Contoh Visualisasi

0 views
Skip to first unread message

Brigitta Martini

unread,
Aug 3, 2024, 4:23:22 PM8/3/24
to elannikve

Bayangkan jika kamu ingin mencari informasi tentang kasus persebaran COVID-19 di Indonesia tapi hanya menemukan ratusan hingga jutaan data dalam file Excel. Mungkinkah kamu bisa dengan mudah membaca jutaan data itu dalam waktu singkat?

Visualisasi data merupakan cara terbaik untuk menyajikan data kepada audiens non-teknis supaya mereka tidak kesulitan untuk membaca dan memahami data tersebut. Ini juga juga memungkinkan para pengambil keputusan dalam memahami konsep sulit atau mengidentifikasi pola baru.

Tabel memiliki kolom dan baris. Kolom adalah sumbu Y dan baris adalah sumbu X. dibandingkan jenis visualisasi data lainnya, tabel lebih efektif untuk menampilkan data kualitatif secara terorganisir dan menjelaskan hubungan antar datanya.

Kombinasi antara visual dan kata-kata. Infografis biasanya disajikan dengan diagram atau bagan. Infografis merupakan salah satu cara efektif untuk menyajikan data dan menjelaskan masalah kompleks dengan cara efisien dan waktu yang cepat.

Peran visualisasi data yang pertama, yaitu mampu mengidentifikasi pola dan tren yang tidak bisa ditemukan sebelumnya. Dalam dunia bisnis, mengidentifikasi tren sangat diperlukan untuk menentukan strategi bisnis apa yang bisa diterapkan di masa depan.

Tujuan adanya visualisasi data adalah menerjemahkan data itu ke bentuk yang lebih mudah dipahami semua orang. Dengan visualisasi data kamu dapat membantu orang melihat dan memahami data kompleks, terlepas dari tingkat keahlian mereka.

Visualisasi data menghasilkan wawasan yang kredibel dan akurat. Saat para eksekutif, stakeholder, manajer, dan jajaran tim lainnya memahami data dengan baik, mereka bisa menindaklanjuti data untuk dijadikan strategi bisnis.

Dalam visualisasi yang dibuat, terdapat peta atau geospatial yang menjelaskan jumlah kasus positif COVID-19. Mereka menggunakan berbagai warna berbeda untuk membedakan antara jumlah kasus satu dengan lainnya.

Tak hanya itu, ada juga chart yang menunjukkan kenaikan kasus. Dengan melihat chart yang ada, setiap orang tentu lebih mudah memahami bahwa kasus COVID-19 cenderung naik pada periode April hingga Juli 2020.

Databox adalah tool yang menyediakan berbagai cara untuk mengunggah data, membuat visual dengan mudah, hingga akhirnya mendapatkan kesimpulan. Databox juga terhubung dengan Spreadsheet dan database SQL sehingga kamu lebih mudah mengumpulkan data dari berbagai sumber.

Google Chart umumnya digunakan dengan JavaScript yang kamu dicantumkan di website. Tool ini memungkinkan kamu memvisualisasikan data secara langsung di website. Kabar baiknya, tool ini mudah digunakan untuk pemula dan gratis.

Keunggulan Chartio adalah kamu bisa menggabungkan data dari berbagai lokasi berbeda seperti Amazon atau Redshift, menelusurinya dengan visual SQL, mengelola bagan, lalu membagikannya dengan mudah melalui berbagai platform.

Berbicara soal analisis data dan prosesnya kini sudah menjadi topik yang sangat lumrah di berbagai lini bisnis. Mengapa? Karena hampir setiap harinya kita memproduksi dan akan semakin meningkatnya big data di suatu perusahaan.

Big Data tersebut nantinya akan diolah menggunakan bahasa pemrograman seperti R, SQL, Python dan tools lainnya untuk bisa digunakan untuk kepentingan bisnis misalnya seperti untuk decision making, menemukan pola yang ada didalam data, hingga membuat model prediktif untuk bisnis.

Canggihnya teknologi dan dataset yang insightful ini masih perlu untuk diproses analisis kepada tahapan selanjutnya yaitu visualisasi data. Visualisasi data merupakan proses memahami data namun disajikan yang sifatnya non-numeric (data literal), sehingga dengan adanya visualisasi data dapat membantu pebisnis memahami data hanya sekali pandang saja.

