Kelompok 3:
1. M Izzan
2. Aura Aditya Pratama
3. Uswatun Hasanah
4. Mugni
5. Nani Ramadani
6. Nayla Mardiana Putri
7. Santika
1. Brassinosteroid
* Pertumbuhan sel dan pembelahan sel: Brassinosteroid mempromosikan ekspansi dan pembelahan sel, yang berperan dalam memperbesar ukuran tanaman.
* Respon terhadap stres: Hormon ini membantu tanaman bertahan dari berbagai jenis stres, termasuk stres akibat suhu ekstrem, kekeringan, dan patogen.
* Diferensiasi dan pembungaan: Brassinosteroid berperan dalam diferensiasi jaringan dan pembungaan.
* Sumber:Clouse, S. D. (2011). "Brassinosteroid Signal Transduction: From Receptor Kinase Activation to Transcriptional Networks Regulating Plant Development." The Plant Cell.
Link DOI: 10.1105/tpc.110.079444
2. Jasmonate
* Respon terhadap serangan patogen dan herbivora: Jasmonate dihasilkan sebagai respon terhadap serangan patogen dan serangga, dan berfungsi untuk mengaktifkan gen-gen pertahanan.
* Regulasi pertumbuhan: Jasmonate juga mempengaruhi pertumbuhan tanaman, seperti penghambatan pertumbuhan akar dan tunas.
* Proses perkembangan: Hormon ini terlibat dalam pengaturan berbagai proses perkembangan, termasuk pembungaan, penuaan daun, dan produksi senyawa sekunder.
* Sumber:Wasternack, C., & Hause, B. (2013). "Jasmonates: Biosynthesis, Perception, Signal Transduction and Action in Plant Stress Response, Growth and Development." An Update on JAs. Annals of Botany.
Link DOI: 10.1093/aob/mct067
3. Striglactones
* Pengaturan cabang: Strigolactones menghambat pembentukan tunas lateral, membantu tanaman untuk fokus pada pertumbuhan utama.
* Interaksi dengan mikroorganisme: Hormon ini terlibat dalam sinyal kimia dengan mikroorganisme tanah seperti mikoriza, yang membantu dalam penyerapan nutrisi.
* Biji dan dormansi: Strigolactones juga mempengaruhi perkecambahan biji dan dormansi biji.
* Sumber:Al-Babili, S., & Bouwmeester, H. J. (2015). "Strigolactones, A Novel Carotenoid-Derived Plant Hormone." Annual Review of Plant Biology.
Link DOI: 10.1146/annurev-arplant-043014-114759