembly...... Dan. Minyak.. 

Menu Makanan sudah rubah..... 
On Tue., Dec. 1, 2020 at 5:57 a.m., Marco 45665

Marco 45665

unread,
Dec 1, 2020, 12:11:07 PM12/1/20
to BILLY GUNADIE, kh djie, GELORA45_In
Kalau sudah Bicara IMPORT BAHAN BAKU [ Beras, Kedelai, Bawang Putih/ Merah  Cabe, Gula 
Terigu , berbagai Macam Sayuran dan Buah2an - Misalnya : JERUK GARUT yg terkenal Manis (sdh sama sekali menghilang dari Bumi Indonesia ) dan Beras Cianjur, yg putih, pulen itu ] maka TIADA SATUPUN PEMERINTAHAN sampai sekarang Bisa secara Esensial Mengatasi Masalah Ketergantungan Akan Import BAHAN SEMBAKO ini  ( Apalagi di masa ORBA dan terutama di ERA PEM.SBY / J.KALLA ( Jilid I dan  II ) yang mana dari segi Ekonomi adalah Pemerintahan yang PALING BURUK selama Perjalanan Sejarah Indonesia > BUDAYA KORUPSI semakin besar , Birokrasi MERAJALELA , Ekonomi dan Kekayaan Negara Habis Dikuras oleh Para Koruptor dan bahkan dari Lingkungan Istana  / SBY... Note: misalnya  - HATTA RAJASA dengan P.T. PETRAL-NYA dan dari Lingkungan PARTAI ( Golkar > A.Bakri , Raja Bagindo , dll,dll   ... , PKS >  Pak Haji 
M.Lufthi , Partai Demokrat  (Para Dedengkotnya ) + Anas Urbaningrum  > Kasus Hambalang Di Era Pemerintahan SBY/J.Kalla ,
Dkala Pem SBY /J.K selam 2 Periode , KELOMPOK  RADIKAL [FANATIK] ISLAM pun sangat aktif. Bahkan sejak Rezim ORBA dan di Era post Coup D' Etat Soeharto ) dan sampai dewasa kini, Kegiatan Kelompok Ekstrim Radikal dan Fanatik Islam ini terus meluas memuncak - juga disaat  SBY naik tahta Kepresidenan selam 2 Periode PEMILU .  DEMO2 BAYARAN sejak itu merupakan Kenyataan dalam Kehidupan Politik Indonesia sehari2( bahkan dng Munculnya Petualang Agama yang bernama RIZIEQ SHIHAB ini yg jelas2 menyalahgunakan dan Mengatasnamakan Islam  sebagai ALAT untuk MELAWAN dan MENGHANCURKAN  ISLAM dan PEMERINTAH REP.INDONESIA dewasa kini semakin Buas dan MENJAJAKAN ISLAM melalui Cara2 biadab, Penuh Makian dan Penghinaan ke segala Arah bahkan terhadap Institusi Pemerintah dan yang kkali ini dipimpin  ''KETURUNAN RASUL..🙄'' - dari /Hadramaut / yaitu dari Semenanjung Padang Pasir Gersang Jemen, Daerah Padang Pasir - Miskin dan Kurangan  Air Minum   [ Kosakata Hadramaut  dari  حضرموت ("Hadhrmawt") atau Havermavt (Bahasa Ibrani/ Hebrew / Israel )> yg berarti  Hadhra=hadir mout=kematian dengan kata lain  artinya = Kehadiran atau Sumber / Penyebar Maut )... ..😈.....   Tak heran jika Tingkah Laku Sang ''IMAM BESAR'' Tukang Maki2 itu jauh2 dari Hadramaut pindah ke Indonesia yang serba Subur untuk cari Nafkah dng cara Mengatanamakan Islam dan menyamakan dirinya sebagai IMAM BESAR  dan '' Keturunan NABI''  yang Mengimport Terorisme ke Indonesia..... ( Tentunya Tanpa bisa membuktikan melalui DNA bhw Ia adalah Keturunan Nabi Muhammad s.a.w...... )
>> Suatu Phenomenon Baru dalam Sejarah Indonesia dimana Seekor Unta bisa memimpin Ratusan Ribu Keledai .... (dan dibantu oleh Para Pawang Unta dari berbagai ''Suku Bangsa'' .... 

>> SEDIKIT FLASHBACK ke belakang... ke era ''IMPERIUM''  The Knight the Grand Cross of The Bath to Bath '' ..... berupa Satir (Karikatur) diKutip dari Suatu Majalah / Mingguan di masa lalu... 
SBY.jpg

Animation 5 - Krisis Ekonomi.gif

BILLY GUNADIE

unread,
Dec 1, 2020, 2:08:00 PM12/1/20
to Marco 45665, kh djie, GELORA45_In
Sedikit koreksi...Jeruk garut masih ada... Yang lampaunkena jamur?... 
Daerah limbangan garut.... Kalau matang... Daging ya copot dari kulitnya.. Jadi kalau buah digoyang akan gerasa sesuatu yang bergerak dalamnya... 
Haji Sambas... Yang cerita... 
On Tue., Dec. 1, 2020 at 12:11 p.m., Marco 45665
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages