Tak ada satupun manusia yang dapat menolak akan datangnya suatu penyakit. Berat atau ringan mau tak mau harus tetap dihadapi.
Sebagai
seorang muslim penyakit merupakan salah satu anugerah yang tetap harus
disyukuri, karena ketika kita dalam keadaan sakit sesungguhnya Allah
menginginkan kita “ber-istirahat” sejenak dari segala kesibukan
sebelumnya. Allah menjanjikan pahala apabila dihadapi dengan kesabaran
dan dosa-dosa telah lalu akan diampuni dikarenakan kesabaran tersebut.
Rasa
sakit yang dirasakan / diderita oleh salah satu anggota tubuh akan
turut dirasakan oleh anggota tubuh lainnya. Begitupun apabila ada salah
seorang dari sesama muslim merasakan suatu penyakit, maka muslim yang
lainnya harus dapat merasakan beban penderitaan yang dialami oleh
seorang muslim yang sedang sakit tersebut. Karena di dalam islam kita
semua adalah bersaudara.
“Innamal mu’minuuna ikhwatun fa-ashlihuu bai-na akhawaikum wattaqullaaha la’allakum turhamuun.” (Al-Hujurat : 10)
(Sesungguhnya
orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua
saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu
mendapat rahmat).
Rasulullah SAW bersabda :
“Mu’min
itu ibarat satu tubuh, maka apabila salah satu anggota tubuh ada yang
sakit maka anggota tubuh yang lain akan ikut merasakan”.
Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam, beliau bersabda :
“Barang
siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan
melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang
menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di
dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutup aib seorang muslim,
pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah
senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba-Nya itu suka menolong
saudaranya. Barang siapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, pasti
Allah memudahkan baginya jalan ke surga. Apabila berkumpul suatu kaum
di salah satu masjid untuk membaca Al Qur’an secara bergantian dan
mempelajarinya, niscaya mereka akan diliputi sakinah (ketenangan),
diliputi rahmat, dan dinaungi malaikat, dan Allah menyebut nama-nama
mereka di hadapan makhluk-makhluk lain di sisi-Nya. Barangsiapa yang
lambat amalannya, maka tidak akan dipercepat kenaikan derajatnya”.
(Lafazh riwayat Muslim)
[Muslim no. 2699]
Merujuk
kepada dalil-dalil tersebut di atas, saat ini salah satu dari sahabat
Muallaf UBMI mengalami sakit yang cukup serius, dan memerlukan
penanganan operasi secepatnya. Hanya saja hal itu belum dapat
dilaksanakan karena terbentur dengan masalah biaya operasi yang
mencapai 15 juta rupiah.
“Alhamdulillahi
Rabbil’alamin…atas izin Allah SWT saya boleh ada sampai sekarang
ini..bersyukur atas sgl rizki dan nikmat yang boleh saya rasakan hingga
saat ini..terlebih atas hidayah yang diberikan kepada saya sehingga
saya menjadi seorang Muallaf.
Saya juga
mengucapkan terimakasih kepada para pengurus dari Group UBMI ini yang
sudah mengajak saya untuk bergabung dan jg berbagi bersama
saudara-saudara Muallaf lainnya. Bahkan untuk menuliskan cerita saya
ini yang sejujurnya sangat berat untuk saya dan mau tidak mau harus
menahan rasa malu.
Nama
saya adalah Filly Khumairoh..(sebelumnya Octafillyanty Purnamasari
Rumamby). Alhamdulillah saya adalah single parent dengan 3 orang putra.
Saya dan suami berpisah dan setelah itulah saya mendapat hidayah untuk
menjadi Muallaf. InshaAllah dengan status saya sekarang ini dan
kondisi kesehatan saya sekarang, saya masih diberi kekuatan untuk
memberikan perhatian cukup kepada anak-anak saya. Alhamdulillah saya
menjadi Muallaf sebelum bulan Ramadhan kemarin, dan saya pun diberi
kesempatan juga kemudahan dalam menjalankan puasa pertama saya selama 1
bulan..Saya bersyukur pada Allah SWT atas segala rizki dan kenikmatan
yang saya rasakan dalam menjalankan puasa Ramadhan kemarin. InshaAllah
saya senantiasa diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan
status saya sbg Muallaf sekarang.
Sesungguhnya
berat dan malu untuk menyampaikannya, namun kondisi saya sekarang ini
membuat saya mau tidak mau mencoba untuk memberanikan diri melakukan
ini. Jujur, sekarang ini saya sedang mengidap penyakit yang cukup
serius. Saya hanya mengutarakan hal ini kepada Sdri.Anna Althofunnisa
yang dulu adalah rekan kerja saya semasa di Balikpapan. Sekarang saya
berada di Bali dan bekerja di salah satu perusahaan swasta sebagai
karyawan biasa. Saya bertemu Anna kembali di Facebook sudah sebagai
seorang Muallaf dan akhirnya saya pun mengutarakan bahwa saya baru
menjadi Muallaf. Saya pun memutuskan untuk sharing dengan Anna karena
statusnya yang juga sebagai Muallaf. Saya pikir Anna bisa membantu saya
untuk menjalani status saya yang baru menjadi Muallaf. Akhirnya saya
pun bergabung di Group UBMI atas invitation dari Anna. Singkat cerita
saya menghubungi Anna untuk menceritakan penyakit saya ini dan meminta
izin untuk sharing di group ini untuk bantuan dana operasi.
Di
mulut rahim saya saat ini terdapat tumor yang berukuran 2x4cm dan
kista (mohon ma’af) di daerah kemaluan saya berukuran 10x10cm..dan hal
itu baru terdiagnosa sekarang ini. Menurut dokter yang menangani
penyakit saya..saya harus segera dioperasi dan biaya operasi itu
sekitar 15juta. Jujur saya shock dan tidak tau harus mencari kemana
uang sebanyak itu. Tapi saya sadar kalo saya harus berusaha dan berdoa.
Melalui
group ini saya berharap rekan-rekan berkenan untuk membantu saya
seikhlasnya..dan mendo’akan saya. Berapapun nilai yang disumbangkan ke
saya akan saya terima dengan rasa syukur dan berharap Allah akan
membalas dengan melimpahkan rizki berlipat-lipat ganda setiap tangan
yang telah ikhlas membantu saya.
Saya berharap Anna dan rekan-rekan pengurus UBMI yang ada berkenan membantu saya.”
Note :
- Untuk
meyakinkan keterangan yang sudah disampaikan, beliau (Sdri.Filly
Khumairoh) telah mengirimkan bukti diagnosa dari dokter yang menangani
beliau dan sertifikat Muallaf melalui e-mail Sdri.Anna, telah di
teruskan ke alamat e-mail Ust.M.Husni Hasibuan (Ketua UBMI) dan Ibu
Kasmini untuk diketahui.
- Sumbangan yang akan ditujukan kepada Sdri.Filly Khumairoh dapat disalurkan ke Rek.UBMI a.n Kasmini QQ UBMI 0220024522…Jazakumullaahu Khairan Katsiira…
(untuk pak Sumadi siapa tahu bisa dibantu share forward ke milis BDI Pertamina, syukron)
Contact Person : Ibu Anie - 08125342347 dan Ustz.Husnah 081350867660