One of the special gifts the Prophet Muhammad صَلَّى ٱللَّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ was graced with was jawami al-kalim. Speech that was concise, yet comprehensive and full of meaning. We find this beautiful manner of speaking again and again in the prophetic narrations (hadith). Which demonstrate a brevity of language that is just as impactful as it is eloquent and insightful.
Hadis Sahih merupakan hadis yang baik dan diterima dalam ajaran Islam. Sedangkan Hadis Daif merupakan hadis yang kurang baik dengan alasan tertentu. Kedua hadis tersebut ditemukan dalam beragam kitab hadis yang disusun ulama hadis. Namun, dalam pencariannya terkadang sulit apalagi dalam rimba ribuan kitab hadis yang jarang dikaji.
Jika kita telisik lebih dalam, ternyata dalam software inipun banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan disamping keunggulannya adalah dapat mengetahui kedudukan hadis. Beberapa manfaat yang bisa didapatkan yakni; hadis-hadisnya telah diberi harakat sehingga memudahkan bagi pembaca dan memudahkan peneliti dalam memahami makna atau arti dari setiap hadis yang ingin dikaji. Selain itu, software ini bisa diaplikasikan berdasarkan tematik. Sehingga, ketika peneliti ingin mengetahui beberapa hadis dengan tema tertentu maka bisa langsung didapatkan banyak hadis hanya dengan satu kali klik. Kemudian software ini juga bisa membandingkan isi dari beberapa kitab yang lainnya. Untuk itu, peneliti bisa membandingkan kelebihan atau kekurangan hadis yang ingin dikaji berdasarkan kitab-kitab besar pembanding.
Setelah itu, maka software jawami al-kalim sudah dapat digunakan dengan berbagai manfaat dan keunggulan yang telah disediakan. Jika sudah terpasang dengan benar, maka peneliti juga harus mengetahui bagaimana langkah-langkah mencari hadis yang akan dikaji serta agar dapat dibandingkan dengan kitab-kitab hadis yang lainnya.
Selanjutnya bar kelima ada Syuruh. Berisi tentang kitab kitab syarah. Bar selanjutnya yang keenam ada tabwib. Menjelaskan tentang bab bab suatu kitab hadits yang mencantumkan hadits yang dicari, di tandai dengan warna merah. Bar ketujuh menunjukan Qiroatul Masdar. Berfungsi untuk menunjukan keseluruhan lafadz hadits guna memudahkan membacanya. Selanjutnya bar terakhir, Bitoqotul Kitab, menunjukan informasi kitab baik dari segi pengarang, pentahqiq, penerbit dan kota penerbit.
Sebagai sebuah ijthad dalam rangka mengembangkan kajian Studi Hadis di Indonesia dibentuklah sebuah perkumpulan yang dinamakan dengan Asosiasi Ilmu Hadis Indonesia (ASILHA). Sebagai sebuah perkumpulan ASILHA menghimpun beragam pemerhati hadis di Indonesia. Himpunan ini terdiri atas akademisi dan praktisi hadis di Indonesia dengan memiliki tujuan yang sama.
c80f0f1006