Pada artikel yang telah dirangkum oleh DQLab Universitas Multimedia Nusantara ini akan membahas tipe-tipe visualisasi data beserta dengan contoh yang sering digunakan dalam bisnis. Yuk simak artikelnya berikut.

Dalam dunia bisnis, seringkali kita akan membandingkan dua atau lebih data yang kita miliki. Agar proses komparasi lebih mudah untuk dipahami, maka cara yang dapat dilakukan yaitu menggunakan visualisasi data dengan menampilkan data melalui bagan, peta, grafuk, dan jenis visual lainnya sesuai dengan tujuan hasil analisis data.

Dengan adanya visualisasi data, maka lebih terwakilkan secara jelas dan fakta terkait informasi yang didapatkan sekaligus mudah untuk di pahami. Visualisasi data yang baik adalah pemaparan pada suatu data kemudian visual data tersebut bisa menceritakan dengan sendirinya. Perlu diingat, tidak semua jenis-jenis visualisasi data dapat disama ratakan dalam penggunaannya.

Tujuan utama dari visualisasi data yaitu untuk mempermudah kita dalam mengidentifikasi pola, outliner, trend dan lainnya dari sekumpulan data. Dalam hal bisnis ini, marketers, tim bisnis development, atau tim operasional lainnya dalam bisnis harus memahami kebutuhan jenis/tipe visualisasi data seperti apa yang lebih optimal dan dapat menggambarkan pola-pola yang strategis dalam kumpulan data secara keseluruhan.

Melalui visualisasi data, maka dalam menyajikan olahan data tidak hanya lebih menarik melainkan membantu Anda untuk menjadi lebih kreatif. Berikut beberapa contoh visualisasi yang biasa digunakan berbagai kepentingan bisnis:

Dalam bidang keuangan juga sering menghasilkan banyaknya jumlah volume data, sehingga menggunakan visualisasi data keuangan dapat membantu untuk memberikan insight anggota tim lainnya tanpa harus menggunakan teknologi canggih lainnya. Biasanya visualisasi data untuk finance digunakan untuk anggaran data, penggajian pekerja, menghitung pengeluaran, dan metrik keuangan lainnya.

Excel menjadi pilihan yang tepat dan mudah untuk menyusun keuangan karena di dalam Excel tidak hanya bisa menganalisis keuangan dengan rumus yang sudah ada tetapi juga bisa sekaligus melakukan visualisasi data yang telah tersedia.

Tidak hanya tim keuangan saja, tim sales juga perlu memeriksa penjualan dan target yang telah ditetapkan agar bisa tercapai berdasarkan analisis data. Sehingga bisnis bisa terus berkembang sesuai dengan mode strategi analisis yang sudah dibuat.

Biasanya tim sales dalam menggunakan visualisasi data seperti rata-rata siklus penjualan atau unit, customer lifetime value, KPI penjualan, atau biaya akuisisi pelanggan. Dengan adanya visualisasi data maka tim sales dapat mengambil keputusan yang diperlukan setiap bulanan hingga tahunan.

Visualisasi data yang baik adalah data yang dapat menceritakan kisahnya dan mudah untuk dipahami dengan baik. Jika Anda bekerja dengan SEO specialist maka mereka akan menggunakan tools analitik seperti Google Analytics untuk mempermudah menganalisis performa SEO. Biasanya pada Google Analytics akan mengkombinasi beberapa jenis visualisasi yaitu adanya visualisasi text, time series, stacked column, atau diagram batang.

Biasanya dalam kegiatan marketing akan menghasilkan banyak analisis data, yaitu biasanya seputar memeriksa ROI dan efektivitas campaign yang dijalankan, tingkat persentase kinerja tim, metrik untuk media sosial, email marketing, dan strategi-strategi untuk mencapai goals daripada kegiatan marketing. Penggunaan visualisasi data untuk marketing biasanya seperti diagram grafik, batang, diagram lingkaran, dan dapat juga menggunakan tabel.

c80f0f1006
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages