[Klasifikasi Usia Menurut Who Pdf 16

0 views
Skip to first unread message

Ainoha Sistek

unread,
Jun 13, 2024, 6:41:03 AM6/13/24
to dialissoundtric

77 tahun Indonesia merdeka, capain kemerdekaan dapat tercermin dari pembangunan ekonomi berkualitas yang bermuara pada meningkatnya kesejahteraan penduduk. Setiap individu memiliki hak dan kewajiban untuk berkontribusi dalam pembangunan. Bagaimanakah lansia juga bisa berperan aktif dalam pembangunan terutama lansia di Provinsi Jambi. Lansia pada umumnya selalu identik dengan kondisi fisik yang menurun dan tidak produktif secara ekonomi. Usia yang semakin senja tanpa kemandirian finansial berpotensi menciptakan generasi sandwich atau generasi dengan tanggung jawab ganda terhadap generasi di atasnya (orang tua atau mertua) sekaligus generasi di bawahnya (anak-anaknya) secara bersamaan. Menurut WHO, lansia adalah seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun ke atas. BPS mengelompokkan lansia menjadi tiga kelompok umur yaitu lansia muda (kelompok umur 60-69 tahun), lansia madya (kelompok umur 70-79 tahun), dan lansia tua (kelompok umur 80 tahun ke atas). BPS mencatat persentase penduduk lansia di Indonesia sebesar 10,82 persen dan di Provinsi Jambi sendiri sebesar 9,57 persen. Penduduk lansia terkonsentrasi pada lansia muda sebesar 68,83 persen, sisanya 23,74 persen berada pada kelompok lansia madya dan 7,43 persen pada kelompok lansia tua. Dibandingkan tahun 2020 dimana jumlah lansia Provinsi Jambi sebesar 7,90 persen maka terjadi kenaikan jumlah penduduk lansia sebesar 2,92 persen. Meningkatnya jumlah lansia seyogyanya menunjukkan peningkatan kualitas hidup. Semakin sehatnya penduduk lansia sebanding dengan menurunnya jumlah kematian dan semakin panjangnya harapan untuk hidup. Torehan catatan kependudukan yang menggembirakan ini tentu saja harus menghapus isu sosial ekonomi. Lansia yang ada harus berdaya dan merdeka secara finansial dan bukan menjadi beban bagi negara.

Data menunjukkan bahwa sebanyak 33,62 persen lansia di Provinsi jambi tinggal bersama keluarga inti dan pada urutan kedua atau 29,80 persen tinggal dalam keluarga besar bersama anak menantu dan cucunya (tiga generasi). Peran lansia dalam rumah tangga juga sangat besar dimana 61,37 persen lansia berstatus sebagai KRT.

klasifikasi usia menurut who pdf 16


Download File ✒ ✒ ✒ https://t.co/Z51QltrPV0



Sebagai KRT tentu saja lansia harus bertanggung jawab secara ekonomi dan kepemimpinan meskipun berada dalam satu rumah dengan anak yang telah berkeluarga. Peran lansia dalam perekonomian dapat dilihat dari Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK). Pada 2021, peran lansia cukup besar mencapai 50,32 persen yang berarti dari 100 lansia terdapat 50 orang yang masih aktif melakukan kegiatan ekonomi (49,48 persen bekerja dan 0,83 persen belum berhasil mendapatkan pekerjaan dan menjadi pengangguran).

Mengutip dari beberapa kajian ilmiah, motivasi yang mendorong lansia terlibat dalam aktivitas ekonomi diantaranya: masih kuatnya kondisi fisik dan psikis lansia sehingga masih bisa aktif bekerja atau mencari pekerjaan, kekhawatiran akan terjadi kemunduran fisik dan psikis jika tidak beraktivitas, motif ekonomi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan masih memiliki tanggungan, tidak ingin menjadi beban anak-anak, dan aktualisasi diri.

Lansia Jambi mayoritas bekerja pada sektor pertanian (66,95 persen), 24,84 persen bekerja pada sektor jasa, dan hanya 8,21 persen yang bekerja di sektor manufaktur. Karakteristik pekerja lansia menurut pendidikan menunjukkan sebanyak 88,50 persen lansia tidak/belum pernah bersekolah, 74,89 persen tidak/belum tamat SD, dan 71,52 persen pendidikan SD/sederajat mayoritas bekerja pada sektor pertanian. Kenyataannya, penduduk lansia Jambi memang masih terserap pada sektor yang tidak menuntut adanya kualifikasi pendidikan tertentu. Sektor pertanian, pada umumnya hanya membutuhkan kekuatan fisik tanpa melihat ijazah yang dimiliki.

Mereka turut serta berkontribusi nyata meskipun dengan keterbatasan fisik dan pendidikan yang dimiliki. Semoga kedepannya lansia semakin sehat, kuat, dan produktif. Karena ada masanya kita akan berada di posisi mereka. (Data Jambi/Nerwilis)

Menyelenggarakan Urusan Pemerintahan Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Urusan Pemerintahan Bidang Aministrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang menjadi kewenangan Daerah Provinsi dan Tugas Pembantuan yang ditugaskan kepada Daerah Provinsi.

Konsep : Kependudukan
- Definisi : Penduduk adalah semua orang yang berdomisili di wilayah geografis Republik Indonesia selama 6 bulan atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 6 bulan tetapi bertujuan menetap.
- Definisi umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau sama dengan umur pada waktu ulang tahun yang terakhir.
- Penduduk menurut kelompok umur merupakan penduduk yang dikelompokkan menurut kelompok umur 5 tahunan. Jumlah Penduduk menurut kelompok umur (interval 5 tahunan) dan jenis kelamin : Jumlah penduduk pada kelompok umur 0-4 tahun yaitu jumlah penduduk sebelum mencapai usia genap 5 tahun. Kelompok umur ini sering disebut balita (bawah lima tahun). Penyebutan satuan tahun pada umur penduduk dilakukan dengan pembulatan ke bawah. Contoh, seseorang dengan umur 4 tahun 10 bulan 25 hari dinyatakan dalam umur 4 tahun. Demikian juga untuk kelompok umur selanjutnya. Angka Beban Tanggungan :Perbandingan antara banyaknya orang yang belum produktif (usiakurang dari 15 tahun) dan tidak produktif lagi (usia 65 tahun ke atas) dengan banyaknya orang yang termasuk usia produktif (15-64 tahun) Rasio Jenis Kelamin : Perbandingan banyaknya penduduk laki-laki dengan banyaknya penduduk perempuan pada suatu daerah dan waktu tertentu
Klasifikasi : Penduduk Kelompok Umur dan Jenis Kelamin
Ukuran : Jumlah
Satuan : Jiwa

Komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin penting untuk diketahui, terutama ketika menyusun suatu perencanaan kebijakan dan program pembangunan suatu wilayah. Karena setiap kelompok umur penduduk mempunyai kebutuhan dan penanganan yang berbeda-beda. Kelompok penduduk dibawah 5 tahun misalnya, masih memerlukan ketersediaan pelayanan kesehatan yang baik, peningkatan status gizi dan status kesehatan, mengingat kelompok ini rentan terhadap kematian. Hal sama, juga penting untuk kelompok remaja khususnya perempuan, ketika menyusun program-program kesehatan reproduksi remaja dalam rangka menyiapkan remaja perempuan menjadi calon ibu yang prima.

Dengan demikian informasi mengenai komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin penting untuk perencanaan untuk penyediaan pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan dan kebutuhan-kebutuhan dasar penduduk lainnya yang sesuai dengan kebutuhan kelompok umur masing-masing, baik kebutuhan pangan, sandang, papan, pekerjaan dan lain sebagainya.. Selain itu komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin bukan hanya merupakan pencerminan proses demografi masa lalu, tetapi juga sekaligus dapat digunakan untuk memperkirakan gambaran perkembangan penduduk pada masa yang akan datang melalui proses kelahiran dan kematian.

Penduduk Kota Bontang sebagian besar merupakan penduduk berusia produktif yaitu pada kelompok umur antara 15-60 tahun (69,17%) dengan komposisi terbesar berada pada penduduk berumur 25-29 tahun. Komposisi penduduk berdasarkan jenis kelamin menampakkan hal yang sama. Proporsi penduduk pada umur tersebut, membutuhkan penyediaan fasilitas pendidikan lanjutan yang cukup, mudah dijangkau dan relatif murah, agar seluruh penduduk usia pendidikan dapat tertampung. Selain itu juga diperlukan lapangan kerja untuk mereka yang baru memasuki pasar kerja (entry baru).

Apabila dicermati lebih lanjut, 9,02 persen penduduk Kota Bontang merupakan balita dan 19,59 persen merupakan penduduk usia 5-14 tahun. Kondisi ini menuntut perhatian Pemerintah Daerah dalam penanganan penduduk balita dan usia 5-14 terutama dari segi kesehatan dan asupan gizi serta pelayanan pendidikan dasar.

Dari tabel 3.3 terlihat bahwa jumlah penduduk kelompok umur 0-4 tahun sudah terlihat kecil. Ini berarti angka kelahiran sudah menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini diduga dampak dari kebijakan pengendalian kelahiran yang telah dicanangkan sejak tahun 1970an. Hal ini diperkuat dengan kelompok-kelompok umur di atasnya yang juga sudah mengalami penurunan selama 20 tahun yang lalu. Meskipun penduduk muda (5-9 tahun) telah mengecil, namun masih tetap dibutuhkan fasilitas pendidikan dasar dan menengah yang cukup untuk menampung penduduk kelompok ini.

Yang perlu mendapatkan perhatian adalah bahwa penduduk kelompok muda tersebut akan mulai memasuki kelompok umur produktif, sementara kelompok umur produktif yang ada sekarang juga menunjukkan persentase yang tinggi dibandingkan kelompok umur lainnya. Lebih lanjut jika diperhatikan pada kelompok umur 20-29 tahun menunjukkan jumlah yang paling besar. Diduga penduduk kelompok umur ini adalah kaum migran yang masuk ke Kota Bontang untuk meneruskan pendidikan atau mencari pekerjaan.

Sementara itu penduduk lansia (65 tahun ke atas), menunjukkan proporsi yang kecil. Meskipun demikian lima tahun ke depan jumlah penduduk kelompok ini akan terus bertambah, karena umur harapan hidup juga terus meningkat baik secara regional maupun nasional. Pertambahan jumlah penduduk lansia ini harus mulai diantisipasi dari sekarang, karena kelompok ini akan terus membesar di masa depan, sehingga diperlukan kebijakan seperti ketenagakerjaan, kesehatan, pelayanan lansia serta kebutuhan sosial dasar lainnya.

Masa Anak (Aulad) ini fase merawat dan menumbuhkan (tarbiyah) benih Fitrah, kemudian menanamkan Adab dan memberi ilmu kehidupan yang relevan sehingga menjadi siap berbuah. Ini dibagi menjadi masa sebelum usia 10 tahun untuk mengenal diri (Who am I - self acceptance & self confidence) dan usia 11 -15 tahun untuk Self Development sehingga siap menjadi Pemuda pada usia 15 tahun. Semua Ulama sepakat bahwa anak usia 15 tahun sudah jatuh kewajiban setara orang dewasa dan tidak wajib lagi dinafkahi oleh orangtuanya.

Sejak masuk masa Pemuda (Dewasa Awal) antara Usia 15 tahun dan Usia 40 tahun inilah sesungguhnya masa paling kritis dalam keseluruhan kehidupan manusia. Masa ini ditentukan dari seberapa baik pendidikan pada masa di bawah 15 tahun.

795a8134c1
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages