Download Harry Potter Dan Anak Yang Dikutuk Pdf

2 views
Skip to first unread message
Message has been deleted

Abele Beardsley

unread,
Jul 11, 2024, 10:45:33 PM7/11/24
to exacduche

Sementara Harry berjuang menghadapi masa lalu yang mengikutinya, putra bungsunya, Albus, harus berjuang menghadapi beban warisan keluarga yang tak pernah ia inginkan. Ketika masa lalu dan masa sekarang melebur, ayah dan anak pun mengetahui fakta yang tidak menyenangkan: terkadang kegelapan datang dari tempat-tempat yang tak terduga.

download harry potter dan anak yang dikutuk pdf


Download Zip https://ssurll.com/2yWBNd



Dari judulnya sudah menimbulkan pertanyaan besar. Siapakah si anak terkutuk? Anak siapa yang membawa kutukan? Putra bungsu Harry, Albus pergi ke Hogwarts untuk pertama kalinya. Sesuai tradisi, topi seleksi yang menentukan Albus akan masuk ke asrama mana. Tadinya dia berharap bisa masuk ke Gryffindor seperti ayah dan kakaknya. Tapi siapa sangka, dia malah masuk ke Slytherin.

Hidup sebagai anak dari seorang Harry Potter, Albus memiliki tekanan batinnya sendiri. Hidup dalam bayang-bayang kehebatan dan kisah ayahnya yang begitu melegenda membuat Albus merasa kesulitan untuk menemukan jati dirinya sendiri. Bahkan dalam berteman pun, ia malah dekat dengan putra Draco Malfoy yang bernama Scorpius. Albus dan Scorpius berada di asrama yang sama dan malah ikatan persahabatan mereka sendiri. Ada juga Rose Weasley, putri dari Hermione dan Ron yang sifatnya sangat mirip dengan ibunya.

Hubungan ayah dan anak antara Harry dan Albus tidaklah mudah. Mereka sering berdebat. Bahkan Albus merasakan ketidakadilan. Sampai kemudian kemunculan Amos Diggory, ayah Cedric Driggory, yang tewas di novel keempat Harry Potter and the Goblet of Fire menjadi pemicu Albus melakukan sebuah tindakan yang penuh risiko. Amos merasa putranya adalah korban yang tak berdosa. Setelah mendengar kemetrian menemukan mesin pembalik waktu, Amos ingin Harry membantunya untuk bisa mengembalikan Cedric. Tapi Harry tidak bisa memenuhi permintaan tersebut.

Membaca namanya, kamu pasti langsung tahu nama anak kedua Harry Potter ini diambil dari dua tokoh penting di cerita sebelumnya: Albus Dumbledore, kepala sekolah Hogwarts yang amat sayang dengan Harry dan Severus Snape, guru Hogwarts yang semula kita kira jahat, ternyata baik.

Cerita dimulai setelah sembilan belas tahun kemudian dimana Harry, Ginny, Hermione, Ron, Draco dan Astoria, istrinya, mengantar anak-anak mereka naik Hogwarts Express. Disini kamu akan menemukan Draco yang dulu adalah lawan telah menjadi kawan. Berikut beberapa potongan ceritanya:

8. Albus membenci kunjungan ke Hogsmeade yang formulirnya sudah ditandatangani ayahnya. Albus meremas kertas itu dan membuatnya terbakar dengan Mantra Incendio. Harry dan Albus terlibat pertengkaran ayah dan anak yang tidak akur.

32. Draco mendatangi rumah Harry dan Ginny. Draco protes keputusan Harry yang memisahkan anak-anak mereka, mengubah jadwal pelajaran di sekolah, mengancam para guru dan Albus anaknya sendiri. Mereka berdua terlibat adu serangan mantra yang membuat dapur berantakan. Ginny datang untuk menghentikan. Draco meminta Harry untuk tidak mendengar ramalan bodoh Bane. Awan hitam yang dimaksud Bane mungkin adalah rasa kesepian Albus, rasa sakitnya dan kebenciannya. Karenanya jangan sampai Harry kehilangan Albus, sebab Harry akan menyesalinya. Albus membutuhkan Harry dan Scorpius.

