Hilman Hariwijaya memang telah berpulang, tetapi karyanya tetap abadi. Tulisannya akan dikenang, dan kisahnya akan disimpan dengan baik oleh mereka yang pernah tumbuh bersama karya Hilman. Antara lain karena Lupus-lah, saya jadi rajin ke perpustakaan. Mencari novel lupus di antara buku yang berjajar, lalu dalam sekejap turut masuk ke dunia Lupus.