From: Abdul Muis (Mine Maintenanace Mobile/Sumbawa)
Sent: Friday, September 12, 2008
5:59 PM
To: Gunardi; Mashuri
Subject: FW: HAti2 Ayam goreng
(fried chicken) pinggir jalan (Penting !!!!)
From: Suprianto
Sent: Friday, September 12, 2008
8:24 AM
To: Moh Hasan Basori Alwi; Abdul
Muis (Mine Maintenanace Mobile/Sumbawa); Yhus Wardani; Rachmad Hartono;
Purwanto (Mine Maintenace Mobile); Abdul Hamid; Retno Sutriatmo; Parji
Subject: HAti2 Ayam goreng (fried
chicken) pinggir jalan (Penting !!!!)
Sudah pernah dapat ini atau belum??
Kalau sudah di delete saja
Mungkin kita perlu waspada.
HATI HATI DAGING TIKUS di KFC (Ayam Goreng Pinggir Jalan KFC - KFCan)……………….
Hari Minggu, 10 Agustus 2008
Pukul 16.30
Sepulang
dari ITC, aku menyempatkan diri untuk membeli makan malam, sekaligus makanan
buat sahur. Niatnya sih mau puasa Senin-Kamis seperti biasa. Karena bosan
dengan lauk yang itu-itu saja (aku harus beli lauk yang bisa tahan sampe besok
pagi, jadi biasanya ya paduan ayam goreng ma perkedel atau ayam goreng ma orek
tempe), aku ingin mencoba ayam goreng kremes (baca: KFC-KFCan atawa KFC palsu
yang dijual di pinggir jalan) deket kosku. Memang selama 10 bulan
lebih tinggal disana, aku tidak pernah beli di situ (kalo dulu sih gara-gara
duitnya mepet). Maka aku membeli satu potong dada atas Rp 3800,- dan satu
potong punggung Rp 2000,-. Rencananya bagian punggung kupakai buat lauk makan
malam sedang bagian dada yang dipakai buat lauk sahur.
Aku sempat bertanya pada penjualnya, "Ada sayap ga Mas?" karena di
daftar terantum menu tersebut. Masnya menjawab, "Sudah habis, Mbak".
Sempat terbersit curiga, siang-siang kok udah habis, padahal kayanya sepi-sepi
aja. Jangan-jangan memang ga jual. Ah, sudahlah, aku tak terlalu memusingkan
hal tersebut.
Pukul 17.30
Sehabis sholat ashar, karena masih males mandi, aku ingin mencicipi
"makanan" yang sudah kubeli. Keadaan kamar waktu itu remang-remang
karena lampunya belum kunyalakan. Kubuka kantong kertas pembungkus dan kulongok
ke dalamnya. Tampaknya baik-baik saja. Rupa ayam goreng tepung biasa. Aku
mengambil potongan yang lebih kecil, karena menurut dugaanku, itulah yang
bagian punggung. Mencoba mencuil sedikit, tapi kok susah. Ya sudah, kugigitlah
sedikit daging itu. Kukunyah, kok rasanya agak kenyal ya? Berlemak dan aneh.
Jangan-jangan ayam mati?
Aku mulai deg-degan. Apalagi setelah melihat samar, potongan bekas yang kugigit
berbentuk bulat, yang bisa kubayangkan bahwa semula dia berbentuk gilig.
Emang ada bagian tubuh ayam yang berbentuk gilig? Di punggung pula?
Dengan panik kunyalakan lampu kamar. Dalam keadaan yang lebih terang, aku
periksa lagi potongan daging itu. Benar, bentuknya seperti pipa, dengan
diameter sedikit lebih besar dari 0,5 cm. Masa bagian tenggorokan saluran napas
–yang biasanya ada di leher- kebawa sampe punggung? Jadi, "ekor"?!
Itulah kesimpulan yang akhirnya muncul.
Deg..deg... Aku mengambil piring dan bersiap mengoperasi "daging
punggung" itu.
Untuk sekedar mengingatkan, selama 10 tahun lebih aku bergaul dengan ayam, dan
sempet bergaul akrab dengan angsa dan burung puyuh. Bagi yang mengenalku dengan
baik, tak disangkal, Nur adalah seorang penggemar unggas. Berbekal latar
belakang itu, meski bukan lulusan kedokteran hewan, aku cukup mengenal dengan
baik anatomi tubuh dan segala seluk beluk hewan ini.
Waktu beli tadi, aku membayangkan "punggung" adalah
"rongkong" dalam bahasa Jawa. Ini adalah salah satu bagian
favoritku setelah sayap.
Jika anda meminta bagian ini, anda akan mendapatkan banyak sekali tulang
(tulang rusuk dan taju pedang kalo di manusia), sedikit daging yang menempel di
tulang, dan sedikit sekali kulit. Namun waktu ayam goreng itu kubelah dan
kuhilangkan bagian tepungnya, AKU SAMA SEKALI TIDAK MENEMUKAN TULANG! Yang ada
malah bagian kulit yang lebar sekali, dengan lemak dan sedikit daging putih
yang menempel. Bila dihubungkan dengan bagian yang kupikir sebagai
"ekor", maka bisa dibayangkan kalo itu adalah bagian pantat dari…
SEEKOR TIKUS!! Memang beberapa hari sebelumnya aku mendapat email dari Mbak
Kosku tentang daging tikus yang diolah sedemikian rupa agar mirip daging ayam,
lalu dijual bebas di masyarakat. Tapi ga pernah kusangka, kejadian serupa akan
secepat ini kualami sendiri. Hiks!
Udah mulai mual-mual, aku meneruskan pembedahan. Kuteliti kulit luas itu. Dari
pengalaman, aku sangat ragu kalo kulit kasar itu pernah ditumbuhi bulu.
Sebaliknya, dengan keyakinan 80% aku bisa bilang bahwa jejak pori disana adalah
bekas tumbuh rambut!
Dengan lemas, kumulai pembedahan ke potongan daging kedua: potongan dada atas.
Jika anda makan bagian dada ayam, anda akan menemukan sebuah tulang rawan
berbentuk segitiga yang khas. Namun setelah memutilasi dan menghancurkannya,
aku tidak menemukan tulang itu. Yang ada malah sebentuk tulang kecil yang aneh
(berasa tidak pernah liat di tubuh ayam, dan susah membayangkan bagian tubuh
ayam yang mana yang memilikinya). Di bagian daging, biasanya daging dada ayam
itu berserat, yang bila kita khancurkan akan menjadi serpihan (susah bilangnya,
bayangin aja daging yang biasa ada di soto ayam deh). Namun setelah kuambil
selembar, kutekan pake jari, daging itu tetap utuh karena terikat oleh lemak.
Padahal setahuku daging bagian dada adalah yang paling sedikit lemaknya.
Yaiks, intinya, hari itu hampir saja aku makan daging tikus!! (udah gigit
ekornya dikit sih, astaghfirullah!!) Hiiii, sampai sekarang masih merinding
kalo inget..
Yah, meskipun mungkin daging tikus bisa bikin kulit cantik (kan Sandra Dewi tu
makannya aneh-aneh, jadi kulitnya mulus), tiada niatanku mendapatkan kulit
cantik dengan cara itu. Buhuhu…
Jadi temans, aku sarankan agar hati-hati bila beli ayam goreng, apalagi yang
dibalut tepung tebal, karena tepung itu menyamarkan bentuk aslinya. Mending
yang digoreng biasa atau ayam bakar, atau beli di tempat yang terjamin
kebersihannya.
Kesimpulan: sedikit tips yang bisa membantumu mbedain daging ayam dengan
daging tikus
1. Dari segi daging, sama-sama putih dan rasanya
benar-benar mirip,
tapi daging tikus lebih banyak lemaknya dan seratnya halus (kalo ayam sedikit
lebih kasar).
2. Periksa kulitnya, apakah berpori besar atau kecil. Kalau
kecil,
kemungkinan yang pernah tumbuh adalah rambut, bukan bulu!
3. Cek tulangnya (agak susah ya kalo ini), misal bagian
dada ya ada si
tulang rawan, kalo di paha ya tulang paha yang besar itu, kalo punggung ya
tulang rusuk, dsb.
4. Jangan tertipu dengan harga murah (itu kan buatmu
sendiri…mwehehehe).
5. Coba cek apakah si penjual tersebut pernah jual sayap
apa ga. Kalo
ga pernah jual, anda patut curiga karena seperti kita tahu, salah satu ciri
khas unggas adalah bagian sayap, yang tentunya tidak mungkin bisa dipalsukan.
?????ز)?h?g??
Subject: HATI HATI MAKAN DI PINGGIR JALAN (Penting !!!!)
|
|
Best Regards,
Eko Wisantosa
Control Room Primary Crusher
Process Ops Dept
Phone : +62 372 635318 ext.47950 / 47951
Cell Phone : +62 81805791677
E-mail : Eko.Wi...@newmont.com
PT. Newmont Nusa Tenggara
| Cak Huri, njelehi tenan yo. Hiiiiiiiiiiiiii, daripada nonton tikus mending nonton photonya mas bomag..... Sam Nawi kok ngilang yo'opo kabare? Pak Budi, yang namanya ambo yang pake baju putih ditengah, dia cs saya skr. Good guy..... Bang Zul, i miss youuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu. Buat semuanya, selain pak Budi, (he...he...he..) Ramadhan Kareemmmmm, --- On Fri, 12/9/08, Mashuri <Mas...@Newmont.com> wrote: |
|
|
|
|
|
Mas Daryanto,sepertinya kok sedang di luar Indonesia ya?
Get your new Email address!
Grab the Email name you've always wanted before someone else does!
Mas Nur, itu mas Daryanto mau jualan ayam KFC-KFCan di timur tengah tuh...
Kan mereka gak bakalan memutilasi ayam tsb seperti cewek dibawah, so..ga' ketahuan..hehehe..
Temans newmont, mana nih ustadz2 nya...kok puasa ini sepiiiiiiiiii..
Mbok diisi kotbah kek..apa kek..milisnya..atau diisi undangan buka puasa bersama...aku tak ikut..ikut...ikutttt...
--- On Fri, 9/12/08, Nur Abadi <Nur....@Newmont.com> wrote: |
| Eh Mbah Nur, sang tuan tanahnya salaman. Gimana kabarnya mbah? Sehat-sehat aja kan? Mabrur tenan le munggah kaji, bar munggah kaji tambah sugih.... He..he..he... |
--- On Fri, 12/9/08, Nur Abadi <Nur....@Newmont.com> wrote: |
|
|
| SSSSSSSTTTTTT Pak Budi, jangan bongkar rahasia ya? Mbah Nur nanti demo.... Mbah Nur tuh suruh khotbah, pie mbah? Siap to?........ --- On Sat, 13/9/08, daryanto daryanto <daryanto_...@yahoo.com> wrote: |
|
|
|
|
O yo, nek daryanto mulih ,nanti tak belajar bahasa arab……nek wis iso bahasa arab baru khotbah.
Dar, sugih iku sing di goleki.Lha kowe tekan timteng rak yo mung goek pesugihan to? Maksudku golek sugih.
Nek aku ra sah tekan tim teng wis sugih he he he.
Kapan mulih dar…….
Iki khotbahe
Ramadhan
Bulan Peningkatan Kualitas
Hamdan
wasyukron billah,Allahumma shalli wassalim wabarikh ala Muhammad
shallahu a'alaihi wasalllam,
Saudaraku,
Genap
sudah fase pertama di awal sepuluh hari sudah kita lewati bersama,semoga menuju
fase kedua di bulan pengampunan ini Allah swt senantiasa memberikan inayah
sehingga kita mampu melaksanakanya dengan lebih baik dan lebih optimal menuju
muslim yang berkualitas.
Edisi
Embun Ramadhan ke sepuluh ini bertajukan "Ramadhan Bulan Peningkatan
Kualitas"
Ramadhan adalah bulan peningkatan kualitas.
Berbicara
kualitas maka hasilnya adalah harga nilai tinggi,
Saya
akan coba menganalogikan sederhna mengenai hubungan kualitas dengan harga nilai
tinggi.
Ketika
kita berlintas keluar dari pintu kedatangan di hampir setiap bandar udara di
negri ini,pastinya akan selalu disambut dengan aroma sebuah roti yang semerbak
dan menggugah selera,counter yang menjual roti tersebut juga hampir tidak
pernah sepi walaupun harganya yang relatif tinggi,aroma kopi dan rasa khas yang
berkualitas yang mengidentikan roti tersebutlah yang menjadikan roti tersebut
bernilai harga tinggi.
Begitu
juga kita umat Islam, kenapa saat ini kita kurang dihargai ?
Bisa
jadi karena kita mengaku sebagai umat Islam tetapi tidak tampak ciri kita
sebagai ummat Islam.
Ciri
akan selalu disertai dengan harga, karena kita tidak punya ciri maka jangan
harap akan punya harga.
Oleh
karena itu, bulan Ramadhan ini , marilah kita bersungguh-sungguh menampilkan
ciri keislaman kita.
Tentu
saja ciri keislaman tidak identik dengan atribut penampilan yang luar, yang
tidak terlalu pokok.
Berikut
ini adalah beberapa ciri yang dianjurkan untuk kita lakukan di bulan Ramadhan.
Selama
bulan Ramadhan ini hendaklah yang pertama umat Islam miliki adalah ciri
keteladanan, "uswatun hasanah", keteladanan dalam kebaikan.
Seperti
kita ketahui tentang fenomena Pancasila P4 yang gagal total di Indonesia walau
telah menghabiskan biaya beratus milyar, begitu banyak waktu, begitu banyak
tenaga, begitu banyak pikiran, diantara kunci penyebab kegagalannya adalah
karena tidak ada keteledanan. Masyarakat sulit mencontoh, siapa yang berjiwa P4
sebenarnya.
Jadi
andaikata kita bertanya mengapa keadaan rumah tangga, kantor, atau masyarakat
belum sesuai dengan harapan.
Pertanyaan
pertama harus dilakukan pada diri kita sendiri, contoh apakah yang sudah kita
perlihatkan sebagai seorang muslim. Sepatutnya jika sebagai seorang ayah atau
ibu harus bertanya, "Saya memberi contoh apa kepada anak-anak
?".Jangan terlebih dahulu menyalahkan anak. Bagaimana mungkin mengharapkan
anak santun lembut sedangkan di rumah ibu bapak bersikap keras dan kasar ?.
Bagaimana mungkin kita mengharapkan anak menjadi arif kalau kita sendiri di
rumah seperti diktator ?. Bagaimana bisa mengharapkan anak rajin ke masjid, sedangkan
orangtuanya jarang beribadah ?
Demikian
juga sikap sebagai pemimpin dalam lingkup kerja kita apakah sudah memberikan
contoh yang baik kepada bawahan atau rekan kerja kita?
Bagaimana
kita mengharapkan rekan kerja atau bahawan kita dapat bersikap arif kalau kita
sendiri diktator?.Bagaimana kita mengaharapkan kedisplinan dalam bekerja
sementara kita lao-lao(bermalas-malasan*_red) ,Bagaimana mungkin karyawan akan
disiplin kalau pemimpinnya tidak disiplin ? Suri tauladan apa yang saya
tampilkan kepada anggota karyawan atau bawahan ?. . Bagaimana karyawan atau
anggota akan hemat jika pemimpinnya bermewah-mewahan ?. Bagaimana mungkin
karyawan akan memelihara dirinya kalau pemimpinnya arogan ?.
Kegigihan
untuk jujur kepada diri sendiri, ini yang akan membuat kita menemukan
kekuranganyang bisa dijadikan program perbaikan pada diri sendiri. Dan
kegigihan kita memperbaiki diri adalah upaya sebenarnya memperbaiki orang lain.
Apa artinya memperbaiki orang lain sedangkan diri kita sendiri semakin terpuruk
dalam keburukan. Suri tauladan adalah langkah strategis yang dicontohkan oleh
Rasullullah SAW. di dalam membangun kemuliaan Islam. Ciri khas seorang muslim
yang baik ,pribadinya harus selalu menjadi figur suri tauladan.Tauladan bagi
kebaikan dalam skala apapun, dimanapun dan kapanpun.
Saudaraku,
Karena
Ramadhan adalah bulan yang berkualitas diantara bulan-bulan yang lain.
Hari-harinya adalah hari-hari berkualitas, berharga tinggi dihadapan Allah, jam
demi jam maupun detik demi detik berharga sangat tinggi dihadapan Allah oleh
karena itu tidak patut kita melakukan apapun kecuali yang sangat berharga.
Jangan pernah kita berbicara kecuali dengan kata-kata yang berharga.
Jangan
melihat kecuali yang berharga. Jangan mendengar kecuali suara-suara yang
berharga. Jangan berpikir kecuali memikirkan yang berharga. Jangan pula
melangkah kecuali kaki ini dilangkahkan ke tempat-tempat yang berharga dalam
pandangan Allah. Cobalah lakukan segalanya dengan niat berharga hanya karena
Allah semata.
Sungguh
bila kita mengisi Ramadhan ini dengan aneka amal ibadah seperti yang diuraikan
di atas. Insya Allah dengan karunia Allah, di akhir Ramadhan tahun ini kita
akan menjadi pribadi muslim yang berkualitas dan berharga nilai tinggi
dihadapan Allah swt. Amin ya rabbal alamin.
Bilahitaufik
wal hidayah.
Wassalamualaikum
wr.wb.
From:
eks-uts...@googlegroups.com [mailto:eks-uts...@googlegroups.com] On Behalf Of daryanto daryanto
Sent: Saturday, September 13, 2008
2:19 AM
To:
eks-uts...@googlegroups.com
Subject: [eks-UnitedTractors] Re:
FW: HAti2 Ayam goreng (fried chicken) pinggir jalan (Penting !!!!)
|
SSSSSSSTTTTTT Pak Budi, jangan bongkar rahasia ya? Mbah Nur nanti demo.... Mbah Nur tuh suruh khotbah, pie mbah? Siap to?........ |
|
|
From: daryanto daryanto
<daryanto_...@yahoo.com> |
|
|
|
|
|
|
New Email addresses available on Yahoo! |
Wah ini mah kultum...pagi2 dah sahur...langsung kultum...masyaAlloh...sukron jazakumulloh khoiron katsiron yaa akhi nur abadi.. |
|
--- On Fri, 9/12/08, Nur Abadi <Nur....@Newmont.com> wrote: |
|
|
Wah kamu harus relajar do’a minta sugih sama wak kaji Nor, gen ra adoh-adoh nek ngolek pesugihan hihihi
Om Dar waduh lincah banget nih kita orang pingin pulang ke jawa kok yg sudah di jawa pindah lagi ke……sepure sing dowo baru bales mari off om
Truss ojob di boyong jugakah om…..
Kabare apik2 wae Dar
47896
From: eks-uts...@googlegroups.com [mailto:eks-uts...@googlegroups.com] On Behalf Of daryanto daryanto
Sent: Friday, September 12, 2008
10:05 PM
To: eks-uts...@googlegroups.com
Subject: [eks-UnitedTractors] Re: FW: HAti2 Ayam goreng (fried chicken) pinggir jalan (Penting !!!!)
Cak Huri, njelehi tenan yo. Hiiiiiiiiiiiiii,
daripada nonton tikus mending nonton photonya mas bomag..... |
--- On Fri, 12/9/08, Mashuri <Mashuri@Newmont.com> wrote: |
Get your new Email address!
Grab the Email name you've always wanted before someone else does!