Bad mood

1 view
Skip to first unread message

harry.he...@garuda-indonesia.com

unread,
May 10, 2006, 10:01:42 PM5/10/06
to wisnu....@garuda-indonesia.com, bbud...@garuda-indonesia.com, gat-co...@googlegroups.com
Tips Meredakan "Bad Mood"

Pertengkaran dengan pasangan semalam bisa jadi terbawa hingga pagi hari
bahkan mempengaruhi kerja sehari-hari. Kemacetan lalu lintas, ditambah
kendaraan mogok sehingga membuyarkan banyak rencana, juga bisa
mempengaruhi emosi sepanjang hari. Atasan yang menjengkelkan atau
bawahan yang membandel, bisa juga membuat runyam emosi. Ya! Banyak
hal-hal yang membuat perasaan dan suasana hati menjadi tidak enak.
Seringkali kita tak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Pokoknya,
hati ini terasa ingin marah, cemas, jengkel dan bermacam-macam emosi
negatif lain bercampur aduk. Kita biasanya menyebutnya sebagai
"badmood". Dalam keadaan "bad mood", hasil kerja tak akan baik,
salah-salah hubungan kita dengan orang lain malah bertambah buruk.
Pendek kata, tak ada kebaikan yang bisa diberikan oleh "bad mood".
Jadi sudah semestinya kita bisa meredakan "bad mood" yang sedang
melanda diri kita. Berikut beberapa tips yang mungkin bisa membantu
kita meredakan "bad mood".

1--Sadari bahwa anda sedang mengalami badmood.
Kunci utamanya adalah menyadari bahwa anda sedang dilanda gejolak
emosi. Bila anda tahu anda sedang marah, setidaknya anda bisa menolong
diri sendiri untuk meredakan kemarahan. "Bad Mood" biasanya tidak
gampang dijabarkan dengan jelas, tetapi begitu anda mengalami suasana
hati yang runyam, segera sadari keadaan itu. Sadari juga efek dari "bad
mood": mutu kerja merosot, kehilangan customer, negoisasi gagal, dan
banyak lagi yang buruk. Jadi, cepat atasi bad mood anda sebelum
mengganggu kerja anda berkepanjangan.

2--Tenangkan diri anda.
Okay, anda sudah sadar bahwa anda sedang kebakaran dalam api "bad
mood". Sekarang, tenangkan diri anda. Tarik nafas dalam-dalam berulang
kali sampai ketegangan dalam diri anda reda. Lakukan relaksasi
sederhana, misal, bernafas secara teratur sambil memejamkan mata. Atau
berdoa agar anda diberi kesabaran.

3--Selesaikan persoalan anda sesegera mungkin.
"Bad mood" biasanya disebabkan oleh adanya persoalan. Maka
menyelesaikan persoalan adalah pemecahan yang jitu. Jika anda
bertengkar, segera selesaikan, berdamailah dan saling maaf-memaafkan.
Bila anda berbeda pendapat dengan kolega atau atasan, lakukan diskusi
dengan kepala dingin. Jika acara anda berantakan, lakukan janji ulang
dan susun rencana baru. Jangan biarkan persoalan terus menggantung, itu
memperpanjang penderitaan bad mood anda.

4--Bergerak, bergerak, dan bergeraklah.
Jangan berdiam diri. Bergeraklah. Lakukan olahraga ringan. Buat diri
anda berkeringat dan lelah. Bila anda diam saja, maka "ulat-ulat" emosi
akan terus menggerogoti pikiran anda dan membuat anda terbayang-bayang
hal yang tidak-tidak. Bergerak, bergerak, dan bergeraklah.

5--Segarkan diri anda.
Intinya sama dengan bergerak, lakukan sesuatu agar diri anda segar.
Minum air putih banyak-banyak. Cuci muka dengan air segar. Makan dan
minumlah sesuatu yang alami dan segar, seperti jus jeruk. Tetapi jauhi
alkohol. Ia takkan banyak membantu, malah memperburuk saja. Jauhi gula,
cokelat, makanan yang mengenyangkan, softdrink, dan sebagainya. Ini
justru membuat anda kenyang, malas dan mengantuk. Kondisi demikian,
alih-alih menjernihkan pikiran anda, malah memperbesar "bad mood" anda
saja.

6--Jauhi amarah, pikiran dan emosi negatif lain.
Marah dan emosi-emosi negatif itu menghabiskan energi. Bila anda merasa
"bad mood" sedang menyerang, kuatkan hati untuk tidak marah.
Bersabarlah. Coba pandang wajah "bad mood" anda di cermin. Tak
menyenangkan bukan?

7--Bergembiralah dengan teman-teman anda.
Sebaliknya, dekati teman-teman anda yang bisa memberikan kegembiraan.
Temukan "refreshing" di sana. Tertawa dan tersenyumlah bersama mereka.
Cegah "bad mood" dengan membina hubungan yang baik dan sehat dengan
teman-teman anda. Hidup ini lebih mudah dilalui bersama mereka yang
ceria ketimbang yang murung. Jangan tenggelam dalam kesedihan.

8--Berusahalah untuk lebih menikmati hidup ini.
Ya, semua "kecelakaan" atau kekacauan itu adalah bagian dari hidup.
Terimalah itu apa adanya. Jangan berburuk sangka pada hidup ini. Pasti
ada pelajaran di balik semua kesulitan. Nikmati saja.
Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)


Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages