Google Groups no longer supports new Usenet posts or subscriptions. Historical content remains viewable.
Dismiss

21 Mei 2011: HARI PENGHAKIMAN !!!!!!!!!

6 views
Skip to first unread message

WLJ

unread,
Mar 22, 2011, 9:57:07 PM3/22/11
to

Family Radio adalah ministry radio Kristen yang tidak berhubungan dengan organisasi gereja manapun.

AKHIR DUNIA SUDAH HAMPIR TIBA! ALLAH YANG KUDUS AKAN MENDATANGKAN PENGHAKIMAN PADA TANGGAL 21 MEI, 2011

HARI PENGHAKIMAN sangat ditakuti oleh dunia dan merupakan saat ketika Allah akan membinasakan dunia karena dosa-dosa umat manusia. Dunia adalah benar di dalam mempercayai bahwa Hari Penghakiman akan datang. Alkitab memberikan kita keterangan yang benar dan teliti tentang Hari itu.

Alkitab adalah Kitab Kudus yang ditulis oleh Allah Yang Kudus yang adalah Pencipta dari dunia yang indah ini. Alkitab tanpa dipertanyakan adalah sebuah buku yang sangat tua, yang telah selesai ditulis kira-kira 1.900 tahun yang lalu. Dan di dalam bahasa-bahasa aslinya (kebanyakan Ibrani dan Yunani) kitab tersebut tidak pernah dirubah, dan setiap kata di dalam bahasa-bahasa aslinya berasal langsung dari mulut Allah. Alkitab dibagi ke dalam dua bagian (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru), dengan setiap bagian dibagi ke dalam banyak kitab. Kemudian setiap kitab dibagi ke dalam pasal-pasal, dan setiap pasal dibagi ke dalam ayat-ayat. Salah satu dari kitab-kitab itu bernama 2 Timotius. Dan di dalam pasal 3, ayat 16 dari kitab ini (2 Timotius 3:16) Allah Yang Kudus memberitahukan kepada kita demikian: Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Dan di dalam kitab Yeremia 36:1-4 Allah memberi sebuah contoh tentang bagaimana Alkitab telah ditulis: Dalam tahun yang keempat pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, datanglah firman ini dari TUHAN kepada Yeremia, bunyinya: "Ambillah kitab gulungan dan tulislah di dalamnya segala perkataan yang telah Kufirmankan kepadamu mengenai Israel, Yehuda dan segala bangsa, dari sejak Aku berbicara kepadamu, yakni dari sejak zaman Yosia, sampai waktu ini. Mungkin apabila kaum Yehuda mendengar tentang segala malapetaka yang Aku rancangkan hendak mendatangkannya kepada mereka, maka mereka masing-masing akan bertobat dari tingkah langkahnya yang jahat itu, sehingga Aku mengampuni kesalahan dan dosa mereka." Jadi Yeremia memanggil Barukh bin Neria, lalu Barukh menuliskan dalam kitab gulungan itu langsung dari mulut Yeremia segala perkataan yang telah difirmankan TUHAN kepadanya [kitab gulungan itu adalah Alkitab].

Allah Yang Kudus adalah jauh lebih besar daripada apa yang dapat mulai dipahami atau dijelaskan oleh pikiran kita. Di dalam kitab Kejadian 1:1 Allah menyatakan: Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi

Alkitab adalah sebuah kitab yang ditulis untuk kita supaya kita dapat mengetahui bahwa Allah Yang Kudus telah menciptakan alam semesta yang indah ini, termasuk semua tanaman, binatang-binatang, burung-burung serta makhluk di laut, dan umat manusia yang diciptakan untuk menguasai bumi ini. Tidak ada makhluk apapun lainnya yang dapat dibandingkan dengan Allah Yang Kudus, yang secara sederhana dapat bersabda untuk menciptakan setiap tanaman, binatang, makhluk-makhluk di laut dan manusia, matahari, bintang-bintang dan sebagainya. Seperti contohnya, Allah Yang Kudus memberitahukan kepada kita dalam kitab-Nya di Kejadian 1:24-26 demikian: Berfirmanlah Allah: "Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar." Dan jadilah demikian. Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

Para penduduk bumi, yang kita sebut umat manusia, telah diciptakan untuk memerintah di bumi ini. Dan Allah telah memberikan hukum-hukum melalui mana kita dapat hidup sebahagia dan sebijaksana mungkin. Akan tetapi, Allah juga memperingatkan bahwa untuk melanggar hukum-hukum tersebut adalah dosa, dan dosa akan mendatangkan hukuman dari Allah. Dan Alkitab menyatakan dalam kitab Roma 6:23: Sebab upah dosa ialah maut…

Alkitab mengajarkan bahwa hanya ada satu Allah. Alkitab menyatakan dalam kitab Ulangan 4:39 demikian: Sebab itu ketahuilah pada hari ini dan camkanlah, bahwa Tuhanlah Allah yang di langit di atas dan di bumi di bawah, tidak ada yang lain.

Karena Allah adalah begitu mulia dan agung Dia menyebut diri-Nya sendiri dengan banyak nama-nama yang berbeda. Dan setiap nama memberitahukan kepada kita suatu karakter yang mulia atau sifat alami dari Allah. Demikianlah di dalam Alkitab kita menemukan nama-nama seperti Tuhan, Yehova, Kristus, Yesus, Allah, Roh Kudus, Juruselamat dan sebagainya. Nama-nama seperti Yehova, Yesus, Juruselamat dan Kristus secara khusus menunjuk kepada Allah sebagai satu-satunya Jalan dimana pengampunan atas seluruh dosa-dosa kita serta hidup yang kekal dapat diperoleh melalui karya yang penuh belas kasihan dan mulia dari Allah.

Pengampunan ini adalah mungkin karena Kristus telah menanggungkan kepada diri-Nya sendiri setiap dan semua dosa dari semua orang yang Ia selamatkan dari murka Allah. Alkitab menyatakan karya yang mengagumkan ini seperti yang didemonstrasikan oleh Yesus, yang tidak pernah berhenti menjadi Allah, yang dihukum mati pada peristiwa kayu salib untuk menunjukkan bagaimana Dia telah membayar untuk upah dosa-dosa kita. Kemudian Dia dibangkitkan dari kematian dan kembali ke dalam Surga.

Itulah sebabnya Alkitab berbicara banyak tentang orang-orang yang menaruh kepercayaan mereka yang penuh kepada Kristus, yang telah melakukan seluruh pekerjaan yang dibutuhkan untuk keselamatan mereka, setelah mereka selamat dari murka Allah.

Untuk keterangan lebih lanjut tentang pokok permasalahan ini, anda bisa memesan secara cuma-cuma sebuah salinan dari buku

yang berjudul Saya Harap Allah Menyelamatkan Saya.

Ada banyak buku yang telah ditulis mengenai Alkitab, atau dianggap sebagai tambahan kepada Alkitab, seperti Al-Quran atau kitab Mormon. Akan tetapi, betapapun tua atau bermartabatnya atau mungkin dapat diterimanya mereka sebagai suatu kitab yang kudus, tidak ada buku lainnya selain daripada Alkitab yang ditulis oleh Allah sendiri, dan adalah Kudus sama seperti Alkitab adalah Kudus. Allah memperingatkan pada akhir dari Alkitab dalam kitab Wahyu 22:18 demikian: Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.

Ungkapan "malapetaka-malapetaka" di dalam ayat ini menunjuk kepada kematian dan kehancuran yang akan menimpa semua orang yang melakukan dosa. Alkitab mengajarkan bahwa walaupun Allah mengasihi dunia ini, yang telah Ia ciptakan di dalam hikmat dan kebijaksanaan-Nya yang tidak terbatas, hukum Allah tetap menuntut bahwa orang-orang yang berbuat dosa harus dihukum dengan kematian. Alkitab menyatakan dalam kitab Yehezkiel 18:20: Orang [yaitu jiwa] yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Harap diperhatikan bahwa di dalam bahasa aslinya ayat ini berkata: Jiwa yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Dan dalam kitab Roma 3:10 Alkitab menjelaskan: Tidak ada yang benar [yaitu tidak pernah melakukan dosa], seorangpun tidak.

Allah sendiri juga harus mematuhi hukum-hukum-Nya dan oleh sebab itu, karena seluruh penduduk dunia merupakan orang-orang yang berdosa, Dia akhirnya harus membinasakan dunia. Adalah sangat jelas bahwa dosa di dalam dunia telah menjadi sangat besar. Alkitab memperingatkan dalam kitab Yeremia 25:33 demikian: Maka pada hari itu akan bergelimpangan orang-orang yang mati terbunuh oleh TUHAN dari ujung bumi sampai ke ujung bumi. Mereka tidak akan diratapi, tidak akan dikumpulkan dan tidak akan dikuburkan; mereka akan menjadi pupuk di ladang [yaitu kotoran di muka bumi].

Akan tetapi, Alkitab memberitahukan kita bahwa Allah Yang Kudus adalah Allah yang sangat penuh kasih, berbelas kasihan dan penyayang. Itulah sebabnya mengapa sebelum saat pembinasaan itu tiba, Dia memberikan kepada kita saat yang tepat kapan Hari Penghakiman akan terjadi. Alkitab memberitahukan dalam kitab Amos 3:7 demikian: Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.

Sebagai akibatnya sekarang kita dapat mengetahui dari Alkitab, saat yang tepat, serta banyak rincian tentang rencana penghakiman Allah yang akan menimpa seluruh dunia.

Sementara masih ada waktu, dengan sangat rendah hati kita dapat berseru kepada Allah untuk meminta anugerah belas kasihan-Nya. Mungkin, karena Allah adalah Allah penuh belas kasihan, Dia mungkin akan mengampuni seseorang yang dengan sangat rendah hati memohon belas kasihan kepada-Nya. Allah berjanji seperti contohnya dalam kitab Zefanya 2:3 demikian: Carilah TUHAN, hai semua orang yang rendah hati di negeri, yang melakukan hukum-Nya; carilah keadilan, carilah kerendahan hati; mungkin kamu akan terlindung pada hari kemurkaan TUHAN.

Allah Yang Kudus menunjukkan kepada kita bahwa Dia benar-benar mampu untuk mendatangkan kebinasaan kepada seluruh dunia oleh karena dosa. Alkitab memberitahukan kita tentang kenyataan dahsyat dalam kitab Kejadian 6:12-13: Allah menilik bumi itu dan sungguhlah rusak benar, sebab semua manusia menjalankan hidup yang rusak di bumi. Berfirmanlah Allah kepada Nuh: "Aku telah memutuskan untuk mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh mereka, jadi Aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi.

Melalui pemeriksaan Alkitab yang sangat berhati-hati kita mempelajari bahwa pada tahun 4990 Sebelum Masehi (yaitu sebelum Kristus) Allah telah mendatangkan air bah dan menghancurkan seluruh bumi kecuali untuk delapan orang serta binatang-binatang yang ada bersama mereka. Mereka tidak dibinasakan karena Allah telah membawa mereka masuk ke dalam keamanan dari Bahtera. Pemimpin mereka, yaitu Nuh, mematuhi perintah Allah untuk membangun sebuah kapal yang sangat besar, yaitu Bahtera, yang panjangnya kira-kira 450 kaki (137 meter).

Alkitab memberitahukan kita dalam kitab Ibrani 11:7 demikian: Karena iman, maka Nuh --dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan-- dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima Kebenaran, sesuai dengan imannya.

Tujuh hari sebelum dimulainya banjir besar yang akan menutupi seluruh permukaan bumi, Allah memerintahkan kepada Nuh untuk memperingatkan orang-orang dunia bahwa mereka memiliki waktu tujuh hari untuk masuk ke dalam keamanan dari Bahtera. Alkitab memberitahukan kita bahwa pada hari yang ke-17 di bulan yang ke-2 pada tahun itu Allah menutup pintu Bahteranya. Kemudian banjir besar mulai menutupi seluruh permukaan bumi.

Kira-kira 5.000 tahun kemudian Allah menulis di dalam Alkitab di kitab 2 Petrus pasal 3 mengenai penghancuran seluruh dunia dengan air di zaman Nuh. Dan di dalam pasal yang sama Allah juga memperingatkan bahwa saatnya akan tiba ketika Allah Yang Kudus akan menghancurkan seluruh dunia dengan api. Seluruh alam semesta ini akan dihancurkan untuk selama-lamanya. Dan di antara kedua pernyataan tentang penghancuran seluruh dunia yang terjadi karena dosa itu, Allah

membuat suatu pernyataan yang sangat penting. Allah berkata dalam kitab 2 Petrus 3:8 demikian: Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.

Allah telah menulis di dalam kitab Kejadian 7:4 demikian: Sebab tujuh hari lagi Aku akan menurunkan hujan ke atas bumi empat puluh hari empat puluh malam lamanya, dan Aku akan menghapuskan dari muka bumi segala yang ada, yang Kujadikan itu.

Dan Allah menambahkan dalam Kejadian 7:10-11 demikian: Setelah tujuh hari datanglah air bah meliputi bumi. Pada waktu umur Nuh enam ratus tahun, pada bulan yang kedua, pada hari yang ketujuh belas bulan itu, pada hari itulah terbelah segala mata air samudera raya yang dahsyat dan terbukalah tingkap-tingkap di langit.

Bahtera yang dibangun oleh Nuh merupakan satu-satunya tempat yang aman dari penghancuran air bah. Demikian juga, anugerah belas kasihan Allah adalah satu-satunya tempat yang aman dari kebinasaan yang akan datang pada Hari Penghakiman.

Di dalam kitab 2 Petrus 3:8, yang dikutip di atas, Allah Yang Kudus mengingatkan kita bahwa satu hari adalah sama seperti 1.000 tahun. Oleh karena itu, dengan pemahaman yang benar bahwa tujuh hari yang ditunjukkan dalam kitab Kejadian 7:4 dapat dipahami sebagai 7.000 tahun, kita mempelajari ketika Allah memberitahukan kepada Nuh bahwa ada waktu tujuh hari untuk meloloskan diri dari kebinasaan yang menimpa seluruh dunia, Allah juga sedang memberitahukan kepada dunia bahwa akan ada secara tepat 7.000 tahun (satu hari adalah sama seperti 1.000 tahun) untuk meloloskan diri dari murka Allah yang akan menimpa sewaktu Dia akan membinasakan dunia pada Hari Penghakiman. Karena Allah Yang Kudus dan tidak terbatas mengetahui segala sesuatu, Dia mengetahui awal dan akhirnya. Dia telah mengetahui bahwa dunia ini akan menjadi sangat berdosa.

Tujuh ribu tahun setelah tahun 4990 Sebelum Masehi (yaitu peristiwa air bah) adalah tahun 2011 Masehi (yaitu penanggalan modern kita). 4990 + 2011 – 1 = 7.000

[Satu tahun harus dikurangi dalam perpindahan dari penanggalan Sebelum Masehi untuk Perjanjian Lama kepada penanggalan Masehi untuk Perjanjian Baru karena kalender tidak memiliki tahun nol].

Demikianlah Allah Yang Kudus menunjukkan kepada kita melalui kata-kata dari kitab 2 Petrus 3:8 bahwa Ia ingin kita untuk mengetahui bahwa tepat 7.000 tahun setelah Dia menghancurkan dunia dengan air bah di zaman Nuh, Dia berencana untuk membinasakan seluruh dunia untuk selama-lamanya. Karena tahun 2011 Masehi adalah tepat 7.000 tahun setelah tahun 4990 SM ketika air bah dimulai, Alkitab telah memberikan kita bukti yang mutlak bahwa tahun 2011 merupakan akhir dunia pada Hari Penghakiman, yang akan terjadi pada hari yang terakhir dari Hari Penghakiman.

Hal yang mengagumkan adalah, tanggal 21 Mei 2011 juga merupakan hari yang ke-17 dari bulan yang ke-2 pada penanggalan Alkitab di zaman kita. Ingatlah, air bah juga dimulai pada hari yang ke-17 dari bulan yang ke-2 pada tahun 4990 SM.

Alkitab yang suci juga memberikan beberapa bukti tambahan yang sangat mengejutkan bahwa tanggal 21 Mei 2011 sangat akurat sebagai saat dari Hari Penghakiman. Untuk lebih banyak keterangan pada pokok permasalahan ini, anda bisa memesan salinan dari buku yang berjudul Kita

Sudah Hampir Tiba, yang tersedia secara cuma-cuma dari Family Radio.

Allah sedang membuktikan kepada kita bahwa dengan sangat akurat kita telah mempelajari dari Alkitab rencana jadwal waktu Allah untuk akhir dunia.

KEMURAHAN HATI DAN BELAS KASIHAN ALLAH

Di dalam Alkitab Allah telah memberikan kita suatu contoh yang sangat bagus tentang belas kasihan-Nya yang besar. Termasuk di dalam Alkitab ada sebuah kitab yang disebut kitab Yunus. Dan didalamnya Allah memberitahukan tentang sebuah kota yang sangat jahat dengan jumlah penduduk lebih dari 120.000 jiwa yang ada kira-kira 2.800 tahun yang lalu. Kota itu bernama Niniwe, yang merupakan ibukota dari bangsa Asyur yang tidak mengetahui apa-apa tentang Alkitab. Tetapi oleh karena kefasikannya, dan karena Allah Yang Kudus berbelas kasihan, Dia mengirim seorang nabi yang bernama Yunus ke kota itu. Pesan Yunus dari Allah kepada mereka adalah singkat bahwa di dalam waktu 40 hari seluruh kota itu akan dihancurkan.

Seluruh kota itu secara benar percaya dengan segenap hati bahwa peringatan ini datang dari Allah Yang Kudus. Jadi dari rajanya sampai pelayan-pelayan yang paling rendah mereka semua bertobat, yang berarti mereka mencoba berpaling dari dosa-dosa serta ego mereka. Alkitab memberitahukan kita bahwa mereka memakai pakaian kabung dan duduk di atas abu. Itu berarti mereka benar-benar menyadari bahwa oleh karena dosa-dosanya, mereka telah sangat mempermalukan Allah. Untuk berselubungkan kain kabung dan duduk di atas abu merupakan suatu tindakan yang paling merendahkan diri untuk menunjukkan di dalam cara yang paling jelas kepada Allah serta kepada semua orang betapa besarnya mereka telah direndahkan oleh karena dosa-dosa mereka terhadap Allah Yang Kudus. Hal tersebut menunjukkan bahwa mereka menyadari kalau mereka sepenuhnya patut untuk dihancurkan Allah oleh karena dosa-dosa mereka.

Tetapi mungkin ada harapan, bahwa Allah Yang Kudus mungkin mau merubah pikiran-Nya dan mau berbelas kasihan kepada mereka. Alkitab memberitahukan kepada kita dalam kitab Yunus 3:6-9 demikian: Setelah sampai kabar itu kepada raja kota Niniwe, turunlah ia dari singgasananya, ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di abu. Lalu atas perintah raja dan para pembesarnya orang memaklumkan dan mengatakan di Niniwe demikian: "Manusia dan ternak, lembu sapi dan kambing domba tidak boleh makan apa-apa, tidak boleh makan rumput dan tidak boleh minum air. Haruslah semuanya, manusia dan ternak, berselubung kain kabung dan berseru dengan keras kepada Allah serta haruslah masing-masing berbalik dari tingkah lakunya yang jahat dan dari kekerasan yang dilakukannya. Siapa tahu, mungkin Allah akan berbalik dan menyesal serta berpaling dari murka-Nya yang bernyala-nyala itu, sehingga kita tidak binasa."

Dan sebagai jawaban atas kerendahan hati mereka yang penuh, kita membaca tentang belas kasih Allah yang menakjubkan yang tidak terpahami terhadap orang-orang yang sangat fasik itu. Allah memberitahukan kita dalam kitab Yunus 3:10 demikian: Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah karena malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka, dan Iapun tidak jadi melakukannya.

Karena seluruh kota Niniwe yang fasik ini berpaling dari jalan-jalan mereka yang jahat dan dengan sangat rendah hati berseru kepada Allah memohon belas kasihan, Allah Yang Kudus memang merubah pikiran-Nya dan tidak jadi menghancurkan mereka.

Sayangnya, Alkitab juga memberitahukan kita bahwa hanya ada suatu persentase yang sangat kecil dari jumlah penduduk dunia yang akan berpaling dari jalan-jalan mereka yang jahat, dan dengan kerendahan hati serta rasa takut yang besar akan menangis kepada Allah untuk memohon belas kasihan. Namun demikian, Alkitab meyakinkan kita bahwa banyak orang yang telah memohon belas kasihan kepada Allah tidak akan dibinasakan. Kita mempelajari dari Alkitab bahwa Allah Yang Kudus merencanakan untuk menyelamatkan kira-kira 200 juta orang (dan itu hanya sekitar 3% dari jumlah penduduk dunia). Pada hari yang pertama dari Hari Penghakiman (21 Mei, 2011) mereka akan diangkat ke dalam Surga (rapture) karena Allah memiliki belas kasihan yang sangat besar kepada mereka. Ini adalah alasan mengapa kita sangat bersyukur bahwa Allah telah memberikan kita peringatan tentang Hari Penghakiman yang akan datang. Karena Allah sangat berbelas kasihan, mungkin Dia juga akan berbelas kasihan kepada anda. Alkitab mengatakan dalam kitab Mazmur 51:17 demikian: Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah [hancur] dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

Dan dalam Mazmur 51:1-3 Allah Yang Kudus menunjukkan kepada kita sikap yang seharusnya kita miliki sewaktu kita berdoa memohon belas kasihan-Nya: Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar! Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku! Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.

Sayangnya, anda tidak dapat berpaling kepada agama anda, atau pergi kepada pendeta atau pastor atau pemimpin rohani anda untuk meminta bantuan. Mereka juga seharusnya memohon kepada Allah untuk meminta belas kasihan bagi diri mereka sendiri. Ini adalah masalah pribadi antara anda dengan Allah Yang Kudus. Allah mengetahui setiap pikiran, kata-kata dan tindakan anda. Berpalinglah dari dosa-dosa anda dan dengan sangat rendah hati memohonlah, carilah pengampunan yang berasal daripada-Nya.

Dan bersyukurlah kepada Allah bahwa di dalam belas kasihan-Nya yang besar Dia telah memberi anda peringatan ini tentang kehancuran yang hampir tiba, dan harapan besar bahwa anda juga mungkin merupakan salah satu dari orang-orang yang akan Allah tarik ke dalam Surga untuk berada bersama dengan-Nya selama-lamanya di dalam kebahagiaan yang tertinggi dan sukacita serta kemuliaan. Di dalam Alkitab Allah Yang Kudus mengajarkan dalam kitab Lukas 18:10-14 demikian: Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai. Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini; aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku. Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."

Biarlah Allah berbelas kasihan kepada anda seperti yang telah Ia lakukan kepada pemungut cukai ini.

Untuk mempelajari lebih banyak tentang rincian dari akhir zaman, anda diundang untuk menulis surat kepada Family Radio, Oakland, CA, 94621 USA untuk meminta buku-buku gratis, atau membacanya pada alamat internet kami: www.familyradio.com

Judul Buklet:

Kita Sudah Hampir Tiba!

Kemuliaan Hanya bagi Allah!

Saya Harap Allah Akan Menyelamatkan Saya

Traktat:

Hari Penghakiman: 21 Mei 2011

Tak Seorangpun Tahu Hari Atau Jamnya

Jika anda memiliki pertanyaan-pertanyaan tentang apa yang baru saja anda baca atau jika anda ingin mengetahui frequency dan jadwal dari siaran kami yang dapat didengar di seluruh dunia, tulislah surat kepada kami dengan alamat:

FAMILY RADIO

Oakland, CA, 94621 USA

Alamat internet kami:

www.familyradio.com

Email:

intern...@familyradio.com

BAHASA INDONESIA:

LOCAL TIME: KHZ:

0500-0600 1359

0700-0800 11865

1800-1900 11550

1900-2000 9485

1900-2000 11520

1900-2100 9485

2100-2200 1359

 

For more information
----------------------------------

Audios concerning worldwide warning:
------------------------------------------------------------------
http://www.youtube.com/watch?v=5Kshwp5JzaQ
http://www.youtube.com/watch?v=IRTod27y-zk
http://www.youtube.com/watch?v=HmcaKUG5ohI

For summary of some Biblical research, click on "Assembling the Timeline" (bottom
of webpage): 
http://areyouwatchingorsleeping.com/charts.html

 
 
                                                                                   Timeline of History    http://www.ebiblefellowship.com/sunday_bible_study/2005.10.09_McOwen.htm
 
                                                                                                             Years                                 BC

Gen 5:3                   Adam created 

                                                       130 (lifespan)                     11013


Gen. 5:6 & Gen. 4:26 Seth                                                                       105 

5:11                         Enos                                                                       905                                    

5:14                         Cainan 

                                                                    910                                    

5:17                         Mahalaleel                                                              

895                                    

5:20                         Jared 

                                                                      962                                    

5:21-23                     Enoch                                                                     

65                                     

5:25-27                     Methuselah 

                                                            969                                     

v. 28                         Lamech                                                                  182 

7:6                           The Flood: Noah was                                            

600            


                                                                                                             6,023                   4,990 BC  = 931 BC + 1,236 + 2,823


Gen. 11 v. 10,11     Shem                                                                       502 (from flood) 

v. 12,13                  Arphaxad                                                                  438 

v. 14,15                 Salah                                                                        433 

v. 16,17                 Eber                                                                          464

v. 18,19                 Peleg                                                                        239 

v. 20,21                 Reu                                                                           239 

v. 22,23                 Serug                                                                        230

v. 24,25                 Nahor                                                                       148 

v. 26-32                 Terah                                                                        130 [Abraham born: Gen. 12:4 (205-75=130)] 


                                                                                                             2,823                                   = 2,167 BC 


Gen. 21:5             Abraham                                                                    100 (Isaac born)

Gen. 25:26           Isaac                                                                          60 (Jacob born)

Gen. 47: 1,9        Jacob                                                                          130 (into Egypt) 

Ex. 12: 40,41       Exodus                                                                       430

I Kings 6:1          Solomon's Temple                                                         480 (4th yr. of Solomon's reign) 

I Kings 11:42,43   Solomon dies                                                               36

                                                                                                             1,236 = 931 BC (all archeology agrees on 931 BC for Solomon's death and division of kingdom)

Conclusion: 931 BC + 1,236 + 2,823 + 6,023 = 11,013 BC (Creation) 

Daniel 12 (KJV):
9 And he said, Go thy way, Daniel: for the words are closed up and sealed till the time of the end.

 Matthew 24: 14   And this gospel of the kingdom shall be preached in all the world for a witness unto all nations; and then shall the end come
0 new messages