Halo Sobat Survey, kembali lagi di artikel Indosurta. Nah pada artikel kali ini indosurta akan memberikan rekomendasi website atau software yang bisa kalian gunakan untuk melakukan transformasi koordinat. Tapi sebelum itu kalian udah tau belum apa yang dimaksud dengan transformasi koordinat?
Transformasi koordinat adalah proses konversi koordinat dari satu sistem referensi ke sistem referensi lainnya. Nah untuk melakukan transformasi koordinat ini kalian bisa menghitung manual atau menggunakan software agar mendapat hasil yang lebih akurat dan efisien serta meminimalisir kesalahan perhitungan yang diakibatkan oleh manusia.
Banyak fitur dari software GIS yang dapat melakukan transformasi koordinat dengan akurat dari berbagai proyeksi, datum, dan sistem koordinat. Beberapa software GIS yang biasa digunakan di Indonesia yaitu ArcGIS, QGIS, dll.
Website Coordinate Conversion Tools ( ) merupakan website transformasi koordinat dari NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration). Pada website ini kalian dapat melakukan transformasi dari koordinat dari berbagai format, seperti lintang, bujur atau koordinat Cartesian.
Software pada link/tautan berikut ( -geodesy-tools), ini menyediakan fitur untuk transformasi koordinat dan perhitungan geodesi lainnya yang lebih rinci dan detail. Software ini menggunakan algoritma canggih berdasarkan model geodetik dan parameter-parameter ellipsoid.
Kamu dapat melakukan transformasi koordinat dengan akurat dari berbagai datum, ellipsoid, variasi bentuk dan dimensi bumi, dan parameter geodesi lainnya. Software ini juga memiliki fitur tambahan untuk perhitungan jarak geodetik, perhitungan azimuth, dan pergeseran datum.
Pada website srgi ini kalian bisa melakukan transformasi antar epoch, antar datum, dan antar sistem koordinat berbeda. Kalian juga bisa melakukan transformasi multi coordinat, dan melakukan transformasi dengan banyak koordinat dengan cara mengupload file koordinat yang ingin kalian transformasi pada website SRGI ini.
Libraries seperti Proj, GDAL (Geospatial Data Abstraction Library), dan GeoTrans menyediakan berbagai fungsi dan metode transformasi koordinat. Programming ini nantinya diintegrasikan ke dalam aplikasi atau script dari software khusus, sehingga kamu bisa melakuakan transformasi koordinat secara otomatis dan sesuai dengan keinginan.
Nah itu dia beberapa software dan website yang bisa kamu gunakan untuk melakukan transformasi koordinat secara akurat. Semoga dengan membaca artikel ini kalian bisa melakukan transformasi koordinat dengan lebih efisien. Jangan lupa baca artikel indosurta lainnya juga ya, semoga bermanfaat!
Sistem koordinat mengufuk merupakan sistem koordinat cakerawala yang menggunakan ufuk tempatan si pemerhati sebagai satah asasi. Sistem koordinat ini membahagikan langit kepada dua hemisfera iaitu hemisfera atas untuk objek (jasad) yang dapat dilihat dan hemisfera bawah dimana objek tidak dapat dilihat[perlu rujukan] kerana Bumi berada di atas laluan. Bulatan agung yang memisahkan dua hemisfera ini disebut sebagai ufuk cakerawala atau ufuk dasar. Kutub bagi hemisfera bahagian atas ialah zenit manakala bagi hemisfera bahagian bawah pula ialah nadir.[1]
Seseorang mungkin mencuba untuk memudahkan dua persamaan terakhir dengan membahagi keluar kosinus (cos) suatu tempoh, meninggalkan satu ungkapan dalam tan A sahaja. Tetapi, tangen tidak dapat membezakan antara (sebagai contoh) azimut 45 dan 225. Kedua-dua nilai ini adalah sangat berlainan kerana kedudukan mereka yang bertentangan iaitu Timur Laut (NE) dan Barat Daya (SW) masing-masing. Seseorang boleh melakukannya hanya apabila sukuan di mana azimut terletak sudah diketahui.
Dalam fisika, transformasi Galileo adalah transformasi dari koordinat dalam suatu kerangka acuan ke sistem koordinat kerangka acuan lain yang bergerak konstan relatif terhadap kerangka acuan yang awal. Berdasarkan teori relativitas khusus,[1] transformasi Galileo hanya berlaku untuk kecepatan yang relatif rendah, jauh lebih lambat dibanding kecepatan cahaya. Untuk kecepatan yang tinggi, diperlukan transformasi Lorentz.
Gerak dapat dikatakan bersifat relatif. Relativitas yang terjadi dalam gerak ini dapat ditinjau dari konsep kejadian, pengamat, dan kerangka acuan. Kejadian adalah suatu peristiwa fisika yang terjadi dalam suatu ruang pada suatu waktu sesaat yang tertentu. Contoh kejadian adalah: kilat di langit, tumbukkan antara dua mobil, dan sebagainya. Seseorang yang mengamati suatu kejadian dan melakukan pengukuran, misalnya pengukuran koordinat [2] dan waktu disebut pengamat. Untuk menentukan letak sebuah titik dalam ruang kita memerlukan suatu sistem koordinat atau kerangka acuan. Misalnya, untuk menyatakan buah sebelum jatuh dari pohonnya, seorang pengamat memerlukan suatu kerangka acuan dengan koordinat (x, y, z). Jadi, kerangka acuan adalah suatu sistem koordinat.
Sesuai dengan konsep koordinat ruang dan waktu diatas, jika kita ingin menggambarkan keadaan dua pengamat sebagai acuan dalam waktu yang sama, tentu harus ada dua pengamat yang berbeda, misalnya P1 dan P2.
Keinvarian sebuah persamaan adalah bahwa persamaan akan memiliki bentuk yang sama apabila ditentukan oleh dua pengamat.[3] Dalam teori klasik, diasumsikan bahwa pengukuran ruang dan waktu oleh dua pengamat dikaitkan melalui transormasi Galileo. Jadi, apabila sebuah persamaan mengambil bentuk khusus tertentu bagi seorang pengamat, maka kita dapat menerapkan transformasi Galileo pada bentuk ini untuk menentukan bentuk bagi pengamat lain. Jika kedua bentuk itu sama, maka persamaannya invarian terhadap transformasi Galileo.
b. Permintaan data yang membutuhkan surat resmi hasil transformasi koordinat dapat menghubungi in...@big.go.id dengan melampirkan surat permohonan dan daftar koordinat dalam format *.xls serta membutuhkan waktu penyelesaian layanan maKsimai 5 hari
Aplikasi Konversi Koordinat Online ini bisa digunakan untuk mengkonversi atau transformasi koordinat UTM, TM3, dan Geografis (Latitude Longitude / World / WGS 84). Koordinat UTM yang bisa ditransformasi meliputi seluruh zone yang ada di dunia termasuk Indonesia.
Cara menggunakannya juga cukup mudah. Anda tinggal pilih sistem koordinat asal (Input Sistem Koordinat) dan masukkan koordinatnya. Kemudian pilih sistem koordinat tujuan (Output Sistem Koordinat) dan tekan tombol Proses Transformasi. Maka hasilnya akan langsung ditampilkan.
Untuk koordinat Geografis di belahan bumi manapun bisa dikonversi dengan aplikasi ini. Tetapi untuk Koordinat TM-3 yang bisa ditransformasi hanya meliputi zona yang ada di Indonesia, karena memang sistem koordinat ini hanya digunakan di Indonesia.
Kalau angka yang mau dikonversi hanya satu atau dua, anda bisa melakukan perhitungan seperti di atas menggunakan kalkulator. Tetapi jika banyak, seperti puluhan atau ratusan maka cara yang paling mudah dan cepat adalah mengaplikasikan rumus di atas ke Excel.
Untuk melakukan konversi koordinat geografis ke UTM menggunakan aplikasi di atas, input sistem koordinatnya pilih WGS 84. Untuk output sistem koordinat pastikan anda memilih zone yang tepat, karena kalau salah memilih zone hasil transformasinya juga akan salah. Berikut ini adalah contoh hasil transformasi koordinat geografis ke UTM zone 48S.
Untuk melakukan sebaliknya, yaitu konversi koordinat UTM ke geografis atau latitude longitude tinggal dibalik. Input sistem koordinat pilih UTM sesuai zone-nya dan ouput sistem koordinat pilih WGS 84.
Untuk melakukan konversi koordinat TM3 ke UTM menggunakan aplikasi di atas, input sistem koordinatnya pilih DGN95 / Indonesia TM-3 dan zonenya sesuaikan dengan posisi koordinat itu berada. Untuk output sistem koordinat pilih UTM dan zonenya juga disesuaikan. Berikut ini adalah contoh hasil transformasi koordinat TM-3 zone 50.1 ke UTM zone 50S.
Sistem koordinat 2D digunakan untuk menyatakan posisi mendatar pada bidang datar/mendatar atau pada permukaan bola atau ellipsoida bumi. Contohnya adalah sistem kooordinat kartesian siku-siku, sistem koordinat polar, dan sistem koordinat kurva linier siku-siku.
Sistem koordinat kartesian siku-siku contohnya adalah sistem koordinat lokal di mana sumbu-sumbu koordinatnya didefinisikan sembarang; sistem koordinat umum dimana sumbu-sumbu koordinatnya didefinisikan menurut sistem proyeksi. Misalnya sistem koordinat proyeksi Polyeder, Mercator, UTM dan TM-3o. Sistem koordinat kurva linier siku-siku misalnya sistem koordinat Cassini.
Proyeksi adalah suatu cara dalam usaha menyajikan dari suatu bentuk yang mempunyaidimensi tertentu ke dimensi lainnya. Dalam hal ini adalah dari bentuk matematis bumi(Elipsoid atau Elip 3 dimensi) ke bidang 2 dimensi berupa bidang datar (kertas).PROYEKSI dapat dibagi menurut criteria :
Ciri dari Proyeksi UTM adalah :