Dua Puasa Ganti

1 view
Skip to first unread message

Terpsícore Deckelman

unread,
Aug 5, 2024, 3:08:19 AM8/5/24
to dustjabbobswild
Niatmengganti puasa Ramadhan dengan tulus dan sungguh merupakan hal yang penting, terutama karena terdapat berbagai situasi yang mungkin menghalangi seseorang untuk menjalankannya, seperti sakit, bepergian, atau kondisi khusus seperti kehamilan atau menstruasi pada seorang Muslimah.

Merujuk laman Rumaysho, seseorang yang memiliki puasa Ramadan yang tertunda bisa melakukan Qada (mengganti) puasanya sejak bulan Syawal. Namun, jika ada alasan yang menghambat seseorang untuk melunasinya segera setelah bulan Syawal, hal tersebut tidak menjadi masalah.


Meskipun ada kelonggaran untuk menunda mengganti puasa, tetapi disarankan untuk segera melakukannya dan tidak ditunda-tunda. Jika seseorang menunda hingga Ramadan berikutnya, menurut beberapa ulama, dia diwajibkan untuk mengganti puasanya dan membayar fidyah sekaligus.


Mengganti puasa Ramadhan dapat dilakukan pada kapan saja, semisal saat bulan Syawal, sebelum pertengahan bulan Syakban dan akhir bulan Syakban. Tetapi pastinya tidak boleh dilakukan saat hari terlarang seperti saat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal itu dilarang untuk berpuasa. Selain itu, ada juga Hari Raya Idul Adha, 10 Dzulhijjah, dan juga pada hari tasyrik yaitu 11, 10, dan 13 Dzulhijjah.


1. Jumlah hari puasa yang harus diganti sesuai dengan jumlah puasa yang tidak dilakukan selama Ramadan. Misalnya, jika tidak berpuasa selama 7 hari, maka harus menggantinya dengan berpuasa sebanyak 7 hari.


3. Disarankan untuk mengganti puasa qadha secara berurutan. Artinya, jika telah melewatkan puasa Ramadan selama 3 hari, lebih baik menggantinya dengan berpuasa selama 3 hari berturut-turut di luar Ramadan. Namun, jika memilih untuk menggantinya secara tidak berurutan, itu juga diperbolehkan.


Itulah niat Mengganti Puasa Ramadhan. Semoga kita diberikan kelancaran dalam melaksanakan ibadah puasa dan niat untuk mengganti puasa Ramadan dengan penuh keikhlasan dan ketulusan di hadapan Allah Swt.


Dilansir dari Arina.id Puasa Syawal adalah sebuah amalan sunnah yang dianjurkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan. Dilaksanakan selama enam hari di bulan Syawal, puasa ini menyimpan banyak keutamaan bagi umat Islam yang menjalankannya.


Salah satu keutamaan utama puasa Syawal adalah pahalanya yang disetarakan dengan berpuasa selama satu tahun penuh. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits Nabi Muhammad saw yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:


عن أَبِي أَيُّوبَ الأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وآله وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ


Menurut Syekh Dr. Ali Jumah, boleh hukumnya menggabungkan niat puasa qadha Ramadhan dan puasa sunah Syawal. Orang yang meniatkan puasa qadha digabungkan dengan puasa sunah, maka akan mendapat dua pahala, yakni atas puasa qadha Ramadhan dan sunah Syawal.


أما عن الجمع بين نية صوم هذه الأيام الستة أو بعضها مع أيام القضاء في شهر شوال فيجوز للمسلم أن ينوي نية صوم النافلة مع نية صوم الفرض فيحصل المسلم بذلك على الأجرين


Lebih lanjut, ketika seseorang berpuasa pada hari yang dianjurkan untuk puasa sunnah, misalnya puasa Arafah, puasa Asyura, dan Syawal niat tersebut secara otomatis sudah terhitung sebagai puasa di hari itu. Bahkan jika orang tersebut berniat puasa sunnah tersebut bersamaan dengan niat puasa lainnya, maka pahala untuk keduanya tetap bisa didapatkan.


وفي الكردي ما نصه في الأسنى ونحوه الخطيب الشربيني والجمال و الرملي الصوم في الأيام المتأكد صومها منصرف إليها بل لو نوى به غيرها حصلت إلخ زاد في الإيعاب ومن ثم أفتى البارزي بأنه لو صام فيه قضاء أو نحوه حصلا نواه معه أو لا. وذكر غيره أن مثل ذلك ما لو اتفق في يوم راتبان كعرفة يوم الخميس. إه


Lebih jauh lagi, dalam kitab al-Asybah wan Nazhair, Jilid I, halaman 21 terdapat penjelasan bahwa jika seseorang berpuasa pada hari yang dianjurkan puasa sunnah (seperti Arafah atau Syawal) dan juga berniat untuk mengganti puasa wajib yang tertinggal atau puasa lainnya, maka puasanya sah dan dia mendapatkan pahala keduanya. Ini berlaku jika dia tidak menentukan niat secara spesifik untuk salah satu puasa tersebut.


وَلَوْ صَامَ فِي يَوْمِ عَرَفَةَ مِثْلًا قَضَاءً أَوْ نَذْرًا أَوْ كَفَّارَةً وَنَوَى مَعَهُ الصَّوْمَ عَنْ عَرَفَةَ فَأَفْتَى الْبَارِزِيُّ بِالصِّحَّةِ وَالْحُصُولِ عَنْهُمَا. قَالَ: كَذَا إِنْ أَطْلَقَ. فَأَلْحَقَهُ بِمَسْأَلَةِ التَّحِيَّةِ


We firmly believe that the internet should be available and accessible to anyone, and are committed to providing a website that is accessible to the widest possible audience,regardless of circumstance and ability.


We aim to support the widest array of browsers and assistive technologies as possible, so our users can choose the best fitting tools for them, with as few limitations as possible. Therefore, we have worked very hard to be able to support all major systems that comprise over 95% of the user market share including Google Chrome, Mozilla Firefox, Apple Safari, Opera and Microsoft Edge, JAWS and NVDA (screen readers).


Despite our very best efforts to allow anybody to adjust the website to their needs. There may still be pages or sections that are not fully accessible, are in the process of becoming accessible, or are lacking an adequate technological solution to make them accessible. Still, we are continually improving our accessibility, adding, updating and improving its options and features, and developing and adopting new technologies. All this is meant to reach the optimal level of accessibility, following technological advancements. For any assistance, please reach out to


Dalam ajaran Islam, seseorang yang meninggalkan puasa di bulan Ramadhan wajib mengqadha atau mengganti puasa tersebut. Karena itu, seseorang yang hendak mengqadha puasa ramadhan, maka harus mengetahui niat puasa mengganti puasa ramadhan dengan tepat dan benar.


"Maka barang siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui".


Selain itu, bagi seseorang yang sedang melakukan puasa qadha juga diharuskan untuk menjauhi hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Dalam hal ini, seorang yang sedang mengqadha puasa disunnahkan untuk memperbanyak amalan-amalan seperti membaca Al-Quran dan berzikir.


Bulan Ramadhan sebagai bulan suci yang penuh dengan amalan-amalan yang dicintai Allah Swt. Salah satu amalan penyempurna ibadah puasa kita adalah Zakat Fitrah. Selain dapat menyucikan hati dan jiwa, Zakat Fitrah menjadi pilar keseimbangan sosial, pembuka pintu rezeki, dan amalan yang bisa menghadirkan rasa syukur dan kebermaknaan dalam hidup kita.


Sebagai Lembaga Pemerintah Nonstruktural yang mengelola dan mengkoordinasikan zakat secara nasional, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) saat ini dipercaya publik berkat komitmen dan program-programnya dalam menghimpun dan menyalurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). BAZNAS RI merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 8 Tahun 2001. Mari kunjungi laman Bayar Zakat, untuk melakukan zakat online. Semoga amal Jariyah kita senantiasa mengalir pahalanya, Aamiin Ya Rabb.


ويشترط لفرض الصوم من رمضان أو غيره كقضاء أو نذر التبييت وهو إيقاع النية ليلا لقوله صلى الله عليه وسلم: من لم يبيت النية قبل الفجر فلا صيام له. ولا بد من التبييت لكل يوم لظاهر الخبر.


Artinya: Disyaratkan memasang niat di malam hari bagi puasa wajib seperti puasa Ramadhan, puasa qadha, atau puasa nadzar. Syarat ini berdasar pada hadits Rasulullah saw, "Siapa yang tidak memalamkan niat sebelum fajar, maka tiada puasa baginya." Karenanya, tidak ada jalan lain kecuali berniat puasa setiap hari berdasar pada redaksi zahir hadits," (Lihat Syekh Sulaiman Al-Bujairimi, Hasyiyatul Iqna', [Darul Fikr, Beirut: 2007 M/1428 H], juz II).


Puasa qadha tidak boleh dilakukan pada Hari Raya Idulfitri 1 Syawal dan Hari Raya Iduladha 10 Dzulhijjah. Puasa juga tidak boleh dilakukan dan dihitung haram jika dilakukan pada hari-hari tasyrik yakni, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.


Puasa qadha Ramadan adalah kegiatan mengganti puasa Ramadan di luar bulan suci Ramadan. Sementara itu, puasa Syawal adalah ibadah sunah yang dilakukan saat bulan Syawal, tepatnya satu bulan setelah Ramadan.


Atas adanya perbedaan pendapat di kalangan ulama, Dewan Ulama Senior Syekh Ali Jum'ah menyampaikan seorang muslim boleh menggabungkan niat puasa Syawal dan puasa qadha Ramadhan sehingga yang bersangkutan memperoleh dua pahala.


Meski begitu, Syekh Ali Jum'ah menekankan, "Lebih sempurna dan lebih utama jika kedua puasa tersebut dilakukan secara terpisah." Sebab menurutnya, mendapat pahala ganda bukan berarti memperoleh pahala secara penuh.


Membayar utang puasa Ramadan atau meng-qadha puasa Ramadan dianjurkan untuk didahulukan, baru setelahnya melakukan ibadah puasa sunah Syawal. Berikut keterangan Al-Khatib As-Syarbini dalam kitab Mughnil Muhtaj pada jilid pertama.


Artinya, "Kalau seseorang mengqadha puasa, berpuasa nadzar, atau berpuasa lain di bulan Syawal, apakah mendapat keutamaan sunnah puasa Syawal atau tidak? Saya tidak melihat seorang ulama berpendapat demikian, tetapi secara zahir, dapat. Tetapi memang ia tidak mendapatkan pahala yang dimaksud dalam hadits khususnya orang luput puasa Ramadhan dan mengqadhanya di bulan Syawal karena puasanya tidak memenuhi kriteria yang dimaksud. Karena itu sebagian ulama berpendapat bahwa dalam kondisi seperti itu ia dianjurkan untuk berpuasa enam hari di bulan Dzul qa'dah sebagai qadha puasa Syawal".

3a8082e126
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages