suyoto
unread,Jun 22, 2011, 11:30:48 PM6/22/11Sign in to reply to author
Sign in to forward
You do not have permission to delete messages in this group
Either email addresses are anonymous for this group or you need the view member email addresses permission to view the original message
to doktergigi
Pertanyaan yang sering menjadi perhatian orang yang akan membeli
sebuah DVR system adalah berapa lama / berapa banyak DVR akan dapat
menyimpan video yang ditangkap oleh CCTV CAMERA. Banyak pula orang
yang beranggapan bahwa kualitas DVR yang akan menentukan kapasitas
yang dimiliki oleh DVR System. Artikel ini akan mencoba menjelaskan
faktor apa sajakah yang menentukan kapasitas penyimpanan pada sebuah
DVR System, bagaimana faktor – faktor ini mempengaruhi kapasitas
penyimpanan pada DVR. DVR System yang dimaksud pada artikel ini
dibatasi hanya pada Digital DVR
Sebelum memahami apa saja yang menentukan kapasitas pada sebuah DVR,
perlu dipahami terlebih dahulu apakah sebenarnya DVR. DVR digunakan
untuk menyimpan data video yang ditangkap oleh CCTV Camera. Pada
Digital DVR data yang disimpan harus dikonversi terlebih dahulu
menjadi data digital. Proses konversi umumnya dilakukan sendiri oleh
DVR System. Jadi ukuran data digital hasil konversi ini yang akan
menentukan seberapa cepat kapasitas DVR akan terisi penuh.
Ukuran data digital pada DVR System ditentukan oleh beberapa faktor
penting:
• Jumlah Kamera: semakin banyak jumlah CCTV Kamera, maka akan semakin
banyak data yang ditangkap dan dikonversi menjadi data digital.
• Jumlah Frame per Second (fps) / Resolusi: video digital merupakan
kumpulan frame yang dirangkai secara sequential. Hal ini menyebabkan
semakin tinggi frame per second, maka video digital akan tampak
semakin halus, dan tentunya juga akan membuat ukuran data akan semakin
besar.
• Ukuran Frame: semakin besar ukuran frame maka akan semakin besar
pula ukuran data video. Terdapat beberapa ukuran frame yang umum
digunakan pada DVR System, seperti: 352×288 PAL (CIF / Common
Intermediate Format), 704×576 PAL (D1 / Full Frame).
• Kualitas Video: data analog yang dikonversi menjadi data digital
menggunakan standard format video. Standard format ini akan menentukan
seberapa tepat video digital merepresentasikan kondisi aktual. Video
yang memiliki kualitas baik umumnya menyimpan informasi yang lebih
detail dan tentunya ukuran yang lebih besar.
• Lama Waktu Perekaman: semakin panjang waktu perekaman maka ukuran
video akan semakin besar.
Berdasarkan faktor – faktor diatas, dengan asumsi 1 kamera, 1 frame
per second, Full Frame (D1), Kualitas standard, 1 hari, ukuran data
video secara empiris kurang lebih 330 MB. Bila menggunakan ukuran
frame CIF, ukuran video menjadi 145 MB.
Berdasarkan satuan data di atas maka kita dapat melakukan kalkulasi
ukuran data video pada sebuah CCTV system. Sebagai contoh, bila dalam
sistem terdapat 4 kamera, video direkam 10 frame per second, full
frame, kualitas standard, selama 30 hari, maka estimasi ukuran data
video menjadi 4 x 10 x 30 x 330 MB = 396000 MB = 396 GB. Hal ini
berarti, CCTV System harus memiliki kapasitas peyimpanan (hard disk)
sekurang – kurangnya 396 GB untuk dapat menyimpan data sesuai asumsi
di atas.
FOCUS TEHNIK/ SUYOTO
021-95965457 / 085718356352