Doa Qunut Pendek Solat Subuh

0 views
Skip to first unread message

Janne Desir

unread,
Aug 5, 2024, 12:01:20 PM8/5/24
to fluvaladam
JakartaCNBC Indonesia - Doa qunut subuh adalah doa yang mengisi ruang khusyuk pada rakaat kedua sholat Subuh. Doa ini diucapkan setelah kita berdiri tegak (i'tidal) dan sebelum kita melaksanakan sujud. Dalam momen ini, kita menghadapkan hati dan doa kepada Allah, memohon rahmat dan petunjuk-Nya.

Membaca doa qunut saat melaksanakan sholat Subuh adalah perbuatan yang dianggap sunnah menurut pandangan mazhab Syafi'i dan Maliki. Pandangan ini tercermin dalam Kitab Al-Fiqh 'ala al-madzahib al-khamsah yang dikarang oleh Muhammad Jawad Mughniyah.


Sementara itu, Imam Nawawi dalam Kitab Al-Adzkar memberikan penilaian bahwa membaca doa qunut dalam sholat Subuh adalah sunnah yang dianjurkan secara kuat (sunnah muakkad). Pandangan ini didukung oleh hadits-hadits yang menjadi dasar kesunahan membaca doa qunut dalam sholat Subuh. Salah satu hadits yang menjadi rujukan adalah sebagai berikut:




اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِي فِيْمَا أَعْطَيْتَ وَقِنِي شَرَّمَا قَضَيْتَ فَإِنَّكَ تَقْضِيَ وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ .


Latin: Allaahummah dinii fii man hadaits, wa 'aafiinii fii man 'aafaits, wa tawallanii fii man tawallaits, wa baarik lii fii maa a'thaits, wa qi nii syarra maa qadlaits, fa innaka taqdli wa laa yuqdlaa 'alaik, wa innahuu laa yadzillu mau waalaits, tabaarakta rabbanaa wa ta'aalits.


Artinya: "Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah kesejahteraan kepadaku di antara orang-orang yang Engkau beri kesejahteraan, tolonglah aku di antara orang-orang yang kau beri pertolongan, berikanlah keberkahan kepadaku pada apa-apa yang Engkau berikan kepadaku, dan peliharalah aku dari keburukan yang Engkau putuskan, karena sesungguhnya Engkau memutuskan dan tidak diputuskan atas-Mu, dan tiada kehinaan kepada orang yang telah Engkau tolong, Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami, lagi Maha Tinggi."




اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِي فِيْمَنُ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِي فِيْمَا أَعْطَيْتَ وَقِنِي بِرَحْمَتِكَ شَرَّمَا قَضَيْتَ فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمّي وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَ سَلَّم


Latin: Allaahummahdinii fiiman hadaita, wa 'aafinii fiman 'aafaita, wa tawallanii fii man tawallaita, wa baarik lii fiimaa a'thaita, wa qinii bi rahmatika syarra maa qadhaita fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa 'alaika, wa innahu laa yadzillu man waalaita, wa laa ya'izzu man 'adaita, tabaarakta rabbanaa wa ta'aalaita, fa lakal hamdu 'alaa maa qadhaita, astahgfiruka wa atuubu ilaika, wa shallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin-nabiyyil ummiyyi wa 'alaa alihi wa shahbihi wasallama.


Artinya: "Ya Allah, berikanlah aku petunjuk seperti orang-orang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan, seperti orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Limpahkanlah keberkahan kepada apa saja yang telah Engkau berikan kepadaku. Peliharalah aku dengan kasih sayang-Mu dari segala keburukan apa-apa yang telah Engkau putuskan (tetapkan), karena sesungguhnya Engkau-lah yang memberikan ketentuan dan tidak ada yang bisa memberikan ketentuan (keputusan) atas diri-Mu. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau berikan kekuasaan, dan tidaklah akan mulia orang yang telah Engkau musuhi, Maha Berkah lah Engkau dan Maha Luhur lah Engkau. Segala puji bagi-Mu atas apa yang telah Engkau tetapkan. Aku mohon ampun dan bertobat kepada-Mu. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan keselamatan (sholawat) atas diri junjungan kami. Nabi Muhammad, dan juga atas keluarga dan para sahabatnya."


Doa Qunut adalah doa yang mencari pengampunan, petunjuk, dan rahmat dari Allah. Dengan membacanya, umat Islam menunjukkan kesadaran akan ketergantungan kepada-Nya dan memohon pertolongan serta bimbingan dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari.




Membaca Doa Qunut Subuh dalam sholat Subuh adalah cara yang efektif untuk memperdalam ikatan antara seorang Muslim dengan Allah. Hal ini menjadi sebuah amal ibadah yang menggambarkan keyakinan dan kesetiaan individu kepada Allah.




Doa Qunut adalah salah satu doa perlindungan dari ancaman dan bahaya. Dengan mengucapkannya, umat Islam berharap kepada Allah untuk melindungi mereka dari segala bentuk ancaman dan kejahatan, yang dapat berasal dari sumber yang terlihat maupun yang tersembunyi.


Dengan mengamalkan Doa Qunut, umat Islam mengokohkan iman dan keyakinan mereka pada kuasa dan kasih sayang Allah. Ini merupakan pijakan penting dalam menjaga sikap positif mereka ketika menghadapi cobaan dan kesulitan. Mereka mengetahui bahwa Allah senantiasa siap memberi pertolongan dan dukungan dalam setiap situasi.



5. Mengikuti Sunnah


Membaca Doa Qunut saat sholat Subuh adalah tindakan yang mengikuti jejak Nabi Muhammad SAW, yang seringkali membacanya sendiri. Dengan mengikuti Sunnah ini, umat Islam berpeluang mendapatkan pahala dan berkah yang berlimpah dari Allah.



Secara keseluruhan, keutamaan Doa Qunut terletak pada daya tariknya untuk mempererat ikatan antara umat Islam dan Allah. Doa ini adalah wujud permohonan akan ampunan dan petunjuk, serta permohonan perlindungan dari ancaman dan kejahatan. Sebagai bentuk ibadah yang kuat, Doa Qunut memiliki potensi besar untuk membawa manfaat yang luar biasa bagi umat islam.






Hukum membaca doa qunut sendiri ialah sunnah muakkad seperti dikatakan oleh Imam Nawawi melalui Kitab al-Adzkar. Dalil terkait hukum doa qunut subuh merujuk pada hadits dari Anas bin Malik yang berbunyi,


اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِي فِيْمَا أَعْطَيْتَ وَقِنِي شَرَّمَا قَضَيْتَ فَإِنَّكَ تَقْضِيَ وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ .


Arab latin: Allaahummah dinii fii man hadaits, wa 'aafiinii fii man 'aafaits, wa tawallanii fii man tawallaits, wa baarik lii fii maa a'thaits, wa qi nii syarra maa qadlaits, fa innaka taqdli wa laa yuqdlaa 'alaik, wa innahuu laa yadzillu mau waalaits, tabaarakta rabbanaa wa ta'aalits.


Artinya: "Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah kesejahteraan kepadaku di antara orang-orang yang Engkau beri kesejahteraan, tolonglah aku di antara orang-orang yang kau beri pertolongan, berikanlah keberkahan kepadaku pada apa-apa yang Engkau berikan kepadaku, dan peliharalah aku dari keburukan yang Engkau putuskan, karena sesungguhnya Engkau memutuskan dan tidak diputuskan atas-Mu, dan tiada kehinaan kepada orang yang telah Engkau tolong, Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami, lagi Maha Tinggi,"


Sebetulnya, doa qunut sendiri sunnah hukumnya untuk dibaca. Hal ini merujuk pada pendapat Imam Malik dan Syafi'i yang dinukil dari buku Fiqih Shalat Terlengkap susunan Abu Abbas Zain Musthofa Al-Basuruwani.


Prof Wahbah Az-Zuhaili melalui bukunya yang berjudul Fiqhul Islam wa Adillatuhu menyebut bahwa boleh membaca doa qunut dengan redaksi lain. Syaratnya, zikir tersebut berisi doa dan pujian seperti dijelaskan oleh ulama mazhab Syafi'i.


Namun, mazhab Syafi'i berpandangan bahwa yang paling utama untuk dibaca ialah allahummah dinii sampai akhir. Lain halnya dengan mazhab Hanafi yang berpandangan jika tidak hafal diperbolehkan mengganti dengan ucapan yaa Rabbi atau Allahummaghfir lii sebanyak 3 kali.


Dalam subjek Pendidikan Islam di sekolah, ustaz ataupun ustazah ada mengajar kita cara bacaan doa qunut. Doa qunut ini boleh dibaca semasa menunaikan solat subuh sama da sendirian mahupun berjemaah. Artikel kali ini berkongsi artikel teks arab bacaan doa qunut berserta bacaan rumi dan juga maksudnya.


Doa Qunut merupakan doa yang dilafalkan selepas sholat Subuh setelah ruku' dan usai membaca i'tidal dalam rakaat kedua. Ada hadis yang menjelaskan bahwa dahulu Rasulullah SAW terus menerapkannya sampai dirinya wafat.




عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ مَا زَالَ رَسُولُ اللهِ يَقْنُتُ فِي الْفَجْرِ حَتَّى فَارَقَ الدُّنْيَا رواه أحمد والدارقطني


Dikutip dari jurnal berjudul 'Konsep Qunut Dalam Al-Quran dan Relasinya dengan Doa Qunut Dalam Shalat' yang disusun Ahmad Mujahid dari UIN Alauddin Makassar, Qunut dari sudut etimologis terdiri dari huruf qaf, nun, dan ta, yang mengandung makna pokok taat dan kebaikan dalam agama.


Dikutip dari buku 'Wajib Hafal Luar Kepala Bacaan Shalat, Doa, dan Surat-surat Pendek' karya Ramadhani, Berikut bacaan doa qunut Subuh versi pendek lengkap dengan latin dan artinya. Bagi umat Islam yang ingin melafalkannya semoga mendapat limpahan pahala.

3a8082e126
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages