Banyak diantara orang yang sudah menginjak usia dewasa yang sudah terjangkiti penyakit lupa. Ketika mengingat sesuatu, sudah tidak mempunyai kemampuan memori yang bagus akibat banyaknya ingatan-ingatan atau data-data yang tersimpan. Begitu pun dengan anak-anak, yang mempunyai kelemahan pada memori, mempunyai masalah tersendiri.
Kadang kita, dan sebagian orang, mencari cara atau pengobatan untuk memori tersebut, sehingga kadang terpengaruh obat perangsang ingatan oleh iklan-iklan yang ditawarkan oleh media. Padahal sebenarnya tidak perlu obat perangsang tersebut, secara alami, orang bisa mengatasi masalah pelupa atau bisa meningkatkan daya ingat.
Nutrisi makanan merupakan salah satu cara alami bahkan salah
satu faktor penting untuk menunjang rangsangan kecerdasan otak. Dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi kita akan memperoleh nutrisi yang tepat untuk menunjang daya ingat otak kita.
Daya ingat dan kecerdasan sebenarnya sedikit banyak itu dipengaruhi oleh faktor turunan dan berbagai jenis makanan yang dikonsumsi. Meskipun secara medis kecerdasan tidak hanya tergantung dari makanan namun dengan mengkonsumsi makanan yang mampu memberikan rangsangan daya ingat akan memberikan pengaruh yang baik pada tingkat kecerdasan anak.
Salah satu nutrisi tersebut adalah Kuning telur, yang didalamnya mengandung gizi yang tinggi, dan kalau bisa pilih yang organik dan mengandung zat tambahan yang baik seperti omega 3.
Salah satu fungsi, kegunaan, manfaat atau kelebihan dari kuning telur adalah bisa membantu mengembangkan daya ingat / memori pada otak kita. Dengan begitu nantinya diharapkan kita bisa lebih banyak mengingat sesuatu, lebih tajam dalam
menganalisa sesuatu maupun lebih cepat bereaksi alias tidak lemot (lemah otak).
Inilah kenapa ahli gizi menyatakan, Jangan pernah mengabaikan telur dalam makanan anak. Cukup dua butir telur setiap hari dapat membantu perkembangan IQ (intelligence quotient) anak serta mengobati penyakit defisiensi yodium yang banyak diderita murid di daerah pegunungan.
pemanfaatan telur untuk dikonsumsi sangat baik, karena daya serap satu butir telor yang beratnya 60 gram mengandung 7-8 gram protein. Sementera kebutuhan anak sekolah 45 gram protein. Apalagi kalau digoreng, karena ada tambahan 10 gram protein akan menambah 110 kilo kalori
Bahkan memakan telur dianjurkan bagi ibu hamil karena Telur merupakan sumber kolin, nutrisi penting untuk perkembangan janin dan bayi. Ibu hamil yang mendapatkan cukup kolin dalam menu makanannya bisa
membantu mengurangi risiko cacat lahir tertentu pada bayi, dan mendukung perkembangan otak dan memorinya.