Hati-hati bila Anda ingin membeli WLAN-router! Anda harus teliti.
Spesifikasi kecepatan yang tercantum belum tentu benar. Untuk membantu
Anda, berikut 10 fakta yang harus diperhatikan.Produk WLAN kecepatan
tinggi akhirnya tersedia di pasaran! Turbo-router terbaru memang
mengedepankan feature kecepatan transfer yang luar biasa. Namun,
kecepatan router yang tinggi bukanlah segalanya. Oleh karena itu,
pikirkan dulu sebelum membeli. Dalam artikel ini, CHIP mengungkap poin-
poin penting yang harus diperhatikan.
1. Dalam praktiknya, secepat apa WLAN-router saya bekerja?
jawab: Produsen kini menjanjikan peningkatan kecepatan yang
besar 54, 108, atau bahkan 300 Mbps (Megabit per detik). Padahal,
kecepatan tidak hanya bergantung pada router, melainkan pada beberapa
kriteria lain.
Pertama tentu saja standar WLAN yang digunakan. Saat ini, ada 4
standar, yaitu 802.11a dengan kecepatan hingga 54 Mbps, 802.11b dengan
11 Mbps, 802.11g dengan kecepatan 54 Mbps. Sedangkan perangkat dengan
standar 802.11n yang baru dipasarkan menjanjikan kecepatan hingga 300
Mbps.
Namun seperti biasanya, semua itu hanya teori. Dalam praktiknya,
WLAN-router standar "g" hanya mampu berkeja di kisaran 15-20 Mbps.
Dengan tool freeware, seperti "Speedtest" dari Racoonworks
(www.racoonworks.com), kecepatan WLAN Anda dapat diukur. Kecepatan
juga tergantung dari faktor lain, yaitu lokasi router. Penempatan
sudut antena pun harus tepat (baca boks kanan). Cara terbaik adalah
dengan mencoba berbagai posisi dan mengukurnya dengan Speedtest.
Dengan cara itu, Anda akan memperoleh tempat dan posisi optimal untuk
WLAN-router.
2. Apakah perlu pindah ke standar "n" sekarang?
jawab: Untuk pengguna yang hanya ingin berselancar dengan 1 atau
2 PC di Internet, standar ini belum mendesak. Alasannya, saluran DSL
yang ada sekarang masih menjadi bottle neck. Koneksi DSL paling cepat
saat ini mencapai 6 Mbps, jauh lebih rendah daripada standar "g" yang
banyak digunakan.
Sebaliknya, untuk komunikasi internal dalam sebuah jaringan,
penggunaan standar "n" akan mendapatkan bandwidth lebih besar. Akan
tetapi, hardware lama tidak bisa digunakan. Untuk itu dibutuhkan card
baru dalam PC dengan 2 antena. Perhatikan bahwa beberapa komponen dari
produsen yang berbeda tidak bisa digunakan bersama.
Peningkatan kecepatan yang dicapai oleh perangkat standar "n"
memakai trik yang disebut "Spacial Multiplexing" (transfer data
ruang). Bits yang akan ditransfer dibagi 2 oleh router. Teorinya
kecepatan dapat meningkat 100%. Saluran dibedakan melalui signatur
ruang (arah datang sinyal pada antena).
3. Apa yang harus dilakukan bila penerimaan dalam rumah tidak
bagus?
jawab: Pada dasarnya, desain rumah tidak tepat untuk WLAN.
Sinyal WLAN akan berhenti diterima setelah jarak 20 meter. Di dalam
rumah yang memiliki banyak ruang dan sekat, sinyal akan dipantulkan
dan berinterferensi. Mereka saling meniadakan bila "lembah" bertemu
"gunung".
Solusinya, gunakan router dengan teknik MIMO (Multiple Input
Multiple Output) dengan beberapa antena. Apabila sebuah antena berada
dalam "lubang" coverage, antena yang lain akan bekerja. Jarak
antarantena yang optimal sekurangnya adalah satu panjang gelombang
atau pada WLAN 12 cm. Tidak hanya lubang coverage yang mengganggu,
atap beton yang tebal dan dinding berbahan gips yang mengandung uap
air mempengaruhi sinyal WLAN. Faktor terakhir sangat parah karena
frekuensi WLAN sama dengan frekuensi penggerak air. Bayangkan kondisi
ini sama seperti dalam oven microwave.
Bedanya, oven microwave berdaya 800 W, sementara WLAN-router
hanya memancarkan 0,1 W. Walaupun kecil, nilai ini cukup untuk
memanaskan air dalam dinding gips. Ini memang sulit diukur, tetapi
tetap saja akan mengganggu sinyal.
Solusinya, Anda perlu membangun sebuah WLAN dengan beberapa
Access Point (baca boks pada halaman sebelumnya)
4. Apakah WLAN melambat dengan semakin banyaknya perangkat akhir?
jawab:cepatan transfer dalam WLAN tidak hanya tergantung pada
koneksi jaringan yang bagus, tetapi juga dari jumlah perangkat akhir
atau client. Pada umumnya, tersedia 13 saluran untuk WLAN yang
mencapai 2,412 hingga 2,472 GHz pada standar "g". Jaringan WLAN bisa
saling mengganggu dan secara keseluruhan terbentur pada batas
kapasitas. Prinsipnya sederhana, semakin banyak client, semakin banyak
gangguan. Pada router biasa yang memiliki 13 client, kecepatan akan
turun drastis sehingga transfer yang lancar tidak bisa dilakukan.
Jika WLAN diperluas dengan menambah router ke 2 atau 3 dengan konsep
Wireless Distribution System (WDS), bandwidth terbagi 2 untuk transfer
dari Access Point ke Access Point yang lain. Cara ini otomatis
membantu meningkatkan sinyal transfer.
5. Bagaimana agar saya dapat mengakses data dari mana saja?
jawab:Anda dapat mengkonfigurasikan sebuah file-server dalam
jaringan WLAN. Untuk itu, dapat digunakan sebuah hard disk eksternal.
Beberapa router modern dilengkapi dengan USB-port untuk USB-stick atau
hard disk, misalnya Asus WL-500G (US$ 80) dan Netgear WG634U (US$
120). Jika router Anda tidak memiliki USB-port, tersedia Network
Storage Link dari Linksys (www.linksys.com, US$ 80) untuk memasang USB-
stick atau hard disk.
Selanjutnya, konfigurasikan USB-stick atau hard disk Anda
sebagai perangkat sharing. Akses dapat dilakukan melalui FTP. Dengan
cara ini, Anda tidak hanya dapat mengaksesnya dari rumah, tapi juga
dari seluruh penjuru dunia. Yang Anda butuhkan hanyalah koneksi
Internet.
Setiap melakukan dial-up ke PC, Anda mendapat nomor IP yang
berbeda. Anda pun dapat menghubungkan router dengan layanan DNS
dinamis (www.dyndns.org). Setiap kali router melapor ke layanan DNS
dengan nomor IP baru dan alamat aktual, Anda tidak perlu mengetikkan
nomor IP, cukup dengan mengetikkan sebuah alamat web khusus yang tidak
berubah. Layanan akan menghubungkan Anda dengan IP yang tepat tanpa
biaya!
6. Dapatkah saya mengakses printer melalui WLAN secara mobile?
jawab:Anda duduk di sebuah Internet Café dan ingin mencetak
dokumen dengan printer di kantor. Dengan hardware yang tepat,
keinginan Anda tidak menjadi masalah. Beberapa router seperti Asus
WL-500G juga dapat dihubungkan ke printer. Anda yang menginginkan
solusi tambahan dapat membeli perangkat printer server untuk WLAN
router seperti Netgear PS121 (US$ 60).
7. Apakah router berbagai produsen kompatibel?
jawab:Standar apapun yang dipakai, tiap produsen memiliki jalan
sendiri-sendiri untuk meningkatkan kecepatan bandwidth. Aplikasi saat
ini memang membutuhkan bandwidth tinggi. Streaming film melalui WLAN
misalnya, membutuhkan minimal 108 Mbps, standar "g" tidak lagi
memadai.
Jika Anda membeli perangkat baru yang menjanjikan kecepatan
lebih tinggi melalui solusi baru, perhatikan agar router dan client
(PC atau notebook) berasal dari produsen yang sama. Jika tidak,
kecepatan anjlok kembali ke 54 Mbps. Perhatikan pula apakah router dan
client menguasai enkripsi data yang sama.
8. Apakah orang lain bisa ikut berselancar gratis?
jawab:Gelombang radio tidak berhenti di depan pintu rumah.
Semakin banyak pengguna flatrate yang sengaja membuka WLAN mereka bagi
orang lain. Mereka bahkan membentuk sebuah komunitas baru di Internet.
Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak mengenai gagasan dan
realisasinya, ketik www.wsfii.org. Tips: Jika Anda ingin mengirim data
sensitif melalui WLAN dan memblokir penyusup, Anda perlu memproteksi
WLAN Anda. Baca boks khusus pada halaman sebelumnya.
9. Seaman apa enkripsi WEP dan WPA?
jawab:Code terbaik juga bisa dipecahkan. Standar WEP (Wired
Equivalent Privacy) dianggap sudah kuno dan tidak aman. Akibat sebuah
celah keamanan, beberapa paket data ditransfer tanpa proteksi.
Solusinya adalah standar WPA (WiFi Protected Access). Router
baru sudah dilengkapi dengan standar ini. Cara kerjanya, disamping
password jaringan yang Anda tetapkan (sedapat mungkin panjang, terdiri
atas campuran huruf dan angka), WPA membuat password temporer sendiri.
10. Bagaimana melindungi diri dari polusi elektromagnetik WLAN?
jawab:WLAN menggunakan lingkup frekuensi yang sama seperti
microwave. Kedengarannya riskan, namun sejumlah peneliti untuk
proteksi radiasi menyatakan hal ini tidak berbahaya. Menurut laporan
ilmiah, saat ini belum ada bukti risiko kesehatan akibat medan
elektromagnetik frekuensi tinggi (CHIP 05//06).
Jika Anda msih belum yakin akan bahaya radiasi, saat ini
tersedia router yang memiliki feature untuk menurunkan sedikit
intensitas sinyal yang dipancarkan.