Film semi alias erotis sering kali dianggap hanya menonjolkan hubungan seksual para karakternya. Akan tetapi, beda ceritanya dengan rekomendasi film semi IDN Times ini! Adegan ranjang yang ditunjukkan berpadu dengan dialog dan alur cerita menarik.
Penasaran film semi terbaik apa saja yang paling direkomendasikan? Langsung saja yuk, simak 35 film semi terbaik sepanjang masa yang wajib kamu saksikan! Diperankan seleb papan atas mulai dari Jennifer Lopez hingga Kim Go Eun!
Lewat film ini, nama Sharon Stone kian melambung sebagai bintang seks di industri Hollywood. Silver mengisahkan tentang Carly Norris (Sharon Stone) yang menyewa sebuah apartemen di mana pemilik sebelumnya tewas secara misterius. Merasa diawasi, Carly pun mulai melakukan penyelidikan pada dua tetangga terdekatnya hingga hampir mengancam nyawanya.
Sliver sempat mendapat ulasan kurang baik dari kritikus lantaran salah satu adegan sensualnya. Meski begitu, film semi satu ini sukses meraup keuntungan hingga 123,9 juta dolar atau sekitar Rp1,8 triliun, lho.
Bosan dengan film semi yang begitu-begitu saja? "Unfaithful" bisa masuk watch list film semi selanjutnya. Tidak hanya menampilkan adegan seks, film yang dibintangi Diane Lane, Richard Gere, dan Olivier Martinez juga dibumbui genre thriller.
Unfaithful menyuguhkan cerita perselingkuhan yang menghancurkan sebuah keluarga bahagia. Ceritanya yang realistis membuat Unfaithful meraup pendapatan sebesar 119 juta dolar (sekitar Rp1,7 triliun). Selain itu, akting totalitas Diane Lane pun membawanya pada nominasi Oscar 2003 untuk kategori Best Actress in a Leading Role.
One night stand dan gay merupakan isu utama yang diangkat oleh Andrew High dalam film ini. Film semi berdurasi 97 menit ini mengisahkan dua cowok yang terlibat hubungan romansa kompleks setelah bercinta di suatu bar. Meski saat itu hubungan gay masih belum diterima masyarakat, namun "Weekend" berhasil menyuguhkan cerita gay dengan sisi menariknya yang dapat diterima. Film yang dibintangi Tom Cullen ini pun menuai kritik positif dan membawa pulang sejumlah penghargaan bergengsi.
Punya ide cerita gak biasa, membuat film lawas ini sukses membuat netizen geram dengan alur ceritanya. Film ini diawali dengan cerita seorang siswi yang dijual oleh kepala sekolahnya. Dijamin film "Sexy Battle Girls" ini bakal bikin kamu geregetan saat menontonnya!
Film adaptasi modern dari cerita rakyat Korea Simcheongga ini mengangkat isu perselingkuhan antara dosen pria dan seorang gadis berusia 20 tahun. Meski berbalut genre thriller, Scarlet Innocence tetap menyisipkan sejumlah momen seksual yang panas. Dikisahkan Deok Ee yang ditinggal pergi Han Kyu usai menggugurkan kandungannya. Beberapa tahun kemudian ia pun balas dendam pada Han Kyu dan keluarganya. Film semi ini pun membawa para pemainnya raih penghargaan bergengsi.
Film erotis-thriller memiliki kesan unik tersendiri yang bikin anti bosan, seperti film The Boy Next Door. Claire dan Noah sama-sama saling jatuh hati dan melakukan hubungan seksual. Lambat laun, Noah yang psikopat pun terungkap saat Claire menolak remaja tersebut. Jennifer Lopez kembali unjuk akting totalitasnya melalui film garapan Rob Cohen ini. The Boy Next Door bisa kamu nikmati di Netflix untuk tontonan akhir pekan, nih.
Film erotis ini menjadi debut layar lebar bagi Kim Go Eun, lho. Yup, pemain drama Korea "Cheese in the Trap" ini melakoni karakter utama dalam film A Muse (Eungyo), yaitu sebagai Han Eun Gyo. Kala itu, Kim Go Eun masih berusa 21 tahun saat mengambil peran tersebut dan ia tidak segan tampil totalitas hingga telanjang sebagai anak SMA.
A Muse sempat menuai kontroversi lantaran terdapat adegan hubungan seksual antara anak sekolahan dan pria dewasa. Meski begitu, film ini berhasil memborong banyak penghargaan bergengsi dari ajang Blue Dragon Awards, Buil Film Awards, dan Grand Bell Awards.
