Fwd: Pengalaman IGC David Sumendap Cedera HNP: "Series of True Story"

67 views
Skip to first unread message

Welan Palilingan

unread,
Sep 24, 2010, 6:11:46 PM9/24/10
to Gading Raya Milis

Sharing lanjutan mengenai HNP.
Sangat berguna.

Salam,
Welan - P077

www.iklangolf.com
Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: amrie noor <amri...@gmail.com>
Date: Fri, 24 Sep 2010 14:18:12 +0700
To: indonesiagolfcommunity<indonesiago...@yahoogroups.com>
Subject: [indonesiagolfcommunity] Pengalaman IGC David Sumendap Cedera HNP: "Series of True Story"

 

Dear IGCers,

HNP adalah bergesernya disc pada tulang belakang, yang mengimpit syaraf sehingga menimbulkan rasa sakit bukan alang kepalang. Ini penyakit yang menjadi momok para golfers, pro maupun amatir.

Simak pengalaman rekan IGC David Sumendap, dan berikutnya dari pro IGC Uke Hendarman. Tujuannya agar Anda semua, IGCers tercinta jangan sampai terkena penyakit ini, dengan cara belajar dari pengalaman mereka.

Salam IGC,
Chief

******************
Pengalaman David:

Riset membuktikan bahwa 25% golfer mengalami cedera HNP, hanya mungkin tingkat stadiumnya yang berbeda. Berikut pengalaman prinbadi saya.

Dimulai dengan rasa pegal-pegal pada daerah tulang belakang khususnya setelah main golf. Akan tetapi karena dasarnya bandel, cedera ini saya anggap pegal biasa dan yakin setelah dipijit di 'Bersih Sehat' akan sembuh. Situasi ini berlangsung berbulan-bulan sampai pada suatu saat setelah menyelesaikan 9 hole saya tak dapat melanjutkan permainan dikarenakan sakit amat sangat saat membungkukkan badan. Terasa seperti kram dari pangkal paha ke engkel kaki sebelah kiri.

Diurut ke beberapa sinshe penyakit ini tidak kunjung sembuh. Akhirnya disarankan mengunjungi dokter syaraf. Hasil MRI positif saya menderita HNP pada disc no 4 dan 5 dan dianjurkan untuk dioperasi. Semenjak itu saya harus melupakan permainan golf yang begitu saya cintai sampai anak-anak dan istri turut sedih karena mereka tau betapa saya mencintai olah raga ini.

Pada kesempatan berkunjung ke Korea saya menyempatkan diri ke rumah sakit khusus tulang belakang, yang menurut partner saya adalah salah satu yg terbaik di Asia dan dia kenal salah satu dokternya. 

Dari hasil rontgen dan MRI saya divonis harus operasi sesegera mungkin karena disc no 5 tampak menghitam, karena gel pada disc ini sudah aus, sehingga tidak ada pelumasan lagi dan telah menyentuh beberapa syaraf di sekitarnya yang menyebabkan rasa sakit.

Saya tunda, karena harus konsultasi dengan keluarga. Yang menakutkan, operasi tidak bisa dilakukan secara endoskopi tapi 'I have to open your back', kata dokternya.

Tuhan Maha Besar, dalam perjalanan pulang di dalam pesawat saya duduk disamping seorang dokter wanita bernama dr. Hasnah (dokter kandungan). Bincang punya bincang, dia menganjurkan untuk melakukan fisioterapi dan berenang. Menurutnya kalau dalam waktu 1 tahun tidak ada perubahan barulah operasi.

Banyak juga teman yg membantu merekomendasikan beberapa orang pinter untuk dikunjungi dan hasilnya belum memuaskan. Suatu hari seorang teman menganjurkan ke Taman Alfa Indah bertemu sinshe bernama Pak Kelana. Dengan hanya memegang pergelangan tangan kiri saya, dia bilang "syaraf nomer 5 mu kejepit". Lalu saya tanya, 'apa bisa sembuh?'. Jawabannya mengecutkan hati: 'Penyakitmu ini akan kamu bawa sampai mati. Akan tetapi kalau rajin jalan kaki dan berenang maka otot belakangmu akan kuat dan rasa sakit dan nyeri akan berkurang'. 

Jujur saya tidak bisa berenang selain gaya katak. Anak saya memanggil bekas guru les renangnya dan saya disuruh berenang dengan gaya bebas hampir setiap hari atau minimal 5x seminggu selama 6 bulan.

Walaupun saya telah join IGC beberapa bulan, tapi saya tidak bisa ikut main. Hanya bisa mengikuti tulisan Chief Amrie sambil menahan rasa rindu yang amat sangat untuk bisa main golf lagi.

Pada bulan ke 7 ada perbedaan yg sangat signifikan yaitu rasa sakit plus nyeri dan kram mulai berkurang, dan dasar bandel saya tiba-tiba memutuskan untuk join main bareng IGC pada bulan September atau Oktober 2009. Pas 1 flight sama Chief Amrie, Om Narto dan satu IGCer lagi yang saya lupa namanya. Belum berani full swing dan seadanya,  ehh... ternyata tidak sesakit seperti yang saya duga.

Motivasi saya kembali timbul. Saya bertekad menambah jam berenang selama 1 s/d 1,5 jam nonstop, dengan harapan agar bisa main golf lagi. Thank God, saya telah melewati hari-hari menyedihkan tanpa golf. Walaupun saya tidak sembuh 100 persen tapi rasa nyeri sudah minim dan saya sudah bisa bermain golf secara reguler lagi.

Berikut adalah tip agar terhindar dari HNP (kalau bisa jangan sampai kena deh, karena sakitnya luar biasa): 

1. Biasakan duduk dengan posisi benar, jangan selonjoran walaupun nikmat apalagi sambil nonton golf US Masters.

2. Bangun pagi dengan cara miringkan badan dan gunakan tangan untuk menopang badan.

3. Jangan menunduk tiba-tiba, usahakan membengkokkan lutut pada saat mengambil barang.

4. Ini yg paling penting: lakukan streching setiap bangun pagi, apalagi kalau mau main golf.

5. Usahakan berenang minimal 1x seminggu.

"Mencegah lebih baik daripada mengobati".

Happy golfing, guys!

Salam Hangat,
David Sumendap


__._,_.___
Recent Activity:
.

__,_._,___
herndisc-BB.jpg
hnp4.jpg
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages