Strategi Pemasaran Syariah

47 views
Skip to first unread message

asyhari saja

unread,
Feb 11, 2011, 1:48:52 AM2/11/11
to forumekonomitasawuf
Buatlah Strategic Marketing Plan yang memberikan value dan keberkahan
bagi konsumen

Misbakhul Arrezqi

unread,
Feb 18, 2011, 10:44:39 AM2/18/11
to forumekonomitasawuf
ini di dalam perusahaan apa pak?
di perusahaan masing2? / bagaimana?

hutomo

unread,
Feb 28, 2011, 1:58:42 AM2/28/11
to forumekonomitasawuf
Assalamualaikum, wr.wb
Berikut saya kirim tugas Manajemen Pemasaran tentang Strategic
Marketing Plan, kalau ada kekurangannya saya mohon maaf..Wassalam
( Sri Hutomo )

STRATEGIC MARKETING PLAN
Adalah proses manajemen yang mengarah pada perencanaan pemasaran untuk
mencapai tujuan perusahaan/organisasi.
Elemen kunci dalam rencana pemasaran strategik adalah :
1. Executive Summary/Overview yaitu ringkasan yang isinya menguraikan
dengan singkat bisnis kita,poin-poin utama dan esensi dari isi rencana
pemasaran. Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan kepada setiap
orang secara cepat menyerap inti utama dari marketing plan dan juga
mencari informasi kritikal yang tercakup dalam marketing plan kita.
2. Situation Analysis adalah analisis terhadap situasi yang realistis/
nyata serta terperinci yang terjadi di pasar dan ini memerlukan suatu
riset pasar. Di dalam analisis ini akan menjelaskan dimana posisi
produk/perusahaan kita saat ini,data histori penjualan, situasi
competitor utama, penjelasan mengenai tren penjualan terkini serta
profit yang telah dihasilkan. Dalam analisis ini juga dapat
menjelaskan forecast/ramalan untuk kondisi masa depan industry serta
analisis SWOTnya.
Dalam analisis situasi ini bisa kita dapatkan :
- Pelanggan Potensial termasuk market size dan proyeksi
pertumbuhannya.
- Pesaing termasuk segmen pasar, pangsa masar maupun proyeksi ke
depannya.
- Penilaian realistis bisnis kita termasuk kelebihan dan kelemahan
(SWOT)
3. Marketing Objectives yaitu sasaran marketing yg menjelaskan “kemana
kita akan pergi dan kapan kita berada disana”. Dengan kita menetapkan
sasaran maka kita akan dapat menentukan tujuan bisnis kita mau
meluncurkan produk baru atau penetrasi pasar? Sasaran atau target
disusun secara spesifik dan jelas misalnya “ perusahaan harus mencapai
15 % pangsa pasar dalam jangka waktu 12 bulan setelah peluncuran
produk baru.
4. Marketing Strategic yaitu sesuatu yang diperlukan untuk mencapai
sasaran yang telah ditetapkan dan rute apa yang akan ditempuh untuk
mencapai sasaran itu. Dengan kata lain marketing strategic adalah
strategi untuk mengatasi peluang pasar yang telah diidentifikasi dalam
analisis situasi.
Ketika kita memutuskan untuk memulai bisnis, kita pasti menemukan
suatu kebutuhan yang belum terpenuhi atau terlayani di pasar target,
dan merasa bahwa kita dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Dalam bagian
strategi pemasaran di mana kita benar-benar menguraikan bagaimana
bisnis kita akan melakukan hal itu, dengan penetapan tujuan dan
strategi tingkat tinggi. Buatlah strategi yang realistis, dapat
dicapai dan terukur
Strategi pemasaran antara lain :
a. Segmentasi pasar, dengan langkah-langkah sbb:
- Identifikasi dasar-dasar segmentasi pasar
- Mengembangkan profit setiap segmen
b. Targeting dengan langkah-langkah sbb :
- Mengembangkan metode penilaian atas daya tarik segmen pasar
- Memilih segmen yang akan dimasuki.
c. Positioning
Positioning Marketing Strategic

