Poin pertama yang bakal kamu dapatkan dari buku Blink adalah kemampuan berpikir secara intuitif. Pola pemikiran seperti ini dilakukan dengan mengandalkan intuisi. Karena berdasarkan intuisi, jenis keputusan yang muncul pun bergantung pada setiap individu.
Pernyataan dari para sejarawan itu merupakan salah satu bentuk cara berpikir intuitif. Mereka tiba-tiba merasa kalau patung tersebut janggal. Bahkan, mereka berani mengambil kesimpulan kalau patung tersebut palsu.
Selain itu, cara berpikir secara cepat bukan bawaan dari lahir. Siapa saja bisa mempunyai kemampuan tersebut. Caranya, bukan hanya dengan mengandalkan intuisi. Namun, kamu juga perlu membekali diri dengan pengalaman serta konteks yang tepat.
Blink (2005) menjelaskan bahwa setiap orang mampu mengambil keputusan yang tepat dalam waktu yang singkat tanpa harus mempertimbangkan banyak hal. Di dalam buku ini Anda akan mempelajari cara berpikir cepat tanpa harus banyak membuang waktu dan pikiran. Bayangkan, betapa produktif hidup Anda jika bisa melakukannya.
Buku ini membahas tentang dua detik pertama yang sangat menentukan ketika kita mengamati sesuatu hal, dua detik yang akan memberikan pemahaman dalam sekejap mata dengan kemampuan bawah sadar. Penulis biasa menyebut hal ini dengan first impression yaitu kesan pertama yang didapat ketika kita bertemu atau mengamati sesuatu hal tanpa membutuhkan banyak pertimbangan.
Sebagai contoh saat seseorang sedang berkompetisi atau mengikuti lomba cerdas cermat. Yang dibutuhkan adalah kecepatan dan ketepatan. Selain harus banyak belajar sebelumnya, biasanya jawaban yang akan kita keluarkan adalah apa yang ada di otak kita saat itu yaitu pemikiran sekejap (blink), karena jika kita terlalu lama berpikir justru kita akan kehabisan waktu menjawab dan bahkan tidak akan bisa menjawab sama sekali sehingga akan kalah dalam perlombaan ini. Contoh lain ketika kita bertanya secara cepat kepada orang lain, biasanya jawaban pertama yang diucapkan adalah jawaban paling jujur dan jawaban yang sesuai dengan apa yang ada di otaknya saat itu. Yaps benar, inilah yang dinamakan pemikiran bawah sadar atau penulis menyebutnya first impression.
df19127ead