Yang lebih menarik lagi, negara yang berbeda punya khas film horor yang berbeda pula. Karenanya, genre horor kadang memiliki sub-genre horor Thailand, horor Jepang, horor Barat, dan tentunya film horor Indonesia. Dianggap menyeramkan karena karakternya berasal dari negara sendiri, genre horor Indonesia jadi pilihan yang digandrungi kaum pencinta film.
Genre horor sudah jadi langganan perfilman Indonesia sejak dulu, Toppers! Nggak heran, sekarang sudah banyak judul-judul film yang dianggap legendaris dan 'keramat'. Nah, untuk kamu yang sedang cari inspirasi film horor untuk ditonton. Simak 27 film horor Indonesia yang patut banget masuk dalam watchlist-mu!
Pengabdi Setan yang dirilis pada 1980 adalah film horror Indonesia yang sangat populer pada masanya, bahkan di tingkat Internasional. Saking suksesnya, film ini dibuat kembali pada 2017 dengan judul yang sama, dan mendulang kesuksesan.
Mulai dari penampakan kuntilanak, hingga sosok pembantu baru yang misterius, dan terbunuhnya penjaga rumah semakin memberikan teka-teki aneh untuk mengungkap latar belakang yang disembunyikan oleh keluarga ini.
Berbicara film horror Indonesia terbaik, tak akan lengkap rasanya jika tak memasukkan film yang dibintangi ratu horror Indonesia, Suzzana. Ratu Ilmu Hitam yang dirilis pada 1981 adalah salah satu film Suzzanna terbaik yang berhasil menyabet penghargaan sinematografi terbaik dan nominasi aktris terbaik pada FFI 1982.
Beruntungnya Murni diselamatkan seorang dukun yang ternyata adalah orang yang menggunakan ilmu hitam tersebut. Dihasut untuk membalas dendam, Murni akhirnya mempelajari berbagai ilmu hitam dari sang dukun hingga dijuluki Ratu Ilmu Hitam.
Cerita semakin menegang ketika paku di kepala Suketi dicabut yang membuat ia kembali menjadi hantu. Merasa kebahagiaannya dirusak, Suketi perlahan mulai balas dendam kepada orang-orang yang mengganggu keluarganya.
Mengusung judul yang sama, film horror Indonesia ini awalnya tidak dibuat untuk bioskop dan ditayangkan di TransTV yang waktu itu belum mengudara secara nasional. Kualitasnya kemudian membawa film ini ke layar bioskop dan mendulang kesuksesan.
Singkat cerita, Soni, salah satu dari empat sekawan tersebut memutuskan untuk menggunakan ritual Jelangkung untuk mendapatkan ilmu gaib. Setelah itu, justru malapetaka yang akan menghantui empat sekawan ini.
Nat dan Mina kemudian membawa ke rumah sakit untuk mengobati Hera. Sayangnya rumah sakit yang mereka kunjungi penuh sehingga suster terpaksa membuka bangsal yang selama itu tertutup, yaitu Bangsal 13.
Film horror Indonesia terbaik selanjutnya adalah Mirror yang dirilis pada 2005. Film horror yang dibintangi Nirina Zubir ini bercerita mengenai Kikan, anak SMA yang tiba-tiba memiliki kemampuan supranatural untuk melihat kematian seseorang hanya lewat pantulan cermin.
Film horror Indonesia selanjutnya yang bisa dikategorikan sebagai film horror terbaik adalah Kuntilanak yang dibintangi Julie Estelle. Film horror Indonesia satu ini mengisahkan Samantha, gadis broken home yang memutuskan untuk keluar dari rumah dan pindah ke sebuah kost-kost-an misterius.
Keanehan makin terjadi pada Samantha yang didalam kamarnya terdapat cermin keramat, yang menjadi penghubung dunia manusia dan dunia gaib. Bagaimana kelanjutan teror Kuntilanak dalam kehidupan Samantha? Cari tahu jawabannya di film horror Indonesia Kuntilanak.
Film Pocong yang pertama tidak lulus sensor KPI dan Pocong 2 ini merupakan film recycle dari film tersebut. Film horor ini dibintangi oleh Revalina S. Temat dan Risty Tagor dan dijamin akan membuat penontonnya takut.
Film horror Indonesia ini menceritakan sepasang suami istri dan bayi mereka yang hendak berlibur ke Bandung bersama teman dan saudara mereka. Ditengah perjalanan, mereka bertemu Maya, seorang gadis yang mengaku baru saja dirampok.
Berniat menolong Maya, mereka kemudian mengantarkan Maya pulang kerumahnya. Di rumah tersebut, seorang wanita misterius bernama Dara menyambut mereka. Disinilah satu persatu mereka terjebak dalam permainan Dara yang menjadikan nyawa sebagai taruhannya.
Konflik makin menjadi-jadi saat salah satu pemain kemudian mengalami kerasukan. Untuk menyelamatkan pemain tersebut mereka terpaksa menemui paranormal dan akhirnya terjebak di dalam hutan yang penuh keanehan dan juga misteri.
Satu lagi karya Joko Anwar yang layak di sebut sebagai film horror terbaik Indonesia. Dirilis pada 2009, Pintu Terlarang yang dibintangi Fahry Albar dan Marsha Timothy ini bercerita tentang seorang pematung sukses bernama Gambir.
Ia terkenal karena karya-karya patung yang bertemakan ibu hamil. Ia mendapatkan inspirasi mematung sosok ibu hamil dari tragedi gugurnya jabang bayi Talyda, sang Istri. Sosok patung yang begitu hidup kemudian menimbulkan tanda tanya, terlebih ketika kejadian-kejadian aneh mulai menghantui Gambir.
Hingga akhirnya terungkap fakta bahwa didalam setiap patung ibu hamil yang Gambir buat ternyata terdapat janin bayi yang ia dapatkan dari klinik Aborsi. Film horror Pintu Terlarang layak dikatakan sebagai film horror terbaik karena sepanjang film akan menyajikan misteri yang berbagai teka-teki yang bakal menguras imajinasimu.
Sebuah keluarga tengah berlibur disebuah villa kecil di tengah hutan. Liburan mereka awalnya terasa sangat menyenangkan sampai akhirnya mereka semua terbunuh. Saat itulah muncul sosok Evan yang tiba-tiba hilang ingatan dan dihadapkan oleh berbagai bukti bahwa baru saja terjadi pembunuhan mengerikan.
The Doll 2, film horror yang hadir setelah kesuksesan sekuel pertamanya ini bercerita mengenai teror dari boneka mistis bernama Sabrina. Dibintangi oleh Luna Maya yang berperan sebagai Maira, seorang ibu yang baru saja kehilangan sang anak karena tragedi kecelakaan.
Setelah kejadian malang, boneka Sabrina milik sang anak mulai terlihat aneh. Boneka Sabrina mulai terlihat sering berpindah tempat sendiri. Keanehan yang semakin banyak pada boneka Sabrina membuat Maira mulai menganggap roh Kayla, sang anak terperangkap di dalam boneka tersebut.
Di tahun 2017, film ini disebut sebut sebagai salah satu film horor paling seram yang tayang sepanjang tahun 2017-2018. Sekuelnya, Pengabdi Setan 2: Communion, tayang di bioskop pada Agustus 2022 dan diprediksi akan mendulang antusiasme dan kesuksesan yang sama atau bahkan melebihi film pertamanya.
Kafir merupakan film horor Indonesia yang meraih banyak pujian karena filmnya yang cukup mencekam. Film ini berkisah tentang satu keluarga yang mengalami kejadian tak terduga. Pada suatu hari, sang bapak tiba-tiba mengeluarkan beling dari mulutnya dan meninggal dunia.
Satria pun menikah dengan Suzanna. Saat Suzanna hamil, Satria harus meninggalkannya untuk dinas ke Jepang. Saat sang suami dinas, Suzanna harus menghadapi segerombolan penjahat yang tak sengaja membunuhnya. Suzanna pun bangkit untuk membalaskan dendamnya.
Film yang diperankan Chelsea Islan ini bercerita tentang seorang perempuan bernama Alfie yang dihantui masa lalunya yang kelam. Ibunya telah wafat dengan misterius dan ayahnya bernama meninggalkannya untuk menikah kembali dengan perempuan lain.
Cerita film ini berawal dari cerita seorang anak bernama Tasya (Gabriella Quinnlyn) yang berusaha memanggil arwah mendiang ibunya karena ingin sekali bertemu. Jefri Nichol, Amanda Rawles, dan Lukman Sardi turut memeriahkan film horor yang satu ini.
Tak sekedar film seram, cerita di film ini mengangkat tentang isu perundungan atau yang kerap disebut bullying. Angga Yunanda, pemain film pemenang piala citra, Dua Garis Biru, hadir sebagai pemeran utama di film ini.
Timo Tjahyanto di film ini berperan sebagai sutradara sekaligus penulis skenario. Mengangkat mitologi tentang iblis, film ini memiliki pace yang cepat, yang membuat penonton terus tertarik dengan ceritanya. Istilah gaulnya, gak dikasih kendor.
Ketika program KKN berlangsung, kejadian aneh dan menyeramkan silih berganti terjadi. Ternyata, desa ini dikuasai oleh Badarawuhi. Sosok tersebut adalah siluman ular yang menguasai Desa Penari setelah diusir Kerajaan Pantai Selatan karena merasuki salah satu penari di timur pulau Jawa.
Merupakan film horor dengan sentuhan religi, Qodrat menceritakan kisah seorang ustad yang berusaha melawan iblis yang merasuki tubuh manusia. Bukan hanya seru karena menyeramkan, Qodrat pantas masuk daftar film horor lokal terbaik karena pengemasannya yang unik.
Nah, agar sensasi menonton jadi semakin asyik, yuk lengkapi peralatan nontonmu dengan sepaker aktif terbaik. Kamu bisa mendapatkannya di Tokopedia dengan harga terbaik, lho. Yuk, kunjungi Tokopedia sekarang juga!
Thomas Barker, an honorary associate professor at the Humanities Research Centre of the Australian National University, who specializes in the cultural sociology of the Southeast Asian screen industries, told The Diplomat that horror in general has its challenges.
Regionally, Indonesian horror films tend to find the most success in neighboring Malaysia and Singapore due to cultural similarities, but some have gone global through different methods of distribution.
Indonesian horror are the films of the horror genre produced by the Indonesian film industry. Often inspired by local folklore and religious elements,[2][3] Indonesian horror films have been produced in the country since the 1960s. After a hiatus during the Suharto era in the 1990s, when censorship affected production, Indonesian horror films continued being produced following Reformasi in 1998.[4][5]
During the authoritarian New Order regime under President Suharto, many horror films included religious symbolism and heroes to adhere to strict guidelines from censors. The Ministry Information under Ali Murtopo required that Indonesian films at the time had to follow strict moral and ethical guidelines, meaning many horror films juxtaposed violence and sexuality with religious heroes and themes.[7] Thomas Barker has argued that films produced after 1998 in Indonesia have been particularly shaped by what he described as the residual "trauma" of violence under the preceding New Order era under President Suharto.[2]
c80f0f1006