Sesuai dengan judulnya, film ini berfokus pada kehidupan empat sahabat sosialita bernama Carrie, Miranda, Charllote, dan Sam. Film yang menyajikan adegan ranjang yang manis ini, menceritakan tentang bagaimana perjuangan Carrie untuk mewujudkan impian terakhirnya yakni, menikah. Namun, di tengah prosesnya Carrie selalu mendapat masalah hingga pernikahan
Film semi terbaik selanjutnya berjudul "Tokyo Decadence". Terpaksa jadi budak seks karena kesulitan hidup, "Tokyo Decadence" berisi adegan erotis yang bikin emosional. Mood-mu juga bakal sukses dibuat naik-turun oleh kisah perjuangan tokoh utama di film ini.
Saat kebanyakan film Korea sageuk hanya berfokus pada perebutan kekuasaan, namun The Concubine hadir bagai angin segar dengan cerita erotisnya. Film ini merupakan film semi berlatar awal era Dinasti Joeson. Dikisahkan Hwa Yeon (Cho Yeo Jeong), selir kerajaan yang terlibat cinta segi tiga dengan seorang rakyat jelata dan Pangeran Sung Won.
Sebelum di film Parasite (2019), Cho Yeo Jeong sempat memerankan adegan yang jauh lebih sensual di film The Concubine. Di hari pertama penayangannya, film berdurasi 122 menit pun sukses menjebol 1.4 juta tiket dan menempati urutan ke-11 film Korea terlaris sepanjang masa.
Fifty Shades of Grey pun masuk deretan film semi terbaik sepanjang masa. Pasalnya, film penuh misteri ini mengusung kisah percintaan mahasiswi dan seorang CEO perusahaan dengan fetish seksual sadomasokisme-nya. Meski tabu, film ini rupanya diminati banyak orang.
Sejumlah adegan ranjang dipertontonkan secara eksplisit dan panas dalam film pertama dari series Fifty Shades ini. Atas kepopulerannya, Fifty Shades of Grey sanggup meraup keuntungan global hingga 571 juta dolar (sekitar Rp8,4 triliun), lho.
Kepopulerannya tidak lepas dari alur cerita yang disuguhkan dengan apik. The Handmaiden bercerita tentang seorang pelayan di kediaman bangsawan yang punya motif terselubung. Tidak hanya adegan erotis, film ini pun menyimpan genre thriller-psikologis yang sayang jika dilewatkan.
Butuh rekomendasi film semi yang mengambil latar dunia kedokteran? Pastikan kamu nonton "Syndrome and a Century". Film ini bercerita soal kehidupan seorang dokter di rumah sakit terpencil, kamu pasti langsung suka deh!
Film erotis yang satu ini diperankan oleh bintang-bintang sebesar seperti Tilda Swinton, Ralph Fiennes, hingga Dakota Fanning. A Bigger Splash menceritakan tentang Marianne, seorang musisi rock yang sedang berlibur dengan kekasihnya, Paul di sebuah pulau terpencil.
Satu lagi film semi dengan konsep cerita yang unik. Mark, yang hampir berusia 40 tahun, hidup dengan alat bantu kehidupan. Ia ingin melepas keperjakaannya dan akhirnya menyewa seorang pekerja seks profesional. Mark akhirnya bertemu dengan Cheryl, seorang ibu yang punya tunggakan sewa.
Film semi ini diangkat dari naskah teater berjudul sama karya David Ives. Venus in Fur menceritakan tentang seorang aktris yang berusaha sekuat tenaga meyakinkan seorang sutradara untuk memilihnya. Audisi yang dilakukan olehnya tak hanya membuat sang sutradara kagum tapi juga nafsu dan terobsesi.
Film erotis yang satu ini jadi salah satu yang terpopuler di Hollywood dan membuat Sharon Stone makin jadi ikon bom sex pada masanya. Detektif Nick ditugaskan menginvestigasi pembunuhan Johnny Boz. Ia mencurigai Chaterine, pacar Johnny dalam kasus ini. Akan tetapi semuanya berubah ketiak Nick gantian terpikat oleh Chaterine.
Film semi ini dibintangi oleh Diego Luna hingga Maribel Verdu. Kehidupan Julio dan Tenoch sama seperti remaja 17 tahun lainnya: dikuasai oleh hormon dan keinginan untuk cepat dewasa. Selama musim panas, kedua sahabat ini menjalani hidup bebas dengan keliling negeri bersama seorang perempuan yang lebih tua. Mereka bertiga pun menemukan koneksi antara satu sama lain dan dunia di sekeliling mereka.
Itu dia 35 film semi terbaik rekomendasi IDN Times. Walau dasarnya film semi, tetapi film-film di atas tetap memiliki alur cerita dan daya tarik sinema yang menarik! Jangan lupa, kamu harus sudah dewasa dulu sebelum menonton film-film erotis di atas ya.
795a8134c1