Film ini juga mengajarkan tentang arti kepercayaan dan kesetiaan. Tentang perjuangan Zizi, ibu dan adik Syamsul dalam mencari dan berusaha membersihkan nama baik Syamsul. Bukan hanya itu, dari film ini menyorot pada masyarakat yang mudah sekali menghakimi sesuatu dan percaya pada hal-hal yang belum diselidiki kebenarannya.
Film ini sangat direkomendasikan untuk ditonton setiap kalangan. Meski sudah tergolong dalam film lama, tapi masih sangat selaras dengan kehidupan saat ini. Dalam Mihrab Cinta mengajarkan tentang kepercayaan, kesetiaan, kerja keras, dan cinta dari Sang Maha Cinta yang tidak pernah putus selama kita percaya.
Berkat pendalaman karakter dan akting yang begitu luar biasa, film ini berhasil menarik minat para penonton di seluruh Indonesia. Tak hanya itu, pada ajang Panasonic Gobel Awards 2013, Dude Harlino yang berperan sebagai tokoh utama Syamsul berhasil meraih penghargaan sebagai aktor terfavorit.
Seperti karya-karya Habiburrahman sebelumnya AAC, KCB 1 dan KCB 2 yang sukses diangkat ke layar lebar, film DMC pun menjanjikan romantika percintaan yang indah dan mengharukan, namun tetap dalam koridor agama (Islam). "Saya berharap film DMC menyamai bahkan melebihi sukses KCB 1 dan KCB 2. Lebih dari itu, saya berharap seusai menyaksikan film DMC, para penonton dapat membawa pulang sesuatu yang indah dalam batin mereka," papar Habiburrahman.
Lagu Original Sountrack (OST) film DMC dikemas dalam album bertajuk Kekuatan Cinta yang berisi 12 lagu. Single Dalam Mihrab Cinta dinyanyikan Afghan. Lagu tersebut diciptakan oleh Bebi Romeo. "Saya sama Mas Bebi memang sangat cocok. Yang membuat saya sangat tertarik karena bekerja sama juga dengan Addie MS dengan iringan orkestra. Sesuatu yang membanggakan buat saya," tutur Afghan Selain itu, OST film DMC juga menampilkan sejumlah lagu lainnya. Antara lain, Bunga-bunga Cinta yang dinyanyikan oleh Dude Harlino dan Asmirandah; Karena Hati Bicara yang dinyanyikan oleh bintang film Ketika Cinta Bertasbih, Oki Setiana Dewi dan Andi Arsyil; serta Aku Tak Berdaya yang dinyanyikan oleh Indah Dewi Pertiwi.
Di antara deretan wajah-wajah baru, sosok Dude Herlino kembali muncul sebagai pemeran utama. Setelah sebelumnya sukses meyakinkan penonton sebagai seorang ustad dalam film Ketika Cinta Bertasbih, Dude kali ini memerankan seorang tokoh nyentrik bernama Syamsul, yang harus dibotaki kepalanya karena dituduh mencuri di pesantren.
Namun demikian, Dude mengaku deg-degan menanti adegan penggundulan rambutnya dalam film tersebut. Maklum, dia belum pernah menjajal tren botak dan penasaran membayangkan dirinya harus tak berambut. "Jadi, ini benar-benar akan menjadi kejutan bagi diri saya sendiri, kira-kira akan seperti apa kalau saya botak nanti," ujar Dude.
aa06259810