Menjadipusat pengembangan ilmu fisiologi keolahragaan dan fisioterapi olahraga yang mampu menghasilkan lulusan yang unggul, mandiri, dan berbudaya yang mampu memecahkan masalah kesehatan bangsa dan mampu bersaing di tingkat regional dan internasional pada tahun 2025
Pengendalian stresor olahraga yang dikolaborasi dengan musik, menguntungkan, tidak hanya Kesehatan fisiologis, tetapi juga psikologis. Olahraga dengan mendegarkan musik meningkatkan sekresi endorphin, testoteron, menurunkan kortisol dan meningkatkan sekresi irisin, yang lebih tinggi dari pada tanpa musik. Musik memiliki kemampuan yang kuat untuk mempengaruhi fisiologi dan psikologi pelaku olahraga. Musik yang didengarkan selama olahraga meningkatkan kineraj otot, meningkatkan metabolism dan menurunkan stressor olahraga, sehingga olahraga tidak hanya menguntungkan dari aspek peningkatan fisik, tetapi juga meningkatkan Kesehatan fisiologis, dan juga psikologis, untuk mencapai hight performance, yang dibutuhakn dalam mendukung prestasi olahraga.
Seorang atlet memiliki sistem adaptasi tubuh terhadap setiap exercise yang dilakukan dalam menekuni bidang tertentu. Pada saat manusia memfokuskan diri dalam melatih salah satu otot tertentu atau dalam cabang olahraga tertentu maka organ tubuh yang berfungsi serta berkaitan dengan otot maupun cabang olahraga tersebut akan mengalami perubahan baik secara anatomi maupun fungsi. Fisiologi olahraga merupakan cabang ilmu fisiologi yang mempelajari perubahan fisiologis terkait anatomi tubuh pada saat seseorang berolahraga. Ilmu fisiologi sendiri tidak dapat dipisahkan dari anatomi, dikarenakan fisiologi dapat dipengaruhi oleh anatomi maupun sebaliknya.
Tujuan dipelajarinya anatomi dan fisiologi olahraga adalah untuk mengetahui perubahan yang terjadi di tubuh, sehingga dapat dilakukan perencanaan program olahraga untuk mendapatkan perubahan optimal sesuai dengan yang diharapkan. Kesehatan olahraga pada pada prinsipnya bertujuan untuk mengkaji hubungan timbal balik antara kesehatan dan olahraga. Sasarannya adalah bagaimana kesehatan dapat mendukung suatu proses olahraga guna menghindari cedera dalam berolahraga, dan bagaimana olahraga dapat meningkatkan kualitas hidup kesehatan seseorang.
Master of Science in Exercise Physiology (MSEP) dirancang bagi para mahasiswa yang tertarik dengan karir di bidang Fisiologi Olahraga atau bidang-bidang terkait di mana sertifikasi dan gelar ini dapat diterapkan. Program ini berdurasi 38 jam dan berlangsung selama dua tahun. Setelah lulus, mahasiswa akan memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan berdasarkan kompetensi yang ditetapkan oleh Komisi Akreditasi Program Pendidikan Kesehatan Sekutu (CAAHEP) untuk melayani sebagai penyedia layanan kesehatan sekutu untuk berbagai populasi dan pengaturan pasien.
Mata kuliah akan melatih pengujian dan resep dalam berbagai populasi mulai dari mereka yang memiliki kondisi klinis hingga atlet elit. Mahasiswa juga akan melakukan penelitian dalam bidang fisiologi olahraga, mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan komunikasi, serta mampu berkolaborasi dengan profesional kesehatan lainnya.
Pekerjaan fisiologi olahraga sebagian besar tersedia di rumah sakit dan juga di kantor dokter dan praktisi kesehatan lainnya. Di luar bidang kesehatan dan medis, terdapat juga pekerjaan di industri perawatan pribadi dan rekreasi, dan ini merupakan pekerjaan dengan bayaran tertinggi dalam kategori fisiologi olahraga. Program ini akan mendukung individu yang mencari pekerjaan di bidang klinis dan non-klinis, termasuk yang berikut:
Jelajahi ribuan gelar perawatan kesehatan dari seluruh dunia.
Profesi perawatan kesehatan sangat diminati dan membutuhkan gelar khusus. HEALTHCARESTUDIES menghubungkan siswa dengan sekolah kedokteran dan gelar kesehatan di seluruh dunia. Sebagai salah satu keluarga tepercaya dari situs web berpusat pada siswa Keystone Education Group, HEALTHCARESTUDIES membantu calon dokter, perawat, dokter hewan, terapis, peneliti, dan profesional perawatan kesehatan terkait menemukan gelar dan kursus yang tepat untuk aspirasi karir mereka. Dan karena perawatan kesehatan adalah kebutuhan global, HEALTHCARESTUDIES tersedia dalam 40+ bahasa, sehingga memudahkan mahasiswa perawatan kesehatan yang tepat untuk menemukan gelar medis yang tepat.
Prodi Ilmu Keolahragaan S1, merupakan prodi di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan menjadi salah satu prodi yang mendukung perubahan IKIP Semarang menjadi Universitas Negeri Semarang berdasarkan Keppres RI No.124 Tahun 1999 diikuti Kep.Mendiknas No.225/0/2000 tentang Statuta Universitas Negeri Semarang (UNNES), selanjutnya mulai melaksanakan fungsinya sebagai jurusan tersendiri menggunakan Kep.Rektor UNNES No.79/0/2001 dan Kep.Dekan FIK No.193/FIK/2001, dikuatkan dengan Kodefikasi Program Studi melalui Keputusan Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 46/B/HK/2019 tentang Daftar Nama Program Studi pada Perguruan Tinggi. Program Studi ini menyelenggarakan pendidikan akademik dengan tujuan menghasilkan lulusan dalam bidang keolahragaan dengan kualifikasi sarjana non-kependidikan (S1) yang nasionalis, jujur, tangguh, bertanggungjawab dan tanggap terhadap tuntutan perkembangan keolahragaan. Lulusan Program Studi Ilmu Keolahragaan juga dibekali keterampilan pengelolaan olahraga rekreasi, olahraga prestasi, olahraga amatir, olahraga penyandang cacat, olahraga kesehatan dan kebugaran serta industri olahraga.
An anonymized string created from your email address (also called a hash) may be provided to the Gravatar service to see if you are using it. The Gravatar service privacy policy is available here: After approval of your comment, your profile picture is visible to the public in the context of your comment.
Suggested text: If you upload images to the website, you should avoid uploading images with embedded location data (EXIF GPS) included. Visitors to the website can download and extract any location data from images on the website.
Suggested text: If you leave a comment on our site you may opt-in to saving your name, email address and website in cookies. These are for your convenience so that you do not have to fill in your details again when you leave another comment. These cookies will last for one year.
If you edit or publish an article, an additional cookie will be saved in your browser. This cookie includes no personal data and simply indicates the post ID of the article you just edited. It expires after 1 day.
Suggested text: Articles on this site may include embedded content (e.g. videos, images, articles, etc.). Embedded content from other websites behaves in the exact same way as if the visitor has visited the other website.
These websites may collect data about you, use cookies, embed additional third-party tracking, and monitor your interaction with that embedded content, including tracking your interaction with the embedded content if you have an account and are logged in to that website.
Suggested text: If you leave a comment, the comment and its metadata are retained indefinitely. This is so we can recognize and approve any follow-up comments automatically instead of holding them in a moderation queue.
For users that register on our website (if any), we also store the personal information they provide in their user profile. All users can see, edit, or delete their personal information at any time (except they cannot change their username). Website administrators can also see and edit that information.
Suggested text: If you have an account on this site, or have left comments, you can request to receive an exported file of the personal data we hold about you, including any data you have provided to us. You can also request that we erase any personal data we hold about you. This does not include any data we are obliged to keep for administrative, legal, or security purposes.
Konsep Dasar Fisiologi Olahraga diperlukan untuk mengembangkan metode dan teori latihan untuk meningkatkan kesegaran jasmani apalagi untuk meningkatkan prestasi berolahraga. Karena ruang lingkup fisiologi olahraga secara sederhana adalah mengkaji bagaimana usaha-usaha untuk peningkatan kemampuan kondisi fisik serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Membentuk dan menyiapkan diri untuk berolahraga ataupun bagi atlet dalam mengikuti pertandingan, seperti siap dari kesehatan fisik dan mental, siap kapasitas fungsional organ, antara lain meliputi kecukupan energi, kemampuan biomotorik, cukup beradaptasi dengan lingkungan, mengatasi/menaungi kelelahan, serta kelemahan mental/psikologi, dan lain sebagainya.
Dalam perkuliahan ini dibahas fungsi dan cara kerja organ-organ tubuh serta perubahan yang terjadi akibat aktivitas olahraga baiuk secara teoretik dan implementatif. Kajian meliputi perubahan organ tubuh akibat dari latihan-latihan seperti latihan tunggal, latihan rutin terhadap respons fisiologis terhadap intensitas, durasi, frekuensi latihan dan sejenisnya. Jenis-jenis latihan yang dikembangkan dan dilihat pengaruhnya terhadap fisiologis di antaranya latihan isotonik, isometrik, isokinetik, kekuatan, kecepatan, daya tahan dan daya ledak.
Permainan bulutangkis dipandang dari presfektif fisiologi olahraga memiliki karakteristik gerakan aerobik dan anaerobik yang relatif seimbang tergantung dari karakter atau tipe bermain atlet dan lawan yang dihadapi. Unsur anaerobik yang ada dalam permainan bulutangkis menuntut kemampuan fisik yang baik dari pelakunya. Secara fisiologis, tidak dianjurkan bagi usia lanjut untuk aktif bermain bulutangkis. Hal ini dibuktikan dengan beberapa kejadian lansia yang mengalami cedera fatal (meninggal) pada saat bermain bulutangkis dan sesaat setelah selesai bermain bulutangkis. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang bagaimana mengelola diri sendiri pada saat bermain bulutangkis. Lansia harus betul-betul mengetahui apa dan bagaimana yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan sebelum, pada saat dan setelah bermain bulutangkis.
3a8082e126