Siang hari Rabu ini, 13 anggota tim survei ilmiah “Misi Puncak 2022” dengan sukses mencapai puncak Qomolangma atau Everest, dan untuk pertama kali menggunakan radar presisi mengukur kedalaman es salju di puncak.

Sekitar pukul 12:46, tim survei berhasil membangun stasiun pemantauan meteorologi otomatis pada ketinggian 8.800 meter di atas permukaan laut di puncak Qomolangma.


Hari ini 4 Mei, tim survei ilmiah ‘Misi Puncak’
memasuki masa krusial untuk mendaki puncak Qomolangma atau Everest. Dini hari
ini pukul 3:00, 13 anggota tim survei ilmiah berangkat dari kamp di ketinggian
8.300 mdpl, diprakirakan siang hari ini akan tiba di posisi 8.800 mdpl.
Ke-13 anggota tim survei ilmiah akan melakukan pendakian dengan bantuan Komandan Markas Besar Qomolangma, bersama menyelesaikan misi survei ilmiah untuk mendaki puncak yang paling krusial dan paling menantang.
Misi mereka antara lain mendirikan stasiun meteolologi otomatik di ketinggian 8.800 mdpl, untuk petama kali mengukur ketebalan es dan salju, mengambil sampel, dan melakukan uji coba terhadap fungsi tubuh manusia dalam lingkungan yang ekstrem tingginya.