Mulai Senin (20/4/2009) ini, sejumlah jalan di kawasan Kota Tua, yakni
Jalan Pos Kota dan sebagian Jalan Kali Besar Timur 3 serta Jalan
Kunir, ditutup bagi kendaraan bermotor. Penutupan ini berlaku
permanen, artinya selamanya.
Keputusan ini diambil bukan karena masalah kemacetan, tapi lebih pada
usaha penyelamatan kawasan. Beban lalu lintas di kawasan ini harus
mulai dikurangi untuk mengurangi getaran pada bangunan tua. Selain
itu, juga sebagai upaya menyatukan kawasan Museum Sejarah Jakarta
(MSJ) dan Taman Fatahillah dengan Museum Seni Rupa dan Keramik.
Penutupan jalan yang sudah sekitar empat bulan lalu diusulkan Unit
Pelaksana Teknis (UPT) Kota Tua ini juga menciptakan udara yang lebih
bersih di Taman Fatahillah dan sekitarnya.
”Penutupan ini untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung di kawasan
Taman Fatahillah. Juga menyatukan kawasan yang selama ini dibelah oleh
Jalan Pos Kota. Lihat kan, Museum Keramik sepertinya terpisah dari
museum yang lain,” ujar Kepala Bidang Teknis Lalu Lintas dan Angkutan
Jalan Dishub DKI Muhammad Akbar kepada Warta Kota, Minggu (19/4).
Dari pengalaman Warta Kota, Jalan Pos Kota tak pernah sepi kendaraan.
Kendaraan seperti memacu kecepatan di jalan ini. Alhasil, untuk
menyeberang dari Taman Fatahillah ke Museum Seni Rupa dan Keramik atau
sebaliknya sungguh bikin repot.
Untuk Jalan Kali Besar Timur 3 dan Jalan Kunir, Dinas Perhubungan
(Dishub) DKI hanya menutup sisi selatan, yakni jalan yang berdekatan
dengan sejumlah bangunan tua bahkan bersentuhan dengan Taman
Fatahillah.
Dengan penutupan tersebut, lanjut Akbar, maka kendaraan dari arah
Jalan Kali Besar atau Jalan Kopi yang akan memutar ke arah Jalan Pintu
Besar Selatan atau ke arah Manggadua/Ancol diarahkan untuk melewati
Jalan Kali Besar Timur 3 dan Jalan Kunir di sisi utara—tidak menusuk
ke tengah dan tidak menuju ke Jalan Pos Kota. Selanjutnya masuk ke
Jalan Ketumbar, Jalan Lada, dan masuk ke Jalan Lapangan Stasiun (ke
jalan di depan Stasiun KA Jakartakota) .
Untuk sementara, mobil bisa diparkir di sekitaran kawasan yang
ditutup. Tapi, Wali Kota Jakarta Barat Djoko Ramadhan beberapa kali
mengatakan, parkir kendaraan untuk kawasan Taman Fatahillah akan
ditempatkan di satu kawasan lain. Dengan demikian, pengunjung ke
kawasan itu semua berjalan kaki.
Secara terpisah, Kepala UPT Kota Tua Candrian Attahiyyat mengatakan,
usulan untuk menutup Jalan Pos Kota saja ternyata malah diperluas
hingga ke Jalan Kali Besar 3 sisi selatan dan Jalan Kunir sisi
selatan.
”Mudah-mudahan dengan begitu makin mengurangi tingkat polusi di
kawasan ini. Dengan demikian makin bikin kenyamanan pengunjung dan
yang jelas mempertahankan bangunan tua dari getaran kendaraan yang
terus-menerus,” katanya.
Pradaningrum Mijarto
© 2009 Kompas
http://resep.hangtuah.or.id