Re: Buku Perilaku Konsumen Pdf Freel

0 views
Skip to first unread message
Message has been deleted

Elliott Davis

unread,
Jul 9, 2024, 3:58:31 PM7/9/24
to compresesi

UjangSumarwan, lahirdi Jakarta 16 September 1960 daripasanganAlmarhum Muhammad SalimdanHj. N. Ratnasih. IamemperolehgelarSarjanaSosialEkonomiPertaniandengankonsentrasiAgribisnisdariInstitutPertanian Bogor padatahun 1985 dangelar Master of Science bidang Household Economics padatahun 1990 dangelarDoktorbidangPerilakuKonsumenpadatahun 1993 dari Iowa State University, Ames Iowa AmerikaSerikat. Iadiangkatmenjadi Guru BesarIlmuPerilakuKonsumenpada 1 Mei 2005. Sejaktahun 1994 mengembangkanpenelitiandalambidangperilakukonsumsipangandanperilakupembeliandanpenggunanberbagaiprodukdanjasa, sertaberbagaipenelitian lain yang berkaitandenganperilakukonsumen. Padatahun 2003 menerbitkanbukuteks yang berjudulPerilakuKonsumen: TeoridanPenerapannyadalamPemasaran. Bukutersebuttelahdicetakulang yang keduapadatahun 2004, dancetakulangketigasertaedisirevisikeduapadatahun 2011. IaadalahSekretaris Tim PenyuntingBukuPemikiran Guru BesarInstitutPertanian Bogor: PersfektifIlmu-ilmuPertaniandalam Pembangunan yang diterbitkanpadatahun 2008 olehDewan Guru Besar IPB denganPenebarSwadayadan IPB Press. Bukutersebutberisikumpulanpemikiran yang ditulisoleh 104 Guru Besar IPB. IaadalahsalahseorangpenulisdaribukuPemasaranStrategik: StrategiuntukPertumbuhan Perusahaan dalamPenciptaanNilaibagiPemegangSaham yang diterbitkanInti Prima tahun 2009. IajugasalahsatupenulisdaribukuPemasaranStrategik: Persfektif Value-Based Marketing danPengukuranKinerja yang diterbitkan IPB Press tahun 2010, kemudiandicetakulang yang keduapadatahun 2011 Perilaku Konsumen: Prof Dr Ir Ujang Sumarwan, MSC

Buku Perilaku Konsumen Pdf Freel


Download https://imgfil.com/2yLKQo



MOTIVASI Schiffman dan Kanuk (2000) Motivation can be described as driving forcewithin individuals that impels them to action. This driving force is produced by state of tension, which exists as the result of an unfulfilledneed Solomon (1999) Motivation refers to the processes that cause people to behave as they do. It occurs when a need is aroused that the consumer wishes to satisfy . Once a need has been activated, a state of tension exists that drives the consumer to attempt to reduce or eliminate the need. Mowen dan Minor (1998) Motivation refers to an activated state within a person that leads to goal-directed behavior. It consists of the drives, urges, wishes, or desires that initiate the sequence of events leading to a behavior.

Motivasi muncul karena adanya kebutuhan yang dirasakan oleh konsumen. Kebutuhan muncul karena konsumen merasakan ketidaknyaman antara yang seharusnya dirasakan dan yang sesungguhnya dirasakan.

Kebutuhansuksesadalahkeinginanmanusiauntukmencapaiprestasi, reputasi, dankarir yang baik. Kebutuhansuksesmemilikikesamaandengankebutuhan ego dankebutuhanaktualisasidiridariteori Maslow.

Kebutuhan afiliasi adalah keinginan manusia untuk membina hubungan dengan sesamanya, mencari teman yang bisa menerimanya, ingin dimiliki oleh orang-orang sekelilingnya, dan ingin memiliki orang-orang yang bisa menerimanya. Kebutuhan afiliasi memiliki kesamaan dengan kebutuhan sosial dari teori Maslow.

Kebutuhan kekuasaan adalah keinginan seseorang untuk bisa mengontrol lingkungannya, termasuk mempengaruhi orang-orang di sekelilingnya. Kebutuhan sukses memiliki kesamaan dengan kebutuhan aktualisasi diri dari teori Maslow.

Sering terjadi, bahwa hasil observasi tidak dimanfaatkan dengan maksimal, sehingga masih ada kesenjangan antara apa yang diinginkan perusahaan dengan apa yang dibutuhkan oleh konsumen (Zyman, 2000). Sebuah survei online dilakukan oleh Kompas.com, yang menyatakan bahwa ada 5 tren konsumen terkait layanan digital sepanjang tahun 2015. Salah satunya, perkembangan teknologi digital yang terjadi saat ini memicu penduduk di seluruh dunia tanpa mengenal usia untuk saling terhubung satu dengan yang lain. Perkembangan ini memunculkan generasi baru yang diberi nama screenager. Screenager merupakan kelompok masyarakat yang memiliki beragam perangkat digital dan tidak pernah puas terhadap layanan digital tertentu.

Masyarakat kelas menengah di Indonesia telah mencapai 74 juta orang dan jumlah ini akan semakin meningkat di tahun 2020 (Setiawan, 2016). Selain itu, 93% konsumen digital memiliki telepon genggam, yang 77% di antaranya sudah menggunakan ponsel pintar. Terkait hal itu, korelasinya adalah dengan meningkatnya jumlah pengguna teknologi dan layanan digital maka hal tersebut juga disertai perilaku konsumen yang menginginkan pengalaman digital yang lebih baik.

Nufian Febriani adalah dosen dengan kajian manajemen komunikasi di Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Brawijaya Malang. Memulai ketertarikan pada kajian manajemen komunikasi khususnya dengan topik perilaku konsumen sejak 2009. Peneliti menempuh pendidikan sarjana di FISIP Universitas Brawijaya Malang dan lulus dengan tema penelitian perilaku komunikasi word of mouth konsumen, kemudian melanjutkan pendidikan master di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Bandung pada tahun 2010 dan berhasil lulus pada tahun 2012 dengan mengangkat tema perilaku konsumen yang ditimbulkan oleh sebuah variable intervening. Penelitian tentang perilaku konsumen dan komunikasi pemasaran secara berkelanjutan terus penulis lakukan. Salah satu hasil pencapaian penulis adalah pada tahun 2018, penulis bersama Wayan Weda berhasil menerbitkan buku dengan judul Teori dan Praktis: Riset Komunikasi Pemasaran Terpadu.

Wayan Weda Asmara Dewi adalah dosen kajian manajemen komunikasi di Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Brawijaya Malang. Memiliki ketertarikan dalam membahas kajian manajemen komunikasi khususnya dengan topik digital marketing dan komunikasi pariwisata sejak 2008. Peneliti menempuh pendidikan sarjana di Universitas Brawijaya dan berhasil lulus dengan mengangkat tema perilaku konsumen kemudian melanjutkan pendidikan master di universitas yang sama yaitu Universitas Brawijaya Malang pada tahun 2011 dan berhasil lulus dengan mengangkat tema perilaku konsumen melanjutkan penelitian sebelumnya. Ketertarikan penulis tentang kajian perilaku konsumen dan digital marketing yang kemudian penelitian tersebut dikembangkan menjadi kajian baru yakni EIMC khususnya membahas tentang komunikasi pariwisata sampai dengan saat ini. Capaian utama dari penelitian tersebut sudah dipublikasikan di beberapa jurnal nasional dan internasional.

Buku ini bertujuan untuk menjelaskan tentang perilaku konsumen dilihat dari sudut pandang pelaku usaha. Materi diambil baik dari perkembangan lingkungan makro dewasa ini, dari bahan pengajaran, dari literatur maupun dari hasil pengamatan kegiatan usaha secara nyata. Bab-bab dalam buku ini meliputi :Bab 1 : Pelaku Usaha dan Kewirausahaan Bab 2 : Konsumen dan Perilaku Konsumen Bab 3 : Manusia dan Lingkungan Bab 4 : Faktor Internal Individu Konsumen Bab 5 : Pengaruh Sosial Budaya Bab 6 : Strategi Pemasaran Bab 7 : Pengetahuan Konsumen Atas Produk Bab 8 : Pertimbangan Konsumen dalam Membeli Bab 9 : Pengambilan Keputusan Konsumen Bab 10 : Konsumen Kelompok Bab 11 : Tanggung Sosial Terhadap Konsumen

Fenomena persaingan di era globalisasi akan semakin mengarahkan sistem perekonomian negara mana pun ke mekanisme pasar yang pada akhirnya memposisikan pemasar untuk selalu mengembangkan dan merebut pangsa pasar. Salah satu aset untuk mencapai hal itu adalah merek produk yang dewasa ini berkembang menjadi sumber aset terbesar bagi perusahaan. Dalam kondisi pasar yang kompetitif, preferensi dan loyalitas pelanggan adalah kunci kesuksesan. Dengan demikian, pemasaran dewasa ini merupakan pertempuran persepsi konsumen dan tidak lagi sekadar pertempuran produk


Perpustakaan Universitas Bina Sarana Informatika merupakan layanan yang diberikan kepada civitas akademik khususnya mahasiswa untuk memperoleh informasi seperti buku, majalah, jurnal, prosiding, dll.

7fc3f7cf58
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages