oknum orang Islam MEMANFAATKAN pengikutnya (terutama yg taqlid=kurang kritis) dengan dalih ketaatan pada pemimpin

5,767 views
Skip to first unread message

Tri Friend

unread,
Jun 24, 2010, 7:00:19 PM6/24/10
to Depok Maharaja
Islamnya sih bener .....tapi banyak oknum orang Islam MEMANFAATKAN
pengikutnya (terutama yg taqlid=kurang kritis) dengan dalih ketaatan
pada pemimpin, atas nama Islam.

PRT Pelaku Pencurian
Diduga Jaringan Tentara Wanita Islam Indonesia
Rois Jajeli - detikSurabaya



Foto: Rois Jajeli
Surabaya - Tiga pembantu rumah tangga (PRT) yang masuk dalam komplotan
pencurian, diduga sebagai jaringan Tentara Wanita Islam Indonesia
(TWII). Bahkan, sebelum mereka masuk jaringan pencurian, terlebih
dahulu dibaiat sebagai TWII.

"Hasil pencurian komplotan PRT ini diberikan ke bosnya. Mereka juga
mendapatkan doktrin atau dibaiat sebagai Tentara Wanita Islam
Indonesia oleh bosnya," kata
Kapolres Surabaya Selatan AKBP Bahagia Dachi kepada wartawan di
mapolres, Jalan Dukuh Kupang Barat, Kamis (24/6/2010).

Sebelum beraksi mencuri, komplotan pencuri yang menyaru sebagai
pembantu rumah tangga (PRT) ini dibiat oleh bosnya yang kini masih
dicari polisi inisial S. Mereka dibaiat dengan membaca 'Sapta Subaya 7
Janji'.

Sapta Subaya 7 janji itu berbunyi:

1. Seorang tentara Islam harus berdisiplin
2. Seorang tentara islam Indonesia harus berani
3. Seorang tentara Islam Indonesia harus jujur dan hemat
4. Seorang tentara Islam Indonesia harus bijaksana
5. Seorang tentara Islam Indonesia harus membela sesama mujahid
6. Seorang tentara Islam Indonesia harus membela Komandan Tentara
Islam
Indonesia dan sebagai tulang punggung NII
7. Seorang tentara Islam pantang menyerah.

Saat ditanya lebih lanjut, apakah komplotan tersebut ada kaitannya
dengan NII, Dachi mengaku masih akan menyelidikinya. Pihaknya juga
tidak mau mengaitkan,
apakah hasil jarahan komplotan pencuri itu digunakan sebagai dana aksi
teroris.

"Kita masih belum tahu, tapi kita akan tetap menyelidikinya termasuk
mengejar bosnya," ungkapnya.

Sementara Kasat Reskrim AKP Rony Purwahyudi mengatakan, tidak menutup
kemungkinan jaringan mereka tersebar di beberapa daerah di Indonesia
seperti di
Yogyakarta, Malang, Surabaya dan daerah lainnya.

"Mereka beraksi sepertinya sudah setahun lebih, tapi masih akan kita
dalami kasus ini," jelas Rony.

Sebelumnya, tiga PRT komplotan pelaku pencurian yang menyaru sebagai
PRT, berasal dari Jawa Tengah yakni Siti Fatonah alias Wulan (24) PRT
asal Serengan,
Jetak, Sragen, Mutmainah alias Nur alias Ayu alias Sulistyowati alias
Siti (25) Karangwader, Penawangan, Grobongan dan Darwati alias Nanik
(28) yang juga kakak kandung Siti. Ketiganya dibekuk anggota
Satreskrim Polres Surabaya Selatan, setelah mendapatkan laporan dari
warga.

Mereka menyaru sebagai PRT dan tinggal sekitar 4 hari dengan
menggunakan KTP palsu, kemudian pergi menggondol barang-barang
berharga majikannya. Hasil
curiannya diantaranya emas perhiasan seberat sekitar 1 kg lebih, 4.000
dolar Singapura, uang ratusan juta rupiah, jam tangan, handphone dan
barang bukti
lainnya. (roi/wln)
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages