Bye bye co.id... net.id... web.id, Welcome ID doang

4 views
Skip to first unread message

Dayat

unread,
Aug 6, 2007, 9:45:54 PM8/6/07
to ex-bnica...@googlegroups.com, so...@bnicardcenter.co.id
link :
http://www.endonesia.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=3&artid=812

Bye bye co.id... net.id... web.id, Welcome ID doang
Oleh Endonesia
Minggu, 24-Juni-2007, 16:55:54 Klik: 1353 Kirim-kirim Print version
Jakarta, Endonesia -- Pemerintah Indonesia, via Departemen Kominfo,
akhirnya berbuat pintar juga. Pemerintah akan segera membubarkan
penggunaan domain bertele-tele semacam co.id, net.id, or.id, web.id ,
sch.id, dll, dan menggantinya dengan domain berakhiran tungal: ID.

Direktur Jenderal Aplikasi Telematika Depkominfo Cahyana Ahmadjayadi
Jumat lalu (22/6) mengatakan, pelaksanaan perubahan itu akan dilakukan
secara bertahap dan dilakukan berdasarkan akhiran domain yang sudah
dimiliki pengguna.

Para pemilik doamin .net.id, co.id, dan web.id, misalnya, diberi waktu
hingga 31 Agustus 2007 untuk mengubah nama domainnya. Sedangkan
pemilik domain sch.id, ac.id , dan or.id, kata mantan Dirut PT Pos
Indonesia itu, diberi tenggat waktu hingga 30 Septermber 2007. Adapun
pemilik domain go.id dan mil.id diberi waktu hingga 28 Februari 2008.

Per Juni 2007 terdapat 38.461 nama domain yang menggunakan aneka
akhiran id. Rinciannya: co.id sebanyak 17.552 buah (48%), web.id 8.814
(24%), or.id 5942 (16%), sch.id 1533 (4%), go.id 1461 (4%), mil.id
1032 (3%), net.id 266 (1%) dan war.net 108 (1%).

Cahyana Ahmadjayadi juga mengungkapkan bahwa Departemen Komunikasi dan
Informasi (Depkominfo) tidak akan lagi bertindak sebagai pengelola
domain. Tugas tersebut sekarang dipegang oleh lembaga nirlaba bernama
PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia), yang diketuai oleh
Teddy Sukardi.

Langkah pemerintah ini bisa dibilang langkah cerdas. Pasalnya, ragam
domain yang ada selama ini terlihat tak lucu. Perusahaan, misalnya,
mesti pakai co.id, yang kerap diplesetkan sebagai ko-it atau koit,
alias mati. Jadi kalau ingin jadi perusahaan yang mati, pakailah
akhiran co.id.

Meski cerdas, tak jelas mengapa pengurusan domain diserahkan kepada
PANDI. Terlebih lagi, meski lembaga ini mengurus domain, PANDI hingga
kini justru tak jelas di mana alamat domainnya. Logisnya sih,
www.pandi.or.i d . Sayangnya, domain yang satu itu sampai sekarang
masih kosong melompong.

Software registrasi domain Indonesia pun sedang diperbarui. Status
software bernama Address itu hingga kini masih beta. Pembuatnya adalah
Ametis Technology, http://www.ame tis.co.id *** che

Link:
Introduction to ID by Teddy Sukardi
http://www.scr ibd.com/doc/ 124631/Introductio n-to-ID
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages