Bila Kakak
Cemburu Dengan Adiknya
Vera Farah
Bararah
- detikHealth

(Foto: howstuffworks)
Jakarta, Anak butuh
waktu beberapa lama untuk bisa menerima ada orang lain yang akan disayang oleh orangtuanya,
sehingga terkadang kakak cemburu dengan adiknya sendiri. Hal ini juga yang
biasanya menjadi pertimbangan beberapa orangtua mengenai jarak yang tepat untuk
bisa memiliki anak lagi.
Banyak hal yang harus dipertimbangkan oleh orangtua sebelum memiliki anak lagi,
termasuk apakah sang kakak sudah menginginkan seorang adik untuk bisa diajak
bermain. Rata-rata penyebab kakak cemburu dengan adiknya adalah karena merasa
orangtua tidak akan sayang lagi dengan dirinya dan lebih memperhatikan atau
menyayangi adiknya dibanding dirinya.
Membantu kakak untuk tidak cemburu dengan adiknya dan berusaha untuk
menyayanginya merupakan salah satu proses pembelajaran untuk sang kakak. Peran
orang tua sangat diperlukan untuk mengurangi percekcokan yang ada dan membantu
kakak agar bisa memiliki ikatan yang erat dengan sang adik.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi kecemburuan kakak
terhadap adik barunya, seperti dikutip dari Babycenter, Senin
(7/9/2009):
- Biarkan
anak mengasuh dirinya masing-masing. Sang kakak pasti butuh waktu sampai
bisa menerima kehadiran adiknya. Jadi biarkan kakak menyayangi sang adik
dengan caranya sendiri, selama tidak membahayakan adiknya.
- Lihatlah
setiap anak sebagai individual. Setiap anak menginginkan orang tua
menyanyanginya dengan cara yang unik dan berbeda, misalnya bisa dengan
betapa bangganya orang tua memiliki sang anak dan tidak ada duanya.
Kata-kata tersebut bisa membuat sang anak lebih merasa dihargai sebagai
individu. Dan jangan pernah membanding-bandingkan satu sama lain.
- Dengarkan
keluh kesah sang kakak. Para ahli mengatakan hal terpenting bagi orang tua
adalah mendengarkan segala macam keluh kesah sang kakak tentang
kecemburuannya, kemarahannya atau perasaan terluka karena adanya sang adik
dan jangan pernah mengabaikannya. Lalu berilah kata-kata yang bisa
menenangkannya, bukan dengan memarahinya.
- Bantu
mengatasi kemarahannya. Ada beberapa orang tua yang mengasumsikan bahwa
anak yang satu lebih agresif dan berbahaya bagi anak yang lain, persepsi
ini sangat tidak bagus. Orangtua harus memberikan dukungan terhadap semua
anaknya, bisa dengan memberitahu bahwa menjadi terlalu agresif akan
membuat hidup menjadi tidak bahagia. Penting untuk memberitahu bahwa
jangan menyakiti satu sama lain.
- Ajaklah
sang kakak untuk berbicara baik-baik. Ketika kakak menunjukkan
kecemburuannya, ajaklah untuk berbicara secara baik-baik mengenai
perasannya. Yakinkan dirinya bahwa apapun yang terjadi dirinya adalah
seorang kakak yang hebat bagi adiknya dan orangtua bangga memilikinya.
- Mengingatkan
bahwa saudara kandung adalah ikatan saudara selamanya. Kakak harus
mengetahui bahwa keluarga adalah satu kesatuan yang utuh, setiap orang
didalamnya membutuhkan satu sama lain. Jadi apapun yang terjadi seorang
kakak tetap membutuhkan sang adik dan begitupun sebaliknya, serta tidak
ada orangtua yang tidak sayang terhadap anaknya sendiri.
Semua hal yang terjadi membutuhkan proses, termasuk seorang anak dalam menerima
kehadiran adik barunya. Untuk itu peran orangtua sangat penting bagi keduanya.
Hal yang harus dipahami adalah jangan memberitahunya dengan cara membentak atau
memarahinya, karena anak akan semakin menunjukkan rasa kecemburuannya terhadap
sang adik untuk mendapatkan perhatian orangtuanya.