POSISI REAKTIF PROAKTIF
LEADER - Balas
- Persaingan harga - Pengembangan pasar
- Penelitian
dan pengembangan
CHALLENGER - Follow the leader
- Me too - Menantang
- Menyerang
-
Pengembangan produk baru
FOLLOWER - Status Quo
- Me too - Cari pasar baru
- Cari segmen
pasar baru
- Market niche/
spesialis tertentu

d. Marketing Mix
Tutup bagian strategi rencana pemasaran kita dengan menguraikan khusus
penawaran bisnis kita dalam bauran pemasaran, kita akan
mendefinisikan apa yang dikenal sebagai "lima P" untuk bisnis kita:
• Product – deskripsi produk atau layanan, termasuk fitur dan manfaat
• Price – initial pricing strategy - strategi harga awal
• Place – Tempat - saluran distribusi untuk produk atau layanan, yaitu
di mana kita akan menjual
• Promotion – metode dan saluran yang digunakan untuk menjangkau
pelanggan dan agar mereka tahu tentang produk atau jasa kita
• People – orang/orang yang terlibat maupun yang mendapatkan manfaat
dari pemasaran
5. Marketing Tactics yaitu langkah-langkah yang lebih khusus dari
suatu strategi pemasaran untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan.
Cermati tentang taktik pemasaran yang akan kita laksanakan misalnya
alasan memilih taktik itu, kendala-kendala, akibat pelaksanaan taktik
itu dan mengapa kita harus menggunakannya, apa yang diharapkan dengan
dilakukannya taktik, dan berapa banyak memakan biaya. Terakhir,
tetapkan waktu untuk setiap taktik.
Taktik – taktik pemasaran yang dilakukan antara lain yang tentunya
disesuaikan dengan strategi pemasaran yang akan kita terapkan/
laksanakan antara lain :
- Membuat brosur untuk dikirim ke calon klien
- Meningkatkan awareness diantara potential customers
- Taktik pemasaran umum meliputi iklan (cetak, online, radio, dll),
pameran dagang atau kehadiran acara / partisipasi, hubungan masyarakat
dan pemasaran via email dll
6. Marketing Budget and Timeline
a. Menentukan besar anggaran pemasaran serta timeline marketing dan
pengelolaannya menurut strategi maupun taktik pemasaran.
b. Periksa anggaran pemasaran kita setidaknya setiap bulan, untuk
menentukan apakah kita mendapatkan tingkat pengembalian/keuntungan
yang diharapkan dari masing-masing taktik pemasaran.
c. Dengan mengetahui laporan anggaran rutin bila keadaan memungkinkan
atau bahkan mengharuskan, kita membuat rencana strategi atau taktik
lain/baru berdasar situasi terkini.
d. Bandingkan penjualan selama jangka waktu ketika kita telah
melakukan beberapa kegiatan pemasaran dan memeriksa pertumbuhan apapun
untuk melihat apakah ada pengaruhnya dari strategi/taktik yang telah
dilaksanakan.

Agung Prihantoro

unread,
Mar 7, 2011, 11:53:25 AM3/7/11
to forumekonomitasawuf
Strategic Marketing Plan yang memberikan value dan keberkahan
bagi konsumen

1. Step by step Menyusun Marketing Plan yang baik.

Untuk membuat marketing plan yang baik maka Anda perlu mengikuti
beberapa tahapan-tahapan secara sistematis. Memang tidak ada standar
mengenai tahapan-tahapan dalam penyusunan Marketing Plan ini, karena
setiap Marketing Plan perusahaan adalah unik sehingga Anda harus
menyesuaikan rencana Anda dengan kebutuhan-kebutuhan Anda.

Namun secara umum, ada komponen-komponen yang tidak boleh Anda
lewatkan. Sebuah marketing plan seharusnya selalu mempunyai analisis
situasi, strategi marketing, sales forecast dan budget/ anggaran.

Langkah 1 : Analisis situasi.
Sebelum menetapkan sasaran, Anda perlu melakukan analisis terhadap
faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kegiatan perusahaan. Biasanya,
analisis ini meliputi analisis makro dan analisis mikro. Analisis
makro biasanya meliputi analisis SLEPT yaitu Social, Legal, Economic,
Political, dan Technological. Sedangkan analisis mikro meliputi
analisis Company, Customer, dan Competitor. Analisis Company meliputi
analisis kapabilitas perusahaan, analisis Customer meliputi market
forecast, segmentasi, informasi tentang perilaku pelanggan dan analisa
kebutuhan pasar. Sedangkan analisis persaingan menyangkut kegiatan
pesaing.

Langkah ke-2 : Analisis SWOT
Analisis SWOT menyangkut 4 hal yaitu Strengh, Weakness, Opportunity,
dan Threat. Analisis ini untuk menjawab pertanyaan “Where are we now?”
sehingga dapat menyiapkan sasaran pemasaran lebih tepat.

Langkah ke-3 : Membuat Marketing Strategy
Langkah ini paling tidak memuat statement misi, objective dan focus
strategy meliputi segment focus dan product positioning. Contoh misi
perusahaan adalah untuk menjadi produsen air mineral yang terkemuka.
Ini adalah tujuan kualitatif. Sasaran secara kuantitatif (objective)
dilakukan dengan memuat tujuan berupa angka-angka seperti target yang
ingin dicapai, pertumbuhan, market share dan lain-lain. Strategi ini
sering dimuat dalam istilah STP (Segmentation, Targeting, dan
Positioning). Strategi pemasaran sering juga diwujudkan dengan taktik
pemasaran yang meliputi 4P yaitu Product, Price, Place dan Promotion).
Strategi ini kemudian diwujudkan dalam berbagai program pemasaran,
yang biasanya meliputi kegiatan promosi, distribusi, dan lain-lain.

Langkah ke-4 : Forecast
Langkah ini memuat secara detail penjualan yang direncanakan bulan per
bulan serta follow up dari perencanaan. Normalnya, rencana ini memuat
pendapatan per produk, per wilayah, per channel, serta penanggung
jawab masing-masing.

Langkah ke-5 : Penentuan budget
Langkah ini memuat secara detail biaya-biaya yang dikeluarkan bulan
per bulan serta follow up dari perencanaan. Normalnya, rencana ini
memuat program/ taktik pemasaran secara spesifik, siapa penanggung
jawab, serta berbagai elemen kegiatan.

Hal yang sering menyulitkan para marketer menyusun marketing plan
adalah kurangnya informasi misalnya perilaku pelanggan, siapa
pelanggannya. Atau tentang kompetitor, siapa saja mereka, apa kegiatan-
kegiatan mereka. Bahkan untuk memotret penjualan perusahaan saja,
terkadang data-datanya sulit diperoleh. Kalaupun ada, data-datanya
merupakan data yang sangat mentah yang mengharuskan marketer
menghabiskan banyak energi dan waktu untuk mengolahnya lebih lanjut.

Karena kurangnya informasi, maka penyusunan Marketing Plan sering
hanya dengan menggunakan feeling. Oleh karena itu, agar Marketing Plan
tersebut dapat lebih dipertanggungjawabkan, seyogyanya Anda melakukan
riset tentang informasi–informasi yang akan dibutuhkan untuk menyusun
Marketing Plan.

Selamat bekerja dalam menyusun Marketing Plan

Misbakhul Arrezqi

unread,
Mar 12, 2011, 7:00:00 AM3/12/11
to forumekonomitasawuf
marketing plan yang memberikan value dan keberkahan bagi konsumen
adalah:
1. Memberikan / membuat produk barang dan jasa yang memiliki manfaat
lebih dari harapan konsumen sehingga konsumen akan merasa puas
dengan demikian akan kembali menkonsumsi produk kita karena
memberikan manfaat yang lebih,
2. Menjaga kualitas produk
seringkali perusahaan menurunkan kalitas produk untuk menambah
keuntungan semata, namun hal ini menjadi bumerang perusahaan. karena
dengan menurunkan
kualitas maka kepercayaan konsumen terhadap produk / perusahaan
akan berkurang, sehingga konsumen akan pindahj ke pesaing. maka dari
itu perusahaan harus
menjaga kualitas produk untuk menjaga kepercayaan konsumen dan
kredibilitas perusahaan.
3. Maintence customer
tidak hanya maintence terhadap karyawan, aset dll. konsumen juga
diperlukan maintence (pemeliharaan) dengan membuka customer service,
jika ada keluhan mengenai produk maka akan segera dilayani dan
service, strategi ini berguna agar konsumen merasa nyaman menggunakan
produk kita. tidak hanya keluhan saja, dapat juga sebagai wadah
kritik / saran sehingga konsumen merasa menjadi bagian dari perusahaan
dan memiliki loyalitas yang tinggi kepada perusahaan.


On Feb 11, 1:48 pm, asyhari saja <saya.asyh...@gmail.com> wrote:
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages