Re: [Pengurus-DKM-Istiqamah] Bantuan untuk Sdri Filly

2 views
Skip to first unread message

m.sa...@gmail.com

unread,
Oct 29, 2011, 2:31:39 AM10/29/11
to Pengurus-DK...@yahoogroups.com, DKM Istiqamah, Sumadi
Saya menyarankan sebaiknya berobat alternatip,di Magelang ada dokter Imam,beliau telah banyak diberikan Allah kekuatan menolong penderita Khista,Tetangga saya di Jogya sudah 9 Cm,Alhamdulillah dapat sembuh.Biaya berobatnya sukarela.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: Muhammad Nasrullah <nash...@yahoo.com>
Date: Sat, 29 Oct 2011 09:32:10 +0800 (SGT)
Subject: [Pengurus-DKM-Istiqamah] Bantuan untuk Sdri Filly

 

FUNDRAISNG FOR FILLY

oleh Anna Althofunnisa pada 29 Oktober 2011 jam 8:44
Tak ada satupun manusia yang dapat menolak akan datangnya suatu penyakit. Berat atau ringan mau tak mau harus tetap dihadapi.
Sebagai seorang muslim penyakit merupakan salah satu anugerah yang tetap harus disyukuri, karena ketika kita dalam keadaan sakit sesungguhnya Allah menginginkan kita “ber-istirahat” sejenak dari segala kesibukan sebelumnya. Allah menjanjikan pahala apabila dihadapi dengan kesabaran dan dosa-dosa telah lalu akan diampuni dikarenakan kesabaran tersebut.
Rasa sakit yang dirasakan / diderita oleh salah satu anggota tubuh akan turut dirasakan oleh anggota tubuh lainnya. Begitupun apabila ada salah seorang dari sesama muslim merasakan suatu penyakit, maka muslim yang lainnya harus dapat merasakan beban penderitaan yang dialami oleh seorang muslim yang sedang sakit tersebut. Karena di dalam islam kita semua adalah bersaudara.
 
“Innamal mu’minuuna ikhwatun fa-ashlihuu bai-na akhawaikum wattaqullaaha la’allakum turhamuun.”  (Al-Hujurat : 10)
 
(Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat).
 
Rasulullah SAW bersabda :
 
“Mu’min itu ibarat satu tubuh, maka apabila salah satu anggota tubuh ada yang sakit maka anggota tubuh yang lain akan ikut merasakan”.
 
Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam, beliau bersabda :
 
 “Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutup aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba-Nya itu suka menolong saudaranya. Barang siapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, pasti Allah memudahkan baginya jalan ke surga. Apabila berkumpul suatu kaum di salah satu masjid untuk membaca Al Qur’an secara bergantian dan mempelajarinya, niscaya mereka akan diliputi sakinah (ketenangan), diliputi rahmat, dan dinaungi malaikat, dan Allah menyebut nama-nama mereka di hadapan makhluk-makhluk lain di sisi-Nya. Barangsiapa yang lambat amalannya, maka tidak akan dipercepat kenaikan derajatnya”. (Lafazh riwayat Muslim)
[Muslim no. 2699]
 
Merujuk kepada dalil-dalil tersebut di atas, saat ini salah satu dari sahabat Muallaf UBMI mengalami sakit yang cukup serius, dan memerlukan penanganan operasi secepatnya. Hanya saja hal itu belum dapat dilaksanakan karena terbentur dengan masalah biaya operasi yang mencapai 15 juta rupiah.
 
 “Alhamdulillahi Rabbil’alamin…atas izin Allah SWT saya boleh ada sampai sekarang ini..bersyukur atas sgl rizki dan nikmat yang boleh saya rasakan hingga saat ini..terlebih atas hidayah yang diberikan kepada saya sehingga saya menjadi seorang Muallaf.
Saya juga mengucapkan terimakasih kepada para pengurus dari Group UBMI  ini yang sudah mengajak saya untuk bergabung dan jg berbagi bersama saudara-saudara Muallaf lainnya. Bahkan untuk menuliskan cerita saya ini yang sejujurnya sangat berat untuk saya dan mau tidak mau harus menahan rasa malu.
Nama saya adalah Filly Khumairoh..(sebelumnya Octafillyanty Purnamasari Rumamby). Alhamdulillah saya adalah single parent dengan 3 orang putra. Saya dan suami berpisah dan setelah itulah saya mendapat hidayah untuk menjadi Muallaf. InshaAllah dengan status saya sekarang ini dan kondisi kesehatan saya sekarang, saya masih diberi kekuatan untuk memberikan perhatian cukup kepada anak-anak saya. Alhamdulillah saya menjadi Muallaf sebelum bulan Ramadhan kemarin, dan saya pun diberi kesempatan juga kemudahan dalam menjalankan puasa pertama saya selama 1 bulan..Saya bersyukur pada Allah SWT atas segala  rizki dan kenikmatan yang saya rasakan dalam menjalankan puasa Ramadhan kemarin. InshaAllah saya senantiasa diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan status saya sbg Muallaf sekarang.
Sesungguhnya berat dan malu untuk menyampaikannya, namun kondisi saya sekarang ini membuat saya mau tidak mau mencoba untuk memberanikan diri melakukan ini. Jujur, sekarang ini saya sedang mengidap penyakit yang cukup serius. Saya hanya mengutarakan hal ini kepada Sdri.Anna Althofunnisa yang dulu adalah rekan kerja saya semasa di Balikpapan. Sekarang saya berada di Bali dan bekerja di salah satu perusahaan swasta sebagai karyawan biasa. Saya bertemu Anna kembali di Facebook sudah sebagai seorang Muallaf dan akhirnya saya pun mengutarakan bahwa saya baru menjadi Muallaf. Saya pun memutuskan untuk sharing dengan Anna karena statusnya yang juga sebagai Muallaf. Saya pikir Anna bisa membantu saya untuk menjalani status saya yang baru menjadi Muallaf. Akhirnya saya pun bergabung di Group UBMI atas invitation dari Anna. Singkat cerita saya menghubungi Anna untuk menceritakan penyakit saya ini dan meminta izin untuk sharing di group ini untuk bantuan dana operasi.
Di mulut rahim saya saat ini terdapat tumor yang berukuran 2x4cm dan kista (mohon ma’af) di daerah kemaluan saya berukuran 10x10cm..dan hal itu baru terdiagnosa sekarang ini. Menurut dokter yang menangani penyakit saya..saya harus segera dioperasi dan biaya operasi itu sekitar 15juta. Jujur saya shock dan tidak tau harus mencari kemana uang sebanyak itu. Tapi saya sadar kalo saya harus berusaha dan berdoa.
Melalui group ini saya berharap rekan-rekan berkenan untuk membantu saya seikhlasnya..dan mendo’akan saya. Berapapun nilai yang disumbangkan ke saya akan saya terima dengan rasa syukur dan berharap Allah akan membalas dengan melimpahkan rizki berlipat-lipat ganda setiap tangan yang telah ikhlas membantu saya.
Saya berharap Anna dan rekan-rekan pengurus UBMI yang ada berkenan membantu saya.”
 
Note :
 
Untuk meyakinkan keterangan yang sudah disampaikan, beliau (Sdri.Filly Khumairoh) telah mengirimkan bukti diagnosa dari dokter yang menangani beliau dan sertifikat Muallaf melalui e-mail Sdri.Anna, telah di teruskan ke alamat e-mail Ust.M.Husni Hasibuan (Ketua UBMI) dan Ibu Kasmini untuk diketahui.
 
-   Sumbangan yang akan ditujukan kepada Sdri.Filly Khumairoh dapat disalurkan ke Rek.UBMI a.n Kasmini QQ UBMI  0220024522…Jazakumullaahu Khairan Katsiira…


(untuk pak Sumadi siapa tahu bisa dibantu share forward ke milis BDI Pertamina, syukron)

 
Contact Person : Ibu Anie - 08125342347 dan Ustz.Husnah 081350867660

__._,_.___
Recent Activity:
.

__,_._,___
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages