Sekda Bondowoso Sibuk Urusan Pribadi Karena Jadi Tersangka, Beberapa Tugas Pemerintahan Diabaikan
Kepada Yth.
Gubernur Jawa Timur
di Surabaya
Dengan Hormat,
Karena
bapak Syaifullah yang menjadi pejabat Sekretaris Daerah (Sekda)
kabupaten Bondowoso saat ini sibuk mengurusi masalah pribadinya, karena
telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengancaman kekerasan
dan atau pengancaman pembunuhan, maka beberapa tugasnya di kabupaten
Bondowoso cukup sering diabaikan.
Bahkan
karena merasa sebagai orang kuat dan sering meng-klaim mempunyai
banyak relasi dengan para pejabat tinggi negara, maka sering
mengabaikan Instruksi dan tugas dari bapak Bupati kabupaten
Bondowoso.Dan berperilaku merasa lebih berkuasa daripada Bupati.
Akan
tetapi jika ditanya media dan beberapa pihak terkait, Sekda tidak
pernah mau menjelaskan, kesibukan apa yang menimpa dirinya, sehingga
tidak bisa dengan maksimal menjalankan tugas dan bahkan mengabaikan
Instruksi Bupati untuk kegiatan yang sangat penting untuk pembangunan di
Bondowoso.
Apalagi, menurut bapak Syaifullah, bahwa yang mengangkat dirinya adalah Gubernur, dan Sekda Provinsi Jawa Timur, sehingga bapak Syaifullah yang merupakan pegawai negeri dari kabupaten Situbondo bisa menjadi Sekda di kabupaten Bondowoso.
Karena bapak Syaifullah sering menyatakan bahwa beliau adalah tim
sukses ibu Khofifah yang akhirnya terpilih menjadi Gubernur Jawa Timur.
Maka bapak Syaifullah merasa tidak perlu patuh pada Bupati Bondowoso.
Untuk
itu kami memohon agar bapak Syaifullah untuk sementara dinon-aktifkan
dahulu dari jabatannya sebagai Sekda kabupaten Bondowoso, sampai
kasus hukumnya selesai. Jika tidak, maka banyak program
pembangunan di Bondowoso yang terhambat, sebab saat ini bapak Syaifullah
sering melalaikan tugas dan mengabaikan instruksi Bupati untuk menata
pembangunan, karena sibuk mengurusi masalah pribadinya yang jadi
tersangka.
Demikian terima kasih.
KSBB - Kelompok Studi Bintang Bondowoso
M. Anshori
Tembusan:
1. Menteri Dalam Negeri
2. lembaga Negara Terkait