
Pada Sabtu malam (7/10), acara promosi komoditas global secara live streaming yang disponsori oleh China Media Group (CMG) totalnya menjual es krim senilai 3,8 juta yuan RMB, parfum senilai 4 juta yuan, sikat gigi elektrik senilai 3,2 juta yuan dan lain sebagainya. Selama Ekspo Impor Internasional Tiongkok (CIIE), omzet penjualan total dalam dua kali acara promosi komoditas yang diadakan CMG itu telah melampaui 140 juta yuan RMB.

Melalui live streaming itu, dunia internasional sempat menyaksikan ketahanan ekonomi Tiongkok dan pertumbuhan yang berkualitas. Sebagai salah satu bagian dari troika yang mendorong pertumbuhan ekonomi, konsumsi bertahun-tahun menjadi dinamika terbesar bagi pertumbuhan ekonomi Tiongkok. Tingkat kontribusi konsumsi kepada PDB Tiongkok tahun 2019 tercatat 57,8 persen. Ke depan, seiring dengan eskalasi konsumsi, munculnya pola konsumsi tipe baru dan perpaduan cepat daring dan luring, potensi konsumsi Tiongkok akan terus dikembangkan dan kebutuhan akan produk bermutu juga akan terus meningkat.
Pada kenyataannya, sejumlah partisipan yang sensitif itu sudah merasakan potensi besar format baru E-commerce termasuk live streaming dan sudah melakukan persiapan sebelumnya. Misalnya, Perusahaan Unilever khusus mendirikan “Akademi Selebriti/KOL” untuk membina selebriti live streaming. Itu memperlihatkan bahwa perusahaan transnasional menyadari, kalau ingin merintis pasar Tiongkok harus mengikuti langkah pasar Tiongkok yang terus inovatif.

Menurut perkiraan pemimpin tertinggi Tiongkok, volume kumulatif impor komoditas ke Tiongkok dalam 10 tahun ke depan akan melampaui 22 triliun Dolar AS. Potensi konsumsi pasar masif Tiongkok yang berpopulasi 1,4 miliar jiwa dan kelompok 400 juta orang berpengasilan menengah itu menjadi daya tarik yang terbesar bagi pengusaha sedunia yang berpartisipasi dalam CIIE. Itu tidak hanya akan terus menguntungkan pertumbuhan ekonomi Tiongkok, juga memungkinkan semakin banyak warga Tiongkok menempuh kehidupan yang lebih baik, dan akan menciptakan semakin banyak profit untuk berbagi dengan seluruh dunia.
Ekonomi dunia kini masih terhantam wabah Covid-19, penjualan live streaming yang ramai memungkinkan seluruh dunia melihat kepercayaan dan harapan pemulihan ekonomi.