39. Scorpius, Snape, Hermione dan Ron menggunakan Pembalik Waktu dan kembali ke pinggiran hutan dimana Cedric tengah melakukan tugas pertamanya melawan naga. Hermione dan Snape berhasil menghalangi mantra Albus yang ingin melucuti tongkat Cedric. Aksi mereka ketahuan oleh para dementor. Hermione dan Ron bersikeras untuk menahan dementor dan Snape harus membawa Scorpius pergi jauh dari tempat itu. Jiwa Hermione dan Ron lalu dihisap oleh Dementor. Tidak lama dari itu, Umbridge muncul. Umbridge sudah lama curiga kepada Snape. Snape menyuruh Scorpius memikirkan hal-hal yang bahagia, dan Scorpius memikirkan sahabatnya Albus yang berjuang bersamanya. Umbridge siap menyerang Snape tapi Snape mendahuluinya dengan mengirimkan sebuah Patronus yang bentuknya rusa betina seperti Patronus Lily. Snape menyuruh Scorpius lari dan membawa pesan Snape bahwa ia bangga kepada anak Harry yang menyandang namanya, Albus Severus.

48. Scorpius mencurigai Delphi, karena Scorpius tidak percaya Delphi pernah sakit, tidak bersekolah di Hogwarts dan di dunia yang lain saat Scorpius dan Albus kembali ke masa lalu nama Sang Augurey disebut-sebut. Dan benar saja, siapa sangka Augurey adalah anak Voldemort dengan Bellatrix Lestrange. Sungguh mengejutkan. Di adegan buku atau film mana yang menampilkan mereka berdua bisa bersama-sama. Wow.

55. Delphi sudah terlepas lagi. Karena misinya menggunakan Cedric untuk menghidupkan dunia menjadi lebih gelap gagal, ia kini terbang ke angkasa, merencanakan sesuatu yang kebih berbahaya, tertawa kesetanan, meledakkan Pembalik Waktu dan melesat pergi. Albus dan Scorpius terjebak di dalam waktu.

58. Harry mengobrol dengan lukisan Dumbledore yang tiba-tiba berbicara di kantor Harry saat Harry memeriksa berkas-berkas. Harry hanya bisa mendapatkan petuah dari Dumbledore setelah tidak mendapatkan jawaban puas yang ia harapkan. Tentu bukan petuah yang sia-sia, Dumbledore selalu berhasil membuat Harry sadar. Tak lama dari itu Draco masuk dan Dumbledore pergi. Draco ternyata membawa Pembalik Waktu yang sama seperti Pembalik Waktu yang dihancurkan Delphi. Pembalik Waktu yang dimiliki Draco adalah kepunyaan ayahnya yang senang memiliki barang-barang yang tidak dimiliki siapa pun. Dan Pembalik Waktu itulah yang digunakannya kembali ke masa lalu untuk mendapatkan anak.

67. Delphi menemukan Voldemort palsu. Dan Harry rupanya pintar beracting. Delphi memberitahu Voldemort bahwa dirinya adalah anaknya. Anak dari Voldemort dan Bellatrix Lestrange. Ia lahir di Malfoy Manor sebelum Pertempuran Hogwarts. Pertempuran dimana Voldemort akan dikalahkan, sebab itulah Delphi datang untuk menyelamatkan ayahnya. Rodolphus Lestrange lah, suami Bellatrix, yang kembali dari Azkaban, yang memberitahu siapa Delphi dan mengungkapkan ramalan yang menurutnya menjadi takdir baginya untuk dipenuhi. Sang Augurey untuk Pangeran Kegelapan.

74. Harry memberitahu anaknya bahwa anaknya salah bila menganggap ayahnya tidak takut pada apa pun. Harry mengaku takut gelap, ruang sempit dan tidak menyukai merpati. Keduanya kini jujur mengungkapkan isi hati masing-masing tanpa perlu menjadi orang lain. Harry mengaku dia bukanlah ayah yang teladan tapi akan berusaha belajar untuk menjadi ayah yang baik bagi Albus. Sebaliknya Albus pun mencoba menjadi putra yang lebih baik. Harry memuji Albus yang telah menyelamatkan mereka semua dari petualangannya. Harry juga memberi saran kepada Albus untuk tidak menjadikan namanya, Albus Severus Potter, sebagai beban karena pemilik nama-nama itu memiliki ujian-ujiannya dan kekurangan-kekurangannya sendiri. Dan mereka berdua menghabiskan hari yang menyenangkan bersama-sama.

Selalu sulit menjadi Harry Potter dan sekarang pun tidak lebih mudah bahwa ia kini adalah seorang pegawai yang sangat sibuk dengan pekerjaannya di Kementerian Sihir, sekaligus seorang suami dan ayah dari tiga anak usia sekolah.Sementara Harry bergulat dengan masa lalu, putra keduanya, Albus harus berjuang menyandang warisan keluarga yang tidak pernah ia inginkan. Seperti masa lalu yang kering dan menakutkan, ayah dan anak ini sama-sama belajar satu kebenaran tak mengenakkan: kadang-kadang kegelapan datang dari tempat-tempat yang tak terduga.

Di Stasiun King's Cross, Albus dan Rose menumpangi Hogwarts Express untuk memulai tahun pertama mereka di Hogwarts. Mereka bertemu dengan Scorpius Malfoy, putra dari Draco Malfoy, musuh bebuyutan orang tua mereka. Meskipun Rose memperlihatkan ketidaksukaan dan sikapnya yang dingin terhadap Scorpius, pertemuan ini adalah awal pertemanan Albus dan Scorpius. Kedua anak lelaki tersebut terpilih untuk masuk ke asrama Slytherin, sementara Rose ke asrama Gryffindor. Selama tiga tahun pertama mereka di sekolah, Albus adalah siswa yang tidak istimewa ataupun populer, dan hubungannya dengan sang ayah menegang saat ia harus menanggung beban nama besar Harry Potter. Scorpius sangat terpukul akan kematian ibunya, Astoria, dan ia pun menderita atas rumor yang beredar bahwa ia sebenarnya adalah putra dari Voldemort melalui penggunaan pembalik waktu (Time-Turner). Hal tersebut membuat mereka semakin menarik diri dari teman-temannya. Di sisi lain, Rose adalah siswa yang sangat populer dan menjadi Chaser di Tim Quidditch Gryffindor pada akhir tahun ketiga. Hubungannya dengan Albus pun menjadi meregang dan mereka tidak lagi menghabiskan waktu bersama-sama.

Sementara itu, para orang dewasa sibuk mencari anak-anak mereka yang hilang. Mimpi Harry mengungkapkan bahwa Albus sedang berada di Hutan Terlarang. Saat ia sedang melakukan pencarian, kentaur Bane memperingatkan bahwa ada "awan gelap" yang mengelilingi Albus. Harry, Ron dan Ginny menemukan kedua anak tersebut setelah mereka kembali dari masa lalu. Albus dibawa ke rumah sakit sekolah, di mana Harry berbicara dan meminta saran dari potret Albus Dumbledore. Harry menuntut agar Albus memutuskan pertemanannya dengan Scorpius dan ia juga menyuruh dan memaksa Kepala Sekolah Minerva McGonagall untuk menjaga agar mereka tetap terpisah dengan menggunakan Peta Perampok. Selanjutnya, Albus menemukan bahwa kehidupan pada masa kini telah berubah: ia sekarang adalah seorang Gryffindor; Ron menikah dengan Padma Patil dan mereka memiliki seorang putra bernama Panju, sementara Rose tidak pernah ada dan Hermione adalah Profesor Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam. Hal ini menunjukkan bahwa Albus dan Scorpius secara tidak sengaja membuat Hermione muda menaruh curiga pada Durmstrang; ia menghadiri pesta dansa sebagai teman Ron dan bukan sebagai teman kencan Viktor Krum, sehingga Ron tidak pernah mengalami cemburu yang ternyata menjadi dasar kisah cinta mereka.

Kembali ke masa kini, Albus telah muncul kembali. Setelah berhasil menggagalkan rencana mereka untuk mempermalukan Cedric di tugas kedua, tampaknya hal tersebut telah mengembalikan semua hal menjadi sediakala, meskipun keduanya kehilangan Time-Turner. Mereka mengakui semua yang telah mereka lakukan kepada Profesor McGonagall. Ia mengingatkan bahwa banyak orang yang telah kehilangan nyawa mereka, termasuk semua yang mereka cintai; rela berkorban untuk menciptakan dan mempertahankan dunia mereka sekarang. Keduanya pun paham. Setelah itu, Harry mengunjungi Albus di asramanya. Meskipun awalnya Harry hampir tidak bisa menahan amarahnya, ia akhirnya mampu menenangkan dirinya dan mengakui bahwa ia merasa bersalah dan cemas terhadap anaknya.

aa06259810
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages