1. Peternakan bisa berjalan baik hanya 6 bulan pertama, ketika proyek dimulai pada bulan Agustus, musim hujan. Masalah air belum terlihat.2. Setelah bulan ke 7, mulai terlihat masalah2 yang ada. Yang pokok adalah kurangnya air. Sudah dicoba meminta tukang gali sumur sampaik 3 kali gagal. Mengambil air genangan di danau kecil harus rebutan dengan orang sekitar dan IPN sendiri selaku pemilik lahan yang kita sewa.3. Masalah lain, pihak IPB yang wan prestasi dalam beberapa hal.4. Intinya, Jonggol bukan lokasi yang baik untuk beternak sapi perah. Padahal investai yang kita keluarkan untuk infrastruktur sudah cukup besar, sekitar Rp380.000.000,- diluar lahan rumput.5. Dalam kondisi darurat, 71 ekor sapi dipindahkan (dititipkan) ke Pengalengan dengan kondisi : 40-ekor sehat, 6-ekor roboh, 9-ekor kurus dan 16-ekor afkir. Status penitipan : FPSI tidak mengeluarkan biaya lagi, tetapi susu menjadi hak pengelola.
* Ada 68-ekor sapi dengan kondisi : 40-ekor laktasi, 22-ekor diantaranya dalam keadaan bunting. 8-ekor dara bunting, 11-ekor dara kosong dan 9-ekor pedet.
1. Ada 25-ekor sapi dengan status disandera oleh IPB2. Ada fasilitas kandang dan sarananya dalam keadaan baik3. Ada 4 orang karyawan yang masih digaji sekitar Rp6.000.000,- sebulan.
1. IPB meng-klaim masih punya piutang sewa ke kita (FPSI) sebesar Rp200.000.000,- dan menahan 25-ekor sapi kita sebagai sandera.2. FPSI berusaha mengambil 25-ekor sapi tersebut dan memindahkannya ke Pengalengan3. Infrastruktur yg sudah kita bangun kita serahkan ke IPB untuk membayar hutang sewa lahan.4. Pengurus berusaha mengembalikan jumlah sapi menjadi seperti semula, 159-ekor, kemudian membagi sesuai kepemilikan paket. Diperkirakan ini memerlukan waktu 2 tahun.
* Cut loss belum bisa dilakukan saat ini, bukan waktu yang baik
Ok setuju usule kang mas Cipto …………..
Yangkung
From: cowb...@googlegroups.com [mailto:cowb...@googlegroups.com] On Behalf Of hadisut...@yahoo.com
Sent: Wednesday, April 04, 2012
8:10 AM
To: cowb...@googlegroups.com
Subject: Re: Pertemuan dengan
Pengurus FPSI
good action pak lurah, mungkin dulur2 koboi lainnya mau sumbang saran, kalok saya sih dikasih waktu toleransi tertentu misalnya 3 atau 6 bulan jika tidak membaik dibuat meeting investor untuk cutloss atau ditawarkan operatornya ke pihak lain yg mumpuni,