Ehipassiko Newsletter 001

56 views
Skip to first unread message

EHIPASSIKO NEWSLETTER

unread,
Oct 22, 2015, 6:33:24 AM10/22/15
to ehipassiko...@googlegroups.com

Segala yang dialami didahului pikiran,

dipelopori pikiran, diciptakan pikiran.

Jika orang berbicara atau berbuat dengan pikiran yang buruk,

maka penderitaan akan mengikutinya,

laksana roda mengikuti jejak.

-Dhammapada 1


Inline images 1

Inline images 2

Inline images 3

LIFE OF BUDDHA

INTERNATIONAL COLORING CONTEST

 

- Dipersembahkan dengan cinta oleh Ehipassiko Foundation, penerbit Buddhis Indonesia, demi kebaikan banyak orang, demi kebahagiaan banyak orang.

- Menguatkan keyakinan dan kecintaan anak kepada Buddha.

- Menggambarkan nilai moral Buddha kepada anak.

- Meningkatkan keterampilan motorik halus, daya cipta, nalar, dan ketekunan anak.

- 32 halaman gambar memesona yang siap diwarnai.

- Halaman berukuran lebar, 21 cm x 27 cm.

- Anda diperbolehkan mengunduh, mencetak, menyalin, membagi, dan menerjemahkan buku ini.

 

Kesertaan

- Kontes terbuka bagi anak di bawah 15 tahun di seluruh dunia.

- Kontes  dimulai 1 Oktober 2015 dan berakhir 30 November 2015.

- Satu orang hanya boleh mengirim satu karya.

- Karya harus sepenuhnya diwarnai sendiri oleh peserta.

- Untuk mengikuti, unduh e-book “Life of Buddha” (versi Indonesia atau Inggris) dari www.ehipassiko.net/ebook.php

- Pilih satu halaman yang ingin kamu warnai.

- Cetak halaman itu.

- Warnai menggunakan alat apa pun yang kamu suka.

- Mewarnai atau mengolah gambar secara digital tidak diperbolehkan.

- Scan atau foto karyamu dan email ke lifeofbudd...@gmail.com

Atau, kamu bisa kirim karyamu ke:

EHIPASSIKO FOUNDATION

JL. ASEM RAYA 306

JAKARTA 11510, INDONESIA

+62858888503388

- Cantumkan NAMA, UMUR, ALAMAT, NOMOR TELEPON.

- Karya harus diterima oleh Ehipassiko Foundation paling lambat 30 November 2015 jam 11:59 malam WIB melalui email atau surat.

- Semua karya terkirim menjadi milik Ehipassiko Foundation dan boleh dipergunakan atau diperbanyak dengan cara apa pun untuk keperluan apa pun oleh Ehipassiko Foundation tanpa imbalan tambahan dan tidak akan dikembalikan.

 

Penjurian

- Karya akan dinilai oleh Bagian Kreatif Ehipassiko Foundation.

- Karya akan dinilai berdasarkan kreativitas, keterampilan mewarnai, dan kemampuan seni.

- Sepuluh (10) pemenang akan ditentukan oleh dewan juri tanpa dipengaruhi pihak manapun.

- Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tak bisa diganggu gugat.

- Karya akan dinilai pada 1-15 Desember 2015.

 

Pengumuman

Nama, kota, negara, dan karya pemenang akan diumumkan di www.ehipassiko.net dan

www.facebook.com/ehipassikofoundation pada 16 Desember 2015.

- Ehipassiko Foundation akan menghubungi pemenang melalui email atau telepon pada 17-21 Desember 2015.

 

Hadiah

- Tiap pemenang akan dianugerahi sebuah piagam dan sebuah lukisan thangka Buddha asli.

- Hadiah akan dikirim pada 22 Desember 2015 dari Jakarta, Indonesia.

- Segala pajak yang berkenaan dengan hadiah menjadi tanggung jawab pemenang.


Inline images 4

Mari danai dan koleksi KOMIK DHAMMAPADA 9 & 10: Papa Vagga (Kelompok Kejahatan) & Danda Vagga (Kelompok Hukuman). 


Buku akan dibagi gratis ke Sanggha, Duta Dharma, Perpus, Stokis, Donatur. 


Dana sukarela via BCA 4900333833 Yayasan Ehipassiko, gunakan angka 1 sbg digit terakhir dana, misal Rp200.001. Lalu SMS nama, alamat, dana ke 085888503388 / BB Ehipassiko s.d. 31 Okt'15. 


26 jilid Komik Dhammapada akan kami terbitkan dalam masa produksi 7 tahun (2011-2018). Koleksilah lengkap mulai kini. 


Ehipassiko sudah dan sedang memproduksi lebih dari 50 judul Komik Tipitaka sebagai media yang efektif dan atraktif untuk belajar Dhamma dan sejarah Buddha. 


Komik Tipitaka, 

MEMBUAT TIPITAKA TERBACA. 


Inline images 5

Inline images 6

Pada tanggal 24-27 September 2015, Ehipassiko mengadakan Pelatihan Nasional VI bagi para Abdi Desa. Pada Pelatnas kali ini, Abdi Desa dibekali dengan pelatihan pandu meditasi anak, serta pelatihan mengenal bahasa tubuh, pelatihan jurnalistik, dan hypno-parenting dari Indomind Consulting.

Pada Pelatnas kali ini, tercatat selama 1 tahun kinerja terakhir, para Abdi Desa Ehipassiko memberikan pelayanan sebanyak 489 sesi bimbel gratis, 110 sesi sekolah mingguan buddhis, 115 sesi ceramah Dharma, 86 derma peti mati, 114 kali derma tunjangan orang sakit, 32 kali derma tunjangan kelahiran, 96 kali derma santunan umat jompo, 106 derma fasilitasi wihara, dan 199 sesi pandu meditasi bagi anak maupun dewasa.


Inline images 7

Inline images 8

Hai, namaku Andhika. Aku tinggal di desa Mareje, Lombok Barat. Aku tinggal bersama adik dan paman. Kami tinggal di bilik bambu. Orangtuaku sudah meninggal karena TBC. Rumahku sangat kecil, sehingga aku harus tidur di berugak, semacam pondok yang terbuka.


Sejak tahun 2010 aku mendapatkan beasiswa dari Yayasan Ehipassiko. Aku bahkan mendapatkan peringkat yang bagus di sekolah. Namun, pada sebuah tahun ajaran, aku tidak naik kelas.


Aku lalu ditemui Kak Siti Purwati. Ia Abdi Desa dari Yayasan Ehipassiko yang sedang bertugas di Lombok Barat. Kak Siti mendapat kabar dari warga yang berkata bahwa mungkin aku tertular TBC dari orangtuaku. 


Dengan dana dari Ehipassiko, Kak Siti membawaku ke rumah sakit. Setelah menjalani berbagai pemeriksaan, dokter pun menyatakan aku positif terkena TB Paru Milier! Kak Siti dan paman semakin cemas. "Aku akan sembuh, Kak! Aku akan sekolah lagi, aku tidak ingin sakit terus," kataku pada Kak Siti dengan semangat.


Dokter menganjurkan aku untuk makan makanan bergizi, juga banyak makan telur dan minum susu. Karena paman dan nenekku tak punya uang, Kak Siti membelikan aku susu dan telur lalu mengantarnya ke rumahku seminggu sekali. Kak Siti juga membawaku ke puskesmas beberapa minggu sekali untuk diperiksa.


Setelah kurang lebih satu tahun, aku dinyatakan sehat. Kak Siti kembali memberikan bantuan beasiswa untukku. Ia juga membawakan seragam dan perlengkapan sekolah untuk aku dan adikku. Horeee kini aku bisa sekolah dan menyongsong masa depan yang baik!


Inline images 9

 Inline images 1


Sumi, seorang guru agama Buddha dan Abdi Desa Ehipassiko di Desa Kapul, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Setiap minggu, ia mengendarai motor 1,5 jam dari rumahnya menuju Ampinang, sebuah dusun di Desa Mamigang, pedalaman tanah Dayak. Ia melewati hutan karet, kebun pisang, sawah padi, hutan bambu, dan hutan liar, menyusuri jalanan tanah berbatu yang terjal, menanjak, dengan bukit di kiri dan kanan. Dusun ini berada di tepi hutan, tidak ada listrik, tidak ada jalan, tidak ada warung.

Hampir seluruh warga di Ampinang beragama Buddha, namun jarang yang benar-benar paham Dharma. Sumi ingin membelajarkan Dharma kepada umat Buddha di sana. Pertama kali ke Ampinang, Sumi mengetuk satu per satu pintu rumah warga yang beragama Buddha. Ia menawarkan bimbel gratis dan sekolah mingguan kepada anak-anak di sana. Ajakan ini disambut hangat oleh umat. Bahkan, ada seorang umat yang menawarkan rumahnya untuk tempat bagi kegiatan ini.

Sumi tidak berhenti di Ampinang saja. Ia juga mengunjungi umat Buddha di dusun-dusun sekitar sana untuk mengajak mereka ikut berkegiatan Dharma. Salah satunya adalah Dusun Kurihai. Untuk menuju Kurihai, Sumi harus berjalan kaki mendaki gunung selama 4 jam. Meski baru pertama kali bertemu, umat menyambut hangat Sumi. Mereka sangat senang mengirim anak-anak mereka untuk bimbel dan sekolah mingguan di Ampinang.

Sampai kini, pembinaan umat Buddha di Ampinang sudah berlangsung 3 tahun. Selain bimbel dan sekolah mingguan, kini umat di sana sudah bisa merayakan Waisak dan perayaan Buddhis lainnya. Banyak juga anak yang tak kenal huruf, kini sudah bisa baca-tulis sejak ikut bimbel yang dirintis Sumi. 

Anak-anak di sana sangat ceria dan senang belajar Dharma, meski banyak yang harus berjalan berjam-jam melawan terik matahari, tanpa payung, tanpa topi, dan beberapa tanpa alas kaki.

Umat memimpikan memiliki sebuah cetiya agar lebih leluasa untuk belajar Dharma dan beribadah. Cetiya impian ini juga bisa digunakan oleh umat dari dusun lain untuk berteduh dan menginap saat hujan.

Berkat kedermawanan aktivis Ehipassiko, pada tahun 2014, umat berhasil memiliki sebidang lahan di Ampinang. Lahan ini kini siap dibangun cetiya. Ehipassiko akan membantu perizinan, pembangunan, dan prasarana cetiya di Ampinang ini. Anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp67.000.000.

Karena banyak mitra Dharma yang ingin bederma untuk pembangunan wihara/cetiya di pelosok, Ehipassiko membuka lahan dana untuk pembangunan cetiya di Ampinang. Dana bisa ditransfer ke BCA 4900333833 YAYASAN EHIPASSIKO. Gunakan angka 8 sebagai digit terakhir dana untuk memudahkan pendataan, contoh: Rp100.008. Beri keterangan: CETIYA DUSUN AMPINANG. Sms nama & dana ke 085888503388. Dana kami nantikan sampai dengan 31 Okt 2015.

Jika ada surplus, dana akan disalurkan untuk perbaikan dan prasarana wihara desa di pelosok negeri. Laporan dana akan dipublikasikan melalui FB Ehipassiko dan www.ehipassiko.net.


Inline images 12

Inline images 13

EFC Lampung bekerja sama dengan Abdi Desa Lampung Winarmi memberi bantuan kepada Pak Halihan tahap ke 2 untuk patah tulang pinggul, tangan, dan rahang yang retak.

Setelah itu, acara dilanjutkan ke Pesawaran untuk mengunjungi sekolah minggu di 14 wihara dengan mendermakan susu, roti, dan alat tulis kepada lebih dari 100 anak sekolah minggu. Pada kunjungan ini, EFC Lampung juga membagikan buku Dharma kepada 14 pengurus sekolah minggu. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan mengunjungi 5 desa untuk memberi derma kepada 9 KK kurang mampu.

Terima kasih kepada semua simpatisan & donatur yang telah mendukung acara ini. Semoga semua makhluk terbebas dari derita.


AGENDA EHIPASSIKO - OKT 2015

#STUDI

9: TANGERANG, ceramah Dharma, Indah Kiat.
14-16: PUNCAK, retret SMP Dharma Suci, Jhana Manggala.
23: JAKPUS, ceramah Dharma, Sekolah Kemurnian I.
25: MEDAN, Kursus Dharma Humanistik, W. Dhammadayada.

1 Okt -30 Nov: Life of Buddha International Coloring Contest. Unduh gratis e-book & ikuti ketentuannya di
www.ehipassiko.net


1-31: Galang dana KOMIK DHAMMAPADA 9&10. Dana Rp200.001 ke BCA 4900333833 Yay Ehipassiko. SMS nama, alamat ke 085888503388.

#AKSI
1: TEMANGGUNG, galang dana Ibu Nur.
2: SERANG, kunjungan RS Saraf & Jiwa.
4: PADANGSIDIMPUAN, pengadaan air bersih.
4: SUKABUMI, panti asuhan.
4: NIAS, SPP untuk panti asuhan.
11: NIAS, pelatihan meditasi.
11: BATAM 2, panti asuhan.
14: CILEGON, panti wreda.
17: MANADO, lepas satwa.
18: BANDA ACEH, derma sembako.
18: PEKANBARU, lepas satwa.
24: BEKASI, derma warga prasejahtera
25: PONTIANAK, galang dana bangun sekolah.
25: NIAS, lepas satwa.
29: NIAS, doa & makan bersama.

+BEASISWA: 2.531 siswa.
+ABDI DESA: 232 desa, bimbel 2.600 siswa, dana lahir, sakit, peti mati, sarana wihara. BCA 4900333833 Yay Ehipassiko.

#MEDITASI
31 Okt - 12 Nov: India-Nepal-SriLanka, Buddha Land Tour.

Inline images 14


Inline images 1


Inline images 2


Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages