Planet Bertabrakan di Rasi Bintang Aries
WASHINGTON - Prediksi riwayat bumi berakhir akibat bertabrakan dengan planet
lain semakin menguat. Tim astronom dari University of California
Los Angeles (UCLA) AS kemarin merilis temuan
mereka tentang adanya partikel debu yang berasal dari tabrakan dua planet di
luar sistem tata surya.
Benjamin Zuckerman, salah satu anggota tim astronom UCLA, mengatakan, tumbukan
dahsyat itu menarik perhatian astronom sedunia karena terjadi antara dua planet
yang berkarakteristik sangat mirip dengan bumi. "Jika terjadi di tata
surya, tabrakan itu bisa diibaratkan terjadi antara bumi dan Venus, karena
jarak dan ukuran planetnya sangat mirip," ujar Benjamin kemarin. Dari
pengamatan, tumbukan itu menimbulkan bencana mahadahsyat yang merusak bentuk
dan semua kehidupan (jika ada) di planet tersebut.
Pada paparan di Jurnal Astrophysical
edisi Oktober 2008, tim gabungan dari UCLA, Tennessee State University,
California Institute of Technology menyebutkan, kedua planet itu sama-sama
mengelilingi bintang yang diidentifikasi sebagai BD +20 307, berjarak 300 juta
tahun cahaya dari bumi, dan berada di rasi bintang Aries. Uniknya, BD +20 307
diketahui adalah gabungan dua bintang, namun memiliki ukuran, berat, suhu yang
hampir sama dengan matahari.
Observasi tim ilmuwan tersebut mendukung gagasan bahwa tabrakan planet bisa
saja terjadi antara dua planet di sistem tata surya. Temuan itu juga
mengindikasikan bahwa objek seperti planet-planet dan bulan-bulan di tata surya
kita mungkin terdapat juga di sistem bintang lain.
Sumber jawapos