Wawanmenceritakan saat ini sedang dilakukan studi kajian pembangunan pabrik sawit yang akan dikelola petani di wilayah Gunung Kencana, Kabupaten Lebak. Pabrik ini sangat dibutuhkan petani karena hasil panen mereka dihargai murah oleh pabrik sawit PTPN VIII dan PT GAL.
Haji Wawan sangat berterimakasih atas jerih payah APKASINDO yang mengusulkan pembangunan pabrik sawit petani berkapasitas 30 Ton TBS/jam di Banten. Luas perkebunan sawit petani di Banten sekitar 9.000 hektare membutuhkan pabrik sendiri supaya hasil panen mereka dapat diserap dan menerima harga lebih baik.
Dr. Gulat ME Manurung, MP, CIMA Ketua Umum DPP APKASINDO, menjelaskan kepada Wapres bahwa usulan pembangunan pabrik sawit petani sebanyak 3 unit telah disetujui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit. Pabrik ini akan berada di Banten, Papua Barat, dan Kalimantan Barat.
Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Provinsi Banten, sebanyak 1.606 hektar kebun kelapa sawit milik masyarakat telah direplanting melalui bantuan dari Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Dari jumlah tersebut, 567,4 hektar berada di Kabupaten Pandeglang dan 1.038 hektar berada di Kabupaten Lebak. Luas panen mencapai 935,7 hektar.
Di Kabupaten Pandeglang, petani telah menikmati hasil panen dari kebun yang ditanam pada tahun 2020 dan 2021 dengan menggunakan benih dari produsen terpercaya. Ketua kelompok Nenglasari, Ariyadi, menyatakan kegembiraannya atas hasil panen yang telah diraih, meskipun pemupukan belum optimal. Dia optimis dapat mencapai produksi optimal sebesar 30 ton per hektar.
Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, Iping Saripin menjelaskan, bahwa petani kelapa sawit telah merasakan manfaat nyata dari penggunaan benih bermutu melalui program peremajaan sawit rakyat. Dinas Pertanian secara aktif mendampingi petani mulai dari pengusulan hingga pelaksanaan pembangunan kebun untuk memastikan hasil yang optimal.
Tercatat pemerintah Kabupaten Pandeglang akan terus mendorong pengusulan peremajaan kelapa sawit rakyat serta investasi dalam sarana dan prasarana. Tahun 2024 ini, penyaluran bantuan pengembangan jalan produksi akan dilakukan melalui program SAPRAS, menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendukung pertanian kelapa sawit yang berkelanjutan dan produktif di wilayah ini. (T2)
Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.
Kegiatan pelatihan berlangsung dari 16-18 Maret 2021 yang dihadiri Ketua Umum DPP APKASINDO Ir. Gulat ME Manurung, MP, CAPO, Asisten Stafsus Wapres RI Dr. Tri Chandra Apriyanto, Anggota Dewan Pembina DPP APKASINDO Mayjen TNI (Purn) Erro Kusnara, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus Tauchid, Sunari, Direktur BPDPKS, dan Rino Afrino (Sekjen DPP APKASINDO). Acara ini mendapatkan dukungan penuh dari BPDPKS yang salah satu programnya menyalurkan dana PSR kepada petani.
H. Wawan Jaro, Ketua DPW APKASINDO Banten mengatakan program peremajaan sawit rakyat sangat dinantikan 12 ribu petani sawit yang berada di Banten dan Lebak. Petani sangat berharap kesejahteraan dapat meningkat.
Sunari, Direktur BPDPKS, menyatakan pihaknya sangat mendukung pelaksanaan PSR di Banten dalam rangka membantu peningkatan kesejahteraan petani dan juga produktivitas kebunnya. Dana hibah PSR mencapai Rp 30 juta per hektare akan diberikan kepada petani sesuai regulasi dan aturan teknis dari pemerintah.
Petani sawit di bawah komando APKASINDO semenjak lama mendukung PSR. Ir. Gulat ME Manurung, MP, CAPO, Ketua Umum DPP APKASINDO, menyebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung penuh petani sawit. PSR menjadi bukti keberpihakan Presiden bagi peningkatan kehidupan petani.
Gulat menjelaskan bahwa APKASINDO sebagai organisasi petani sawit terbesar di Indonesia sangat berkepentingan terhadap keberhasilan PSR. Mengingat, anggota APKASINDO memiliki anggota yang tersebar di 22 provinsi dan 117 kabupaten/kota.
Anggota Dewan Pembina DPP APKASINDO, Mayjen TNI (Purn) Erro Kusnara menyampaikan pesan dari Ketua Dewan Pembina DPP APKASINDO, Jend TNI (Purn) Moeldoko yang ingin petani sawit lebih sejahtera melalui pendampingan oleh DPP APKASINDO.
Pada 17 Maret 2021, kegiatan ini diisi diskusi teknis sebanyak 3 sesi antara lain Pengenalangan Syarat Tumbuh Kelapa Sawit & Budidaya Kelapa Sawit, Pengenalan Kesesuaian Lahan, Faktor Lahan Untuk Tanaman Kelapa Sawit, dan Falsafah Kultur Teknis Kelapa Sawit & Hama Penyakit.
Menurut Wawan, sudah sejak lama petani sawit di Banten tidak memiliki patokan harga tandan buah segar (TBS) sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Menteri Pertanian Nomor 01 Tahun 2018 (Permentan 01/2018).
Diketahui ada 2 PKS di provinsi Banten, yakni PTPN VIII dan PT GAL, namun secara lokasi petani sawit lebih memilih PTPN karena PT GAL berlokasi di Pangdeglang atau sekitar 6 jam perjalanan dari Lebak.
REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Kepolisian mampu mengungkap kasus penimbun minyak goreng sebanyak 24 ribu liter di Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Lebak, Mulyanah Jayabaya pun mengapresiasi kinerja aparat. "Kita berharap dengan pengungkapan minyak goreng itu dapat memberikan efek jera kepada pelaku lainnya," kata Mulyanah di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Kamis (10/3/2022).
Masyarakat Kabupaten Lebak hingga saat ini masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng di pasaran. Hal itu tentu menjadi keprihatinan bermasa. Pasalnya, minyak goreng penting untuk keperluan memasak dan menunjang kandungan gizi.
Mulyanah menyebut, masyarakat saat ini mengeluhkan harga minyak goreng yang dijual di atas harga eceran tertinggi (HET) akibat barang langka di pasaran. Menurut dia, harga minyak goreng antara Rp 17 ribu hingga Rp 19 ribu per liter. Padahal, pemerintah menetapkan minyak goreng dengan HET Rp 14 ribu per liter.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan perlu melakukan pendataan pedagang minyak goreng mulai distribusi, agen, hingga pangkalan dan pengecer. Dengan begitu, semua pihak bisa diawasi untuk mencegah terjadi kelangkaan. "Kami berharap kebutuhan minyak goreng ke depan bisa kembali stabil," kata Mulyanah.
Sebetulnya, kata dia, Kabupaten Lebak merupakan daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Banten. Sehingga warga tidak perlu kesulitan mendapatkan minyak goreng. Saat ini, ujar dia, produksi minyak kelapa sawit di Desa Kerta, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak dipasok ke Kabupaten Karawang.
Harga kelapa sawit naik dari sebelumnya Rp 1.000, kini di atas Rp 3.000 per tandan. Kenaikan kelapa sawit juga membawa dampak positif untuk peningkatan kesejahteraan kehidupan petani. Untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng, kata Mulyanah, masyarakat dapat memproduksi minyak goreng dari kelapa.
Pihaknya meminta masyarakat kembali membudidayakan perkebunan kelapa, sebab saat ini populasi kelapa berkurang akibat pesatnya perluasan pembangunan. "Kami minta warga dapat melakukan penanaman kelapa jika terjadi kelangkaan minyak goreng bisa produksi sendiri," kata anggota Komisi IV DPRD Kabuaten Lebak itu.
Luasnya perkebunan kelapa sawit di Provinsi Banten, menurut Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Provinsi Banten, Agus M. Tauchid, areal perkebunan kelapa sawit di Provinsi Banten merupakan menjadi wilayah terbesar di pulau Jawa, pada acara workshop yang digelar Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat (Aspek-PIR) beberapa waktu lalu.
Berdasarkan penelusuran redaksi InfoSAWIT, Perkebunan Kelapa Sawit milik negara di Provinsi Banten adalah PTPN VIII yang berlokasi di Kabupaten Lebak dengan nama kebun/unit Kertajaya dan Cisalak Baru.
Dilansir dari Wikipedia, PTPN VIII mengembangkan budidaya kelapa sawit diperkebunan Bojong Datar, Cikasungka, Tambaksari, Cisalak Baru, dan Kertajaya dengan luas sekitar 18.843,63 Ha. Kelapa sawit ini dijual dalam bentuk CPO dan Kernel untuk kepentingan dalam negeri.
Sebagai informasi, Kabupaten Lebak terletak di Provinsi Banten, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kecamatan Rangkasbitung, yang letaknya berada di bagian utara Kabupaten ini. Kabupaten Lebak merupakan kabupaten paling luas di Provinsi Banten dan juga terluas kelima di Pulau Jawa.
Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari
infosawit.com. Mari bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.
Untuk kabupaten Pandeglang untuk kebun yang ditanam seluas 2020 seluas 200 ha saat ini petani sudah menikmati panen dengan menggunakan benih yang langsung berasal dari Produsen benih PT Mekarsari dengan varietas D x P Seu Supreme dan PT Bina Sawit Makmur dengan varietas . Sementara untuk kebun penanaman tahun 2021 seluas 112 ha menggunakan benih varietas D x P Sriwijaya 5 dan saat ini telah berbuah pasir yang berasal dari CV Hikmah Tani, Lampung. Lalu pada tahun 2023 terdapat 163,7 ha kebun yang sudah mendapatkan rekomendasi teknis dimana 76,3 telah melakukan penanaman.
Ariyadi, ketua kelompok Nenglasari yang berlokasi di Desa Nenggala, Kecamatan Cikesik, Kabupaten Pandeglang menyebutkan jika tanaman kelapa sawit saat ini sudah panen, pada saat tanaman berumur 28 bulan atau kurang dari 3 tahun. Ia menanan jenis D x P Sriwijaya dan D x P Seu Supremen.
Menurutnya hasil ini sangat menggembirakan, sangat jauh dari produksi kebun saat belum direplanting. Hebatnya hasil ini dicapai dengan kondisi pemupukan yang belum optimal, hanya sekitar 60 % dari standar. Apalagi produksi ini masih akan meningkatkan yang diharapkan dapat mencapai produksi optimal 30 ton/ha.
Iping Saripin, Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, menjelaskan bahwa petani kelapa sawit merasakan manfaat dari penggunaan benih bermutu melalui program peremajaan sawit rakyat. Sehingga meningkatkan animo petani lainnya untuk ikut serta di program ini atau mendapatkan benih bermutu secara swadaya.
3a8082e126