Loyalitas konsumen terhadap produk

73 views
Skip to first unread message

Khairul Annam

unread,
Mar 23, 2011, 9:51:29 PM3/23/11
to forumekonomitasawuf
loyalitas konsumen terhadap produk
Pentingkah loyalitas konsumen terhadap sebuah merek? Bagi marketer/
perusahaan, loyalitas pelanggan (consumer loyalty) merupakan tujuan
utama yang terus-menerus diupayakan, karena dengan itu dipastikan
perusahaan akan menangguk keuntungan besar. Istilah loyalitas
pelanggan sebetulnya berasal dari loyalitas merek (brand loyalty) yang
mencerminkan loyalitas pelanggan pada merek tertentu.

Menurut Aaker (1997), loyalitas merek (brand loyalty) adalah ukuran
kedekatan yang dimiliki oleh seorang konsumen dengan sebuah merek.
Loyalitas dimunculkan dari kepuasan yang diperoleh konsumen yang
melibatkan komitmen konsumen itu untuk membuat investasi yang terus-
menerus dengan merek atau perusahaan tertentu.
Sedangkan Mowen dan Minor (1998) menggunakan definisi loyalitas merek
dalam arti kondisi dimana konsumen mempunyai sikap positif terhadap
sebuah merek, mempunyai komitmen pada merek tersebut, dan bermaksud
meneruskan pembeliannya di masa mendatang.
Definisi ini didasarkan pada pendekatan perilaku dan pendekatan sikap.
Pendekatan perilaku mengungkapkan bahwa loyalitas berbeda dengan
perilaku beli ulang. Loyalitas merek menyertakan aspek emosi, perasaan
atau kesukaan terhadap merek tertentu di dalamnya, sedangkan pembelian
ulang hanya perilaku konsumen yang membeli berulang-ulang.
Loyalitas konsumen terhadap merek mempunyai berbagai tingkatan, dari
loyalitas yang paling rendah hingga loyalitas yang paling tinggi.
Semakin tinggi loyalitas terhadap suatu merek makin sulit konsumen
dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk harga.
Sedangkan konsumen yang loyalitasnya sangat cair (volatile), maksudnya
jika ada produk lebih bagus mereka berpindah merek adalah kosumen teh
hijau siap minum. Sementara, jika ada produk memberi diskon/hadiah
mereka berpotensi pindah merek adalah konsumen minuman energi cair.
Adapun konsumen yang loyalitasnya paling rendah lantaran suka gonta-
ganti merek adalah konsumen minuman ringan soda.
Lalu, untuk produk kosmetika, konsumen bedak wajah memiliki loyalitas
merek paling tinggi (setia pada satu merek saja) dibandingkan konsumen
lipstik, facial foam, dan hand&body lotion. Sedangkan konsumen
hand&body lotion loyalitasnya sangat cair (volatile), mereka suka
berpindah merek jika ada produk lebih bagus ataupun ada merek yang
memberi diskon/hadiah. Mereka juga suka gonta-ganti merek, sehingga
loyalitasnya bisa dibilang sangat rendah.
Lain halnya dengan produk toiletries, konsumen pasta gigi yang paling
tinggi loyalitasnya terhadap sebuah merek. Sementara konsumen sabun
mandi cair mudah berubah jika ada merek yang lebih bagus. Begitu pula
konsumen pembelut wanita gampang berganti jika ada merek yang memberi
diskon/hadiah. Adapun yang paling rendah tingkat loyalitasnya adalah
konsumen sabun mandi padat dan shampoo.
Selanjutnya, untuk produk barang rumah tangga, yang memunyai tingkat
loyalitas paling tinggi terhadap suatu merek adalah konsumen detergen
bubuk. Sebaliknya, yang loyalitasnya paling rendah, juga suka ganti
merek jika ada yang lebih baik atau yang memberi diskon/hadiah adalah
konsumen minyak goreng. ***

LOYALITAS KONSUMEN TERHADAP SUATU PRODUK
Loyalitas adalah suatu komitmen yang mendalam untuk membeli kembali
atau berlangganan suatu produk atau jasa secara konsisten dimasa yang
akan datang. Sehingga dapat menyebabkan pengulangan pembelian merek
yang sama walaupun ada pengaruh situasi dan berbagai usaha pemasaran
yang berpotensi untuk menyebabkan tindakan perpindahan merk,
perusahaan untuk mendapatkan loyalitas atau kesetiaan konsumen perlu
strategi pemasaran yang tepat dan kompleks. Konsumen akan menjadi
loyal pada merek-merek yang berkualitas dan menawarkannya dengan harga
yang wajar selain itu para penjual juga beranggapan bahwa konsumen
akan menjadi loyal pada suatu produk jika produk tersebut mudah
didapatkan saat dibutuhkan, dan yang tidak kalah penting loyalitas
terbentuk melalui promosi yang ditawarkan perusahaan dengan
mengkomunikasikan kebaikan-kebaikan produknya (Sutisna, 2003: 40).
Saat ini banyak sekali kartu prabayar yang dikeluarkan oleh banyak
perusahaan dalam bidang telekomunikasi.Salah satu kartu yang
dikeluarkan oleh PT Indosat Tbk yaitu kartu prabayar IM3.Yang sudah
dikenal dan digunakan oleh banyak masyarakat karena fasilitas dan
kualitas pelayanan yang terbaik kepada konsumen.Yang terdiri dari
kualitas produk, harga, distribusi dan promosi. Hal ini dilakukan
semata-mata bertujuan untuk mendapatkan kepuasan yang diinginkan
konsumen, sehingga konsumen itu menjadi loyal dalam menggunakan produk
yang dihasilkan.
Saat ini handphone bukan hanya digunakan sebagai alat
komunikasi,tetapi juga sebagai trend mode di kalangan masyarakat.Untuk
itu fitur yang lengkap pada suatu kartu pasti akan mendapat respon
baik dari konsumen dan kartu prabayar IM3 memberikan berbagai macam
fasilitas diantaranya sms, i-ring, transfer pulsa, IM3-access, GPRS,
MMS, slir, Confirence Call dan lain-lain.
Kualitas pelayanan dalam harga yang diberikan melalui produk IM3 yaitu
dengan memberikan nominal pengisian pulsa dari lima ribu rupiah hingga
jutaan rupiah, hal ini dimaksudkan memberikan banyak pilihan kepada
konsumen agar harga nominal pulsa isi ulang IM3 terjangkau oleh semua
lapisan. Kartu perdana IM3 dijual dengan harga relatif murah
menyediakan voucher sms dengan nominal limaribu,duapuluhlima ribu dan
paket sms untuk pelayanan yang 100% sms.Serta paket GPRS dengan
nominal limaribu yang digunakan khusus untuk pelayanan internet.Harga
yang diberikan oleh produk IM3 juga sangat terjangkau dan mampu
mempengaruhi konsumen agar melakukan pembelian secara konsisten bukan
tidak mungkin konsumen akan menjadi loyal.
Peran distribusi juga sangat besar dalam menjadikan konsumen itu
loyal, seorang pemasar harus selalu siap menyediakan produk kepada
konsumen,selalu menyediakan produk di gerai pulsa dan handphone.Hal
ini dilakukan agar konsumen tidak lari ke merk lain.
Distribusi dari kartu IM3 ini selalu ditingkatkan, diperluas dan
menjangkau keberbagai wilayah hingga ke pedesaan untuk menunjang
kelancaran distribusi produk IM3, PT Indosat Tbk menambahkan tower
atau antena untuk memberikan kemudahan sinyal sehingga ditribusi kartu
IM3 itu dapat lebih lancar.
Promosi juga berperan penting dalam menjadikan konsumen itu loyal,
dalam melakukan promosi produk hendaknya ditampilkan sesering mungkin
di media, promosi yang menarik berkesan dan mudah dipahami. Untuk
mendapatkan perhatian dan tanggapan dari calon konsumen kartu IM3
melakukan promosi di berbagai media, memilih bintang film, artis
penyanyi sebagai bintang iklannya, hal ini bertujuan untuk menerik
perhatian dan menaruh minat kepada calon konsumen untuk memakainya.
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages