Dokumentersebut membahas tentang kriteria perencanaan irigasi di Indonesia. Secara garis besar, dokumen ini menjelaskan tiga tingkatan jaringan irigasi yaitu irigasi sederhana, semiteknis, dan teknis beserta unsur-unsurnya. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan proses perencanaan irigasi mulai dari tahap studi, perencanaan awal hingga akhir, serta data dan pengukuran yang dibutuhkan dalamRead less
Dalam ilmu teknik sipil terdapat beberapa bidang keahlian antara lain struktur, transportasi, geoteknik, dan juga keairan. Bidang keairan atau keahlian dalam merencanakan bangunan-bangunan air selalu membutuhkan buku penunjang sebagai pedoman standar dalam perencanaan. Kriteria Perencanaan Irigasi (KP) disusun dan ditetapkan dengan tujuan agar ada keseragaman dalam kegiatan perencanaan pembangunan irigasi di Indonesia. Buku Kriteria Perencanaan (KP) tersedia dalam bentuk soft file. Bagi rekan-rekan yang membutuhkan silahkan download lewat link di bawah ini :
Merupakan program lanjutan dari lulusan Diploma III dari program studi Teknik Sipil dan D.III yang Relevan. Program studi ini menghasilkan lulusan yang terampil dan handal dalam bidang perencanaan dan pelaksanaan bangunan irigasi dan rawa.
Menghasilkan desain konstruksi jaringan Irigasi dan Rawa yang handal dan dapat dipertanggung jawabkan dengan mengadopsi perkembangan standar teknis dan pemanfaatan teknologi terkini, berwawasan lingkungan, adaptif terhadap aspek kebencanaan serta memuat kearifan lokal masyarakat.
(1) Meningkatkan mutu pendidikan vokasional melalui pengembangan tenaga pendidik dan kependidikan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang Teknik Perencanaan Irigasi dan Rawa.
(3) Mengembangkan kurikulum yang mendukung program MBKM sesuai dengan standard kompetensi Industri melalui peningkatan kerjasama dengan industri dan institusi yang terkait dalam bidang Irigasi dan Rawa.;
Kebutuhan air di persawahan disebut sebagai kebutuhan air irigasi. Irigasi adalah usaha penyediaan dan pengaturan air untuk menunjang pertanian. Tujuan irigasi adalah untuk memanfaatkan air irigasi yang tersedia secara benar yakni seefisien dan seefektif dalam menggunakan air. Desa Kobisadar Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku memiliki lahan pertanian namun pada musin kemarau para petani sering mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian sawa. Berdasaran permasalahan tersebut kami melakukan penelitian dengan tujuan menghitung debit air dan kebutuhan air untuk kebutuhan lahan pertanian setiap area irigasi serta efisensi jaringan di desa Kobisadar. Analisis data dalam penelitian ini meliputi ; kecepatan rata-rata aliran air, menghitungan luas penampang, perhitungan debit aliran saluran, menghitung kebutuhan air tiap area irigasi dan perhitungan efisiensi pemberian air. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa perbandingan kebutuhan debit dengan debit air aktual maka debit aktual pada saluran 1, 2, 4, 5 dan 6 mampu mencukupi kebutuhan air irigasi secara menyeluruh di area irigasinya. Pada saluran 3, debit aktual belum mampu mencukupi kebutuhan air irigasi di area irigasinya. Perhitungan nilai efisiensi pada saluran 1 nilai efisiensi 44.15%, saluran 2 nilai efisiensi 50.74%, saluran 3 nilai efisiensi 37.62%, saluran 4 nilai efisiensi 61.91%, saluran 5 nilai efisiensi 76.54%, saluran 6 nilai efisiensi 73.32%. Sehingga dapat di simpulakan bahwa secara keseluruhan nilai efisiensi yang ada tidak memenuhi standart efisiensi karena rata-rata nilai efisiensi pada tiap-tiap saluran tersebut dibawah 90%. Saluran dinilai efisien jika nilai efisiensi memenuhi standar efisiensi menurut Standart Perencanaan Irigasi Saluran Sekunder dengan tingkat efisiensi pengairan diatas 90%.
3a8082e126