Sirah Nabawiyah .pdf

0 views
Skip to first unread message

Brian Scarano

unread,
Aug 3, 2024, 2:59:14 PM8/3/24
to chirmuzzguzzfi

Al Imam Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah berkata: Perhatikanlah dengan baik! -semoga Allah merahmatimu- enam kisah dari sirah nabawiyah. Dan pahamilah dengan pemahaman yang benar. Semoga Allah memahamkanmu agama para nabi untuk kamu ikuti dan agama musyrikin untuk kamu tinggalkan. Karena banyak orang yang mengaku beragama dan tergolong muwahhidin (ahli tauhid), namun tidak memahami enam perkara ini sebagaimana mestinya.

Maka jika kamu tahu bahwa mereka melakukan banyak pelanggaran yang mereka ketahui sebagai kedzaliman dan kesewenangan seperti zina. Dan kamu tahu juga bahwa (disamping itu) mereka melakukan banyak ibadah yang dengannya mereka mendekatkan diri kepada Allah, seperti haji, umrah dan bersedekah kepada orang-orang miskin, berbuat ihsan kepada mereka dan kebaikan-kebaikan lainnya. Namun (ibadah) yang paling agung menurut mereka adalah kesyirikan. Kesyirikan ini menurut mereka (ibadah) yang paling baik. Mereka lakukan ini dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah seperti yang Allah ceritakan tentang mereka, bahwa mereka mengatakan:

Maka jika kamu telah mengetahui bahwa peristiwa-peristiwa ini semua serta permusuhan yang dahsyat, semua itu adalah karena perkara ini sebelum diwajibkannya shalat, kamu sangat diharapkan sudah memahami perkara ini.

Maka jika kamu telah mengerti perkara ini, kamu pun tahu bahwa Islam dan agama seseorang tidak menjadi lurus meski pun dia mentauhidkan Allah dan meninggalkan kesyirikan, kecuali dengan memancangkan permusuhan kepada musyrikin dan terang-terangan menampakkan permusuhan dan kebencian kepada mereka, sebagaimana yang Allah firmankan:

Maka ketika musyrikin berangkat (perang) ke Badar, mereka ikut bersama musyrikin dalam keadaan tidak suka. Sehingga sebagian mereka terbunuh dengan tombak dan yang menombak tidak mengenali mereka. Dan ketika shahabat mendengar siapa yang terbunuh, bahwa yang terbunuh adalah fulan dan fulan, para shahabat merasa berat dan berkata: Kita telah membunuh teman-teman kita. Maka Allah turunkan firman-Nya;

Perkara ini jelas sekali, karena orang-orang yang tidak terkena ancaman (ayat ini) tidak ada kesamaran pada mereka. Akan tetapi orang yang mencari ilmu tidak sama dengan orang yang tidak mencarinya. Bahkan Allah berkata tentang orang-orang yang seperti ini sifatnya;

Kemudian Abu Bakr mempersiapkan balatentara memerangi orang ini. Maka saat ia merasakan (kedatangan) pasukan (Abu Bakr), ia berkata kepada amir (pasukan ini): Kamu amirnya Abu Bakr dan aku amirnya dia (juga). Dan aku tidak kafir. Lalu amir ini berkata: Kalau kamu benar, lemparkan senjata! Lalu ia pun melemparkannya. Lalu ia dikirim menghadap Abu Bakr. Dan Abu Bakr memerintahkan untuk membakar orang ini hidup-hidup dengan api.

c80f0f1006
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages