Naskah Drama Danau Toba

0 views
Skip to first unread message

Heike Fallago

unread,
Aug 3, 2024, 4:53:39 PM8/3/24
to doungeluabra

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan meningkatkan kemampuan menulis naskah drama dengan pendekatan kontekstual berbasis hypnoteaching asal-usul cerita rakyat danau toba siswa kelas VIII SMP Sultan Iskandar Muda Medan. Jenis penelitian yang diterapkan adalah penelitian tindakan kelas. Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Sultan Iskandar Muda Medan tahun pelajaran 2022/2023, sedangkan materi penelitiannya adalah kemampuan menulis naskah drama di media popular danau toba. Teknik pengumpulan data dengan teknik tes, observasi dan dokumentasi. Kajian dilakukan dalam dua periode yang masing-masing direncanakan berdasarkan rincian kegiatan setiap pertemuan sebagai berikut : (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Uji keakuratan data dengan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis naskah drama mengalami peningkatan VIII SMP Sultan Iskandar Muda Medan dengan menggunakan pendekatan kontekstual berbasis cerita rakyat asal-usul danau toba. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan hasil belajar dari siklus 1 ke siklus 2. Pada siklus 1 siswa. yang tuntas sebesar 44,5% dengan kategori cukup dan terjadi peningkatan pada siklus 2 dengan jumlah siswa yang tuntas 86,1% dengan kategori baik.

Bola.com, Jakarta - Drama adalah satu di antara kegiatan yang mungkin kerap dilakukan saat masih duduk di bangku sekolah. Bahkan istilah drama kerap digunakan untuk memberikan diksi terhadap cerita dalam kehidupan seseorang.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring, drama adalah komposisi syair atau prosa yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku (akting) atau dialog yang dipentaskan.

Ada seorang pemuda yatim piatu yang sangat miskin yaitu bernama Tuba. Tuba tinggal di sebelah utara Pulau Sumatra seorang diri. Ia menjalani kehidupannya dengan bertani dan memancing di laut. Pada suatu hari, Tuba memancing di laut dan menadapatkan seekor ikan yang aneh.

Putri ikan: Iya betul. Aku adalah seekor ikan emas, dulunya aku dikutuk oleh dewa karena melanggar suatu aturan. Nah, jika tubuhku tersentuh tangan maka wujud aku akan berubah seperti makhluk yang sudah menyentuh tubuhku. Karena kamu telah menyentuhku maka wujudku berubah sepertimu, yaitu manusia.

Tuba: Aku akan menjaga rahasia ini kepada siapa pun. Kemudian mereka pun menikah. Dari pernikahannya Tuba dan Putri ikan dikaruniai satu anak. Namun, anak tersebut selalu merasa lapar dan setelah diberi makan pun, tetap saja merasa lapar.

Hingga pada suatu hari dia menghabiskan makanan yang ada di meja untuk orang tuanya. Ketika ayahnya pulang dari ladang dan merasa lapar, ternyata di mejanya tidak ada makanan sedikit pun. Akhirnya Tuba tidak bisa mengontrol amarahnya hingga dia memarahi anak tersebut.

Tuba memarahi anaknya, hingga keluar kata-kata, "dasar anak ikan makanya kau tidak pernah merasa kenyang". Setelah itu anaknya pergi dan menangis menyusul ibunya di ladang. Tuba baru sadar kalau dia telah melanggar janjinya, membuka rahasia.

Akhir cerita, Putri ikan dan anaknya pergi ke atas langit dan meninggalkan Tuba. Di tempat berdirinya sang istri Tuba dan anak laki-lakinya, tiba-tiba keluar air yang makin lama makin deras hingga menenggelamkan Tuba dan menjadi sebuah danau.

Pada suatu hari, sedang diadakan ujian semester di sekolah. Mata pelajaran yang diujikan yaitu matematika. Adi, Banu, Sita, Dini, dan Budi yang duduk saling berdekatan mengadakan suatu percakapan, dikarenakan mereka kewalahan melihat soal di kertas ujian yang cukup sulit.

Setelah Budi menyelesaikan ujiannya, ia ikut keluar dan menghampiri keempat kawan serta ikut hormat seperti sahabat-sahabatnya. Akhirnya mereka menjalani hukuman bersama dan menyadari akan kesalahannya.

Malin Kundang adalah seorang anak tunggal dari seorang ibu yang bernama Mande. Lantaran di tanah kelahirannya mereka hidup susah, Malin Kundang memutuskan pergi kota untuk mengadu nasib dan mencari pekerjaan.

Akhirnya, Malin Kundang menjadi seorang yang sukses dan menikah dengan saudagar kaya. Ketika ia kembali ke kampung halamannya bersama sang istri. ia sudah tidak mengakui ibu kandungnya. Kemudian ibu Malin Kundang berdoa, akhirnya Malin Kundang dan istrinya tersambar petir dan anehnya tubuh mereka berubah menjadi batu.

Malin: Dasar wanita tua. Jangan sekali-kali kau mengaku kalau aku ini adalah anakmu. Ibuku bukan seorang wanita tua renta sepertimu, ia sudah meninggal sejak aku masih kecil. Pergilah dari sini, jangan sampai mengotori kapal milikku.

Mande: (Mendengar kata-kata umpatan dari anak laki-lakinya ia menangis dan menahan kesedihan). Kemudian Ia menengadahkan tangan ke atas sambil berdoa kepada Tuhan. Ya Tuhan, kenapa anakku berubah seperti itu, apa salahku? Jika memang dia bukan anakku maka maafkanlah kesalahan pemuda itu. Namun, jika ia adalah anakku maka hukumlah dia karena ia telah durhaka kepada ibunya.

Tiba-tiba datang suara gemuruh dan petir pun menggelegar. Badai sangat besar itu menyambar kapal Malin Kundang dan kemudian terbalik. Sedangkan petir menyambar tubuh Malin dan istrinya. Anehnya tubuh Malin dan istrinya tiba-tiba berubah menjadi batu.

Pada suatu pagi yang cerah. Aprilia dan Veronika sedang di perpustakaan membaca buku Biologi. Pasalnya, di siang hari akan diadakan ulangan mata pelajaran Biologi. Kemudian tiba-tiba datang sahabat mereka, yaitu Anggi.

Pada jam istirahat, Wantara memilih diam dan duduk di bangkunya karena belum memiliki teman. Semua teman-temannya juga masih sungkan untuk mendekatinya. Tiba-tiba Aprilia, Veronica, dan Anggi menghampirinya dan mengajak kenalan.

Bu Guru: Oh, begitu ya? Wantara merupakan salah satu korban tsunami Sulawesi beberapa bulan lalu yang selamat. Kedua orang tuanya meninggal karena amukan ombak tsunami. Kini tinggal ia dan adik perempuannya yang masih kelas 4 SD, sekarang sekolahnya juga pindah di kota ini.

Di sini mereka tinggal bersama keluarga pamannya. Namun, pamannya tadi pagi bercerita sama ibu, kalau keluarganya ini tidak mampu. Jadi tidak bisa memberikan uang saku kepada ponakannya tersebut. Jadi, Wantara suruh berhemat dan dibawakan bekal nasi agar tidak kelaparan di sekolah.

Ya sudah, ibu hanya ingin cerita begitu sama kalian. Jadilah teman yang baik untuk Wantara agar ia tidak merasa kesepian. Akhirnya ketiga sahabat ini terus memikirkan Wantara dan mereka memiliki ide untuk membawa bekal makan agar bisa menikmati makan bersama.

Semenjak itu, Wantara merasa memiliki keluarga baru dan ia makin kuat menjalani hari-harinya. Banyak teman-teman di kelas yang juga ikut membawa bekal dan pada jam istirahat mereka makan bersama-sama, suasana di kelas itu makin menyenangkan.

c80f0f1006
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages