Fw: Melihat Perkeretaapian Di China

32 views
Skip to first unread message

Grie Early

unread,
Mar 24, 2013, 1:35:56 PM3/24/13
to Pengurus DPD SPKA 5 Pwt, happyari...@yahoo.com, Imam Tri Nugroho Daop 5
Hari ini saya memberikan arahan pada 105 insan KAI (termasuk 1 reporter Kompas.com) utk keberangkatan melihat perkeretaapian di China.

Saya kemudian berkomunikasi dengan salah seorang peserta pada kelompok sebelumnya. Sangat menarik untuk disimak dan membuat saya terkesima.

Beberapa cuplikan penting sbb:

1. Pelayanan di China mulai dibangun di era awal 1990an, jadi baru berusia sktr 20 tahunan dan sudah mengalahkan perkewretaapian di tanah air.

2. Peserta tersebut juga heran bahwa kepedulian kerja di China amat jauh lebih baik ketimbang di KAI.

3. Tidak ada usaha dalam bentuk apapun yang masuk kantong pribadi, tapi semua masukke perusahaan secara resmi, lalu saya menimpali bahwa pada umumnya disana berpaham komunis (dan atheis/tidak mengenal Tuhan) lho di dalam kehidupannya sehari hari.

4. Peserta tersebut juga mempertanyakan besaran dana perawatan sarana dan prasarana selama ini berpuluh puluh tahun kog hasilnya sangat minimal ya, uangnya pada kemana semua? Ini yang perlu dijawab oleh jajaran Sarana dan Prasarana.

Saya amat terkejut dengan cerita ini dan saya menarik kembali pandangan saya bahwa sebelum tahun 2009, sudah tidak usah diungkit lagi. Sekarang semua harus diperiksa oleh SPI dan harus diperiksa ulang. Kalau SPI tidak mampu, saya akan minta BPK RI untuk melakukan peneriksaan sampai jauh kebelakang.

Mengapa harus diperiksa ulang? Supaya kita semua tidak beralasan klise kalau sekarang lebih murah, nanti yang dulu2 khan jadi masalah, makanya lebih baik yang dulu2 diperiksa sampai tuntas dan kita lihat apakah bisa berpotensi masalah hukum atau tidak, supaya semua tidak fitnah dan semua menjadi wajar dengan cepat.

Saya akan segera menghubungi SPI untuk membuat program ini, beranikah SPI? Saya akan kabari segera.

5. Menurut peserta tersebut bahwa akar rumputpun merasakan dan ikut dalam perubahan besar atas kultur KAI yang makin bersih dan melayani serta tidak cuma berpolitik di dalam KAI. Saya katakan, berpolitik di dalam perusahaan itu seperti orang "banci". Kalau mau berpolitik, ikutlah partai dan keluar dari KAI lalu calonkan diri sebagai wakil rakyat atau apalah yang memang domain politik.

Pegawai tidak perlu diperjuangkan karena selama bekerja baik dan benar, maka perusahaan akan maju dan tumbuh sehingga kesejahteraan akan membaik dari waktu ke waktu.

Selamat bekerja.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages