Fw: {IGC} "The Decisive Hole"

5 views
Skip to first unread message

Welan Palilingan

unread,
May 16, 2011, 8:39:03 AM5/16/11
to Gading Raya Milis

Ulasan yg menarik mengenai the Players championship barusan. Fwd dari milis IGC (dng ijin penulis).

Salam.

Welan Palilingan
www.iklangolf.com
~o~ situs iklan peralatan dan jasa golf ~o~


From: amrie noor <amri...@gmail.com>
Date: Mon, 16 May 2011 18:33:51 +0700
To: indonesiagolfcommunity<indonesiago...@yahoogroups.com>
Subject: {IGC} "The Decisive Hole"

 

Round 68/2011: Gunung Geulis EAST - Senin, 16 Mei.

Playoff (disambung, 1 kata) adalah kata termahal di dunia golf. Nilainya sekitar USD $ 1.71 juta yang diraih K.J. Choi, Minggu, 15 Mei 2011 di TPC Sawgrass. Choi menang di hole pertama babak playoff (hole 17 par 3, island green), sistem sudden death, atas David Toms. 

Memang sungguh menyakitkan bagi David Toms yang bermain cantik sepanjang 31 holes (13 holes sisa Day 3 yang dihentikan karena cuaca buruk + 18 holes final day), untuk kalah hanya karena 3 putts di playoff hole.

Para pengamat kemudian berdebat. Apakah hole 17 par 3 itu pilihan yang tepat untuk ajang playoff? Ada yang kontra, 'To put $1.7 million on that one hole is unfair to the tournament. You may as well be playing the lottery'. Lebih banyak yang pro. 'Asyik, seperti nonton gladiator bertarung hidup mati di Roman Coliseum', 'It's genius. We've had two playoffs start at 17. Neither has gone to a second hole. It's decisive...so far'.

Edan, perebutan duit segitu ditentukan di hole yang rentan tiupan angin, dan dikelilingi kolam pula. Playoff di par 4 atau par 5, masih ada kesempatan untuk 'recover'. Di 'island green' ini, tee off gak on, tamatlah riwayatmu.

Untuk skala IGC, 2nd round match play di Gunung Geulis East Course, juga memberikan kesempatan finishing yang dramatis, terutama jika dimulai dari hole 10. Tiga hole terakhir (hole 7, 8 dan 9) adalah par 5, par 5 dan par 3 yang berjarak 170m. Bila Anda kebagian melawan 'long hitters', usahakan unggul minimal 2 up sebelum sampe ke trio lubang siwalan ini (my proven strategy).

Kembali ke masalah playoff, keempat turnamen major pun masih belum bersepakat tentang jumlah hole yang pantas. The Masters memilih sistem 'sudden death' seperti turnamen-turnamen PGA Tour dan European Tour. Cukup 1 hole, jika langsung ada yang menang. Kalo draw terus? Ya, lanjut aja! Kalo perlu sampai hole ke 225!

US Open memilih sistem 'playoff 18 holes', yang biasanya dilangsungkan keesokan harinya (Senin), dan ditonton hanya segelintir orang.

British Open dan PGA Championship memilih sistem agregat, namun jumlah holes pun masih berbeda. British Open memilih agregat 4 holes, sementara PGA Championship lebih suka 3 holes. Piye to iki?

Tahun ini, dalam salah satu partai 2nd Round IGC 2011 Championship juga terjadi playoff unik. Partai antara IGC Eka Satria dan IGC Yanuar Nur Alam, berakhir draw walaupun telah ditambah '3-hole playoff'.

Hari ini mereka melangsungkan rematch 18 holes, yang akhirnya dimenangkan Eka Satria dengan skor 5 & 4. Kalo tadi masih draw juga, penentuan pemenang terpaksa diundi dengan sistem 'humpimpa alaihim gambreng' atau 'rock, paper, scissor'. Hehehe...

It's definitely very decisive, isn't it?

Amrie Noor
IGC Chief

Other results: Adi Rachmanto vs Jeff Padmadjaja 5 & 3, Irzan Rosnim vs Cailendra Gautama 3 & 2, Danang Mulyanto vs Welan Palilingan 4 & 3, Ali Musa Nasution won over Trira Trianto in hole 14 (Trira conceded the win due to rib muscle injury).








 



__._,_.___
Recent Activity:
.

__,_._,___
#17 par 3 island green TPC Sawgrass.jpg
#17 island green.jpg
IGCers at GuGel East.JPG
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages