[budaya_tionghua] Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

266 views
Skip to first unread message

Tantono Subagyo

unread,
Oct 6, 2008, 11:15:26 PM10/6/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Xuan Tong xiong dan para ahli Budaya Tionghua
Mohon petromaksnya, selama ini lookay belajar masalah harmoni dls, walaupun tidak selalu mudheng, lha sekarang Lookay ingin belajar lebih jauh lagi tentang konsep memaafkan.  Mohon diperjelas tentang konsep ini karena selama ini (kalau tidak salah) budaya Tionghua yang dikenal adalah masalah keuletan dan tahan uji, pluralisme dls tetapi konsep memaafkan belum banyak diterangkan.  Salam, Tan Lookay

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

Hendri Irawan

unread,
Oct 6, 2008, 11:38:27 PM10/6/08
to budaya_...@yahoogroups.com

encoding: Big5

½×»y

¨½¤¯

¤l¤ê¡G¡§°Ñ¥G¡I§^¹D¤@¥H³e¤§¡C¡¨

´¿¤l¤ê¡G¡§°ß¡C¡¨

¤l¥X¡C

ªù¤H°Ý¤ê¡G¡§¦ó¿×¤]¡H¡¨

´¿¤l¤ê¡G¡§¤Ò¤l¤§¹D¡A©¾®¤¦Ó¤w¨o¡C¡¨

Lun Yu

Bab Li Ren, ayat 15

Kongzi berujar: "Shen hu (Zengzi, murid Kongzi) ! Dao yang aku jalani
memiliki satu prinsip pemersatu."

Zengzi menjawab: "Ya."

Kongzi berlalu (meninggalkan kelas).

Murid-muridnya yang lain bertanya: "Apa maksud kata-kata guru ?"

Zengzi menjawab: "Dao yang dijalani Guru (Kongfuzi), adalah selalu
Zhong (teguh/setia terhadap prinsip-prinsip xing/nurani kita) dan Shu
(welas asih terhadap sesama, tepa selira, termasuk bersikap
memaafkan), hanya ini dan tidak ada lagi."

Hormat saya,

Yongde

--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Tantono Subagyo"


<tantono@...> wrote:
>
> Xuan Tong xiong dan para ahli Budaya Tionghua
> Mohon petromaksnya, selama ini lookay belajar masalah harmoni dls,
walaupun
> tidak selalu mudheng, lha sekarang Lookay ingin belajar lebih jauh lagi
> tentang konsep memaafkan. Mohon diperjelas tentang konsep ini
karena selama
> ini (kalau tidak salah) budaya Tionghua yang dikenal adalah masalah
keuletan
> dan tahan uji, pluralisme dls tetapi konsep memaafkan belum banyak
> diterangkan. Salam, Tan Lookay
>

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Y! Messenger

Group get-together

Host a free online

conference on IM.

Find helpful tips

for Moderators

on the Yahoo!

Groups team blog.

.

__,_._,___

perfect_harmony2000

unread,
Oct 7, 2008, 12:42:52 AM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Sdr.Tantono,

konsep memaafkan itu ada dalam banyak aliran filsafat, seperti Mo Zi,
Kong Zi dan Lao Zi.

Hal ini kemudian meresap kedalam ritual maupun budaya mereka.
Contoh sederhana adalah budaya memberi muka yang selain bermakna tepo
saliro juga mengandung makna menghargai dan memaafkan orang.

Hormat saya,

Xuan Tong


--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Tantono Subagyo"
<tantono@...> wrote:
>

> Xuan Tong xiong dan para ahli Budaya Tionghua
> Mohon petromaksnya, selama ini lookay belajar masalah harmoni dls,
walaupun
> tidak selalu mudheng, lha sekarang Lookay ingin belajar lebih jauh
lagi
> tentang konsep memaafkan. Mohon diperjelas tentang konsep ini
karena selama
> ini (kalau tidak salah) budaya Tionghua yang dikenal adalah masalah
keuletan
> dan tahan uji, pluralisme dls tetapi konsep memaafkan belum banyak
> diterangkan. Salam, Tan Lookay
>

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Moderator Central

Get answers to

your questions about

running Y! Groups.

Yahoo! Groups

Join people over 40

who are finding ways

to stay in shape.

Wellness Spot

on Yahoo! Groups

A resource for living

the Curves lifestyle.

.

__,_._,___

danarhadi2000

unread,
Oct 7, 2008, 12:54:45 AM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Pak Bagyo, bagaimana pendapat anda mengenai penghayatan falsafah
permaafan ini, didunia Barat dan Tiongkok? Baik dalam kehidupan se-
hari hari maupun sikap kenegaraan?

Dimanakah azas harmony lebih mengakar? Di Tiongkok atau dalam
falsafah Barat?

Apakah azas These-Antithese bermuasal dari Tiongkok atau Barat?
Falsafah "an Eye for an eye and a tooth for a tooth" berasal dari
Asia timur?

Mohon petromax

salam

Danardono

--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "perfect_harmony2000"

<perfect_harmony2000@...> wrote:
>
> Sdr.Tantono,
>
>
> konsep memaafkan itu ada dalam banyak aliran filsafat, seperti Mo
Zi,
> Kong Zi dan Lao Zi.
>
> Hal ini kemudian meresap kedalam ritual maupun budaya mereka.
> Contoh sederhana adalah budaya memberi muka yang selain bermakna
tepo
> saliro juga mengandung makna menghargai dan memaafkan orang.
>
>
>
>
> Hormat saya,
>
>
>
> Xuan Tong
> --- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Tantono Subagyo"

> <tantono@> wrote:
> >
> > Xuan Tong xiong dan para ahli Budaya Tionghua
> > Mohon petromaksnya, selama ini lookay belajar masalah harmoni
dls,
> walaupun
> > tidak selalu mudheng, lha sekarang Lookay ingin belajar lebih
jauh
> lagi
> > tentang konsep memaafkan. Mohon diperjelas tentang konsep ini
> karena selama
> > ini (kalau tidak salah) budaya Tionghua yang dikenal adalah
masalah
> keuletan
> > dan tahan uji, pluralisme dls tetapi konsep memaafkan belum banyak
> > diterangkan. Salam, Tan Lookay
> >
>

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Search Ads

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Yahoo! Groups

w/ John McEnroe

Join the All-Bran

Day 10 Club.

Best of Y! Groups

Check it out

and nominate your

group to be featured.

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 7, 2008, 2:12:14 AM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Mohon maaf ini sepengetahuan saya saja terutama tentang Budaya Kristen yang kami coba kembangkan lagi terutama di Gereja saya dalam lingkup kecil.  Kami berpendapat bahwa akar permasalahan adalah dendam dan kami mencoba untuk memaafkan sesuai dengan doa utama Bapa Kami yaitu "ämpunilah kami seperti kami mengampuni yang bersalah kepada kami". Dalam Alkitabpun diceritakan bahwa pengampunan harus diberikan 70 x 7 kali. Jadi pemaafan atau pengampunan seharusnya dilakukan tanpa diminta dan bahkan kepada yang tidak layak dimaafkan sekalipun.  Kami berpendapat bahwa mengampuni/memaafkan adalah suatu bentuk melepaskan dendam, dan dengan hilangnya dendam tersebut maka kita akan dapat "move forward": (maju kedepan) dan juga melepaskan ganjalan dihati. 
Nah, dalam skala kecil kami coba terapkan kekehidupan keluarga dan ternyata gerakan kami ini banyak mencegah perceraian/pecahnya keluarga, mendamaikan anak dengan orangtuanya dalam konteks gereja dls. 
Saya sendiri pernah mendendam keluarga karena perlakuan yang saya anggap tidak adil dan ternyata dengan pengampunan itu kami sekarang menjadi erat kembali, bahkan seminggu sekali saya sering kongkow-kongkow dengan kakak ipar yang dulu sangat saya benci.  Nah tentang Tiongkok, saya nggak tahu karena itu saya mohon petromaks dari lain saudara.  Tentang pelaksanaan di dunia Barat, terutama dalam bernegara, saya sendiri beranggapan bahwa pelaksanaan prinsip Kristiani tidak dilaksanakan sepenuhnya atau sangat menyimpang, misalnya dengan "politik balas dendam Bush terhadap terroris" . Dalam Budaya Jawa, acara bermaafan stahun sekali itu baik, tetapi kadang-kadang sebagian ada yang hanya basa-basi saja, walaupun setahu saya dalam pesantren tertentu diupayakan bermaafan "betulan" dengan tulus.  Salam, Tan Lookay

 

--
Best regards, Tantono Subagyo

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Search Ads

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Moderator Central

Yahoo! Groups

Join and receive

produce updates.

Best of Y! Groups

Discover groups

that are the best

of their class.

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 7, 2008, 3:27:22 AM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Xuan Tong Xiong,
Lha disini saya bingung, budaya memberi muka dan memaafkan menurut saya tidak sama.  Memberi muka dilaksanakan kepada orang yang tidak menyalahi kita sedang memaafkan adalah kepada orang yang bersalah kepada kita.  Lebih mudah memberi muka kalau pihak lawan tidak menyalahi kita, tetapi kalau menyalahi kita apakah tetap akan kita beri muka ? .  Salam, Tan Lookay

 

On 10/7/08, perfect_harmony2000 <perfect_harmony2000@yahoo.com> wrote:

Sdr.Tantono,

konsep memaafkan itu ada dalam banyak aliran filsafat, seperti Mo Zi,
Kong Zi dan Lao Zi.

Hal ini kemudian meresap kedalam ritual maupun budaya mereka.
Contoh sederhana adalah budaya memberi muka yang selain bermakna tepo
saliro juga mengandung makna menghargai dan memaafkan orang.

Hormat saya,

Xuan Tong
--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Tantono Subagyo"
<tantono@...> wrote:
>

> Xuan Tong xiong dan para ahli Budaya Tionghua
> Mohon petromaksnya, selama ini lookay belajar masalah harmoni dls,
walaupun
> tidak selalu mudheng, lha sekarang Lookay ingin belajar lebih jauh
lagi
> tentang konsep memaafkan. Mohon diperjelas tentang konsep ini
karena selama
> ini (kalau tidak salah) budaya Tionghua yang dikenal adalah masalah
keuletan
> dan tahan uji, pluralisme dls tetapi konsep memaafkan belum banyak
> diterangkan. Salam, Tan Lookay
>




--
Best regards, Tantono Subagyo

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Y! Messenger

Send pics quick

Share photos while

you IM friends.

Yahoo! Groups

Everyday Wellness Zone

Check out featured

healthy living groups.

.

__,_._,___

danarhadi2000

unread,
Oct 7, 2008, 4:03:38 AM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Sepengetahuan saya, dalam tiap agama, ada perintah untuk memaafkan.
Apakah itu agam agama Ibrahim atau agama agama Asia.

Budaya memaafkan itu sendiri berakar atau tidak didalam tradisi dan
budaya setempat. Di Italia selatan, Regio di Calabria, Sicilia dan
propinsi Agrigento, dan sebagainya, dikenal istilah vendetta. Dalam
bahasa Jerman: Blutrache (dendam darah). Ini tradisi, dimana
penghinaan hanya dapat dibersekan dengan pembalasan berdarah. Italia
utara adalah daerah Katholik.

Tradisi semacam itu juga dikenal di Turki. Adalah tradisi di zaman
kesultanan Utsmanyah Turki, pimpinan militer yang gagal, harus bunuh
diri dimuka sultan. Juga pemimpin pasukan Turki yang gagal menyerbu
Vienna dalam salah satu dari perang Turki-Austria 1736-1739,
memenggal kepalanya untuk menghapus malu. Inilah pertmaafan yang ada.

Juga dikalangan penduduk Indian, penghinaan harus dibayar dengan
darah.

Jadi, tak ada pemahaman secara agama mengenai tradisi memaafkan,
karena tradisi yang lebih tua dan berakar dalam masyarakat lebih
kuat. Sekelompok rasis yang kebetulan Kristen di Amerika Ku-Klux-Kan,
selalu membabat habis orang Negro yang mereka anggap melukai
kehormatan kelompok kulit putih (misalnya pemuda Negro memacari gadis
putih).

Ribuan umat yang mengucapkan doa Bapak Kami, "maafkanlah daku.. dst"
meneruskan dendam mereka seusai ibadat, Ini saya tahu baik di Eropa
puluhan tahun selama saya alami, juga di Indonesia. Bahkan sepasang
suami istri, sahabat nih, yang sudah ribut sebelum misa, setelah doa
Bapak kami "Maafkanlah.." meneruskan ribut itu dirumah.

Ketidak maafan bahkan masuk dalam perbendaharaan kata kata, menjadi
ungkapan: "Unforgiveness", dalam bahasa Jerman "unverzeihilich".

Salam

Danardono



--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Tantono Subagyo"

> > --- In budaya_tionghua@yahoogroups.com <budaya_tionghua%
40yahoogroups.com>,
> > "perfect_harmony2000"


> > <perfect_harmony2000@> wrote:
> > >
> > > Sdr.Tantono,
> > >
> > >
> > > konsep memaafkan itu ada dalam banyak aliran filsafat, seperti
Mo
> > Zi,
> > > Kong Zi dan Lao Zi.
> > >
> > > Hal ini kemudian meresap kedalam ritual maupun budaya mereka.
> > > Contoh sederhana adalah budaya memberi muka yang selain bermakna
> > tepo
> > > saliro juga mengandung makna menghargai dan memaafkan orang.
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > Hormat saya,
> > >
> > >
> > >
> > > Xuan Tong

> > > --- In budaya_tionghua@yahoogroups.com<budaya_tionghua%
40yahoogroups.com>,


> > "Tantono Subagyo"
> > > <tantono@> wrote:
> > > >
> > > > Xuan Tong xiong dan para ahli Budaya Tionghua
> > > > Mohon petromaksnya, selama ini lookay belajar masalah harmoni
> > dls,
> > > walaupun
> > > > tidak selalu mudheng, lha sekarang Lookay ingin belajar lebih
> > jauh
> > > lagi
> > > > tentang konsep memaafkan. Mohon diperjelas tentang konsep ini
> > > karena selama
> > > > ini (kalau tidak salah) budaya Tionghua yang dikenal adalah
> > masalah
> > > keuletan
> > > > dan tahan uji, pluralisme dls tetapi konsep memaafkan belum
banyak
> > > > diterangkan. Salam, Tan Lookay
> > > >
> > >
> >
> >
> >
>
>
>
> --
> Best regards, Tantono Subagyo
>

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Moderator Central

Get answers to

your questions about

running Y! Groups.

Healthy Living

Learn to live life

to the fullest

on Yahoo! Groups.

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 7, 2008, 4:12:53 AM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Oleh karena penerapan yang salah itulah maka gereja kami mencoba menerapkannya secara benar.  Dan hasilnya nampak dalam skala kecil sekalipun, sudah ada sekitar 100 pasangan yang didamaikan, termasuk pendeta yang isterinya selingkuh, dan bapak yang pulang kembali kepada keluarganya.  Bagi siapa yang ingin melihat, datang saja, hubungi saya karena mulai tanggal 13 Oktober ini kami akan sharing lagi.  Penerapan yang salah tidak membuat agama menjadi salah, ajaran suci hanya sekedar ajaran bilamana tidak diterapkan.  Jadi agama tidak dapat membuat orang menjadi baik, tetapi orang dapat menjadi baik bila mengamalkan ajaran yang dianutnya, apakah itu ateis atau agama dengan baik dan benar.  Itulah pendapat saya yang bodoh ini.  Salam, Tan Lookay

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Ads on Yahoo!

Learn more now.

Reach customers

searching for you.

Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

Wellness Spot

on Yahoo! Groups

A resource for living

the Curves lifestyle.

.

__,_._,___

gsuryana

unread,
Oct 7, 2008, 7:16:11 AM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

From: Tantono Subagyo


Xuan Tong Xiong,
Lha disini saya bingung, budaya memberi muka dan memaafkan menurut saya
tidak sama. Memberi muka dilaksanakan kepada orang yang tidak menyalahi
kita sedang memaafkan adalah kepada orang yang bersalah kepada kita. Lebih
mudah memberi muka kalau pihak lawan tidak menyalahi kita, tetapi kalau
menyalahi kita apakah tetap akan kita beri muka ? . Salam, Tan Lookay

++++++
Pengertianku dalam hal memberi muka.
Biarpun kita tahu dia melakukan kesalahan, dimana kesalahannya dilakukan
kepada siapapun, maka kita tetap menghormati dan memaafkan apa yang sudah
dilakukannya.
Jadi dalam hal memberi muka, termasuk juga memaafkan.

Untuk lingkungan kecil/keluarga biasanya orang tua suka pikun, sehingga
didalam bertindak/bicara bisa ngotot/kacaw, dan memberi perintah bisa
membuat naik darah, untuk ini seorang anak yang 'uhaw' akan tetap
melaksanakannya biarpun sambil geleng geleng kepala, dengan bertindak
seperti ini, secara tidak langsung anak tersebut sudah melakukan

- Memberi muka karena hormat kepada orang tuanya
- Memaafkan karena apa yang di kehendaki orang tuanya kadang menyakiti

Memang tidak mudah untuk menjadi anak 'uhaw' selain butuh kesabaran, juga
butuh cara berkomunikasi yang baik.

Sekali seorang anak bisa berbuat 'uhaw' kepada orang tuanya, biasanya
didalam pergaulan juga termasuk sukses ( sesuai dengan kemampuan si anak
tersebut ).

sur.

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Y! Messenger

Files to share?

Send up to 1GB of

files in an IM.

Healthy Living

Learn to live life

to the fullest

on Yahoo! Groups.

.

__,_._,___

gsuryana

unread,
Oct 7, 2008, 7:24:19 AM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Mohon maaf..
 
Pengertian
 "Ampunilah kami seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami "
 
Tidak mudah di terjemahkan dalam kata kata, silahkan teliti kalimat tersebut.....Ampunilah kami....
Dengan kata lain, sebelumnya kita sudah melakukan kesalahan, sedang jenis kesalahannya apa tidak jelas, kemudian dilanjut dengan " " Mengampuni yang bersalah kepada kami......."
Lha salahnya jenis apa ?, terlalu banyak jenis kesalahan yang sulit untuk 'diampuni' , semisal seorang anak punya kebiasaan nyontek, apakah doa tersebut berlaku ?
 
Belum lagi makna 'Kami', siapa kah yang dimaksud dengan kami disini ?.
 
Didalam budaya dan ajaran Tionghoa konsep maaf, lebih ditekankan kepada individu, tidak di utama kan kepada 'kami'.
 
sur.

----- Original Message -----
 
Mohon maaf ini sepengetahuan saya saja terutama tentang Budaya Kristen yang kami coba kembangkan lagi terutama di Gereja saya dalam lingkup kecil.  Kami berpendapat bahwa akar permasalahan adalah dendam dan kami mencoba untuk memaafkan sesuai dengan doa utama Bapa Kami yaitu "ämpunilah kami seperti kami mengampuni yang bersalah kepada kami". Dalam Alkitabpun diceritakan bahwa pengampunan harus diberikan 70 x 7 kali. Jadi pemaafan atau pengampunan seharusnya dilakukan tanpa diminta dan bahkan kepada yang tidak layak dimaafkan sekalipun.  Kami berpendapat bahwa mengampuni/memaafkan adalah suatu bentuk melepaskan dendam, dan dengan hilangnya dendam tersebut maka kita akan dapat "move forward": (maju kedepan) dan juga melepaskan ganjalan dihati. 
Nah, dalam skala kecil kami coba terapkan kekehidupan keluarga dan ternyata gerakan kami ini banyak mencegah perceraian/pecahnya keluarga, mendamaikan anak dengan orangtuanya dalam konteks gereja dls. 
Saya sendiri pernah mendendam keluarga karena perlakuan yang saya anggap tidak adil dan ternyata dengan pengampunan itu kami sekarang menjadi erat kembali, bahkan seminggu sekali saya sering kongkow-kongkow dengan kakak ipar yang dulu sangat saya benci.  Nah tentang Tiongkok, saya nggak tahu karena itu saya mohon petromaks dari lain saudara.  Tentang pelaksanaan di dunia Barat, terutama dalam bernegara, saya sendiri beranggapan bahwa pelaksanaan prinsip Kristiani tidak dilaksanakan sepenuhnya atau sangat menyimpang, misalnya dengan "politik balas dendam Bush terhadap terroris" . Dalam Budaya Jawa, acara bermaafan stahun sekali itu baik, tetapi kadang-kadang sebagian ada yang hanya basa-basi saja, walaupun setahu saya dalam pesantren tertentu diupayakan bermaafan "betulan" dengan tulus.  Salam, Tan Lookay

 

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

Ophoeng

unread,
Oct 7, 2008, 7:44:39 AM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Bung Sur dan TTM semuah,

Hai, apakabar? Sudah makan?

Ikut nimbrung dikit, mudah-mudahan tidak ditangkap sebagai 'salah' ya.

Ijinkan saya bersetuju dengan pendapat anda, memberi muka bisa berar-
ti juga memaafkan, mengerti, memahami sikap seseorang. Apalagi kalau
yang dijadikan contoh adalah orangtua yang sudah pikun. Begitu juga ter-
hadap orangtua yang kita tahu semasa perjalanan hidupnya dulu, selalu
mengalami hal-hal yang tidak mengenakkan, selalu mendapat perlakuan
buruk, menjadikannya trauma, jadi apa-dan sesiapa saja selalu menghu-
bungkannya dengan memori yang menjadikannya trauma mengerikan.

Justru kepada mereka yang mengalami trauma semasa hidupnya, mung-
kin lebih baik kita merasa iba, kasihan, supaya traumanya menjadi hilang
berangsur-angsur dengan cara menunjukan empati kita, memberinya mu-
ka dan memahami saja apa yang dikatakannya ya.

Memang benar untuk menjadi 'u-hauw' itu susah, makanya saya selalu ku-
tipkan ujar-ujar ini: it takes one second to be bad (= pu-hauw) and a one
whole year to be good (= u-hauw), katanya sih itu dari Confusius. Maka-
nya, lebih banyak jumlah orang gagal dari yang sukses, butuh waktu 'seta-
hun' untuk menjadi uhauw, tapi just one second, sedetik doang: ambil batu,
lempar ke kepala orang lewat, beres, maka jadilah sudah anda seorang 'bad'!

Hanya saja, memang manusia secara hakiki, hak azasi, hak paling menda-
sar itu dikasih pilihan, mau jadi 'bad' atau mau jadi 'good', terserah anda
saja. After all, katanya "there is nothing good or bad, only thinking makes
it so". So be it good or bad, tergantung orang ajah yang menilainya, jeh!

Anda boleh saja berusaha menjadi baik, menjadi good, menjadi u-hauw,
sesuai dengan norma yang ada atau standar yang normal, tapi bisa saja
anda tetep dianggap 'not good' ama orang lain toh? Lha, standar-nya di-
tentukan ama dia sendiri sih, yang beda dan 'benar' menurut sendiri aja.
Tapi, kembali lagi, hak azasi orang itu untuk menentukan standarnya ya?
Dunia kita menuntut kebebasan, begitu juga milis BT kita ini toh.

Tapi, tetaplah berbaik-baik, walau butuh waktu setahun. Sebab kebaikan
itu ajaib: makin banyak anda bagikan, makin banyak anda dapatkan. Iba-
rat materi, hanya yang berkelebihan saja yang bisa memberi toh? Dan ka-
lau anda berbagi kebaikan, anda tidak menjadi miskin karenanya.

Begitu sajah sih ya kira-kira.
Kalau salah, tolong dikoreksi, kalau kurang ya sila ditambahi.

Salam makan enak dan sehat saja,
Ophoeng
BSD City, Tangerang

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Cat Groups

on Yahoo! Groups

discuss everything

related to cats.

Curves on Yahoo!

Share & discuss

Curves, fitness

and weight loss.

.

__,_._,___

gsuryana

unread,
Oct 7, 2008, 8:36:36 AM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Untuk menjadi seorang anak yang 'uhaw' beneran deh susahnya minta ampun,
apalagi dijaman sekarang godaan sejublek, jangankan menjadi anak 'uhaw',
menjadi anak normal saja sudah susah.........

Pernyataan diatas bisa untuk anak bisa juga untuk orang tua, lha
perkembangan jaman sedemikian cepat, otomatis pola pikir dan mengambil
keputusan pun harus gesit, dan untuk ini bagaimana mengetahui sebuah
tindakan benar dan salah ?.

Dengan mengetahui sejarah, minimal bisa memahami banyak hal, dengan
mempelajari banyak hal yang berhubungan dengan ilmu ilmu sosial, minimal
bisa memahami dampak dari apa yang akan dilakukan.

Sayangnya saat ini umumnya orang tua mem fokus kan anak ke bidang eksakta,
sehingga pengetahuannya menjadi terfokus kepada benar dan salah semata.



sur.
http://indolobby.blogspot.com
----- Original Message -----

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Search Ads

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Everyday Wellness

on Yahoo! Groups

Find groups that will

help you stay fit.

Yahoo! Groups

Special K Challenge

Join others who

are losing pounds.

.

__,_._,___

danarhadi2000

unread,
Oct 7, 2008, 10:13:13 AM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Betul sekali!

Budi dharma yang kita tunjukkan dengan tulus akan menjadi
suritauladan. Dan, kebanyakan manusia mendambakan berbuat yang baik,
susila, benar. Apalagi generasi muda, biasanya mencari panutan.
Celakanya, yang tua tua tidak selalu memberikan contoh yang baik.
Bukan damai itu indah, tapi kaya itu indah, kuasa itu mempesonakan.

Apa yang kita lakukan dalam lingkaran kecil, sering berdampak lebih
langsung. dan itu sudah lebih dari cukup. Apalagi dalam kehidupan
beragama, manusia lebih membutuhkan contoh yang konkrit, sebab setiap
ajaran itu biasanya tak mudah dicernakan begitu saja. Antara ajaran
dan praktek se-hari hari sedapat mungkin tanpa gap. Kehidupan agama
dalam lingkungan budaya, bersama budaya, akan lebih mencerahkan,
daripada diluar budaya..



Salam

Danardono

--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Tantono Subagyo"
<tantono@...> wrote:
>
> Oleh karena penerapan yang salah itulah maka gereja kami mencoba
> menerapkannya secara benar. Dan hasilnya nampak dalam skala kecil
> sekalipun, sudah ada sekitar 100 pasangan yang didamaikan, termasuk
pendeta
> yang isterinya selingkuh, dan bapak yang pulang kembali kepada
keluarganya.
> Bagi siapa yang ingin melihat, datang saja, hubungi saya karena
mulai
> tanggal 13 Oktober ini kami akan sharing lagi. Penerapan yang
salah tidak
> membuat agama menjadi salah, ajaran suci hanya sekedar ajaran
bilamana tidak
> diterapkan. Jadi agama tidak dapat membuat orang menjadi baik,
tetapi orang
> dapat menjadi baik bila mengamalkan ajaran yang dianutnya, apakah
itu ateis
> atau agama dengan baik dan benar. Itulah pendapat saya yang bodoh
ini.
> Salam, Tan Lookay
>

40yahoogroups.com><budaya_tionghua%

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Moderator Central

Yahoo! Groups

Join and receive

produce updates.

New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Discover Tips

on healthy living

and healthy eating

on Yahoo! Groups.

.

__,_._,___

David Kwa

unread,
Oct 7, 2008, 10:51:46 AM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Ko Ophoeng dan RRS yb,

Owe ingin menambahkan.

U-Hao —L F dan Put-Hao •s F (bukan Pu-Hao) itu istilah Hokkian;
Mandarinnya You Xiao dan Bu Xiao. Hao (Hokkian selatan) = Xiao
(Mandarin) = sering diterjemahkan sebagai bakti (anak kepada
orangtua) dan kedua istilah itu sebagai eberbakti f atau etidak
berbakti f (kepada orangtua). Bahasa Inggris mencoba menerjemahkan
Xiao sebagai efilial piety f. Tapi pengertian Hao/Xiao lebih dari
sekadar eberbakti f. Untuk itu mohon penjelasan dari para qianbei
dan rrs yang lebih paham tentang Hao/Xiao.

Dalam budaya Tionghoa Put Hao (Bu Xiao) itu perbuatan yang sangat
nista. Bila dikatakan oleh orangtua bahwa sang anak put hao, maka
ucapan itu dapat dikatakan bernada kutukan. Oleh sebab itu kata-kata
itu yang tidak sembarang diucapkan orangtua yang mengerti, seberapa
geramnya pun orangtua kepada perbuatan sang anak. Ajaran tentang Hao
diwariskan secara turun-temurun dan dimanifestasikan terutama dalam
hao selama orangtua masih hidup, pada waktu orangtua meninggal dan
setelah orangtua meninggal. Pada waktu orangtua masih hidup, dengan
selalu menyenangkan hati orangtua dan tidak pernah membuat hati
mereka berduka. Pada waktu orangtua meninggal, antara lain, dengan
menyelenggarakan upacara pemakaman yang pantas, mengenakan pakaian
berkabung, menyediakan petimati dan makam yang baik, dan berkabung
(toa-ha `Õ F) selama waktu tertentu. Setelah orangtua meninggal,
dengan menyembahyanginya pada waktu-waktu tertentu.

Karena begitu tingginya nilai Hao dalam budaya Tionghoa, maka dalam
film-film yang berlatar budaya Tionghoa tidak pernah/sangat jarang
ditampilkan anak yang melawan orangtuanya, bahkan gurunya
sekalipunn. Kadang kita sampai dibuat terharu melihat bagaimana pun
marahnya orangtua kepada anak, anak tetap tidak melawan. Sampai
akhirnya orangtuanya sadar akan sikapnya yang gketerlaluan h kepada
sang anak.

Sebuah film yang dibintangi Jet Lee (saya lupa judulnya) berkisah
tentang seorang gadis dari keluarga miskin yang sampai harus
menjajakan dirinya kepada orang asing di Shanghai tempo doeloe.
Bukan main marahnya sang ayah yang penarik rickshaw (langchia)
mengetahui perbuatan sang anak yang dianggapnya terlalu nista, yang
sampai dipermainkan orang asing di depan matanya. Sang ayah sampai
tega mengusir sang anak dari rumahnya, namun sambil menangis dengan
memeluki kaki sang ayah sang anak berulang-ulang memohon ampun.
Akhirnya sang ayah sadar setelah ditengahi oleh Jet Lee. Di sinilah
kita melihat betapa tingginya nilai Hao dalam pandangan budaya
Tionghoa. Ini hanya sekadar contoh.

Jadi, pengertian Hao F di sini bukan Hao D dalam edialek f
Mandarin yang artinya ebaik f. Dalam dialek Hokkian selatan Hao
Mandarin dilafalkan Ho.

Kiongchiu,
DK

Message #37241 of 37248

Setuju, Memberi Muka=Memaafkan. (Was:Ajaran Budaya Tionghua tentang
memaafkan.)


Bung Sur dan TTM semuah,

Hai, apakabar? Sudah makan?

Ikut nimbrung dikit, mudah-mudahan tidak ditangkap sebagai 'salah'
ya.

Ijinkan saya bersetuju dengan pendapat anda, memberi muka bisa

berarti juga memaafkan, mengerti, memahami sikap seseorang. Apalagi

kalau yang dijadikan contoh adalah orangtua yang sudah pikun. Begitu

juga terhadap orangtua yang kita tahu semasa perjalanan hidupnya

dulu, selalu mengalami hal-hal yang tidak mengenakkan, selalu
mendapat perlakuan buruk, menjadikannya trauma, jadi apa-dan sesiapa

saja selalu menghubungkannya dengan memori yang menjadikannya trauma
mengerikan.

Justru kepada mereka yang mengalami trauma semasa hidupnya, mungkin

lebih baik kita merasa iba, kasihan, supaya traumanya menjadi hilang

berangsur-angsur dengan cara menunjukan empati kita, memberinya muka

dan memahami saja apa yang dikatakannya ya.

Memang benar untuk menjadi 'u-hauw' itu susah, makanya saya selalu

kutipkan ujar-ujar ini: it takes one second to be bad (= pu-hauw)

and a one whole year to be good (= u-hauw), katanya sih itu dari

Confusius. Makanya, lebih banyak jumlah orang gagal dari yang
sukses, butuh waktu 'setahun' untuk menjadi uhauw, tapi just one

second, sedetik doang: ambil batu, lempar ke kepala orang lewat,
beres, maka jadilah sudah anda seorang 'bad'!

Hanya saja, memang manusia secara hakiki, hak azasi, hak paling

mendasar itu dikasih pilihan, mau jadi 'bad' atau mau jadi 'good',

terserah anda saja. After all, katanya "there is nothing good or
bad, only thinking makes it so". So be it good or bad, tergantung
orang ajah yang menilainya, jeh!

Anda boleh saja berusaha menjadi baik, menjadi good, menjadi u-hauw,
sesuai dengan norma yang ada atau standar yang normal, tapi bisa
saja anda tetep dianggap 'not good' ama orang lain toh? Lha, standar-

nya ditentukan ama dia sendiri sih, yang beda dan 'benar' menurut

sendiri aja. Tapi, kembali lagi, hak azasi orang itu untuk
menentukan standarnya ya? Dunia kita menuntut kebebasan, begitu juga
milis BT kita ini toh.

Tapi, tetaplah berbaik-baik, walau butuh waktu setahun. Sebab
kebaikan itu ajaib: makin banyak anda bagikan, makin banyak anda

dapatkan. Ibarat materi, hanya yang berkelebihan saja yang bisa
memberi toh? Dan kalau anda berbagi kebaikan, anda tidak menjadi

miskin karenanya.

Begitu sajah sih ya kira-kira.
Kalau salah, tolong dikoreksi, kalau kurang ya sila ditambahi.

Salam makan enak dan sehat saja,
Ophoeng
BSD City, Tangerang

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Y! Messenger

Quick file sharing

Send up to 1GB of

files in an IM.

Weight Loss Group

on Yahoo! Groups

Get support and

make friends online.

.

__,_._,___

perfect_harmony2000

unread,
Oct 7, 2008, 12:23:54 PM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Tantono xiong,

tulisan saya ini bukanlah mau meributkan masalah akidah atau
keyakinan, tapi selayaknya anda meneliti bahwa Alkitab sendiri isinya
berkembang dari jaman ke jaman, lihat saja kitab Ulangan dan bisa
anda bandingkan dengan hukum cinta kasih yang utama.
Hukuman yang setimpal tetap harus ada, dan itu ada di Alkitab
sekalipun dan budaya apapun di dunia ini.

Hukuman untuk perilaku yang berlebihan lebih ke arah untuk menjaga
stabilitas yang masyarakat. Ini diuraikan oleh Xun Zi.

Pelepasan dendam atau memaafkan secara tidak langsung dikatakan bahwa
itu adalah demi kebaikan mental atau pikiran orang tersebut. Dan hal
ini sepanjang yang saya ingat dituliskan oleh Mo Zi atau mungkin oleh
Kong Zi.
Tentunya pandangan seperti itu jauh lebih maju dibandingkan pandangan
yang ada pada masa itu dan masih relevan hingga sekarang.

Dalam Taoism juga dikatakan mereka yang memendam dendam tidak akan
mencapai Tao.

Dari sudut pandang metaphysic Chinese, tubuh itu memiliki 7 anasir
yang bersifat Yin disebut Po, dan dendam merupakan salah satu anasir
yang ada di dalam tubuh. Jika anasir Po menguat sehingga tidak adanya
keseimbangan tubuh, maka mental atau anasir Yang yang disebut Hun
akan terganggu.

Lihat saja mereka yang memendam dendam, rata-rata pikiran mereka
tidak akan bertindak positif, kemudian juga akan mempengaruhi organ-
organ tubuh pula. Sudut pandang ini berdasarkan dari Chinese Medicine.

Jadi secara tidak langsung budaya orang Tionghoa menjabarkan hal itu
lebih detail, tidak hanya berdasarkan suruhan atau ketakutan akan
neraka.

Karena itu mereka membuat suatu konsep yaitu memberikan muka, dimana
pemberian muka ini tidak saja bersifat memaafkan tapi juga memaklumi,
mengingat jasanya atau juga kerabatnya. Orang yang sedang marah
tentunya tidak akan mau perduli akan jasa, kerabatnya yang dekat
dengan kita dan segala macam hal. Sehingga mungkin menurut saya
pemberian muka adalah suatu cara dimana memaafkan berdasarkan asas
menghargai.

Secara sadar maupun tidak sadar, ketika ada orang yang marah atau
dendam, budaya memberi muka di budaya Tionghoa akan timbul.
Misalnya, maklumi ia masih kecil atau juga ingat jasa orangtuanya.
Atau juga tidak memukul muka atau membongkar keburukannya di depan
umum.

Cara ini merupakan cara yang mungkin efektif untuk mengontrol
kemarahan agar tidak berlebihan.
Kita perlu ingat ketika kita marah, otomatis emosi kita meluap dan
tidak bisa mengontrol diri, kemudian memukul muka atau membongkar
keburukannya di depan umum sehingga pihak yang menjadi sasaran amarah
juga akan terluka perasaannya sehingga dendam semakin melebar.

Dengan memukul wajah, tentunya semua orang akan melihat wajahnya yang
bengkak dan selalu bertanya ada apa. Ini adalah suatu hal yang
memalukan bagi orang yang dipukul. Juga marah kemudian membongkar
keburukannya yang terkadang tidak ada kaitan dengan masalah juga akan
memperlebar masalah.

Tindakan memberi muka juga bisa berguna untuk meringankan hukuman
yang berlaku sesuai dengan UU atau juga norma masyarakat.

Semoga dengan sedikit uraian ini akan menambah pandangan kita semua.



Hormat saya,

Xuan Tong

--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Tantono Subagyo"

> > --- In budaya_tionghua@yahoogroups.com <budaya_tionghua%
40yahoogroups.com>,
> > "perfect_harmony2000"


> > <perfect_harmony2000@> wrote:
> > >
> > > Sdr.Tantono,
> > >
> > >
> > > konsep memaafkan itu ada dalam banyak aliran filsafat, seperti
Mo
> > Zi,
> > > Kong Zi dan Lao Zi.
> > >
> > > Hal ini kemudian meresap kedalam ritual maupun budaya mereka.
> > > Contoh sederhana adalah budaya memberi muka yang selain bermakna
> > tepo
> > > saliro juga mengandung makna menghargai dan memaafkan orang.
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > Hormat saya,
> > >
> > >
> > >
> > > Xuan Tong

> > > --- In budaya_tionghua@yahoogroups.com<budaya_tionghua%
40yahoogroups.com>,


> > "Tantono Subagyo"
> > > <tantono@> wrote:
> > > >
> > > > Xuan Tong xiong dan para ahli Budaya Tionghua
> > > > Mohon petromaksnya, selama ini lookay belajar masalah harmoni
> > dls,
> > > walaupun
> > > > tidak selalu mudheng, lha sekarang Lookay ingin belajar lebih
> > jauh
> > > lagi
> > > > tentang konsep memaafkan. Mohon diperjelas tentang konsep ini
> > > karena selama
> > > > ini (kalau tidak salah) budaya Tionghua yang dikenal adalah
> > masalah
> > > keuletan
> > > > dan tahan uji, pluralisme dls tetapi konsep memaafkan belum
banyak
> > > > diterangkan. Salam, Tan Lookay
> > > >
> > >
> >
> >
> >
>
>
>
> --
> Best regards, Tantono Subagyo
>

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Featured Y! Groups

and category pages.

There is something

for everyone.

.

__,_._,___

Akhmad Bukhari Saleh

unread,
Oct 7, 2008, 12:49:45 PM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com



Hauw-djie, yang penting kita hidup jangan sampai poet-hauw, poet-sin, poet-tiong, poet-gie ya, he he he...
 
Terus, kalau posting pakai encoding khusus, tolong dikasih tahu di awal, jadi kita nggak trial and error dulu untuk membacanya.
Ini pakai Chinese Simplified ya?
 
Wasalam.
 
----------------------------------------------
 

----- Original Message -----
From: David Kwa
Sent: Tuesday, October 07, 2008 9:51 PM
Subject: [budaya_tionghua] Re: Setuju, Memberi Muka=Memaafkan. (Was:Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.)

Ko Ophoeng dan RRS yb,

Owe ingin menambahkan.

U-Hao 桳岶 dan Put-Hao 晄岶 (bukan Pu-Hao) itu istilah Hokkian; Mandarinnya You Xiao dan Bu Xiao. Hao (Hokkian selatan) = Xiao (Mandarin) = sering diterjemahkan sebagai bakti (anak kepada orangtua) dan kedua istilah itu sebagai 乪berbakti乫 atau 乪tidak berbakti乫 (kepada orangtua). Bahasa Inggris mencoba menerjemahkan Xiao sebagai 乪filial piety乫. Tapi pengertian Hao/Xiao lebih dari sekadar 乪berbakti乫. Untuk itu mohon penjelasan dari para qianbei dan rrs yang lebih paham tentang Hao/Xiao.

Dalam budaya Tionghoa Put Hao (Bu Xiao) itu perbuatan yang sangat nista. Bila dikatakan oleh orangtua bahwa sang anak put hao, maka ucapan itu dapat dikatakan bernada kutukan. Oleh sebab itu kata-kata itu yang tidak sembarang diucapkan orangtua yang mengerti, seberapa geramnya pun orangtua kepada perbuatan sang anak. Ajaran tentang Hao diwariskan secara turun-temurun dan dimanifestasikan terutama dalam hao selama orangtua masih hidup, pada waktu orangtua meninggal dan setelah orangtua meninggal. Pada waktu orangtua masih hidup, dengan selalu menyenangkan hati orangtua dan tidak pernah membuat hati mereka berduka. Pada waktu orangtua meninggal, antara lain, dengan menyelenggarakan upacara pemakaman yang pantas, mengenakan pakaian berkabung, menyediakan petimati dan makam yang baik, dan berkabung (toa-ha `諐F) selama waktu tertentu. Setelah orangtua meninggal, dengan menyembahyanginya pada waktu-waktu tertentu.

Karena begitu tingginya nilai Hao dalam budaya Tionghoa, maka dalam film-film yang berlatar budaya Tionghoa tidak pernah / sangat jarang ditampilkan anak yang melawan orangtuanya, bahkan gurunya sekalipun. Kadang kita sampai dibuat terharu melihat bagaimana pun marahnya orangtua kepada anak, anak tetap tidak melawan. Sampai akhirnya orangtuanya sadar akan sikapnya yang 乬keterlaluan?wbr>h kepada sang anak.


Sebuah film yang dibintangi Jet Lee (saya lupa judulnya) berkisah tentang seorang gadis dari keluarga miskin yang sampai harus menjajakan dirinya kepada orang asing di Shanghai tempo doeloe.
Bukan main marahnya sang ayah yang penarik rickshaw (langchia) mengetahui perbuatan sang anak yang dianggapnya terlalu nista, yang sampai dipermainkan orang asing di depan matanya. Sang ayah sampai
tega mengusir sang anak dari rumahnya, namun sambil menangis dengan memeluki kaki sang ayah sang anak berulang-ulang memohon ampun.
Akhirnya sang ayah sadar setelah ditengahi oleh Jet Lee. Di sinilah kita melihat betapa tingginya nilai Hao dalam pandangan budaya Tionghoa. Ini hanya sekadar contoh.

Jadi, pengertian Hao 岶 di sini bukan Hao 岲 dalam 乪dialek乫 Mandarin yang artinya 乪baik乫. Dalam dialek Hokkian selatan Hao Mandarin dilafalkan Ho.

Kiongchiu,
DK

.

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

All-Bran

Day 10 Club

on Yahoo! Groups

Feel better with fiber.

Food Lovers

Real Food Group

on Yahoo! Groups

find out more.

.

__,_._,___

perfect_harmony2000

unread,
Oct 7, 2008, 12:54:51 PM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Sdr.David,

arti kata xiao sendiri memang luas dan juga tidak sesempit seperti di
film-film, yang salah satunya yang anda tonton adalah berjudul "Born
to defence" atau Zhonghua Yingxiong yang dibintangi oleh Jet Li.

Anak sekalipun berhak memprotes perilaku orangtuanya dengan istilah
mengajukan jian atau petisi. Jian ini dilakukan dengan berlutut dan
dengan hormat pula, bukan dilawan dengan emosi. Dan salah satu
syaratnya adalah ketika orangtua sudah reda emosinya. Pengajuan jian
ini ada beberapa cara, dimana yang paling umum adalah guijian hingga
yang tertinggi adalah xuejian. Dan xuejian biasanya dilakukan oleh
pejabat negara terhadap kaisarnya.

Perilaku Xiao yang baik adalah ketika dirinya tidak melakukan hal-hal
yang menggelisahkan orangtuanya. Hal ini termaktub dalam kitab Lun Yu.
Selain itu adalah sikap yang terpuji di masyarakat, seperti tidak
mencuri atau juga setengah mencuri, yang dikenal dengan istilah
sepanyol. Jadi konsep berbakti juga terkait dengan sikap kita di
masyrakat, dimana sikap kita harus menjaga muka orangtua kita jangan
mencorengnya.

Orang yang sudah senior terkadang suka lupa daratan dan menekan yang
bawah dengan senioritas atau juga hubungan kekerabatan. Padahal ada
satu istilah yang berlaku juga dikalangan Ru, Seorang raja memiliki
perdana mentri untuk menjaga alur kebijakan sang raja, seorang ayah
memiliki anak untuk mengetahui kekurangannya.
Jadi disini orangtua boleh dikritik oleh anaknya sendiri, asal dengan
cara yang sopan.
Dalam beberapa hal tertentu, kebiasaan di beberapa daerah terutama
utara, biasanya keluarga ibu atau jiu-jiu akan turun tangan menangani
masalah pertengkaran anak dan ayah, terutama anak itu sudah menikah.

Bicara masalah berkabung 1 tahun dan 3 tahun atau xiao xiang dan da
xiang, sebenarnya dikaitkan dengan jerih payah orangtua kita
membesarkan diri kita. Satu tahun pertama adalah suatu masa yang amat
berat bagi kedua orangtua kita dan juga 3 tahun pertama itu amat
rentan bagi pertumbuhan kita. Jadi masa berkabung juga dikaitkan
dengan masa perawatan diri kita semasa balita.

Uniknya, sikap xiao selalu dikaitkan dengan Ru, seolah-olah aliran
lain tidak bicara xiao. Dan begitu banyak orang yang beranggapan
bahwa budaya xiao adalah milik kaum Ruist. Hal ini menyesatkan dan
mengecilkan peranan aliran-aliran lain.

Hormat saya,

Xuan Tong
--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "David Kwa"

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

All-Bran

10 Day Challenge

Join the club and

feel the benefits.

Moderator Central

Yahoo! Groups

Get the latest news

from the team.

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 7, 2008, 6:07:56 PM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Tantono xiong,

tulisan saya ini bukanlah mau meributkan masalah akidah atau
keyakinan, tapi selayaknya anda meneliti bahwa Alkitab sendiri isinya
berkembang dari jaman ke jaman, lihat saja kitab Ulangan dan bisa
anda bandingkan dengan hukum cinta kasih yang utama.
Hukuman yang setimpal tetap harus ada, dan itu ada di Alkitab
sekalipun dan budaya apapun di dunia ini.

Terimakasih, disini saya juga tidak mau menimbulkan masalah akidah, dan kalau saya cerita tentang apa yang kami lakukan adalah karena sdr Danardono menanyakan, saya ingin belajar dan bukan ingin membandingkan, jadi walaupun saya tidak setuju tentang apa yang Xuan Tong xiong tentang Alkitab tidak akan saya bantah disini.  Saya berpendapat bahwa hukuman yang setimpal itu adalah hak Tuhan dan bukan hak manusia, dan itu saya yakini dengan benar dan saya coba terapkan walaupun dalam skala yang sangat kecil di sekeliling saya.  Saya berpendapat lupakan saja kesalahan orang lain dan melangkahlah maju, karena penyimpanan dendam akan merusak diri sendiri.  Terus terangnya saya melakukan itu bukan karena takut neraka atau ingin surga (yang bagi saya merupkan hak mutlak Tuhan) , tetapi karena bermanfaat bagi saya sendiri.  Lebih jauh bilamana ada mohon diberikan ujar-ujar Mo Zi atau Kong Zi tentang memaafkan orang lain.  Sojah, Tan Lookay

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Ads on Yahoo!

Learn more now.

Reach customers

searching for you.

Moderator Central

Get answers to

your questions about

running Y! Groups.

Get in Shape

on Yahoo! Groups

Find a buddy

and lose weight.

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 7, 2008, 6:19:33 PM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Sdr GSuryana,
Punten, akan saya jawab secara japri, untuk menjaga kesalahmengertian dan perbandingan.  Sojah, Tan Lookay



On Tue, Oct 7, 2008 at 6:24 PM, gsuryana <gsuryana@indo.net.id> wrote:

Mohon maaf..
 
Pengertian
 "Ampunilah kami seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami "
 
Tidak mudah di terjemahkan dalam kata kata, silahkan teliti kalimat tersebut.....Ampunilah kami....
Dengan kata lain, sebelumnya kita sudah melakukan kesalahan, sedang jenis kesalahannya apa tidak jelas, kemudian dilanjut dengan " " Mengampuni yang bersalah kepada kami......."
Lha salahnya jenis apa ?, terlalu banyak jenis kesalahan yang sulit untuk 'diampuni' , semisal seorang anak punya kebiasaan nyontek, apakah doa tersebut berlaku ?
 
Belum lagi makna 'Kami', siapa kah yang dimaksud dengan kami disini ?.
 
Didalam budaya dan ajaran Tionghoa konsep maaf, lebih ditekankan kepada individu, tidak di utama kan kepada 'kami'.
 
sur.
----- Original Message -----
 
Mohon maaf ini sepengetahuan saya saja terutama tentang Budaya Kristen yang kami coba kembangkan lagi terutama di Gereja saya dalam lingkup kecil.  Kami berpendapat bahwa akar permasalahan adalah dendam dan kami mencoba untuk memaafkan sesuai dengan doa utama Bapa Kami yaitu "ämpunilah kami seperti kami mengampuni yang bersalah kepada kami". Dalam Alkitabpun diceritakan bahwa pengampunan harus diberikan 70 x 7 kali. Jadi pemaafan atau pengampunan seharusnya dilakukan tanpa diminta dan bahkan kepada yang tidak layak dimaafkan sekalipun.  Kami berpendapat bahwa mengampuni/memaafkan adalah suatu bentuk melepaskan dendam, dan dengan hilangnya dendam tersebut maka kita akan dapat "move forward": (maju kedepan) dan juga melepaskan ganjalan dihati. 
Nah, dalam skala kecil kami coba terapkan kekehidupan keluarga dan ternyata gerakan kami ini banyak mencegah perceraian/pecahnya keluarga, mendamaikan anak dengan orangtuanya dalam konteks gereja dls. 
Saya sendiri pernah mendendam keluarga karena perlakuan yang saya anggap tidak adil dan ternyata dengan pengampunan itu kami sekarang menjadi erat kembali, bahkan seminggu sekali saya sering kongkow-kongkow dengan kakak ipar yang dulu sangat saya benci.  Nah tentang Tiongkok, saya nggak tahu karena itu saya mohon petromaks dari lain saudara.  Tentang pelaksanaan di dunia Barat, terutama dalam bernegara, saya sendiri beranggapan bahwa pelaksanaan prinsip Kristiani tidak dilaksanakan sepenuhnya atau sangat menyimpang, misalnya dengan "politik balas dendam Bush terhadap terroris" . Dalam Budaya Jawa, acara bermaafan stahun sekali itu baik, tetapi kadang-kadang sebagian ada yang hanya basa-basi saja, walaupun setahu saya dalam pesantren tertentu diupayakan bermaafan "betulan" dengan tulus.  Salam, Tan Lookay

 



--
Best regards, Tantono Subagyo

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Check out the

Y! Groups blog

Stay up to speed

on all things Groups!

Special K Group

on Yahoo! Groups

Learn how others

are losing pounds.

.

__,_._,___

danarhadi2000

unread,
Oct 7, 2008, 7:52:53 PM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Tantono Subagyo"
<tantono@...> wrote:
>

> Tantono xiong,
-----deleted----------



> Saya berpendapat bahwa hukuman yang setimpal itu
> adalah hak Tuhan dan bukan hak manusia, dan itu saya yakini dengan
benar dan
> saya coba terapkan walaupun dalam skala yang sangat kecil di
sekeliling
> saya. Saya berpendapat lupakan saja kesalahan orang lain dan
melangkahlah
> maju, karena penyimpanan dendam akan merusak diri sendiri. Terus
terangnya
> saya melakukan itu bukan karena takut neraka atau ingin surga (yang
bagi
> saya merupkan hak mutlak Tuhan) , tetapi karena bermanfaat bagi saya
> sendiri. Lebih jauh bilamana ada mohon diberikan ujar-ujar Mo Zi
atau Kong
> Zi tentang memaafkan orang lain. Sojah, Tan Lookay
>

************Hak Tuhan?

Jadi masyarakat manusia, misalnya negara, tidak punya hak mengatur
kestabilan dengan aturan pidana?
bagaimana dengan Amrozy? bagaimana dengan koruptor? bagaimana dengan
Ryan? bagaimana dengan kejahatan yang meruak alam, seperti
penggundulan hutan? bagaimana dengan kejahatan perang seperti yang
dilakukan Jepang pada PD II dan juga Jerman, yang menghabiskan nyawa
jutaan manusia tak bersalah? bagaimana dengan tindakan kejahatan
melawan kemanusiaan yang dilakukan Milosewic, dan membantau puluhan
ribu Mislim di Bosnia?

Semua masalah Tuhan? Definisi Tuhanpun berbeda dalam tiap agama,
Tuhannya Kristen tidak diterima umat Muslim, Tuhannya Hindu tak
diterima umat Kristen, definisi Tuhan umat umat Ibrahim tak dipakai
dalam Buddha. Tuhannya umat Kristen mainstream beda dengan umat
gereja Unitarian. Jadi yang mana? lalu kapan regu tembak Brimob dari
Polda Polda diperintahkan tembak? siapa yang perintahkan? lewat
Medium?

Mohon pencerahan

Salam

Danardono

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 7, 2008, 9:36:02 PM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Pak Danardono yth,
Saya berkata bahwa penghukuman yang setimpal adalah hak Tuhan, bukan berarti meniadakan hukum.  Hukum dibuat untuk menegakkan aturan, menjaga agar manusia sepakat akan aturan umum dan tidak ada chaos.  Jadi saya bisa mengampuni pencuri tetapi untuk kebaikan dan karena itu adalah norma yang mesti ditaati maka dia juga harus masuk penjara.  Tetapi harus diingat bahwa hukum bukanlah balas dendam atau memberi penghukuman yang setimpal.  Hukum manusia masih tidak sempurna, karena seorang yang membunuh misalnya menurut KUHAP dihukum penjara duapuluh tahun, setimpalkah itu ?. Lalu bilamana Y membunuh X misalnya, apakah anak X harus Y atau memaafkannya ?.  Memaafkan bukan berarti membebaskan yang dimaafkan, jadi memaafkan Milosewic bukan berarti meloloskannya dari hukum manusia yaitu norma-norma hukum internasional akan tetapi melepaskan dendam untuk bergerak maju.  Sekali lagi saya bodoh dan kuper dalam hal ini lingkup saya pun sempit tidak seperti anda yang mendunia.  Bagi saya memaafkan sederhana saja, saya (mencoba) memaafkan apa yang keluarga saya telah perbuat kepada diri saya dan tidak membalas dendam agar saya dapat melangkah maju.  Dalah hal sekolahpun begitu, ketika anak saya mendapat hambatan dalam sekolah, saya tidak ribut-ribut tetapi bersama beberapa orang lalu membuat sekolah dan ternyata itu lebih positif.
Dan Ya, saya berbuat itu karena kepercayaan saya terhadap Tuhan, Tuhan siapa ?, Tuhannya orang Kristen agama yang saya anut, lho nanti nggak cocok dengan budaya, ya biarin, orang saya sejahtera dan saya merasa senang telah berbuat demikian.  Mohon penerangan kembali.  Tantono

 

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Moderator Central

Yahoo! Groups

Join and receive

produce updates.

Best of Y! Groups

Check out the best

of what Yahoo!

Groups has to offer.

Real Food Group

on Yahoo! Groups

What does real food

mean to you?

.

__,_._,___

melani chia

unread,
Oct 7, 2008, 9:27:44 PM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Pratikel aja,..hukum Tuhan biar Tuhan yg yg urus,kejahatan
harus ditembus hukum negara,..buat pengebom,pemerkosa
pembunuh adalah hukum mati,hukuman seumur idup ,sama juga buang2 duit negara buatt kasih makan,mending jatahnya bust anak2 yg kelaparan,krn mereka lebih membutuhkan,ngapain jgua sampah mesti disimpen??????????..mengampuni org kristen
kadang tterkesan konyol,bushitlah kalau ada keluarganya
abis dibunuh,diperkosa,dibom bisa ngampuni,..enak aja yg
mati aja blm tentu sempat bertobat,masak yg bunuh dikasih
kesempatan jauh lebih leluasa,...idup Indonesia...idupkan lagi
hukum mati,...tapi korupsi gimana ya????????????



--- On Wed, 8/10/08, danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com> wrote:
From: danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com>
Subject: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Date: Wednesday, 8 October, 2008, 7:52 AM

--- In budaya_tionghua@ yahoogroups. com, "Tantono Subagyo"

<tantono@... > wrote:
>
> Tantono xiong,
-----deleted- ---------

> Saya berpendapat bahwa hukuman yang setimpal itu
> adalah hak Tuhan dan bukan hak manusia, dan itu saya yakini dengan
benar dan
> saya coba terapkan walaupun dalam skala yang sangat kecil di
sekeliling
> saya. Saya berpendapat lupakan saja kesalahan orang lain dan
melangkahlah
> maju, karena penyimpanan dendam akan merusak diri sendiri. Terus
terangnya
> saya melakukan itu bukan karena takut neraka atau ingin surga (yang
bagi
> saya merupkan hak mutlak Tuhan) , tetapi karena bermanfaat bagi saya
> sendiri. Lebih jauh bilamana ada mohon diberikan ujar-ujar Mo Zi
atau Kong
> Zi tentang memaafkan orang lain. Sojah, Tan Lookay
>

************ Hak Tuhan?


Jadi masyarakat manusia, misalnya negara, tidak punya hak mengatur
kestabilan dengan aturan pidana?
bagaimana dengan Amrozy? bagaimana dengan koruptor? bagaimana dengan
Ryan? bagaimana dengan kejahatan yang meruak alam, seperti
penggundulan hutan? bagaimana dengan kejahatan perang seperti yang
dilakukan Jepang pada PD II dan juga Jerman, yang menghabiskan nyawa
jutaan manusia tak bersalah? bagaimana dengan tindakan kejahatan
melawan kemanusiaan yang dilakukan Milosewic, dan membantau puluhan
ribu Mislim di Bosnia?

Semua masalah Tuhan? Definisi Tuhanpun berbeda dalam tiap agama,
Tuhannya Kristen tidak diterima umat Muslim, Tuhannya Hindu tak
diterima umat Kristen, definisi Tuhan umat umat Ibrahim tak dipakai
dalam Buddha. Tuhannya umat Kristen mainstream beda dengan umat
gereja Unitarian. Jadi yang mana? lalu kapan regu tembak Brimob dari
Polda Polda diperintahkan tembak? siapa yang perintahkan? lewat
Medium?

Mohon pencerahan

Salam

Danardono

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Files to share?

Send up to 1GB of

files in an IM.

10 Day Club

on Yahoo! Groups

Share the benefits

of a high fiber diet.

Get in Shape

on Yahoo! Groups

Find a buddy

and lose weight.

.

__,_._,___

danarhadi2000

unread,
Oct 7, 2008, 10:06:32 PM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Begitulah pak Bagyo.

"Penghukuman" didunia ini adalah ranah masyarakat, yang diwakili oleh
negara (azas Hukum Pidana). Kita juga kenal ajaran: "Give therefore
to Caesar the things that are Caesar's, and to God the things that
are God's.(Mt 22:21)".

Didalam falsafah hukum, kita belajar, bahwa pada awalnya, dalam
masyarakat yang masih "primitif" hukuman adalah identik engan
pembalasan dendam, dalam bahasa Jerman kita kenal "Suehne". Dalam
perkembangan masyarakat yang kian modern, maka negara mengambil alih
fungsi "balas dendam " ini, dan mengubahnya menjadi hukuman.
Kalau sipenjahat sudah dihukum negara menurut peraturan yang berlaku,
maka manusia tak boleh lagi menjalankan balas dendam.

Pak Bagyo benar, hukum manusia tak sempurna, tetapi apakah yang
sempurna di dunia? Hanya inilah yang manusia dapat wujudkan didunia.
kesempurnaan setelah kita mati, nobody knows. belum ada yang kembali
dari kematian dan mengisahkan mengenai pengadilan langit.

Mengenai Tuhan, pak Bagyo katakan "Ya Tuhan saya, Tuhannya orang
Kristen", namun, kita membahas masalah manusia secara universal.
Dalam hubungan antar manusia, kita berhadapan dengan manusia dari
perlbagai agama dengan Tuhannya masing masing. Contoh: seorang
beragama A memperkosa dan menjarah wanita beragama B, dan mencuri
barang orang beragama C. Tuhan yang mana yang berwenang bertindak?
Tidak nanti rebutan?

Pak Bagyo katakan "saya sejahtera dan merasa senang berbuat
demikian", sah sah saja, selama apa yang disenangi A dan membuat
sejahtera, tak menyengsarakan B atau C. nanti pengadilan lagi yang
harus bertindak.

Mengenai dendam atau memaafkan Milosevic saya ingat interview dalam
tayangan TV dimana wanita diinterview tentang suami mereka yang
ditembak dimuka mereka dan anak anak mereka. Saya tak pernah lupa
expressi muka ibu ibu itu yang merah padam dengan tangis dan isak.
Pak Bagyo yang baik, terus terang, kalau saya ada ditempat itu, di
Srbernica, saya TAK berani mengusulkan " lupakan deh Milosecic"..

Salam

Danardono



--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Tantono Subagyo"
<tantono@...> wrote:
>

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Ads on Yahoo!

Learn more now.

Reach customers

searching for you.

John McEnroe

on Yahoo! Groups

Join him for the

10 Day Challenge.

Special K Group

on Yahoo! Groups

Join the challenge

and lose weight.

.

__,_._,___

ulysee_me2

unread,
Oct 7, 2008, 10:20:08 PM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Iye bener Lookay, "memberi muka" sama "memaafkan" itu nggak sama deh
kayaknya. Lebih nyerempet ke tepa selira dan toleransi sih mugkin.

Soalnya dulu, kalau gue pergi keliling sama Oma, tyus misalnya ada
orang tua yang ngomong sesuatu salah gitu, gue nggak boleh koreksi di
tempat, kata Oma, "harus kasih muka sama yang tua" begitu. Dari situ
gue mikir, oooo kasih muka tuh sama dengan tutup mata sebelah atas
kesalahan orang lain. kita bisa aja nggak setuju, tapi memilih untuk
diam daripada konfront di muka umum, gitu. Kalau dibelakang umum sih
lain lagi persoalannya.

Waktu lain lagi, dapet undangan dari loo cianpwee, gue segan datang.
Oma marahin gue, katanya, "Nggak boleh gitu, harus datang, kasih muka
sama yang ngundang."

Disitu gue mikir Ooo, kasih muka itu menghormati yang ngundang,
kalau tidak memenuhi undangannyaitu dianggap kurang hormat.

Lalu gue meninggalkan teman-teman gue sambil mempelesetkan, "Gue cao
dulu ya, harus SETOR MUKA sama orangtua nih."


--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Tantono Subagyo"
<tantono@...> wrote:
>
> Xuan Tong Xiong,
> Lha disini saya bingung, budaya memberi muka dan memaafkan menurut
saya
> tidak sama. Memberi muka dilaksanakan kepada orang yang tidak
menyalahi
> kita sedang memaafkan adalah kepada orang yang bersalah kepada
kita. Lebih
> mudah memberi muka kalau pihak lawan tidak menyalahi kita, tetapi
kalau
> menyalahi kita apakah tetap akan kita beri muka ? . Salam, Tan
Lookay
>
>
> On 10/7/08, perfect_harmony2000 <perfect_harmony2000@...> wrote:
> >
> > Sdr.Tantono,
> >
> > konsep memaafkan itu ada dalam banyak aliran filsafat, seperti Mo
Zi,
> > Kong Zi dan Lao Zi.
> >
> > Hal ini kemudian meresap kedalam ritual maupun budaya mereka.
> > Contoh sederhana adalah budaya memberi muka yang selain bermakna
tepo
> > saliro juga mengandung makna menghargai dan memaafkan orang.
> >
> > Hormat saya,
> >
> > Xuan Tong

> > --- In budaya_tionghua@yahoogroups.com <budaya_tionghua%
40yahoogroups.com>,
> > "Tantono Subagyo"

> > <tantono@> wrote:
> > >
> > > Xuan Tong xiong dan para ahli Budaya Tionghua
> > > Mohon petromaksnya, selama ini lookay belajar masalah harmoni
dls,
> > walaupun
> > > tidak selalu mudheng, lha sekarang Lookay ingin belajar lebih
jauh
> > lagi
> > > tentang konsep memaafkan. Mohon diperjelas tentang konsep ini
> > karena selama
> > > ini (kalau tidak salah) budaya Tionghua yang dikenal adalah
masalah
> > keuletan
> > > dan tahan uji, pluralisme dls tetapi konsep memaafkan belum
banyak
> > > diterangkan. Salam, Tan Lookay
> > >
> >
> >
> >
>
>
>
> --
> Best regards, Tantono Subagyo
>

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Search Ads

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Cat Groups

on Yahoo! Groups

Share pictures &

stories about cats.

Yahoo! Groups

Stay healthy

and discover other

people who can help.

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 7, 2008, 11:24:33 PM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Lha ini yang menurut saya salah kaprah Pak, kalau orang-orang itu bisa lupakan Milosevic mungkin hidupnya akan lebih baik.  Menurut saya memelihara dendamlah yang buat orang sengsara.  Orang jadi inget kesalahan orang dahulu saja, seperti misalnya : Jerman dulu pernah Holocaust mbasmi orang Yahudi, trus piye, orang Yahudi disuruh ngebom Jerman supaya setimpal gitu ??.  Saya punya teman (Jewish) yang sangat dendam ama Jerman, lha dia sendiri yang sengsara.  Kejadian sudah kapan tahu, dia kalau ketemu orang Jerman masih gondok (nyakitin diri sendiri).  Dan masalah Tuhan-nya siapa ya Tuhannya sendiri-sendiri, saya percayakan "vengeance"kepada Tuhan orang Kristen, lalu apakah Tuhan saya tidak berantem rebutan dengan Tuhannya orang lain yang menyalahi saya, lha itu urusan Tuhan kok, sudah dipasrahkan jangan diuthik-uthik lagi. 
Kembali lagi Bung Danardono, mari setuju untuk nggak setuju, saya bahagia dengan konsep menyerah kepada Tuhan (buat saya Tuhan itu satu), lha buat anda Tuhan itu macem-macem dan buanyak dan tidak memecahkan masalah.  So be it, saya tidak minta anda untuk memeluk konsep saya demikian juga jangan paksakan kepada saya bahwa konsep agama tidak membuat orang jadi baik dan Tuhan macem-macem.  Salam, Tan Lookay

 

--
Best regards, Tantono Subagyo

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Y! Groups blog

the best source

for the latest

scoop on Groups.

Moderator Central

Yahoo! Groups

Join and receive

produce updates.

.

__,_._,___

ChanCT

unread,
Oct 7, 2008, 11:37:30 PM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com



Saya juga pernah berpikir lebih baik orang jahat didunia ini ditembak mati saja, biar kehidupan umat manusia didunia bisa aman tentram, biar tiada lagi penjahat-penjahat yang mengganggu dan bikin celaka. Tapi, bagaimana bisa ditembak habis itu namanya penjahat? Selalu pasti akan muncul penjahat dalam berbagai bentuk yang lain, ... tiada habisnya. Dunia tanpa penjahat mungkin hanya bisa dicapai entah ratusan bahkan munkin ribuan tahun yad. dimana tingkat kesadaran budaya manusia sudah begitu tinggi dan baiknya. Ya untuk tingkat sekarang ini dalam mimpi sajalah dahulu.
 
Jadi, problemnya tetap bagaimana menciptakan kesadaran dan budaya manusia yang baik-baik itulah yang harus diutamakan, bukan dan tidak bisa dengan main hukum-mati dan ditembak saja sebanyak-banyaknya yang lakukan kejahatan. Sekalipun tak juga dapat disangkal, harus ada beberapa, segelintir kecil penjahat besar yang keterlaluan harus ditembak-mati.
 
Oleh karena itu saya sangat setuju dengan budaya Tionghoa yang bisa memaafkan, pertama untuk menghindari balas-berbalas dendam yang tidak berkesudahan dan makin meluas, dan kedua, mengutamakan pendidikan, meningatkan kesadaran umat manusia lebih baik lagi. Berusaha merubah penjahat-penjahat menjadi manusia-manusia yang baik-baik. Sekalipun hukuman-mati sudah dijatuhkan, setelah melihat dia bertobat dan merasa salah, bertekad untuk memperbaiki diri, boleh saja ditunda bahkan dirubah jadi penjara seumur-hidup, bahkan akhirnya dilepas kembali dalam masyarakat setelah dia bisa dinyatakan kembali menjadi manusia baik-baik. Mengapa harus cepat-cepat ditembak-mati, dibunuh? Bukankah setiap orang bisa saja berbuat khilaf, melakukan kesalahan sesaat, entah karena emosi, kalap dan kurang pikir-panjang, ...
 
Saya juga setuju penjara-penjara itu dirubah menjadi tempat merubah dan memperbaiki jalan pikiran manusia, tidak sekadar tempat HUKUMAN. Tapi, utamanya tempat pendidikan kembali sebagai manusia baik-baik. Tentu tidak semua manusia bisa jadi manusia baik-baik-baik, selalu ada perkecualian. Dan perkecualian itu saja, yang diperlakukan khusus kalau perlu segera dilaksanakan hukuman-mati, ditembak saja.
 
Lebih baik anggaran untuk menghidupi penjahat-penjahat di penjara itu digunakan untuk anak-yatim piatu, meningkatkan kesejaahteraan rakyat miskin? Setuju, dan betul harus begitu. Kita bisa buat penjahat-penjahat didalam penjara juga didisiplin untuk bekerja, entah dalam bentuk perbengkelan atau pertanian yang berproduksi, dan hasil produksi itu dinilai sebagai hasil kerja mereka untuk mengongkosi hidupnya sendiri. Bahkan berikan penghasilan atas kerja yang telah dilakukan itu, setelah mereka bisa berpdosuksi melebihi pengeluaran yang diperlukan untuk hidup di penjara. Jangan biarkan penjahat-penjahat itu makan-hidup didalam penjara secara cuma-cuma. Tentu kerja dalam penjara, jangan lakukan dalam bentuk kerja paksa yang tidak manusiawi, hasil kerja bukan saja dikorupsi oleh pejabat-pejabat penjara, para tahanan-politik bahkan tidak bisa memakan hasil produksinya sendiri, orang dibiarkan sampai mati kelaparan, mati sakit, ...  sebagaimana diperlakukan masa Orba terhadap ratusan ribu tapol yang dituduh komunis-Soekarnois selama belasan sampai 20-an tahun begitu. Itu bukan lagi manusia tapi, setan namanya yang bisa berbuat begitu.
 
Salam,
ChanCT
 



Internal Virus Database is out of date.
Checked by AVG.
Version: 8.0.169 / Virus Database: 270.7.5/1706 - Release Date: 2008/10/3 $U$H 06:17

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Instant hello

Chat in real-time

with your friends.

Yahoo! Groups

Latest product news

Join Mod. Central

stay connected.

Healthy Living

Learn to live life

to the fullest

on Yahoo! Groups.

.

__,_._,___

ardian_c

unread,
Oct 7, 2008, 11:51:24 PM10/7/08
to budaya_...@yahoogroups.com

pak Tantono, owe bukan budayawan tapi buaya neh hehehe. Soal maaf2in
sebenernya ada di saat kita ngepal tangan utk soja.

Soalnya soja tangan itu utk ingatin 8 sifat baik, yg salah satunya itu
SHU or memaafkan, trus kaitannya ama memberi muka, sebenernya memberi
muka itu masuk di RANG yg artinye melepaskan or merelakan , mengalah.
So org kalu mau memaafkan khan mesti bisa RANG dong hehehehehe

But eniwai 8 budi luhur itu ya salah satunya itu memaafkan.

So gak usah pusing, saat kita soja kita dah memaafkan :P



--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Tantono Subagyo"
<tantono@...> wrote:
>

> Xuan Tong xiong dan para ahli Budaya Tionghua
> Mohon petromaksnya, selama ini lookay belajar masalah harmoni dls,
walaupun
> tidak selalu mudheng, lha sekarang Lookay ingin belajar lebih jauh lagi
> tentang konsep memaafkan. Mohon diperjelas tentang konsep ini
karena selama
> ini (kalau tidak salah) budaya Tionghua yang dikenal adalah masalah
keuletan
> dan tahan uji, pluralisme dls tetapi konsep memaafkan belum banyak
> diterangkan. Salam, Tan Lookay
>

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Moderator Central

Yahoo! Groups

Get the latest news

from the team.

Y! Messenger

Quick file sharing

Send up to 1GB of

files in an IM.

.

__,_._,___

Zhuge Liang

unread,
Oct 8, 2008, 12:56:06 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Bapak Xuantong,

Minta maaf ikut nimbrung. Jika demikian, mengapa dalam cerita2 silat Tiongkok, banyak sekali menonjolkan 'pembalasan'. Cerita bapak/ibu dibunuh, lalu anaknya belajar kungfu mati2an, untuk membalaskan dendam orang tuanya.
Seolah-olah 'pembalasan' ini adalah suatu nilai yg sepatutnya.

Dalam cerita Samkok demikian juga. Anak Guan yi dan Zhang fei, membalaskan orang-orang yang telah membunuh ke-2 orang tua mereka. Dalam cerita itu ditonjolkan (ini persepsi saya tentunya), ini adalah suatu kepatutan, sebagai bagian dari bakti anak kepada orang tuanya.

Jika analisa saya benar, apakah ini tidak bertentangan dengan konsep 'memaafkan' seperti yang diterangkan Bapak dalam filsafat Kongzi, Mozi dan Laozi?

Salam,
Zhuge



--- On Tue, 10/7/08, perfect_harmony2000 <perfect_harmony2000@yahoo.com> wrote:

From: perfect_harmony2000 <perfect_harmony2000@yahoo.com>
Subject: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com

Date: Tuesday, October 7, 2008, 4:42 AM

Sdr.Tantono,

konsep memaafkan itu ada dalam banyak aliran filsafat, seperti Mo Zi,
Kong Zi dan Lao Zi.

Hal ini kemudian meresap kedalam ritual maupun budaya mereka.
Contoh sederhana adalah budaya memberi muka yang selain bermakna tepo
saliro juga mengandung makna menghargai dan memaafkan orang.

Hormat saya,

Xuan Tong

--- In budaya_tionghua@ yahoogroups. com, "Tantono Subagyo"

<tantono@... > wrote:
>
> Xuan Tong xiong dan para ahli Budaya Tionghua
> Mohon petromaksnya, selama ini lookay belajar masalah harmoni dls,
walaupun
> tidak selalu mudheng, lha sekarang Lookay ingin belajar lebih jauh
lagi
> tentang konsep memaafkan. Mohon diperjelas tentang konsep ini
karena selama
> ini (kalau tidak salah) budaya Tionghua yang dikenal adalah masalah
keuletan
> dan tahan uji, pluralisme dls tetapi konsep memaafkan belum banyak
> diterangkan. Salam, Tan Lookay
>

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Y! Messenger

Instant hello

Chat over IM with

group members.

Weight Loss Group

on Yahoo! Groups

Get support and

make friends online.

.

__,_._,___

danarhadi2000

unread,
Oct 8, 2008, 1:25:18 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Salah kaprah, atau tidak, kita serahkan saja pada pihak yang merasa
didzalimi untuk mencernakan apa yang mereka alami. Kita tak usah ikut
ikut dehhh.

Setiap tahun pada peringatan Holocaust, seluruh Israil merenung
beberapa menit, berhenti beraktivitas, dimana sirene
mengaung..Mengenang, tak melupakan!

Apakah hidup orang yang melupakan Milosevic lebih baik, saya sampai
sekarang tak tahu, pak Bagyo, dan belum ada statistik mengenai hal
itu.

Pastilah orang Yahudi takkan membom Jerman, tetapi, melupakan,
mungkin banyak yang belum mampu. Antara mengenang dan tak melupakan
dan membom, itu jauh sekali. tak perlulah kita sejauh itu.

Tak jauh dari kantor saya, ada lapangan kecil, dimana dahulu ada
gedung Gestapo, yang dihancurkan pemerintah Austria. Dilapangan itu
kini ada monumen dari semen, tidak besar, dengan bintang David
kuning.

Tertulis: "Nicht vergessen". "Tidak melupakan". Orang tua yang pernah
tinggal didekat gedung itu sebagai anak anak, cerita, dahulu sampai
jauh terdengar teriakan laki laki dan wanita, yang disundut api,
dicabut kuku, dan disiksa lainnya. Bukan karena berbuat kejahatan,
namun karena mereka kebetulan orang Yahudi..memaafkan? Wah saya gak
tahu dehhh, frankly!

Kalau saya sih, pak Bagyo mudah melupakan semua, soale, juga tak
alami apa apa (hidup saya dari lahir enak,pak). Paling, ingat guru
musik saya, pak Butar Butar yang menghardik saya, kalau saya nyanyi
lompat dari nada. Kami sekeluarga tak ada yang dipulau Buru-kan.
Tetapi kenalan sayatahun 60an, mahasiswa Tionghoa anggauta Perhimi,
lenyap tak tahu rimbanya. Saudaranya katakan, dijemput dan
di"hilang"kan tentara. Keluarganya melupakan? Entahlah..

Orang Jepang juga tak membalas membom atom Amerika, tetapi mereka
selalu kenang hari pemboman itu. Mereka berdoa sambil mengenangkan di
Kuil Yasukuni Yasukuni Jinja) di Tokyo.

Lho pak Bagyo, bukan BUAT saya Tuhan itu macam macam, tetapi bagi
kita ke-se-luruh-an manusia. Rak iya to? Lha malah di Malaysia pernah
dilarang (masih ya?) bagi umat NON Muslim menggunakan kata Allah.
Sebab ini nama bagi Tuhan umat Islam, nah looo. Coba tanya saudara
saudara umat Tao di BT disini, apakah Tuhan mereka bernama Yahwe?
Mereka akan tanya balik: "I beg your pardon?"

Misa katholik yang saya kisahkan di Jogya, dihentikan oleh sekelompok
laki laki, karena mereka merasa, Tuhan mereka dihina.

Kalau anda baca lagi teliti posting saya, anda akan tahu, bahwa
NOBODY paksakan anda ber-Tuhan macam macam. Tetapi kita semua, mau
tak mau, harus mengakui, dalam agama agama kita, definisi Tuhan tak
sama. Ini realitas kan? Anda kan juga tak sharing Tuhan dalam bentuk
Brahma, Vishnu, Shiva saudara saudara kita dari Bali?

Juga tak ada kalimat yang memaksa anda tidak berpendapat, agama
membuat manusia jadi baik. That's your opinion. Go on.

Yang penting kita harus sadar, 2000 tahun manusia beragama, manusia
secara keseluruhan TIDAK bertambah baik. Juga tak bertambah buruk
karena agama. Agama telah menjadi alasan saudara saudara di Poso
saling bunuh. Tibo telah mendahului kita...Korupsi kian mendahsyat
dalam bangsa ini, walau sangat saleh beragama. Dan... orang tak
beragama juga bisa MULIA lho? Mungkin anda memiliki statistik
perbaikan moral di Indonesia akibat pelajaran agama? Di DPR? di
Kejaksaan? di Kepolisian? di pemerintahan? di mal mal?

Tuhan di-uthik uthik? Lha tak lah yauuu, lha wong lihat Tuhan saja
belum pernah ada diantara kita, baik domba maupun gembala, kok mau
uthik uthik? Bagaimana caranya? "sudah dipasrahkan" lha bagaimana
cara serah terimanya?

Kita memang dari awal setuju untuk tak setuju, nah ini kan isi milis
ini selalu? from t5he vrey beginning? Kalau tidak mana mungkin kita
diskusi? Lihat tu posisi ci Ul dan mas Kinhiang, posisi mas Mulyawan
dan mas Siswanto, posisi saya dengan banyak anggauta ha ha ha

Salam

danardono

> > --- In budaya_tionghua@yahoogroups.com <budaya_tionghua%
40yahoogroups.com>,
> > "Tantono Subagyo"

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Yahoo! Groups

Join people over 40

who are finding ways

to stay in shape.

Yahoo! Groups

Special K Challenge

Join others who

are losing pounds.

.

__,_._,___

David Kwa

unread,
Oct 8, 2008, 2:18:24 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

ABS-tjek,

Memang juga, dalam idealisme budaya Tionghoa, buat apa jadi manusia,
kalau poet-hauw (bu xiao ä¸ å­ , tidak berbakti), poet-sin (bu xin ä¸
ä¿¡, tidak bisa dipercaya), poet-tiong (bu zhong ä¸ å¿ , tidak setia),
poet-gie (bu yi ä¸ ç¾©, tidak bisa bertindak benar)???

Kiongchiu,
DK

--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Akhmad Bukhari Saleh"
<absaleh@...wrote:



Hauw-djie, yang penting kita hidup jangan sampai poet-hauw, poet-
sin, poet-tiong, poet-gie ya, he he he...

Wasalam.

----------------------------------------------
----- Original Message -----
From: David Kwa
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Sent: Tuesday, October 07, 2008 9:51 PM
Subject: [budaya_tionghua] Re: Setuju, Memberi Muka=Memaafkan.
(Was:Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.)

Ko Ophoeng dan RRS yb,

Owe ingin menambahkan.

U-Hao æœ‰å­ dan Put-Hao ä¸ å­ (bukan Pu-Hao) itu istilah Hokkian;

Mandarinnya You Xiao dan Bu Xiao. Hao (Hokkian selatan) = Xiao
(Mandarin) = sering diterjemahkan sebagai bakti (anak kepada

orangtua) dan kedua istilah itu sebagai ‘berbakti’ atau ‘tidak
berbakti’ (kepada orangtua). Bahasa Inggris mencoba menerjemahkan
Xiao sebagai ‘filial piety’. Tapi pengertian Hao/Xiao lebih dari
sekadar ‘berbakti’. Untuk itu mohon penjelasan dari para qianbei

dan rrs yang lebih paham tentang Hao/Xiao.

Dalam budaya Tionghoa Put Hao (Bu Xiao) itu perbuatan yang sangat
nista. Bila dikatakan oleh orangtua bahwa sang anak put hao, maka
ucapan itu dapat dikatakan bernada kutukan. Oleh sebab itu kata-kata
itu yang tidak sembarang diucapkan orangtua yang mengerti, seberapa
geramnya pun orangtua kepada perbuatan sang anak. Ajaran tentang Hao
diwariskan secara turun-temurun dan dimanifestasikan terutama dalam
hao selama orangtua masih hidup, pada waktu orangtua meninggal dan
setelah orangtua meninggal. Pada waktu orangtua masih hidup, dengan
selalu menyenangkan hati orangtua dan tidak pernah membuat hati
mereka berduka. Pada waktu orangtua meninggal, antara lain, dengan
menyelenggarakan upacara pemakaman yang pantas, mengenakan pakaian
berkabung, menyediakan petimati dan makam yang baik, dan berkabung

(toa-ha å¸¶å­ ) selama waktu tertentu. Setelah orangtua meninggal,

dengan menyembahyanginya pada waktu-waktu tertentu.

Karena begitu tingginya nilai Hao dalam budaya Tionghoa, maka dalam

film-film yang berlatar budaya Tionghoa tidak pernah/sangat jarang

ditampilkan anak yang melawan orangtuanya, bahkan gurunya

sekalipunn. Kadang kita sampai dibuat terharu melihat bagaimana pun

marahnya orangtua kepada anak, anak tetap tidak melawan. Sampai

akhirnya orangtuanya sadar akan sikapnya yang “keterlaluan†kepada
sang anak.

Sebuah film yang dibintangi Jet Li (saya lupa judulnya) berkisah

tentang seorang gadis dari keluarga miskin yang sampai harus
menjajakan dirinya kepada orang asing di Shanghai tempo doeloe.

Bukan main marahnya sang ayah yang penarik rickshaw (langchia 人車)

mengetahui perbuatan sang anak yang dianggapnya terlalu nista, yang
sampai dipermainkan orang asing di depan matanya. Sang ayah sampai
tega mengusir sang anak dari rumahnya, namun sambil menangis dengan
memeluki kaki sang ayah sang anak berulang-ulang memohon ampun.

Akhirnya sang ayah sadar setelah ditengahi oleh Jet Li. Di sinilah

kita melihat betapa tingginya nilai Hao dalam pandangan budaya
Tionghoa. Ini hanya sekadar contoh.

Jadi, pengertian Hao å­ di sini bukan Hao 好 dalam ‘dialek’
Mandarin yang artinya ‘baik’. Dalam dialek Hokkian selatan Hao

Mandarin dilafalkan Ho.

Kiongchiu,
DK

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Ads on Yahoo!

Learn more now.

Reach customers

searching for you.

Yahoo! Groups

w/ John McEnroe

Join the All-Bran

Day 10 Club.

Y! Messenger

Quick file sharing

Send up to 1GB of

files in an IM.

.

__,_._,___

King Hian

unread,
Oct 8, 2008, 2:40:31 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Dari semuanya: yang penting adalah sikap mau belajar
 
ini dari kitab 3 huruf (三字经) sanzijing:
 
玉不琢 不成器
人不学 不知义
yu bu zhuo, bu cheng qi
ren bu xue, bu zhi yi
 
batu giok kalau tidak digosok, tidak bisa menjadi barang bagus
orang kalau tidak belajar, bagaimana bisa tahu kebenaran
 

KH

--- On Wed, 10/8/08, David Kwa <david_kwa2003@yahoo.com> wrote:

From: David Kwa <david_kwa2003@yahoo.com>
Subject: Hauw, Sin, Tiong, Gie (Re: [budaya_tionghua] Re: Setuju, Memberi Muka=Memaafkan. (Was:Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.))
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Date: Wednesday, October 8, 2008, 1:18 PM

ABS-tjek,

Memang juga, dalam idealisme budaya Tionghoa, buat apa jadi manusia,

kalau poet-hauw (bu xiao 不孝, tidak berbakti), poet-sin (bu xin 不
信, tidak bisa dipercaya), poet-tiong (bu zhong 不忠, tidak setia),
poet-gie (bu yi 不義, tidak bisa bertindak benar)???



Kiongchiu,
DK

--- In budaya_tionghua@ yahoogroups. com, "Akhmad Bukhari Saleh"
<absaleh@... wrote:

Hauw-djie, yang penting kita hidup jangan sampai poet-hauw, poet-
sin, poet-tiong, poet-gie ya, he he he...

Wasalam.

------------ --------- --------- --------- -------
----- Original Message -----
From: David Kwa
To: budaya_tionghua@ yahoogroups. com
Sent: Tuesday, October 07, 2008 9:51 PM
Subject: [budaya_tionghua] Re: Setuju, Memberi Muka=Memaafkan.
(Was:Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.)

Ko Ophoeng dan RRS yb,

Owe ingin menambahkan.

U-Hao 有孝 dan Put-Hao 不孝 (bukan Pu-Hao) itu istilah Hokkian;

Mandarinnya You Xiao dan Bu Xiao. Hao (Hokkian selatan) = Xiao
(Mandarin) = sering diterjemahkan sebagai bakti (anak kepada

orangtua) dan kedua istilah itu sebagai ‘berbakti’ atau ‘tidak
berbakti’ (kepada orangtua). Bahasa Inggris mencoba menerjemahkan
Xiao sebagai ‘filial piety’. Tapi pengertian Hao/Xiao lebih dari
sekadar ‘berbakti’. Untuk itu mohon penjelasan dari para qianbei

dan rrs yang lebih paham tentang Hao/Xiao.

Dalam budaya Tionghoa Put Hao (Bu Xiao) itu perbuatan yang sangat
nista. Bila dikatakan oleh orangtua bahwa sang anak put hao, maka
ucapan itu dapat dikatakan bernada kutukan. Oleh sebab itu kata-kata
itu yang tidak sembarang diucapkan orangtua yang mengerti, seberapa
geramnya pun orangtua kepada perbuatan sang anak. Ajaran tentang Hao
diwariskan secara turun-temurun dan dimanifestasikan terutama dalam
hao selama orangtua masih hidup, pada waktu orangtua meninggal dan
setelah orangtua meninggal. Pada waktu orangtua masih hidup, dengan
selalu menyenangkan hati orangtua dan tidak pernah membuat hati
mereka berduka. Pada waktu orangtua meninggal, antara lain, dengan
menyelenggarakan upacara pemakaman yang pantas, mengenakan pakaian
berkabung, menyediakan petimati dan makam yang baik, dan berkabung

(toa-ha 帶孝) selama waktu tertentu. Setelah orangtua meninggal,

dengan menyembahyanginya pada waktu-waktu tertentu.

Karena begitu tingginya nilai Hao dalam budaya Tionghoa, maka dalam
film-film yang berlatar budaya Tionghoa tidak pernah/sangat jarang
ditampilkan anak yang melawan orangtuanya, bahkan gurunya
sekalipunn. Kadang kita sampai dibuat terharu melihat bagaimana pun
marahnya orangtua kepada anak, anak tetap tidak melawan. Sampai

akhirnya orangtuanya sadar akan sikapnya yang “keterlaluan” kepada

sang anak.

Sebuah film yang dibintangi Jet Li (saya lupa judulnya) berkisah
tentang seorang gadis dari keluarga miskin yang sampai harus
menjajakan dirinya kepada orang asing di Shanghai tempo doeloe.

Bukan main marahnya sang ayah yang penarik rickshaw (langchia 人車)

mengetahui perbuatan sang anak yang dianggapnya terlalu nista, yang
sampai dipermainkan orang asing di depan matanya. Sang ayah sampai
tega mengusir sang anak dari rumahnya, namun sambil menangis dengan
memeluki kaki sang ayah sang anak berulang-ulang memohon ampun.
Akhirnya sang ayah sadar setelah ditengahi oleh Jet Li. Di sinilah
kita melihat betapa tingginya nilai Hao dalam pandangan budaya
Tionghoa. Ini hanya sekadar contoh.

Jadi, pengertian Hao 孝 di sini bukan Hao 好 dalam ‘dialek’
Mandarin yang artinya ‘baik’. Dalam dialek Hokkian selatan Hao

Mandarin dilafalkan Ho.

Kiongchiu,
DK

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 8, 2008, 3:13:27 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Hehehe Pak kalau beda konsep memang nggak akan ketemu.  Saya menganggap Tuhan sebagai pencipta, anda menganggap Tuhan diciptakan orang.  Tapi ya biarin, saya bodo tapi bahagia, waktu saya disia-siakan saudara karena Ibu saya berbeda, saya ditolong Tuhan dan diberikan jalan hingga jadi "orang" walaupun apa adanya.  Demikian pula ketika saya dipaksa pensiun, Tuhan kasih jalan sehingga sekarang saya jadi konsultan alakadarnya.  Jadi saya merasakan Tuhan, anda anggap Tuhan itu nonsens.  Sampai jutaan atau milyardan postingpun nggak akan selesai.  Yang jelas adalah hak azasi saya untuk menganggap Tuhan itu ada dan menjadi Junjungan saya begitu juga hak anda untuk mengatakan Tuhan itu macem-macem dan hanya buatan manusia saja.  Jadi mau diapakan juga nggak akan ketemu, nanti malahan jadi "prahara dalam mangkok", dan percum tak bergun. Best regards, Tantono Subagyo

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Y! Messenger

Group get-together

Host a free online

conference on IM.

All-Bran

10 Day Challenge

Join the club and

feel the benefits.

.

__,_._,___

danarhadi2000

unread,
Oct 8, 2008, 4:11:16 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Tantono Subagyo"
<tantono@...> wrote:
>

> Hehehe Pak kalau beda konsep memang nggak akan ketemu. Saya
menganggap
> Tuhan sebagai pencipta, anda menganggap Tuhan diciptakan orang.
Tapi ya
> biarin, saya bodo tapi bahagia, waktu saya disia-siakan saudara
karena Ibu
> saya berbeda, saya ditolong Tuhan dan diberikan jalan hingga
jadi "orang"
> walaupun apa adanya. Demikian pula ketika saya dipaksa pensiun,
Tuhan kasih
> jalan sehingga sekarang saya jadi konsultan alakadarnya. Jadi saya
> merasakan Tuhan, anda anggap Tuhan itu nonsens. Sampai jutaan atau
> milyardan postingpun nggak akan selesai. Yang jelas adalah hak
azasi saya
> untuk menganggap Tuhan itu ada dan menjadi Junjungan saya begitu
juga hak
> anda untuk mengatakan Tuhan itu macem-macem dan hanya buatan
manusia saja.
> Jadi mau diapakan juga nggak akan ketemu, nanti malahan
jadi "prahara dalam
> mangkok", dan percum tak bergun. Best regards, Tantono Subagyo
>

****** Disini ada banyak kesalahan baca:

1) Tak ada saya katakan dalam posting, Tuhan itu ciptaan orang

2) Tak ada saya kritisi anda menganggap Tuhan itu junjungan,
bermilyard manusia melaksanakannya

3) Saya tak mengatakan Tuhan itu macam macam, tetapi FAKTA yang
menunjukkan, bahwa Tuhan didalam umat agama agama TIDAK sama.

Coba saja, anda katakan pada mbak atau pak Narpati Pradana yang
Muslim, bahwa Yesus itu Tuhan beliau juga, apa pak/bu Pradana gak
bingung? atau tanya mas Kinghian yang Budhhist, apakah Yesus juga
Tuhan beliau, sama juga akan bingung..jadi yang sama apanya?

Anda menganggap telah ditolong Tuhan, itu sangat OK, sangat
menimbulkan rasa bahagia dan terpenuhi. Tak ada manusia lain yang
perlu ikut campur. Sahabat lain mungkin katakan, doa telah dipenuhi
dewi Kwan Im..it's totally OK.

Kala pak Harto naik takhta, banyak yang bahagia, mengatakan, wah
Tuhan telah memilih beliau menjadi presiden. Doa terkabul. Namun,
kemudian ribuan Muslim yang jadi korban di Talangsari, Tanjung Priok
atau di kirim ke Taman Wisata Pulau Buru berdoa juga pada Tuhan, agar
memberikan hukuman padanya. Bagaimana kalau begini yah?

Disaat ini, ribuan umat Kristen di Amerika berdoa agar Tuhan
melindungi Amerika dari krisis finansial yang dahsyat (AS ikut ikut
Indonesia membuat BLBI!!!). Lalu, ada banyak umat Muslim yang
bersukur Alhamdulillah, Allah telah memberikan pelajaran bagi orang
Amerika yang sombong.

Tuhan kabulkan doa yang mana ya?

Mohon pemcerahan theologis, prahara dalam mangkok, atau dalam bahasa
Jerman: "Sturm im Glas" tak apalahhh..

Salam

Danardono

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Y! Messenger

Instant smiles

Share photos while

you IM friends.

Cat Zone

on Yahoo! Groups

Join a Group

all about cats.

.

__,_._,___

Ophoeng

unread,
Oct 8, 2008, 7:19:11 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Bung King Hian dan TTM semuah,

Hai, apakabar? Sudah makan?

Terima kasih atas sharing Bung KH ttg Sanzi jing yang singkat ttg 'belajar'.

Kalau ndak salah 'Sanzi jing' ini cukup panjang dan berisi ujar-ujar tentang
kehidupan. Juga ada lanjutan(?)nya bernama 'Shizi jing' (kitab empat huruf).
Atau mungkin ada yang 5 dan 6 huruf juga?

Kayaknya saya pernah dengar (lihat) di satu film yang ditayangkan oleh Da-
ai teve, ada pernah disinggung ttg kedua kitab tsb ya. Kalau tak salah oleh
tokoh sang kakek di film Ketika Gladiol Bersemi, ketika beliau membuka se-
kolah di rumahnya bagi para tetangganya yang buta huruf.

Kalau boleh saya ingin tahu, di mana bisa mendapatkan buku-buku tsb., ka-
lau mungkin lengkap dengan Hanyu Pinyin-nya, dan terjemahannya dalam ba-
sa Inggris atau Indonesia. Maklumlah, saya cuma diberkahi kesempatan seko-
lah sampai kelas 6 SD saja di THHK Cirebon, jadi banyak kata yang lupa lagi
cara bacanya, apalagi mengerti artinya ya.

Yang penting lagi: apakah kitab-kitab ini merupakan kitab suci agama KHC
- Kong Hu Cu atau agama lain? Saya tertarik untuk mempelajari isinya.

Terima kasih.

Salam belajar selalu,
Ophoeng
BSD City, Tangerang.



--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, King Hian <king_hian@...> wrote:

Dari semuanya: yang penting adalah sikap mau belajar

&#65533;
ini dari kitab 3 huruf (三å&#65533;ç»&#65533; sanzijing:
&#65533;
&#65533;‰ä&#65533;&#65533;&#65533;ä¸ æ&#65533;&#65533;&#65533;> 人ä&#65533;å­&#65533;ä¸ çŸ¥ä¹&#65533;> yu bu zhuo, bu cheng qi


ren bu xue, bu zhi yi

&#65533;


batu giok kalau tidak digosok, tidak bisa menjadi barang bagus
orang kalau tidak belajar, bagaimana bisa tahu kebenaran

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

All together now

Host a free online

conference on IM.

Moderator Central

Yahoo! Groups

Get the latest news

from the team.

10 Day Club

on Yahoo! Groups

Share the benefits

of a high fiber diet.

.

__,_._,___

Ophoeng

unread,
Oct 8, 2008, 7:16:18 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Bung King Hian dan TTM semuah,

Hai, apakabar? Sudah makan?

Terima kasih atas sharing Bung KH ttg Sanzi jing yang singkat ttg 'belajar'.

Kalau ndak salah 'Sanzi jing' ini cukup panjang dan berisi ujar-ujar tentang
kehidupan. Juga ada lanjutan(?)nya bernama 'Shizi jing' (kitab empat huruf).
Atau mungkin ada yang 5 dan 6 huruf juga?

Kayaknya saya pernah dengar (lihat) di satu film yang ditayangkan oleh Da-
ai teve, ada pernah disinggung ttg kedua kitab tsb ya. Kalau tak salah oleh
tokoh sang kakek di film Ketika Gladiol Bersemi, ketika beliau membuka se-
kolah di rumahnya bagi para tetangganya yang buta huruf.

Kalau boleh saya ingin tahu, di mana bisa mendapatkan buku-buku tsb., ka-
lau mungkin lengkap dengan Hanyu Pinyin-nya, dan terjemahannya dalam ba-
sa Inggris atau Indonesia. Maklumlah, saya cuma diberkahi kesempatan seko-
lah sampai kelas 6 SD saja di THHK Cirebon, jadi banyak kata yang lupa lagi
cara bacanya, apalagi mengerti artinya ya.

Yang penting lagi: apakah kitab-kitab ini merupakan kitab suci agama KHC
- Kong Hu Cu atau agama lain? Saya tertarik untuk mempelajari isinya.

Terima kasih.

Salam belajar selalu,
Ophoeng
BSD City, Tangerang.

--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, King Hian <king_hian@...> wrote:

Dari semuanya: yang penting adalah sikap mau belajar

&#65533;
ini dari kitab 3 huruf (三å&#65533;ç»&#65533; sanzijing:
&#65533;

&#65533;‰ä&#65533;&#65533;&#65533;ä¸ æ&#65533;&#65533;&#65533;> 人ä&#65533;å­&#65533;ä¸ çŸ¥ä¹&#65533;> yu bu zhuo, bu cheng qi


ren bu xue, bu zhi yi

&#65533;


batu giok kalau tidak digosok, tidak bisa menjadi barang bagus
orang kalau tidak belajar, bagaimana bisa tahu kebenaran

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Files to share?

Send up to 1GB of

files in an IM.

Moderator Central

Get answers to

your questions about

running Y! Groups.

Yahoo! Groups

Special K Challenge

Join others who

are losing pounds.

.

__,_._,___

Fy Zhou

unread,
Oct 8, 2008, 7:36:26 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Kalau saya memilih tak Melupakan!
 
Tak melupakan baik untuk mengambil pelajaran, kegetian masa lalu membuat kita lebih menghargai masa sekarang. kegetiran masa lalu yang menimpa diri kita seharusnya juga menyadarkan kita untuk tak membuat orang lain juga sengsara seperti kita.
 
Melupakan justru beresiko kita mengulang kesalahan yang sama.
 
Kegetiran masa lalu juga bisa berubah menjadi daya dorong untuk mencapai kemajuan. Lihat saja penghinaan perang candu bagi Rakyat Tiongkok, yang mendorong mereka mencapai pretasi di Olmpiade!
 
Lebih positif mengingat dari pada melupakan ! Inilah kegunaan Monument
 
 
Salam Mengingat.
ZFy

 
 
 

--- On Wed, 10/8/08, danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com> wrote:

From: danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com>
Subject: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Date: Wednesday, October 8, 2008, 5:25 AM

Salah kaprah, atau tidak, kita serahkan saja pada pihak yang merasa
didzalimi untuk mencernakan apa yang mereka alami. Kita tak usah ikut
ikut dehhh.

Setiap tahun pada peringatan Holocaust, seluruh Israil merenung
beberapa menit, berhenti beraktivitas, dimana sirene

mengaung..Mengenang , tak melupakan!

kita ke-se-luruh- an manusia. Rak iya to? Lha malah di Malaysia pernah

--- In budaya_tionghua@ yahoogroups. com, "Tantono Subagyo"

40yahoogroups. com>,

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Ads on Yahoo!

Learn more now.

Reach customers

searching for you.

Check out the

Y! Groups blog

Stay up to speed

on all things Groups!

Get in Shape

on Yahoo! Groups

Find a buddy

and lose weight.

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 8, 2008, 7:47:23 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Pak Danardono yth,
Jaka Sembung Naik Ojek, Nggak Nyambung Jek.  Itu adalah jalan pikiran kita berdua.  Anda sangat canggih sedang saya nteu acan kepanggih.  Konsep mana yang anda mau tanyakan ?. Apapun juga jawaban saya kita tidak akan ketemu karena pra-anggapan kita beda dan anda akan mendebat lagi dengan pra anggapan anda . 
Saya merasa selalu ditolong Tuhan itulah pengalaman pribadi saya, dan itu tidak akan berubah walaupun orang lain bilang Tuhan nggak ada.

Danardono : Coba saja, anda katakan pada mbak atau pak Narpati Pradana yang

Muslim, bahwa Yesus itu Tuhan beliau juga, apa pak/bu Pradana gak
bingung? atau tanya mas Kinghian yang Budhhist, apakah Yesus juga
Tuhan beliau, sama juga akan bingung..jadi yang sama apanya?

Tantono : Mengapa saya harus tanya kepada yang lain, urusan Tuhan adalah urusan pribadi saya nggak ada hubungannya dengan mas Narpati Pradana atau sdr King Hian ? Apakah keyakinan saya harus sama dengan orang lain ?.  Ya biar saja mas Narpati dengan caranya sendiri, dan saya juga dengan keyakinan saya sendiri.
Tentang doa mana yang dikabulkan ya terserah Tuhan, kalau orang Jawa bilang "becik ketitik ala ketara".  Kita pasrah saja, wong saya mahluk kok ditanyai doa mana yang dikabulkan. 

Salam, Tantono

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Ads on Yahoo!

Learn more now.

Reach customers

searching for you.

Y! Messenger

Files to share?

Send up to 1GB of

files in an IM.

Moderator Central

An online resource

for moderators

of Yahoo! Groups.

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 8, 2008, 7:51:04 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Asal positif saja Pak.  Tidak melupakan pembrangusan budaya Tionghua dan penutupan Sekolah Tionghua bisa sangat positif, kalau dengan ini kita lalu membangun budaya dan membangun sekolah sebanyak-banyaknya.  Tapi kalau cuma omong, mengeluh dan meng-kambek-kan orang yang nggak ada hubungannya dan menyamaratakan ya nggak positif namanya.  Selamat Mengingat, Tantono

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Instant hello

Chat over IM with

group members.

Ads on Yahoo!

Learn more now.

Reach customers

searching for you.

Learn to live

a full life with these

healthy living

groups on Yahoo!

.

__,_._,___

Fy Zhou

unread,
Oct 8, 2008, 7:52:04 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Yang paling absurd adalah saat ada pertandingan olahraga, seluruh rakyat Indonesia diminta mendoakan atlit2nya agar dapat meraih kemenangan. sebaliknya, rakyat negeri lawan juga berdoa bagi atlit2nya agar dapat mengalahkan Indonesia. Tuhan harus berpihak ke mana? Mohon petunjuknya...

 
ZFy

--- On Wed, 10/8/08, danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com> wrote:

From: danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com>
Subject: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Date: Wednesday, October 8, 2008, 8:11 AM

--- In budaya_tionghua@ yahoogroups. com, "Tantono Subagyo"
<tantono@... > wrote:
>

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Want a quick chat?

Chat over IM with

group members.

New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Y! Groups blog

The place to go

to stay informed

on Groups news!

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 8, 2008, 7:58:17 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Ya terserah Tuhan, may the best win. Kita berdoa bukan minta menang, tapi minta agar bisa perform sebaik-baiknya.  Kalau berdoapun kalah ya berlatih lagi sambil berdoa.  Gitu saja kok repot.  Tantono

--
Best regards, Tantono Subagyo

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Best of Y! Groups

Check it out

and nominate your

group to be featured.

Move More

on Yahoo! Groups

This is your life

not a phys-ed class.

.

__,_._,___

Fy Zhou

unread,
Oct 8, 2008, 8:16:27 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Pak Tan.
 
Di dunia ini ada pembagian tugas, ada yang bertugas memberi kotbah, ada yang bertugas kerja sosial, ada yang bertugas membangun budaya, ada yang bertuags membangun pendidikan, ada yang bertugas membangun ekonomi.
 
Jangan remehkan orang mendirikan monument semata, di seluruh dunia bahkan banyak hadir LSM yang tugasnya hanya menuntut keadilan sejarah! contohnya LSM yang membela para pekerja seks Jepang di zaman perang dunia kedua! Tak ada yang lain!
 
Berkat monument, berkat Orang2 yang berusaha menegakkan kebenaran sejarah, masyarakat luas dapat belajar dari sejarah yang benar. Dari sini,  pasti ada orang2 yang tergugah untuk melakukan aksi positif selanjutnya! Semua saling melengkapi! jika tak tahu sejarah yang benar, mungkin saja tak ada aksi apapun!
 
Pertanyaan sederhana: Buat apa anda menjadi pendeta? kan lebih baik berkarya nyata yang langsung terlihat manfaatnya, semua orang sebaiknya dikerahkan untuk mendirikan sekolah atau yayasan sosial membantu fakir miskin, tak usah menghabiskan waktu berkotbah segala?
 
 
 
ZFy
 

--- On Wed, 10/8/08, Tantono Subagyo <tantono@gmail.com> wrote:

From: Tantono Subagyo <tantono@gmail.com>
Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com

Date: Wednesday, October 8, 2008, 11:51 AM

Asal positif saja Pak.  Tidak melupakan pembrangusan budaya Tionghua dan penutupan Sekolah Tionghua bisa sangat positif, kalau dengan ini kita lalu membangun budaya dan membangun sekolah sebanyak-banyaknya.  Tapi kalau cuma omong, mengeluh dan meng-kambek- kan orang yang nggak ada hubungannya dan menyamaratakan ya nggak positif namanya.  Selamat Mengingat, Tantono

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Search Ads

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Y! Messenger

Instant hello

Chat over IM with

group members.

Y! Groups blog

the best source

for the latest

scoop on Groups.

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 8, 2008, 8:36:30 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Pertanyaan sederhana: Buat apa anda menjadi pendeta? kan lebih baik berkarya nyata yang langsung terlihat manfaatnya, semua orang sebaiknya dikerahkan untuk mendirikan sekolah atau yayasan sosial membantu fakir miskin, tak usah menghabiskan waktu berkotbah segala?

Lha, jadi pendeta agar saya dapat mengabdi sepenuhnya kepada Tuhan.  Disamping jadi pendeta saya juga berkarya nyata kok, ada sekolah yang sudah saya dirikan, kalau saya jadi pendeta nanti disamping berkotbah saya juga masih akan berkarya nyata, bersama teman-teman di LSM dan dirikan sekolah lagi.  Dengan kotbah saya bisa ajak orang lain untuk berkarya nyata, jadi yang berkarya nggak cuman saya tapi juga banyak orang.  Salam, Tantono

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Groups

Latest product news

Join Mod. Central

stay connected.

Yahoo! Groups

w/ John McEnroe

Join the All-Bran

Day 10 Club.

Best of Y! Groups

Discover groups

that are the best

of their class.

.

__,_._,___

Hendri Irawan

unread,
Oct 8, 2008, 8:39:57 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

sekilas intipan bahan yang lagi digarap, habis san zi jing biasanya
qianziwen, seribu huruf

http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/message/19191

Encoding: UTF-8

Sanzi Jing / Klasik Tiga Huruf

Sanzi Jing, klasik tiga huruf, adalah teks yang diwajibkan dalam
pendidikan anak-anak tionghua. Anak-anak akan melafalkannya secara
berkelompok, diiringi dengan gerakan tubuh untuk mendapatkan ritme
pelafalan yang tepat. Ditulis di abad ketiga belas jaman umum / CE,
umumnya dianggap ditulis oleh Wang Yinglin (1223 �" 1296 CE), seorang
pelajar konfusius yang terkenal. Tulisan ini terdiri dari rangkaian
pasangan tiga huruf. Tulisan lengkapnya berjumlah kurang dari 1200
karakter, akan tetapi dalam tulisan sesingkat itu semua inti sari
tradisi tionghua (konfusius) terangkum di dalamnya. Anak-anak tionghua
diwajibkan untuk menghapalnya bahkan sebelum mereka mampu menulis dan
membaca. Tulisan ini dibagi menjadi lima paragraf, sebagai berikut:

- Paragraf pertama menyatakan kepercayaan dasar akan kebaikan umat
manusia, pentingnya pendidikan, bakti terhadap orang tua, hubungan
keluarga dan hubungan sosial.

- Paragraf kedua menyediakan pedoman dan petunjuk terhadap karya
klasik konfusius.

- Paragraf ketiga mengurutkan sejarah dinasti di tiongkok. Bagian ini
telah diperbaharui berulang kali sesuai dengan jaman. Versi yang
sekarang ini secara umum sampai dengan dinasti Qing.

- Paragraf keempat berisi suri teladan kebiasaan tokoh-tokoh terdahulu.

- Paragraf kelima berfungsi sebagai pernyataan penutup dan seruan
untuk belajar keras bagi para murid (anak-anak).

Paragraf pertama
================

1. äººä¹‹åˆ æ€§æœ¬å–„ 性相�` �'ç›¸é  

ren zhi chu xing ben shan xing xiang jin xi xiang yuan

Manusia pada awalnya/sejak lahir/pada dasarnya bersifat baik.
Nurani semua manusia sebenarnya pada dasarnya sama yaitu baik,
namun kebiasaan dan tingkah laku selanjutnya membedakan mereka.

2. è‹Ÿä¸ æ•™ æ€§ä¹ƒé · 教之�" 貴以專

gou bu jiao xing nai qian jiao zhi dao gui yi zhuan

Jika (manusia) tidak dididik, nurani mereka akan mengalami
kemunduran (menjadi jahat).
Cara yang tepat untuk mendidik adalah dengan displin dan secara tegas.

3. �"å­Ÿæ¯ ï¿½"�鄰處 å­ ä¸ å­¸ æ–·æ©Ÿæ ¼

xi meng mu ze lin chu zi bu xue duan ji zhu

Dahulu ibu Meng (Mengzi), berpindah-pindah untuk mencari tempat
tinggal yang sesuai (bagi pendidikan anaknya).
Ketika anaknya tidak mau belajar, dia mengunting kain tenunannya.

Keterangan: Mengzi seorang filsuf terkemuka memiliki seorang ibu
yang bijaksana. Ayah Mengzi meninggal sewaktu Mengzi kecil sehingga
sang ibu harus menghidupi keluarga. Ibu Meng lalu mencari tempat
tinggal yang tepat bagi keluarganya. Awalnya keluarga Meng pindah ke
lingkungan dekat pasar. Karena tinggal di pasar, Mengzi kecil bermain
bersama teman-temannya meniru tingkah laku orang pasar. Ibu Meng yang
bijaksana berpikir kalau tetap tinggal di situ, anaknya akhirnya
kemungkinan besar akan menjadi seperti orang-orang pasar yang tingkah
lakunya kurang baik (mis: mencari keuntungan dengan menipu). Ibu Meng
kemudian pindah ke lingkungan baru dekat usaha pemakaman. Di sana,
Mengzi kecil bermain dengan teman-temannya meniru orang-orang yang
melakukan upacara pemakaman. Hal ini juga tidak diinginkan ibu Meng,
karena takut setelah dewasa, Mengzi akan berusaha di bidang pemakaman.
Terakhir ibu Meng memindahkan keluarganya ke dekat sebuah sekolah. Di
sana Mengzi kemudian meniru murid-murid sekolah dan mulai belajar.
Sejak itu Mengzi mulai mengecap pendidikan. Namun suatu saat Mengzi
pulang dari sekolah lebih awal dan mengatakan kepada ibunya bahwa dia
merasa belajar itu tidak berguna. Ibu Meng yang kecewa dengan hal itu
kemudian menggunting kain sutra yang tengah ditenunnya (kain sutra
yang digunting saat ditenun menjadi tidak berharga). Ibu Meng kemudian
mengibaratkan Mengzi belajar setengah jalan seperti kain sutra yang
digunting di tengah tenunan, alias tidak berguna. Sejak itu Mengzi
tergugah untuk belajar dan menjadi seorang filsuf terkemuka.

4. 竇燕山 有義方 教�"å­ å ä¿±æ š

dou yan shan you yi fang jiao wu zi ming ju yang

Dou Yan Shan (nama orang) memiliki cara pendidikan yang tepat.
Mendidik lima orang anak, semuanya meningkatkan reputasi keluarga.

Keterangan: Dou hidup di abad ke-sepuluh, mendidik lima orang
anaknya. Dan semuanya lulus ujian kerajaan menjadi pejabat negara.

5. é¤Šä¸ æ•™ çˆ¶ä¹‹é Ž æ•™ä¸ åš´ 師之惰

yang bu jiao fu zhi guo jiao bu yan shi zhi duo

Membesarkan anak tanpa mendidiknya adalah kesalahan orang tua.
Mengajar tanpa displin/tidak tegas adalah kemalasan guru.

6. å­ ä¸ å­¸ é žæ‰€å®œ å¹¼ä¸ å­¸ è€ ä½•ç‚º

zi bu xue fei suo yi you bu xue lao he wei

Seorang anak tidak belajar adalah hal yang tidak tepat.
Jika tidak belajar, apa yang hendak diperbuat kala tua/dewasa ?

7. çŽ‰ä¸ ç ¢ ä¸ æˆ å™¨ äººä¸ å­¸ ä¸ çŸ¥ç¾©

yu bu zhuo bu cheng qi ren bu xue bu zhi yi

Giok yang tidak diasah tidak akan berguna.
Orang yang tidak belajar tidak akan mengenal kebenaran.

Keterangan: pasangan huruf ini adalah peribahasa yang populer.

8. ç‚ºäººå­ æ–¹ï¿½`時 è¦ªå¸«å ‹ �'禮儀

wei ren zi fang shao shi qin shi you xi li yi

Sebagai anak manusia, hanya memiliki waktu yang sedikit.
Dekat dengan guru dan teman, dan mempraktekkan tata krama.

9. é¦™ä¹ é½¡ 能溫席 å­ æ–¼è¦ª 所當執

xiang jiu ling neng wen xi xiao yu qin suo dang zhi

Xiang pada usia 9 tahun, mampu menghangatkan tempat tidur orang tuanya.
Bakti kepada orang tua harus dijalankan.

Keterangan: kisah Huang Xiang adalah satu satu kisah dalam 24 kisah
contoh bakti kepada orang tua. Dikatakan pada musim panas, Huang Xiang
akan mengipas tempat tidur orang tuanya agar dingin, di musim dingin
dia akan menghangatkannya dengan badannya. Huang Xiang di kemudian
hari menjadi perdana menteri.

10. èž å››æ­² 能�"梨 弟於長 宜先知

rong si sui neng rang li di yu zhang yi xian zhi

Rong pada usia 4 tahun mampu mengalah memberikan buah pir yang
lebih besar.
Bagaimana berlaku sebagai adik kepada kakak, adalah salah satu
dari hal-hal awal yang perlu diketahui.

Keterangan: Kong Rong, keturunan Kong Fuzi suatu hari (pada saat
dia berusia 4 tahun) ditawarkan buah pir oleh ayahnya. Rong kemudian
mengambil buah pir yang lebih kecil. Saat ayahnya bertanya kenapa dia
tidak mengambil buah yang lebih besar, dia mengatakan karena dia
sebagai adik yang lebih kecil akan cukup kenyang dengan buah pir yang
kecil. Kakaknya yang lebih besar akan lebih membutuhkan buah pir yang
lebih besar.

11. é¦–å­ å¼Ÿ æ¬¡è¦‹è ž çŸ¥æŸ æ•¸ è­˜æŸ æ–‡

shou xiao di ci jian wen zhi mou shu shi mou wen

Dimulai dengan bakti terhadap orang tua dan kasih sayang sesama
saudara lalu melihat dan mendengar.
Belajar menghitung dan belajar membaca.

12. 一而å å 而百 ç™¾è€Œå ƒ å ƒè€Œè ¬

yi er shi shi er bai bai er qian qian er wan

Satu sampai sepuluh, sepuluh sampai seratus.
Seratus sampai seribu, seribu sampai selaksa (sepuluh ribu).

13. ä¸‰æ‰ è€… 天地人 三光者 日月星

san cai zhe tian di ren san guang zhe ri yue xing

Tiga elemen kemampuan, langit bumi manusia.
Tiga elemen cahaya, matahari bulan bintang.

14. 三綱者 å ›è‡£ç¾© çˆ¶å­ è¦ª 夫婦順

san gang zhe jun chen yi fu zi qin fu fu shun

Tiga jenis hubungan: hubungan hak kewajiban dan kesetiaan antara
atasan dan bawahan, hubungan kasih sayang antara orang tua dan anak,
keharmoisan hubungan suami istri.

15. æ›°æ˜¥å¤ æ›°ç§‹å†¬ 此四時 é ‹ä¸ çª®

yue chun xia yue qiu dong ci si shi yun bu qiong

(Berbicara tentang) musim semi dan musim panas, (berbicara
tentang) musim gugur dan musim dingin.
Keempat musim ini, silih berganti tiada henti.

16. æ›°å —åŒ— æ›°è¥¿æ ± 此四方 應乎中

yue nan bei yue xi dong ci si fang ying hu zhong

(Berbicara tentang) utara dan selatan, (berbicara tentang) barat
dan timur.
Keempat arah mata angin ini, letaknya tergantung dari pusat.

17. æ›°ç «æ°´ 木�`土 此�"行 本乎數

yue huo sui mu jin tu ci wu xing ben hu shu

(Berbicara tentang) api, air, kayu, logam dan tanah.
Kelima elemen ini bersumber dari angka.

Keterangan: lima elemen dalam filsafat tionghua, kalimat kedua
mungkin merujuk ke diagram yi jing.

18. æ›°ä» ç¾© 禮智信 此�"常 ä¸ å®¹ç´Š

yue ren yi li zhi xin ci wu chang bu rong wen

(Berbicara tentang) kesabaran, kewajiban, tata-krama,
kebijaksanaan, dan kebenaran.
Lima kebajikan ini tidak boleh diabaikan.

19. ç¨»ç²±è ½ éº¥é» ç¨· 此六穀 人所食

dao liang shu mai shu ji ci liu gu ren shuo si

Padi, sorgum, kacang-kacangan, gandum, ketan, juwawut(millet).
Keenam biji-bijian ini adalah makanan manusia.

20. 馬牛羊 雞犬豕 此六畜 人所飼

ma niu yang ji quan shi ci liu chu ren shuo si

Kuda, sapi (juga termasuk kerbau dan sejenisnya), kambing, ayam
(juga termasuk itik dan unggas sejenis), anjing, babi.
Keenam jenis binatang ini adalah ternak manusia.

21. 曰喜�' 曰�"�懼 愛惡欲 七情具

yue xi nu yue ai ju ai wu yu ji qing ju

(Berbicara tentang) senang, marah, (berbicara tentang) sedih, takut.
Suka, benci, ingin, ini adalah tujuh jenis perasaan manusia.

22. åŒ åœŸé © 木石�` 與絲竹 乃八音

pao tu ge mu shi jin yu si zhu nai ba yin

Labu, tanah/debu, kulit, kayu, batu, logam.
Bersama sutra dan bambu, menghasilkan delapan jenis suara musik.

23. 高曾祖 父而身 èº«è€Œå­ å­ è€Œå­«

gao zheng zhu fu er shen shen er zi zi er sun

Kongco(bapaknya kakek buyut), kakek buyut, kakek, ayah dan diri
sendiri.
Diri sendiri dan anak, anak dan cucu.

24. è‡ªå­ å­« 至玄曾 ä¹ƒä¹ æ— äººä¹‹å€«

zi zi sun zhi xuan zeng nai jiu zhu ren zhi lun

Dari anak dan cucu lanjut ke cicit dan anaknya cicit, sembilan
generasi ini, adalah yang membentuk keluarga.

25. çˆ¶å­ æ © 夫婦從 å…„å‰‡å ‹ å¼Ÿå‰‡æ ­

fu zi en fu fu cong xiong ze you di ze gong

Kasih sayang antara orang tua dan anak, keharmonisan antara suami
istri.
Persahabatan dari saudara tua dan hormat dari saudara muda.

26. é•·å¹¼åº å ‹èˆ‡æœ‹ å ›å‰‡æ•¬ 臣則忠

zhang you xu you yu peng jun ze jing chen ze zhong

Urutan menurut yang paling tua, saling mendukung sesama teman.
Penghormatan dari atasan, kesetiaan dari bawahan.

27. æ­¤å 義 äººæ‰€å Œ

ci chi yi ren suo tong

Sepuluh kewajiban ini, sama bagi semua manusia.

bersambung,

Yongde

> --- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, King Hian <king_hian@> wrote:
>
> Dari semuanya: yang penting adalah sikap mau belajar
> &#65533;

> ini dari kitab 3 huruf (三�&#65533;�&#65533; sanzijing:
> &#65533;
> &#65533;��&#65533;&#65533;&#65533;ä¸ ï¿½&#65533;&#65533;&#65533;> 人
�&#65533;�&#65533;ä¸ çŸ¥ï¿½&#65533;> yu bu zhuo, bu cheng qi


> ren bu xue, bu zhi yi
> &#65533;
> batu giok kalau tidak digosok, tidak bisa menjadi barang bagus
> orang kalau tidak belajar, bagaimana bisa tahu kebenaran
> &#65533;
>
> KH
>

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Y! Messenger

Quick file sharing

Send up to 1GB of

files in an IM.

Moderator Central

Yahoo! Groups

Join and receive

produce updates.

.

__,_._,___

Fy Zhou

unread,
Oct 8, 2008, 9:04:34 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

 
Mengabdi pada Tuhan itu bukan karya nyata, Pak Tantono!  Karena Tuhan yang anda abdi hanya nyata bagi anda pribadi, tak harus disimpulkan pasti nyata bagi orang lain bukan?
 
Anda menyebut disamping menjadi pendeta anda juga berkarya sosial yang lain, apakah anda menyalahkan pendeta2 lain yang hanya sibuk berkotbah dan membesarkan gereja? anda pasti tidak menyalahkan, karena mereka juga mengwemban tugas yang mulia.
 
Dengan berkotbah  anda juga bisa menyadarkan orang lain untuk berkarya nyata, Persis! ini Jawaban yang baik, seperti kita2 disini yang bekotbah untuk menyadarkan orang2 lain tentang kebenaran sejarah, agar orang lain bisa tergugah untuk berkarya nyata, kotbah kita tentunya tak sia2 bukan?
 
 
Selamat berkotbah!

ZFy 
 


--- On Wed, 10/8/08, Tantono Subagyo <tantono@gmail.com> wrote:

From: Tantono Subagyo <tantono@gmail.com>
Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com

Date: Wednesday, October 8, 2008, 12:36 PM

Pertanyaan sederhana: Buat apa anda menjadi pendeta? kan lebih baik berkarya nyata yang langsung terlihat manfaatnya, semua orang sebaiknya dikerahkan untuk mendirikan sekolah atau yayasan sosial membantu fakir miskin, tak usah menghabiskan waktu berkotbah segala?

Lha, jadi pendeta agar saya dapat mengabdi sepenuhnya kepada Tuhan.  Disamping jadi pendeta saya juga berkarya nyata kok, ada sekolah yang sudah saya dirikan, kalau saya jadi pendeta nanti disamping berkotbah saya juga masih akan berkarya nyata, bersama teman-teman di LSM dan dirikan sekolah lagi.  Dengan kotbah saya bisa ajak orang lain untuk berkarya nyata, jadi yang berkarya nggak cuman saya tapi juga banyak orang.  Salam, Tantono

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

Yahoo! Groups

Latest product news

Join Mod. Central

stay connected.

New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

.

__,_._,___

gsuryana

unread,
Oct 8, 2008, 8:53:16 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Pembrangusan budaya Tionghoa dan penutupan Sekolah Tionghoa membuat Pak Tantono menjadi Pendeta lho, dan banyak lagi Tionghoa Indonesia menjadi kenal Yesus......Haleluyaaaa :o)
 
sur.

----- Original Message -----
 

Asal positif saja Pak.  Tidak melupakan pembrangusan budaya Tionghua dan penutupan Sekolah Tionghua bisa sangat positif, kalau dengan ini kita lalu membangun budaya dan membangun sekolah sebanyak-banyaknya.  Tapi kalau cuma omong, mengeluh dan meng-kambek-kan orang yang nggak ada hubungannya dan menyamaratakan ya nggak positif namanya.  Selamat Mengingat, Tantono

2008/10/8 Fy Zhou <zhoufy@yahoo.com>

Kalau saya memilih tak Melupakan!
 
Tak melupakan baik untuk mengambil pelajaran, kegetian masa lalu membuat kita lebih menghargai masa sekarang. kegetiran masa lalu yang menimpa diri kita seharusnya juga menyadarkan kita untuk tak membuat orang lain juga sengsara seperti kita.
 
Melupakan justru beresiko kita mengulang kesalahan yang sama.
 
Kegetiran masa lalu juga bisa berubah menjadi daya dorong untuk mencapai kemajuan. Lihat saja penghinaan perang candu bagi Rakyat Tiongkok, yang mendorong mereka mencapai pretasi di Olmpiade!
 
Lebih positif mengingat dari pada melupakan ! Inilah kegunaan Monument
 
 
Salam Mengingat.
ZFy
 
 
 

--- On Wed, 10/8/08, danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com> wrote:
From: danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com>


>





--
Best regards, Tantono Subagyo

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

danarhadi2000

unread,
Oct 8, 2008, 9:28:03 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Tantono Subagyo" <tantono@...>
wrote:
>

> Ya terserah Tuhan, may the best win. Kita berdoa bukan minta menang,
>tapi minta agar bisa perform sebaik-baiknya. Kalau berdoapun kalah ya
>berlatih lagi sambil berdoa. Gitu saja kok repot. Tantono
>

***** Jangan lupa, the best will very likely win! bahkan tanpa
berdoapun, asal persiapan professional. Bangsa kita pasti jauh lebih
rajin berdoa daripada, misalnya orang Jerman (ini saya tahu). Yang win,
yang mana, kita juga tahu...

Salam

Danardono

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Search Ads

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Y! Messenger

Send pics quick

Share photos while

you IM friends.

Yahoo! Groups

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals.

.

__,_._,___

danarhadi2000

unread,
Oct 8, 2008, 9:35:58 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "gsuryana" <gsuryana@...> wrote:
>
> Pembrangusan budaya Tionghoa dan penutupan Sekolah Tionghoa membuat
Pak Tantono menjadi Pendeta lho, dan banyak lagi Tionghoa Indonesia
menjadi kenal Yesus......Haleluyaaaa :o)
>
> sur.
> http://indolobby.blogspot.com

***** Lhooo mas Sur, ini justru yang saudara saudara umat Islam kesal.
Kalau mereka ngambeg, lha ribut lagi, gereja gereja dan tempat
peribadahan dilempari batu, lalu mana "damai itu indah"nya pak Ophoeng?
Kan lenyap?

Salam
Danardono

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Search Ads

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Yahoo! Groups

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals.

Y! Messenger

Want a quick chat?

Chat over IM with

group members.

.

__,_._,___

danarhadi2000

unread,
Oct 8, 2008, 9:44:20 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Karya nyata itu saya lihat di gereja GKI yang besar dan punya klinik.
Yang datang buanyak sekali, kebanyakan bukan umat Kristen. Yang karya
nyata itu dokter dokter dan para jururawat. Mereka sangat disambut
oleh manusia yang membutuhkannya, biasanya orang tak mampu.Mereka itu
model model ibu Teresa. Tidak bicara mengenai Tuhan, tapi
menyembuhkan!

Tapi tak ada diantara tenaga kaarya nyata ini yang khotbah tuh? Dan
ini yang saya pribadi namakan, mengabdi pada Tuhan (walaupun Tuhannya
pasien pasien lain lagi). Gak apa apa.

Kalau yang khotbah doang, juga disambut, salah salah dengan batu
(kalau yang di hotel hotel mahal, amaaaannn).

Salam karya nyata

Danardono



--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, Fy Zhou <zhoufy@...> wrote:
>
>  
> Mengabdi pada Tuhan itu bukan karya nyata, Pak Tantono!  Karena
Tuhan yang anda abdi hanya nyata bagi anda pribadi, tak harus
disimpulkan pasti nyata bagi orang lain bukan?
>  
> Anda menyebut disamping menjadi pendeta anda juga berkarya sosial
yang lain, apakah anda menyalahkan pendeta2 lain yang hanya sibuk
berkotbah dan membesarkan gereja? anda pasti tidak menyalahkan,
karena mereka juga mengwemban tugas yang mulia.
>  
> Dengan berkotbah  anda juga bisa menyadarkan orang lain untuk
berkarya nyata, Persis! ini Jawaban yang baik, seperti kita2 disini
yang bekotbah untuk menyadarkan orang2 lain tentang kebenaran
sejarah, agar orang lain bisa tergugah untuk berkarya nyata, kotbah
kita tentunya tak sia2 bukan?
>  
>  
> Selamat berkotbah!
> ZFy 
>  
>
>

> --- On Wed, 10/8/08, Tantono Subagyo <tantono@...> wrote:


>
> From: Tantono Subagyo <tantono@...>
> Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang
memaafkan..
> To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
> Date: Wednesday, October 8, 2008, 12:36 PM
>
>
>
>
>
>
>
> Pertanyaan sederhana: Buat apa anda menjadi pendeta? kan lebih baik
berkarya nyata yang langsung terlihat manfaatnya, semua orang
sebaiknya dikerahkan untuk mendirikan sekolah atau yayasan sosial
membantu fakir miskin, tak usah menghabiskan waktu berkotbah segala?
>
> Lha, jadi pendeta agar saya dapat mengabdi sepenuhnya kepada
Tuhan.  Disamping jadi pendeta saya juga berkarya nyata kok, ada
sekolah yang sudah saya dirikan, kalau saya jadi pendeta nanti
disamping berkotbah saya juga masih akan berkarya nyata, bersama
teman-teman di LSM dan dirikan sekolah lagi.  Dengan kotbah saya bisa
ajak orang lain untuk berkarya nyata, jadi yang berkarya nggak cuman
saya tapi juga banyak orang.  Salam, Tantono
>

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Groups

Latest product news

Join Mod. Central

stay connected.

Cat Groups

on Yahoo! Groups

Share pictures &

stories about cats.

Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

.

__,_._,___

gsuryana

unread,
Oct 8, 2008, 10:05:27 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Didalam perjalanan sejarah panjang Indonesia, bisa dibilang sejak jaman
kerajaan kerajaan kecil, hubungan antar masyarakat Indonesia dengan Tenglang
yang datang ke Indonesia bisa dibilang lebih banyak damai nya dibandingkan
dengan ributnya.
( Mengenai perebutan kekuasaan diantar Kerajaan, adalah wajar bila terjadi
pertumpahdarahan, karena namanya juga perebutan kekuasaan, yang aku tahu
tidak sampai terjadi genocide secara langsung )

Kelenteng, Pura masing masing memiliki pengikutnya, demikian juga dengan
masuknya Islam dengan mengadop budaya setempat sedikit demi sedikit bisa
menguasai Kerajaaan yang ada di Nusantara.

Masuk Kristen/Katholik melalui VOC, mulai terjadi gesekan lumayan keras,
dimana dalam hal ini Tenglang Indonesia mulai terbagi dua kelompok, pro VOC
dan pro Nusantara, dimana pada intinya masih tetap kepada hasil bumi, sedang
agama hanya sebagai pelengkap penderita.

Dijaman kemeredekaan Tenglang Indonesia masih memberikan banyak andil, dan
bergerak hampir di segala bidang, termasuk ketatanegaraan ( BPUPKI ).

Dan Boooommmmmmm 65, mendadak sontak semua kebudayaan Tionghoa di berangus,
terutama dibidang pendidikan yang menjadi salah satu soko guru budaya, di
tuntas habis kan, sehingga mendadak sontak remaja Tenglang Indonesia harus
pindah sekolah, pindah agama, dan pindah identitas, yang tidak setuju masih
diberi pilihan menjadi WNA.

Dan sejak tahun 2000 sekian kembali Booommm sekian banyak gereja mengalami
gempuran, mulai dari ijin yang sulit, sampai dengan pengrusakan, dimana
menurut data sampai ber ratus ratus bangunan gereja yang rusak.

Dari sejarah panjang tersebut, agama manakah yang manakan yang membawa damai
?

Semoga Allah bisa memberi jawaban..........( sstt jangan ke aku ngasih
jawabannya yah )



sur.
http://indolobby.blogspot.com
----- Original Message -----

From: "danarhadi2000" <danarhadi2000@yahoo.com>
> --- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "gsuryana" <gsuryana@...> wrote:
>>
>> Pembrangusan budaya Tionghoa dan penutupan Sekolah Tionghoa membuat
> Pak Tantono menjadi Pendeta lho, dan banyak lagi Tionghoa Indonesia
> menjadi kenal Yesus......Haleluyaaaa :o)
>>
>> sur.
>> http://indolobby.blogspot.com
>
>
> ***** Lhooo mas Sur, ini justru yang saudara saudara umat Islam kesal.
> Kalau mereka ngambeg, lha ribut lagi, gereja gereja dan tempat
> peribadahan dilempari batu, lalu mana "damai itu indah"nya pak Ophoeng?
> Kan lenyap?
>
> Salam
> Danardono

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Instant hello

Chat in real-time

with your friends.

Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Special K Group

on Yahoo! Groups

Learn how others

are losing pounds.

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 8, 2008, 10:18:53 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Mengabdi pada Tuhan itu bukan karya nyata, Pak Tantono!  Karena Tuhan yang anda abdi hanya nyata bagi anda pribadi, tak harus disimpulkan pasti nyata bagi orang lain bukan?

Anda menyebut disamping menjadi pendeta anda juga berkarya sosial yang lain, apakah anda menyalahkan pendeta2 lain yang hanya sibuk berkotbah dan membesarkan gereja? anda pasti tidak menyalahkan, karena mereka juga mengwemban tugas yang mulia.

Dengan berkotbah  anda juga bisa menyadarkan orang lain untuk berkarya nyata, Persis! ini Jawaban yang baik, seperti kita2 disini yang bekotbah untuk menyadarkan orang2 lain tentang kebenaran sejarah, agar orang lain bisa tergugah untuk berkarya nyata, kotbah kita tentunya tak sia2 bukan?

Ya, tetapi saya tidak berkotbah saja tetapi memberikan contoh.  Jadi itulah kerja saya.  Kalau anda mau berkotbah saja dan mau bangun monumen (misalnya monumen pemberangusan budaya dan sekolah Tionghua) tanpa bikin sekolah dan dendam terus saja itu hak anda. 
Menurut saya gereja akan jadi besar kalau bermanfaat bagi masyarakat.  Mengabdi Tuhan itu karya nyata bagi saya karena saya mengabdi dengan Ora Et Labora, berdoa dan bekerja. Begitu Pak jalan pikiran saya.  Salam, Tan Lookay


 
 


2


--
Best regards, Tantono Subagyo

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Popular Y! Groups

Is your group one?

Check it out and

see.

Learn to live

a full life with these

healthy living

groups on Yahoo!

.

__,_._,___

als

unread,
Oct 8, 2008, 10:22:52 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Tantono-heng, kini owe yang minta ‘petromaks’nya. Kalau Anda diam-diam ber’doa’ kepada ‘Tuhan’ Anda agar PSSI bisa ‘perform’ dengan sebaik-baiknya. Apakah “doa” minta-minta Anda ini ada pengaruhnya sama sekali terhadap ‘performance’ PSSI? Tolong petromaksnya jangan lupa diisi minyak dulu dan memompanya yang penuh ya! J

 

als

 


From: Tantono Subagyo [mailto:tantono@gmail.com]
Sent: Wednesday, October 08, 2008 6:58 PM
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

Ya terserah Tuhan, may the best win. Kita berdoa bukan minta menang, tapi minta agar bisa perform sebaik-baiknya.  Kalau berdoapun kalah ya berlatih lagi sambil berdoa.  Gitu saja kok repot.  Tantono

2008/10/8 Fy Zhou <zhoufy@yahoo.com>

Yang paling absurd adalah saat ada pertandingan olahraga, seluruh rakyat Indonesia diminta mendoakan atlit2nya agar dapat meraih kemenangan. sebaliknya, rakyat negeri lawan juga berdoa bagi atlit2nya agar dapat mengalahkan Indonesia. Tuhan harus berpihak ke mana? Mohon petunjuknya...

 

ZFy


.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Ads on Yahoo!

Learn more now.

Reach customers

searching for you.

Real Food Group

Share recipes,

restaurant ratings

and favorite meals.

Special K Group

on Yahoo! Groups

Join the challenge

and lose weight.

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 8, 2008, 10:29:16 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Tantono-heng, kini owe yang minta 'petromaks'nya. Kalau Anda diam-diam ber'doa' kepada 'Tuhan' Anda agar PSSI bisa 'perform' dengan sebaik-baiknya. Apakah "doa" minta-minta Anda ini ada pengaruhnya sama sekali terhadap 'performance' PSSI? Tolong petromaksnya jangan lupa diisi minyak dulu dan memompanya yang penuh ya! J

 

als



Setelah saya berdoa, saya akan serahkan kepada Tuhan apa keputusan Tuhan yang terbaik.  Jadi apakah PSSI akan perform sebaik-baiknya atau tidak bukan urusan saya lagi.  Nah anda gak bayar saya kok minta isi petromaks, minyak mahal tahu !.  Eh sebut nama dong, jangan als doang.  Salam, Tan Lookay

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Moderator Central

Get answers to

your questions about

running Y! Groups.

Get in Shape

on Yahoo! Groups

Find a buddy

and lose weight.

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 8, 2008, 10:35:08 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Lha nanti ada yang marah-marah lagi.  Saya jadi pendeta bukan karena Sekolah Tionghua kok, tapi duluuuu karena tidak diterima dikeluarga Tenglang totok, jadi sekolah ya seadanya dan yang mau beri beasiswa saya sekolah katolik, walaupun saya akhirnya jadi Kristen.  Haleluya.  Tantono



2008/10/8 gsuryana <gsuryana@indo.net.id>

Pembrangusan budaya Tionghoa dan penutupan Sekolah Tionghoa membuat Pak Tantono menjadi Pendeta lho, dan banyak lagi Tionghoa Indonesia menjadi kenal Yesus......Haleluyaaaa :o)
----- Original Message -----
 
Asal positif saja Pak.  Tidak melupakan pembrangusan budaya Tionghua dan penutupan Sekolah Tionghua bisa sangat positif, kalau dengan ini kita lalu membangun budaya dan membangun sekolah sebanyak-banyaknya.  Tapi kalau cuma omong, mengeluh dan meng-kambek-kan orang yang nggak ada hubungannya dan menyamaratakan ya nggak positif namanya.  Selamat Mengingat, Tantono

2008/10/8 Fy Zhou <zhoufy@yahoo.com>

Kalau saya memilih tak Melupakan!
 
Tak melupakan baik untuk mengambil pelajaran, kegetian masa lalu membuat kita lebih menghargai masa sekarang. kegetiran masa lalu yang menimpa diri kita seharusnya juga menyadarkan kita untuk tak membuat orang lain juga sengsara seperti kita.
 
Melupakan justru beresiko kita mengulang kesalahan yang sama.
 
Kegetiran masa lalu juga bisa berubah menjadi daya dorong untuk mencapai kemajuan. Lihat saja penghinaan perang candu bagi Rakyat Tiongkok, yang mendorong mereka mencapai pretasi di Olmpiade!
 
Lebih positif mengingat dari pada melupakan ! Inilah kegunaan Monument
 
 
Salam Mengingat.
ZFy
 
 
 

--- On Wed, 10/8/08, danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com> wrote:
From: danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com>


>





--
Best regards, Tantono Subagyo



--
Best regards, Tantono Subagyo

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Ads on Yahoo!

Learn more now.

Reach customers

searching for you.

Learn to live

a full life with these

healthy living

groups on Yahoo!

Weight Loss Group

on Yahoo! Groups

Get support and

make friends online.

.

__,_._,___

Mr sanliong thee

unread,
Oct 8, 2008, 10:23:06 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Salam,

 

Nama saya Sunny Thee, member lama yang pasif, dan membaca postingan kalian semua menarik sekali dan masing masing mempunyai sisi positif yang dapat saya pelajari untuk kehidupa saya sehari-hari.

Ada satu hal yang saya belum mendapatkan jawaban nya sampai saat ini yaitu :

Ayah saya adalah penganut agama Kong Hu Cu semenjak kecil dan mempunyai pendapat bahwa selama manusia berbuat baik dan tidak menyalahi norma norma yang ada maka manusia tersebut kemungkinan dapat masuk sorga.

Tetapi ayah saya mengatakan bahwa beliau dikunjungi oleh beberapa member dari gereja didaerah tempat beliau tinggal yang benar benar sangat baik dan membantu beliau tanpa pamrih sama sekali , karena ayah saya hidup hanya sendiri dan ditemani pembantu semenjak ibu saya meninggal dan anak anak nya tinggal di luar kota atau luar negri seperti saya jadi otomatis beliau senang dan terharu sekali dengan kebaikan saudara saudara kristen yang baik tsb.

Ayah saya sangat berterima kasih dan menghargai sumbangsih saudara saudara kristen tsb dan 100% mereka orang baik , tetapi ada satu hal yang membuat ayah saya kecewa yaitu mereka mengatakan bahwa ayah saya akan masuk neraka karena biar bagaimana baik dan perbuatan baik apapun yang ayah saya lakukan tetapi bila ayah saya tidak mau menerima Jesus sebagai Juru Selamat beliau maka semua akan sia sia dan PASTI ayah saya akan masuk neraka.Ini yang membuat ayah saya berduka dan kecewa , dan juga saya menjadi binging karena saya tidak dapat memaksakan sesuatu kepada ayah saya yang belum ia yakini karena menurut beliau bahwa beliau sebagai orang Tionghoa wajib untuk memelihara meja abu leluhur.

Untuk informasi bahwa sayapun seorang Katolik/Kristen walaupun bukan dari semenjak kecil , yang sekarang bingung dengan masalah yang dihadapi ayah saya yang menanyakan kepada saya seperti ini:Kalau Jesus benar Maha pengasih , mengapa tidak membiarkan orang KongHuCu yang selalu berusaha untuk tidak berbuatr salah kepada manusia lain dan Tuhan tetapi pasti akan masuk neraka???

Saya bingung , sungguh bingung....dan berharap para kawan dapat memberikan pengarahan secara bijaksana dan maafkan saya apabila pertanyaan saya ini tidak diijinkan oleh moderator.

BUKAN MAKSUD SAYA UNTUK MENDISKREDITKAN KRISTEN KARENA SAYA SENDIRIPUN SEORANG KRISTEN...MAAF SEKALI LAGI MAAF, hanya untuk menjawab pertanyaan ayah saya yang tertarik dengan kristen tetapi memikirkan saudara dan orang tuanya yang bukan kristen dan pasti ada di neraka



----- Original Message ----
From: danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com>
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Sent: Wednesday, 8 October, 2008 9:44:20 PM
Subject: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

Karya nyata itu saya lihat di gereja GKI yang besar dan punya klinik.
Yang datang buanyak sekali, kebanyakan bukan umat Kristen. Yang karya
nyata itu dokter dokter dan para jururawat. Mereka sangat disambut
oleh manusia yang membutuhkannya, biasanya orang tak mampu.Mereka itu
model model ibu Teresa. Tidak bicara mengenai Tuhan, tapi
menyembuhkan!

Tapi tak ada diantara tenaga kaarya nyata ini yang khotbah tuh? Dan
ini yang saya pribadi namakan, mengabdi pada Tuhan (walaupun Tuhannya
pasien pasien lain lagi). Gak apa apa.

Kalau yang khotbah doang, juga disambut, salah salah dengan batu
(kalau yang di hotel hotel mahal, amaaaannn).

Salam karya nyata

Danardono

--- In budaya_tionghua@ yahoogroups. com, Fy Zhou <zhoufy@...> wrote:
>
>  

> Mengabdi pada Tuhan itu bukan karya nyata, Pak Tantono!  Karena
Tuhan yang anda abdi hanya nyata bagi anda pribadi, tak harus
disimpulkan pasti nyata bagi orang lain bukan?
>  
> Anda menyebut disamping menjadi pendeta anda juga berkarya sosial
yang lain, apakah anda menyalahkan pendeta2 lain yang hanya sibuk
berkotbah dan membesarkan gereja? anda pasti tidak menyalahkan,
karena mereka juga mengwemban tugas yang mulia.
>  
> Dengan berkotbah  anda juga bisa menyadarkan orang lain untuk
berkarya nyata, Persis! ini Jawaban yang baik, seperti kita2 disini
yang bekotbah untuk menyadarkan orang2 lain tentang kebenaran
sejarah, agar orang lain bisa tergugah untuk berkarya nyata, kotbah
kita tentunya tak sia2 bukan?
>  
>  

> Selamat berkotbah!
> ZFy 
>  
>
>

> --- On Wed, 10/8/08, Tantono Subagyo <tantono@... > wrote:
>
> From: Tantono Subagyo <tantono@... >

> Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang

memaafkan..
> To: budaya_tionghua@ yahoogroups. com
> Date: Wednesday, October 8, 2008, 12:36 PM
>
>
>
>
>
>
>
> Pertanyaan sederhana: Buat apa anda menjadi pendeta? kan lebih baik
berkarya nyata yang langsung terlihat manfaatnya, semua orang
sebaiknya dikerahkan untuk mendirikan sekolah atau yayasan sosial
membantu fakir miskin, tak usah menghabiskan waktu berkotbah segala?
>
> Lha, jadi pendeta agar saya dapat mengabdi sepenuhnya kepada
Tuhan.  Disamping jadi pendeta saya juga berkarya nyata kok, ada
sekolah yang sudah saya dirikan, kalau saya jadi pendeta nanti
disamping berkotbah saya juga masih akan berkarya nyata, bersama
teman-teman di LSM dan dirikan sekolah lagi.  Dengan kotbah saya bisa
ajak orang lain untuk berkarya nyata, jadi yang berkarya nggak cuman
saya tapi juga banyak orang.  Salam, Tantono
>



Make the switch to the world's best email. Get Yahoo!7 Mail.

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Y! Messenger

Quick file sharing

Send up to 1GB of

files in an IM.

Learn to live

a full life with these

healthy living

groups on Yahoo!

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 8, 2008, 10:40:02 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Lho bos,  jangan salah para dokter dan jururawat nggak kotbah, tetapi minta dikotbahin digereja tiap minggu kalau lagi mriksa kotbah ya orang gendeng namanya.  Jadi ada bagiannya sendiri, saya bikin sekolah, karya nyata, dan kotbah ngajak lebih banyak orang lagi untuk bikin sekolah.  Lebih nyata 'kan.  Gitu saja kok repot.  Salam, Tantono

--
Best regards, Tantono Subagyo

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Y! Messenger

Send pics quick

Share photos while

you IM friends.

Food Lovers

Real Food Group

on Yahoo! Groups

find out more.

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 8, 2008, 11:08:22 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Mohon maaf saya jawab jalur pribadi karena ini pertanyaan sesama Kristen dan jawaban-nya juga secara Kristen.  Salam, Tan Lookay

--
Best regards, Tantono Subagyo

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

als

unread,
Oct 8, 2008, 11:10:57 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Loh, apa Pak Danardono gak salah tulis tuh? Bukankah Pak ‘wasalam’ ABS bahkan termasuk teman Muslim yang paling dulu mengucapkan selamat atas kependetaan Pak Tan? Jangan ‘nggebyah uyah’ (menggeneralisasi) ah Pak! J

 

Salam guyon,

als

 


From: danarhadi2000 [mailto:danarhadi2000@yahoo.com]
Sent: Wednesday, October 08, 2008 8:36 PM
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Subject: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

 

--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "gsuryana" <gsuryana@...> wrote:


>
> Pembrangusan budaya Tionghoa dan penutupan Sekolah Tionghoa membuat
Pak Tantono menjadi Pendeta lho, dan banyak lagi Tionghoa Indonesia
menjadi kenal Yesus......Haleluyaaaa :o)
>
> sur.
> http://indolobby.blogspot.com

***** Lhooo mas Sur, ini justru yang saudara saudara umat Islam kesal.
Kalau mereka ngambeg, lha ribut lagi, gereja gereja dan tempat
peribadahan dilempari batu, lalu mana "damai itu indah"nya pak Ophoeng?
Kan lenyap?

Salam
Danardono

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Moderator Central

Yahoo! Groups

Get the latest news

from the team.

Discover Tips

on healthy living

and healthy eating

on Yahoo! Groups.

.

__,_._,___

als

unread,
Oct 8, 2008, 11:10:57 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Jadi pendeta itu, bila cerdik dan ‘tahu diri’, sesungguhnya sangat menyenangkan. Sebagai penggembala para domba, ia terpuaskan keinginan psikologisnya akan ‘power’, bayangkan aja: ketika sang Penggembala sedang berkhotbah, para domba duduk manis sambil sekali-sekali menyambutnya dengan tepuk tangan sukacita, apapun yang dikatakannya para hadirin selalu meng’amin’inya. Pak Pendeta sama sekali tidak perlu naik darah kayak Pak SBY yang ‘khotbah’nya sering di’cuek’I oleh beberapa hadirin (yang tipe ‘penjilat’ sih menahan-nahan kantuknya). J Selain itu, tidak usah pusing-pusing memikirkan perusahaan seperti layaknya para pengusaha lainnya, pak Pendeta setiap bulan menerima perpuluhan (10% dari penghasilan kotor loh!) dari para domba. Ia tidak perlu takut didatangi orang KPK, ia tidak perlu was-was diperiksa oleh auditor atau didatangi petugas pajak. And last but not least, surga adalah tempat abadinya yang tentu saja sangat nyaman tidak ada duanya. Semoga teman-teman di sini tidak ada yang iseng-iseng tanya….”kenapa kalo gitu elo sendiri kagak mo jadi pendeta???” J

 

Salam fakta,

als

 


From: Tantono Subagyo [mailto:tantono@gmail.com]

Sent: Wednesday, October 08, 2008 7:37 PM
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com

Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

 

Pertanyaan sederhana: Buat apa anda menjadi pendeta? kan lebih baik berkarya nyata yang langsung terlihat manfaatnya, semua orang sebaiknya dikerahkan untuk mendirikan sekolah atau yayasan sosial membantu fakir miskin, tak usah menghabiskan waktu berkotbah segala?

Lha, jadi pendeta agar saya dapat mengabdi sepenuhnya kepada Tuhan.  Disamping jadi pendeta saya juga berkarya nyata kok, ada sekolah yang sudah saya dirikan, kalau saya jadi pendeta nanti disamping berkotbah saya juga masih akan berkarya nyata, bersama teman-teman di LSM dan dirikan sekolah lagi.  Dengan kotbah saya bisa ajak orang lain untuk berkarya nyata, jadi yang berkarya nggak cuman saya tapi juga banyak orang.  Salam, Tantono

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Real Food Group

on Yahoo! Groups

What does real food

mean to you?

Women of Curves

on Yahoo! Groups

see how women are

changing their lives.

.

__,_._,___

Fy Zhou

unread,
Oct 8, 2008, 11:31:52 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Pak Tantono, Kami2 di sini disamping Berkotbah tentang sejarah pemberangusan budaya Tionghoa, juga banyak yang berkarya nyata lho, tak ubahnya seperti kalian para pendeta yang selain berkotbah tentang penderitaan Yesus di kayu salib juga bisa ngurusin sekolah.
 
Hanya bedanya kami2 di sini tak ada yang menyombongkan diri dengan karya2 nyata di dunia realita, itulah bedanya. Apa anda meragukan hal ini?
 
 
Salam,
ZFy
 
 
 
 
 

--- On Wed, 10/8/08, Tantono Subagyo <tantono@gmail.com> wrote:

From: Tantono Subagyo <tantono@gmail.com>
Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Date: Wednesday, October 8, 2008, 2:18 PM

 
Mengabdi pada Tuhan itu bukan karya nyata, Pak Tantono!  Karena Tuhan yang anda abdi hanya nyata bagi anda pribadi, tak harus disimpulkan pasti nyata bagi orang lain bukan?
Anda menyebut disamping menjadi pendeta anda juga berkarya sosial yang lain, apakah anda menyalahkan pendeta2 lain yang hanya sibuk berkotbah dan membesarkan gereja? anda pasti tidak menyalahkan, karena mereka juga mengwemban tugas yang mulia.

Dengan berkotbah  anda juga bisa menyadarkan orang lain untuk berkarya nyata, Persis! ini Jawaban yang baik, seperti kita2 disini yang bekotbah untuk menyadarkan orang2 lain tentang kebenaran sejarah, agar orang lain bisa tergugah untuk berkarya nyata, kotbah kita tentunya tak sia2 bukan?

Ya, tetapi saya tidak berkotbah saja tetapi memberikan contoh.  Jadi itulah kerja saya.  Kalau anda mau berkotbah saja dan mau bangun monumen (misalnya monumen pemberangusan budaya dan sekolah Tionghua) tanpa bikin sekolah dan dendam terus saja itu hak anda. 
Menurut saya gereja akan jadi besar kalau bermanfaat bagi masyarakat.  Mengabdi Tuhan itu karya nyata bagi saya karena saya mengabdi dengan Ora Et Labora, berdoa dan bekerja. Begitu Pak jalan pikiran saya.  Salam, Tan Lookay


 
 


2


--
Best regards, Tantono Subagyo

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Y! Messenger

Want a quick chat?

Chat over IM with

group members.

Moderator Central

Yahoo! Groups

Join and receive

produce updates.

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 8, 2008, 11:54:29 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Posting seperti ini dari orang tanpa nama tentunya tidak mengharapkan jawaban bukan ?. Dan anda sendiri sudah mengatakan enak jadi kok nggak mau jadi pendeta ?  Salam, Tantono Subagyo

2008/10/8 als <a...@cbn.net.id>

Jadi pendeta itu, bila cerdik dan 'tahu diri', sesungguhnya sangat menyenangkan. Sebagai penggembala para domba, ia terpuaskan keinginan psikologisnya akan 'power', bayangkan aja: ketika sang Penggembala sedang berkhotbah, para domba duduk manis sambil sekali-sekali menyambutnya dengan tepuk tangan sukacita, apapun yang dikatakannya para hadirin selalu meng'amin'inya. Pak Pendeta sama sekali tidak perlu naik darah kayak Pak SBY yang 'khotbah'nya sering di'cuek'I oleh beberapa hadirin (yang tipe 'penjilat' sih menahan-nahan kantuknya). J Selain itu, tidak usah pusing-pusing memikirkan perusahaan seperti layaknya para pengusaha lainnya, pak Pendeta setiap bulan menerima perpuluhan (10% dari penghasilan kotor loh!) dari para domba. Ia tidak perlu takut didatangi orang KPK, ia tidak perlu was-was diperiksa oleh auditor atau didatangi petugas pajak. And last but not least, surga adalah tempat abadinya yang tentu saja sangat nyaman tidak ada duanya. Semoga teman-teman di sini tidak ada yang iseng-iseng tanya…."kenapa kalo gitu elo sendiri kagak mo jadi pendeta???" J

 

Salam fakta,

als

 


From: Tantono Subagyo [mailto:tantono@gmail.com]

Sent: Wednesday, October 08, 2008 7:37 PM

Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

 

Pertanyaan sederhana: Buat apa anda menjadi pendeta? kan lebih baik berkarya nyata yang langsung terlihat manfaatnya, semua orang sebaiknya dikerahkan untuk mendirikan sekolah atau yayasan sosial membantu fakir miskin, tak usah menghabiskan waktu berkotbah segala?



Lha, jadi pendeta agar saya dapat mengabdi sepenuhnya kepada Tuhan.  Disamping jadi pendeta saya juga berkarya nyata kok, ada sekolah yang sudah saya dirikan, kalau saya jadi pendeta nanti disamping berkotbah saya juga masih akan berkarya nyata, bersama teman-teman di LSM dan dirikan sekolah lagi.  Dengan kotbah saya bisa ajak orang lain untuk berkarya nyata, jadi yang berkarya nggak cuman saya tapi juga banyak orang.  Salam, Tantono


--
Best regards, Tantono Subagyo

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Y! Messenger

Quick file sharing

Send up to 1GB of

files in an IM.

Curves on Yahoo!

A group for women

to share & discuss

food & weight loss.

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 8, 2008, 11:56:30 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Lha saya orang kecil yang sombong kok Pak, siapa yang meragukan anda ?.  Apa saya pernah bilang saya ragu ? Lha mbok saya diberitahu apa saja yang sudah anda perbuat sehingga saya bisa ngeh ?.  Salam, Tan Lookay


2008/10/8 Fy Zhou <zhoufy@yahoo.com>

Pak Tantono, Kami2 di sini disamping Berkotbah tentang sejarah pemberangusan budaya Tionghoa, juga banyak yang berkarya nyata lho, tak ubahnya seperti kalian para pendeta yang selain berkotbah tentang penderitaan Yesus di kayu salib juga bisa ngurusin sekolah.
 
Hanya bedanya kami2 di sini tak ada yang menyombongkan diri dengan karya2 nyata di dunia realita, itulah bedanya. Apa anda meragukan hal ini?
 
 
Salam,
ZFy
 
 
 
 
 

--- On Wed, 10/8/08, Tantono Subagyo <tantono@gmail.com> wrote:
From: Tantono Subagyo <tantono@gmail.com>
Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.
Date: Wednesday, October 8, 2008, 2:18 PM


 
Mengabdi pada Tuhan itu bukan karya nyata, Pak Tantono!  Karena Tuhan yang anda abdi hanya nyata bagi anda pribadi, tak harus disimpulkan pasti nyata bagi orang lain bukan?
Anda menyebut disamping menjadi pendeta anda juga berkarya sosial yang lain, apakah anda menyalahkan pendeta2 lain yang hanya sibuk berkotbah dan membesarkan gereja? anda pasti tidak menyalahkan, karena mereka juga mengwemban tugas yang mulia.

Dengan berkotbah  anda juga bisa menyadarkan orang lain untuk berkarya nyata, Persis! ini Jawaban yang baik, seperti kita2 disini yang bekotbah untuk menyadarkan orang2 lain tentang kebenaran sejarah, agar orang lain bisa tergugah untuk berkarya nyata, kotbah kita tentunya tak sia2 bukan?

Ya, tetapi saya tidak berkotbah saja tetapi memberikan contoh.  Jadi itulah kerja saya.  Kalau anda mau berkotbah saja dan mau bangun monumen (misalnya monumen pemberangusan budaya dan sekolah Tionghua) tanpa bikin sekolah dan dendam terus saja itu hak anda. 
Menurut saya gereja akan jadi besar kalau bermanfaat bagi masyarakat.  Mengabdi Tuhan itu karya nyata bagi saya karena saya mengabdi dengan Ora Et Labora, berdoa dan bekerja. Begitu Pak jalan pikiran saya.  Salam, Tan Lookay


 
 


2


--
Best regards, Tantono Subagyo




--
Best regards, Tantono Subagyo

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Health Groups

for people over 40

Join people who are

staying in shape.

Weight Loss Group

on Yahoo! Groups

Get support and

make friends online.

.

__,_._,___

gsuryana

unread,
Oct 8, 2008, 11:46:22 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com



Apa yang dialami oleh Ayahanda pak Sunny masih mending lah, karena didatangi oleh orang luar yang baik hati, biarpun ada ucapan yang menyakiti.
Ayah ku mengalami hal yang lebih parah, dia di 'kotbah' i oleh adik ipar yang pendeta, dan bukan satu adik ipar, malah lebih dari 3 orang ( aku punya paman banyak yang jadi pendeta dan gembala ).
 
Akhirnya ayahku masuk menjadi Kristen, dengan pertimbangan setelah berkomunikasi dengan anak anak nya ( anak anak nya termasuk aku, beragam agama, ada Katholik, Kristen, GBI, Islam ), dimana kami hanya memberi masukan, " bila nanti meninggal mau memakai upacara agama apa ?, yang jelas untuk agama Konghucu/Budha tidak ada yang ngerti, jangan jangan nanti dikadalin harus sembahyang ini dan itu, padahal gak perlu ( dialami oleh seseorang kerabatku sih ) " dan ternyata Ayah ku setuju dengan pendapat ini en eng ing eng dibaptis lah beliau...happy ending kan ?
 
Mengenai surga neraka, Ayahku hanya memegang prinsip tidak ada siapapun yang bisa menjamin seseorang masuk surga dan neraka karena memang tidak ada laporan yang sahih surga dan neraka seperti apa dan lokasinya dimana setelah mati.
 
sur. ( orang Kristen yang mendatangi Ayahanda Pak Sunny ilmu lobby nya kurang canggih tuh. )

----- Original Message -----

Salam,

 

Nama saya Sunny Thee, member lama yang pasif, dan membaca postingan kalian semua menarik sekali dan masing masing mempunyai sisi positif yang dapat saya pelajari untuk kehidupa saya sehari-hari.

Ada satu hal yang saya belum mendapatkan jawaban nya sampai saat ini yaitu :

Ayah saya adalah penganut agama Kong Hu Cu semenjak kecil dan mempunyai pendapat bahwa selama manusia berbuat baik dan tidak menyalahi norma norma yang ada maka manusia tersebut kemungkinan dapat masuk sorga.

Tetapi ayah saya mengatakan bahwa beliau dikunjungi oleh beberapa member dari gereja didaerah tempat beliau tinggal yang benar benar sangat baik dan membantu beliau tanpa pamrih sama sekali , karena ayah saya hidup hanya sendiri dan ditemani pembantu semenjak ibu saya meninggal dan anak anak nya tinggal di luar kota atau luar negri seperti saya jadi otomatis beliau senang dan terharu sekali dengan kebaikan saudara saudara kristen yang baik tsb.

Ayah saya sangat berterima kasih dan menghargai sumbangsih saudara saudara kristen tsb dan 100% mereka orang baik , tetapi ada satu hal yang membuat ayah saya kecewa yaitu mereka mengatakan bahwa ayah saya akan masuk neraka karena biar bagaimana baik dan perbuatan baik apapun yang ayah saya lakukan tetapi bila ayah saya tidak mau menerima Jesus sebagai Juru Selamat beliau maka semua akan sia sia dan PASTI ayah saya akan masuk neraka.Ini yang membuat ayah saya berduka dan kecewa , dan juga saya menjadi binging karena saya tidak dapat memaksakan sesuatu kepada ayah saya yang belum ia yakini karena menurut beliau bahwa beliau sebagai orang Tionghoa wajib untuk memelihara meja abu leluhur.

Untuk informasi bahwa sayapun seorang Katolik/Kristen walaupun bukan dari semenjak kecil , yang sekarang bingung dengan masalah yang dihadapi ayah saya yang menanyakan kepada saya seperti ini:Kalau Jesus benar Maha pengasih , mengapa tidak membiarkan orang KongHuCu yang selalu berusaha untuk tidak berbuatr salah kepada manusia lain dan Tuhan tetapi pasti akan masuk neraka???

Saya bingung , sungguh bingung....dan berharap para kawan dapat memberikan pengarahan secara bijaksana dan maafkan saya apabila pertanyaan saya ini tidak diijinkan oleh moderator.

BUKAN MAKSUD SAYA UNTUK MENDISKREDITKAN KRISTEN KARENA SAYA SENDIRIPUN SEORANG KRISTEN...MAAF SEKALI LAGI MAAF, hanya untuk menjawab pertanyaan ayah saya yang tertarik dengan kristen tetapi memikirkan saudara dan orang tuanya yang bukan kristen dan pasti ada di neraka


 

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Search Ads

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Y! Messenger

Instant hello

Chat in real-time

with your friends.

Yahoo! Groups

Latest product news

Join Mod. Central

stay connected.

.

__,_._,___

als

unread,
Oct 8, 2008, 12:00:28 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Jadi Anda berpikir bahwa doa Anda itu punya andil dalam keputusan yang akan diambil oleh “Tuhan” Anda itu? Atau dengan kata lain apakah Anda berpikir bahwa doa Anda itu bisa mempengaruhi “Tuhan” Anda? Nama kecil saya Andy, sne saya Liem (hokkian). J

 

Salam serius,

als

 


From: Tantono Subagyo [mailto:tantono@gmail.com]

Sent: Wednesday, October 08, 2008 9:29 PM
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com

Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

 

Tantono-heng, kini owe yang minta 'petromaks'nya. Kalau Anda diam-diam ber'doa' kepada 'Tuhan' Anda agar PSSI bisa 'perform' dengan sebaik-baiknya. Apakah "doa" minta-minta Anda ini ada pengaruhnya sama sekali terhadap 'performance' PSSI? Tolong petromaksnya jangan lupa diisi minyak dulu dan memompanya yang penuh ya! J

 als

Setelah saya berdoa, saya akan serahkan kepada Tuhan apa keputusan Tuhan yang terbaik.  Jadi apakah PSSI akan perform sebaik-baiknya atau tidak bukan urusan saya lagi.  Nah anda gak bayar saya kok minta isi petromaks, minyak mahal tahu !.  Eh sebut nama dong, jangan als doang.  Salam, Tan Lookay

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Want a quick chat?

Chat over IM with

group members.

John McEnroe

on Yahoo! Groups

Join him for the

10 Day Challenge.

Yahoo! Groups

Latest product news

Join Mod. Central

stay connected.

.

__,_._,___

als

unread,
Oct 8, 2008, 11:48:50 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Saya juga mohon maaf karena menjawab pertanyaan Sdr. San Liong di forum terbuka. Apapun jawaban Pak Pendeta Tan lewat japri, paling tidak jawaban saya ini bisa menjadi penyeimbang. Anda sendirilah yang akhirnya mengambil keputusan. Para petinggi agama atau anak-buahnya biasanya memainkan rasa takut, rasa bersalah, dan iming-iming para calon ‘korban’nya. Orang-orang yang rasa percaya dirinya kurang biasanya menjadi korban yang sangat empuk. Orang-orang yang tidak biasa berpikir kritis biasanya juga gampang menjadi korban. Orang-orang yang paling gampang jadi “domba’ adalah orang-orang yang memang sejak kecilnya telah ‘terkondisi’ oleh keKristenan, dan orang-orang seperti ini tentu saja gampang sekali di”manipulasi.” Bacalah Alkitab (Old and New Testaments) dengan seksama secara kritis (pake otak hahahahaha) dan simaklah sejarah Kristen/Katholik/Gereja dengan pikiran netral, zaman sudah terbuka begini, tidak ada kebusukan dan kekejian yang bisa ditutup-tutupi lagi. Bacalah motif/dorongan tindakan orang dengan teliti. Amatilah kepentingan apa yang hendak mereka raih dan mungkin disembunyikan dari Anda. Pokoknya jangan memakai jalur “percaya” atau “tidak percaya” tapi selidikilah dengan cermat.  Kalau ada waktu, pelajarilah isi websites yang ditulis oleh orang-orang ex-Kristen (yang pasti sering dihujat oleh pak pendeta dkk.) Bila semua ‘anjuran’ saya ini telah Anda lakukan dan Anda masih belum bisa memutuskan jalan hidup Anda sendiri dan masih bingung juga. Ya tanya lagilah kepada forum. Petromaks masih banyak di sini! J

 

Salam pencerahan,

als

 


From: Tantono Subagyo [mailto:tantono@gmail.com]
Sent: Wednesday, October 08, 2008 10:08 PM
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

 

Mohon maaf saya jawab jalur pribadi karena ini pertanyaan sesama Kristen dan jawaban-nya juga secara Kristen.  Salam, Tan Lookay

2008/10/8 Mr sanliong thee <slthee@yahoo.com.au>

Salam,

 Nama saya Sunny Thee, member lama yang pasif, dan membaca postingan kalian semua menarik sekali dan masing masing mempunyai sisi positif yang dapat saya pelajari untuk kehidupa saya sehari-hari.

Ada satu hal yang saya belum mendapatkan jawaban nya sampai saat ini yaitu :

Ayah saya adalah penganut agama Kong Hu Cu semenjak kecil dan mempunyai pendapat bahwa selama manusia berbuat baik dan tidak menyalahi norma norma yang ada maka manusia tersebut kemungkinan dapat masuk sorga.

Tetapi ayah saya mengatakan bahwa beliau dikunjungi oleh beberapa member dari gereja didaerah tempat beliau tinggal yang benar benar sangat baik dan membantu beliau tanpa pamrih sama sekali , karena ayah saya hidup hanya sendiri dan ditemani pembantu semenjak ibu saya meninggal dan anak anak nya tinggal di luar kota atau luar negri seperti saya jadi otomatis beliau senang dan terharu sekali dengan kebaikan saudara saudara kristen yang baik tsb.

Ayah saya sangat berterima kasih dan menghargai sumbangsih saudara saudara kristen tsb dan 100% mereka orang baik , tetapi ada satu hal yang membuat ayah saya kecewa yaitu mereka mengatakan bahwa ayah saya akan masuk neraka karena biar bagaimana baik dan perbuatan baik apapun yang ayah saya lakukan tetapi bila ayah saya tidak mau menerima Jesus sebagai Juru Selamat beliau maka semua akan sia sia dan PASTI ayah saya akan masuk neraka.Ini yang membuat ayah saya berduka dan kecewa , dan juga saya menjadi binging karena saya tidak dapat memaksakan sesuatu kepada ayah saya yang belum ia yakini karena menurut beliau bahwa beliau sebagai orang Tionghoa wajib untuk memelihara meja abu leluhur.

Untuk informasi bahwa sayapun seorang Katolik/Kristen walaupun bukan dari semenjak kecil , yang sekarang bingung dengan masalah yang dihadapi ayah saya yang menanyakan kepada saya seperti ini:Kalau Jesus benar Maha pengasih , mengapa tidak membiarkan orang KongHuCu yang selalu berusaha untuk tidak berbuatr salah kepada manusia lain dan Tuhan tetapi pasti akan masuk neraka???

Saya bingung , sungguh bingung....dan berharap para kawan dapat memberikan pengarahan secara bijaksana dan maafkan saya apabila pertanyaan saya ini tidak diijinkan oleh moderator.

BUKAN MAKSUD SAYA UNTUK MENDISKREDITKAN KRISTEN KARENA SAYA SENDIRIPUN SEORANG KRISTEN...MAAF SEKALI LAGI MAAF, hanya untuk menjawab pertanyaan ayah saya yang tertarik dengan kristen tetapi memikirkan saudara dan orang tuanya yang bukan kristen dan pasti ada di neraka

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Y! Messenger

Instant hello

Chat over IM with

group members.

All-Bran

Day 10 Club

on Yahoo! Groups

Feel better with fiber.

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 8, 2008, 12:11:35 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Kalau anda bertanya dengan baik dan pakai nama akan saya jawab.  Saya tidak tahu dan tidak perlu tahu apakah saya punya andil apapun dalam keputusan yang akan diambil oleh Tuhan karena saya percaya Tuhan mempertimbangkan segalanya.  Jadi mengapa berdoa ?. Ya karena saya ingin dekat dengan Tuhan, dan doa saya bukan "deretan permintaan" seperti yang anda bayangkan.  Kalau saya berdoa, adalah karena saya ingin pasrah kepada Tuhan dan pertolongan Tuhan dan berkali-kali hal ini terjadi dalam hidup saya.  Pertama ketika umur 12 tahun ayah saya meninggal, saya besar dalam lingkungan kakak Tenglang tulen yang menyampingkan saya karena Ibu saya Jawa, saya sekolah sambil bekerja sampai saat ini, kedua ketika sebagai pegawai negeri saya di non jobkan karena Kristen dan keturunan Cina, pertolongan Tuhan datang juga.  Anda tidak akan dapat mengerti karena tidak merasakan, tetai bagi saya itu nyata.  Salam, Tantono

2008/10/8 als <a...@cbn.net.id>

Jadi Anda berpikir bahwa doa Anda itu punya andil dalam keputusan yang akan diambil oleh "Tuhan" Anda itu? Atau dengan kata lain apakah Anda berpikir bahwa doa Anda itu bisa mempengaruhi "Tuhan" Anda? Nama kecil saya Andy, sne saya Liem (hokkian). J

 

Salam serius,

als

 


From: Tantono Subagyo [mailto:tantono@gmail.com]
Sent: Wednesday, October 08, 2008 9:29 PM


To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

 

Tantono-heng, kini owe yang minta 'petromaks'nya. Kalau Anda diam-diam ber'doa' kepada 'Tuhan' Anda agar PSSI bisa 'perform' dengan sebaik-baiknya. Apakah "doa" minta-minta Anda ini ada pengaruhnya sama sekali terhadap 'performance' PSSI? Tolong petromaksnya jangan lupa diisi minyak dulu dan memompanya yang penuh ya! J

 als

Setelah saya berdoa, saya akan serahkan kepada Tuhan apa keputusan Tuhan yang terbaik.  Jadi apakah PSSI akan perform sebaik-baiknya atau tidak bukan urusan saya lagi.  Nah anda gak bayar saya kok minta isi petromaks, minyak mahal tahu !.  Eh sebut nama dong, jangan als doang.  Salam, Tan Lookay


--
Best regards, Tantono Subagyo

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Instant smiles

Share photos while

you IM friends.

Health Groups

for people over 40

Join people who are

staying in shape.

Y! Groups blog

The place to go

to stay informed

on Groups news!

.

__,_._,___

Liquid Yahoo

unread,
Oct 8, 2008, 12:08:41 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

    Tergantung doa sang bandar, bukan pemasang, jadi di sini bukan jumlah suara....
 
 
 

----- Original Message -----
From: Fy Zhou
Sent: Wednesday, 08 October, 2008 18:52
Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

Yang paling absurd adalah saat ada pertandingan olahraga, seluruh rakyat Indonesia diminta mendoakan atlit2nya agar dapat meraih kemenangan. sebaliknya, rakyat negeri lawan juga berdoa bagi atlit2nya agar dapat mengalahkan Indonesia. Tuhan harus berpihak ke mana? Mohon petunjuknya...
 

ZFy

--- On Wed, 10/8/08, danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com> wrote:

From: danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com>
Subject: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com

Date: Wednesday, October 8, 2008, 8:11 AM

--- In budaya_tionghua@ yahoogroups. com, "Tantono Subagyo"
<tantono@... > wrote:
>
>****** Disini ada banyak kesalahan baca:

1) Tak ada saya katakan dalam posting, Tuhan itu ciptaan orang

2) Tak ada saya kritisi anda menganggap Tuhan itu junjungan,
bermilyard manusia melaksanakannya

3) Saya tak mengatakan Tuhan itu macam macam, tetapi FAKTA yang
menunjukkan, bahwa Tuhan didalam umat agama agama TIDAK sama.

Coba saja, anda katakan pada mbak atau pak Narpati Pradana yang
Muslim, bahwa Yesus itu Tuhan beliau juga, apa pak/bu Pradana gak
bingung? atau tanya mas Kinghian yang Budhhist, apakah Yesus juga
Tuhan beliau, sama juga akan bingung..jadi yang sama apanya?

Anda menganggap telah ditolong Tuhan, itu sangat OK, sangat
menimbulkan rasa bahagia dan terpenuhi. Tak ada manusia lain yang
perlu ikut campur. Sahabat lain mungkin katakan, doa telah dipenuhi
dewi Kwan Im..it's totally OK.

Kala pak Harto naik takhta, banyak yang bahagia, mengatakan, wah
Tuhan telah memilih beliau menjadi presiden. Doa terkabul. Namun,
kemudian ribuan Muslim yang jadi korban di Talangsari, Tanjung Priok
atau di kirim ke Taman Wisata Pulau Buru berdoa juga pada Tuhan, agar
memberikan hukuman padanya. Bagaimana kalau begini yah?

Disaat ini, ribuan umat Kristen di Amerika berdoa agar Tuhan
melindungi Amerika dari krisis finansial yang dahsyat (AS ikut ikut
Indonesia membuat BLBI!!!). Lalu, ada banyak umat Muslim yang
bersukur Alhamdulillah, Allah telah memberikan pelajaran bagi orang
Amerika yang sombong.

Tuhan kabulkan doa yang mana ya?

Mohon pemcerahan theologis, prahara dalam mangkok, atau dalam bahasa
Jerman: "Sturm im Glas" tak apalahhh..

Salam

Danardono


__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Best of Y! Groups

Discover groups

that are the best

of their class.

Yahoo! Groups

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals.

.

__,_._,___

danarhadi2000

unread,
Oct 8, 2008, 9:22:21 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Tantono Subagyo"
<tantono@...> wrote:
>

> Pak Danardono yth,

> Jaka Sembung Naik Ojek, Nggak Nyambung Jek. Itu adalah jalan
pikiran kita berdua. Anda sangat canggih sedang saya nteu acan
kepanggih. Konsep mana yang anda mau tanyakan ?. Apapun juga jawaban
saya kita tidak akan ketemu karena pra-anggapan kita beda dan anda
akan mendebat lagi dengan pra anggapan anda .

**** Tak ada Joko Sembung disini tuh?, karena kita diskusi biasa, tak
ada yang tulalit. Anda pahan, saya paham. Saya TAK pernah mendebat
pendapat anda, karena kita dalam diskusi agree to disagree.
Istilah "pra anggapan" tak saya kenal, jadi saya tak mampu tanggapi,
apa ya pra anggapan saya (ini istilah ilmu filsafat?)

> Saya merasa selalu ditolong Tuhan itulah pengalaman pribadi saya,
>dan itu tidak akan berubah walaupun orang lain bilang Tuhan nggak
ada.

*** Saya katakan, adalah sangat OK kalau merasa ditolong Tuhan (atau
oleh siapapun), karena ditolong adalah hal yang menguntungkan. Ini OK
OK saja.

Disini TAK ada lho yang mengatakan Tuhan tak ada. Siapa ya?
Mengapa anda harus mengubah pendapat pribadi anda? kan tak ada yang
meminta anda melakukan itu?

> Tantono : Mengapa saya harus tanya kepada yang lain, urusan Tuhan
adalah urusan pribadi saya nggak ada hubungannya dengan mas Narpati
Pradana atau sdr King Hian ? Apakah keyakinan saya harus sama dengan
orang lain ?. Ya biar saja mas Narpati dengan caranya sendiri, dan
saya juga dengan keyakinan saya sendiri.

**** Lhooo lha iya to. 1000% keyakinan beliau beliau beda, dan itu
yang ingin saya tunjukkan, bahwa Tuhan para umat itu TIDAK sama,
dengan kata lain, macam macam. Lha wong umat gereja Unitarian Church
saja beda kok tanggapannya mengenai Tuhan dalam Kristiani?

Ini kan yang anda tak terima, bahwa Tuhan itu macam macam(berbeda
bagi tiap agama)? Lha ini buktinya.

Pemerintah Malaysia melarang umat Non Islam memakai kata "Allah",
karena apa? Gampang ditebak, karena pemerintah Malaysia berpendapat,
Allah it nama Tuhan umat Islam. Yang lain jangan sharing Tuhannya
Islam. Gitu aja kok repot? Lha wong nduwe Tuhan dewe dewe..

Anda sudah yakin mas/mbak Narpati dan mas Kinghian keyakinannya
berbeda, bagusssh, maka tak usah tanya. Kalau tanya, beliau beliau
akan gambarkan Tuhan menurut beliau beliau. Dan itu TAK sama.
Anda sendiri katakan bukan, "mengapa keyakinan harus sama?" BETUL.
Kalau semua sama, ya Tuhan hanya SATU. One for all.

> Tentang doa mana yang dikabulkan ya terserah Tuhan, kalau orang
Jawa bilang "becik ketitik ala ketara".

**** Nah, ini juga yang ingin saya demo-kan: doa yang mana, Tuhan
yang tentukan, BUKAN kita!

Jadi, mana mungkin, kita katakan, doa kita yang dikabulkanNya? memang
Tuhan membuat list dari doa doa yang dikabulkan, seperti daftar yang
lulus ujian? Tidak kan? NOBODY can say "my prayer has been
fulfilled".

"Becik ketitik" itu mah soal lain lagi. Itu harapan orang Jawa.
Bayangkan, misale, kalau yang merasa didzalimi pak Harto mengharapkan
becik ketitik, olo ketoro, ya ampunnnn, mereka boleh tunggu sampai
kiamat..ketarane kapan?

>Kita pasrah saja, wong saya mahluk kok ditanyai doa mana yang
>dikabulkan.
>
> Salam, Tantono
>
**** Lhaaaa makanya, darimana kita tahu "saya ditolong Tuhan, dan doa
saya dikabulkan Tuhan"? Rak sulit to? Lha wong tak ada bukti, ini
hanya harapan kita? Ya kan? Persepsi kita.

Pasrah sih boleh boleh saja, tapi, kalau saudara kita di Sidoardjo
sekedar pasrah, dan tak menggugat ganti rugi, silakan tinggal di
danau Sidoardjo. Kalau pasrah tok, busway demi busway lewat dimuka
hidung, kita gak naik naik juga..

Kita kan kenal istilah " Ora et LABORA"? Doa dan berkarya. Dalam
bahasa Jerman ada ungkapan: " Hilf dir selbst, dann hilf dir Gott".
Artine" Bantulah dirimu, maka Tuhan akan membantumu". Dan kita tahu,
Jerman sudah sampai kemana dalam perkembangan kan?

Salam

Danardono

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Y! Messenger

Group get-together

Host a free online

conference on IM.

Curves on Yahoo!

A group for women

to share & discuss

food & weight loss.

.

__,_._,___

Fy Zhou

unread,
Oct 8, 2008, 12:46:46 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Jika saya membuat buku yang mengenalkan sastra Tionghoa ke Indonesia, apa ini tak masuk karya nyata?
Jika saya menulis essay sastra yang menyoal masalah2 Tionghoa di media resmi, apa ini tak termasuk karya nyata?
Jika saya kembali menulis essay dan puisi dalam bhs mandarin untuk menghidupkan kembali sastra Tionghoa Indonesia,  apa ini tak termasuk karya nyata?
 
Tapi, apakah semua ini menjadi syarat mutlak untuk bisa bercuap2 ttg masalah Tionghoa di sini? bahkan orang kecil tak ada prestasipun berhak untuk berkeluh kesah!
 
 
Salam Orang biasa

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Ads on Yahoo!

Learn more now.

Reach customers

searching for you.

Y! Messenger

Want a quick chat?

Chat over IM with

group members.

All-Bran

Day 10 Club

on Yahoo! Groups

Feel better with fiber.

.

__,_._,___

Liquid Yahoo

unread,
Oct 8, 2008, 12:21:44 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com



    Sebenernye bukan masuk kristen katolik baru bisa masuk sorga, acuannya kan kata2 (kurang lebih, maaf kalo salah) "Barang siapa yang mau menerima Aku, maka masuk sorga" (kurang lebih atau artinya begitu). Dan juga "Hanya melalui Akulah jalan keselamatan (masuk sorga)".
 
    Budaya TiongHua kan tidak mengharuskan dewa ini dewa itu, juga termasuk Yesus, ya jadi pasang aja patung Yesus atau tulisan "Yesus" di papan terus di kasih hiolo & tiam hio deh, atau kalo di sakralkannya injil ya taro aja injil di meja sembahyang terus sembahyang pake hio deh, kan sama aja ga harus ikut cara / budaya kristen....
 
 
 

----- Original Message -----

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Quick file sharing

Send up to 1GB of

files in an IM.

Moderator Central

Yahoo! Groups

Join and receive

produce updates.

Y! Groups blog

The place to go

to stay informed

on Groups news!

.

__,_._,___

Mr sanliong thee

unread,
Oct 8, 2008, 11:54:32 AM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Terima kasih als dan jawaban anda saya terima sebagai masukan dan juga saya selalu berpikir secara logika.
Saya hanya bingung untuk menjawab pertanyaan ayah saya but anyway thanks untuk reply nya
Salam
Sunny Thee

----- Original Message ----
From: als <a...@cbn.net.id>
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com

Sent: Wednesday, 8 October, 2008 11:48:50 PM
Subject: RE: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

Saya juga mohon maaf karena menjawab pertanyaan Sdr. San Liong di forum terbuka. Apapun jawaban Pak Pendeta Tan lewat japri, paling tidak jawaban saya ini bisa menjadi penyeimbang. Anda sendirilah yang akhirnya mengambil keputusan. Para petinggi agama atau anak-buahnya biasanya memainkan rasa takut, rasa bersalah, dan iming-iming para calon ‘korban’nya. Orang-orang yang rasa percaya dirinya kurang biasanya menjadi korban yang sangat empuk. Orang-orang yang tidak biasa berpikir kritis biasanya juga gampang menjadi korban. Orang-orang yang paling gampang jadi “domba’ adalah orang-orang yang memang sejak kecilnya telah ‘terkondisi’ oleh keKristenan, dan orang-orang seperti ini tentu saja gampang sekali di”manipulasi.” Bacalah Alkitab (Old and New Testaments) dengan seksama secara kritis (pake otak hahahahaha) dan simaklah sejarah Kristen/Katholik/ Gereja dengan pikiran netral, zaman sudah terbuka begini, tidak ada kebusukan dan kekejian yang bisa ditutup-tutupi lagi. Bacalah motif/dorongan tindakan orang dengan teliti. Amatilah kepentingan apa yang hendak mereka raih dan mungkin disembunyikan dari Anda. Pokoknya jangan memakai jalur “percaya” atau “tidak percaya” tapi selidikilah dengan cermat.  Kalau ada waktu, pelajarilah isi websites yang ditulis oleh orang-orang ex-Kristen (yang pasti sering dihujat oleh pak pendeta dkk.) Bila semua ‘anjuran’ saya ini telah Anda lakukan dan Anda masih belum bisa memutuskan jalan hidup Anda sendiri dan masih bingung juga. Ya tanya lagilah kepada forum. Petromaks masih banyak di sini! J

 

Salam pencerahan,

als

 


From: Tantono Subagyo [mailto:tantono@ gmail.com]
Sent: Wednesday, October 08, 2008 10:08 PM
To: budaya_tionghua@ yahoogroups. com
Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

 

Mohon maaf saya jawab jalur pribadi karena ini pertanyaan sesama Kristen dan jawaban-nya juga secara Kristen.  Salam, Tan Lookay

2008/10/8 Mr sanliong thee <slthee@yahoo. com.au>

Salam,

 Nama saya Sunny Thee, member lama yang pasif, dan membaca postingan kalian semua menarik sekali dan masing masing mempunyai sisi positif yang dapat saya pelajari untuk kehidupa saya sehari-hari.

Ada satu hal yang saya belum mendapatkan jawaban nya sampai saat ini yaitu :

Ayah saya adalah penganut agama Kong Hu Cu semenjak kecil dan mempunyai pendapat bahwa selama manusia berbuat baik dan tidak menyalahi norma norma yang ada maka manusia tersebut kemungkinan dapat masuk sorga.

Tetapi ayah saya mengatakan bahwa beliau dikunjungi oleh beberapa member dari gereja didaerah tempat beliau tinggal yang benar benar sangat baik dan membantu beliau tanpa pamrih sama sekali , karena ayah saya hidup hanya sendiri dan ditemani pembantu semenjak ibu saya meninggal dan anak anak nya tinggal di luar kota atau luar negri seperti saya jadi otomatis beliau senang dan terharu sekali dengan kebaikan saudara saudara kristen yang baik tsb.

Ayah saya sangat berterima kasih dan menghargai sumbangsih saudara saudara kristen tsb dan 100% mereka orang baik , tetapi ada satu hal yang membuat ayah saya kecewa yaitu mereka mengatakan bahwa ayah saya akan masuk neraka karena biar bagaimana baik dan perbuatan baik apapun yang ayah saya lakukan tetapi bila ayah saya tidak mau menerima Jesus sebagai Juru Selamat beliau maka semua akan sia sia dan PASTI ayah saya akan masuk neraka.Ini yang membuat ayah saya berduka dan kecewa , dan juga saya menjadi binging karena saya tidak dapat memaksakan sesuatu kepada ayah saya yang belum ia yakini karena menurut beliau bahwa beliau sebagai orang Tionghoa wajib untuk memelihara meja abu leluhur.

Untuk informasi bahwa sayapun seorang Katolik/Kristen walaupun bukan dari semenjak kecil , yang sekarang bingung dengan masalah yang dihadapi ayah saya yang menanyakan kepada saya seperti ini:Kalau Jesus benar Maha pengasih , mengapa tidak membiarkan orang KongHuCu yang selalu berusaha untuk tidak berbuatr salah kepada manusia lain dan Tuhan tetapi pasti akan masuk neraka???

Saya bingung , sungguh bingung....dan berharap para kawan dapat memberikan pengarahan secara bijaksana dan maafkan saya apabila pertanyaan saya ini tidak diijinkan oleh moderator.

BUKAN MAKSUD SAYA UNTUK MENDISKREDITKAN KRISTEN KARENA SAYA SENDIRIPUN SEORANG KRISTEN...MAAF SEKALI LAGI MAAF, hanya untuk menjawab pertanyaan ayah saya yang tertarik dengan kristen tetapi memikirkan saudara dan orang tuanya yang bukan kristen dan pasti ada di neraka

.




Make the switch to the world's best email. Get Yahoo!7 Mail.

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Discover Tips

on healthy living

and healthy eating

on Yahoo! Groups.

John McEnroe

on Yahoo! Groups

Join him for the

10 Day Challenge.

.

__,_._,___

Fy Zhou

unread,
Oct 8, 2008, 12:29:06 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Sungguh aneh, anda sering memberi nasehat untuk tak mengingat2 kegetiran Tionghoa masa lalu, padahal anda sendiri terus2 mengungkit perlakuan negatif keluarga besar anda thd anda di masa lalu !  anda juga tak bisa melupakan bukan ?
 
Anda mungkin berdalih bahwa meski anda mengungkit tapi anda sudah memaafkan. Sebelum sampai ke hal  maaf memaafkan ini anda tentu sudah yakini bahwa fakta negatif itu memang nyata bukan?
 
Masalahnya memang disini : Sebelum kita bisa memaafkan masa lalu, kita harus yakin masa lalu memang buruk! Karena ini bukan persoalan yang menimpa pribadi tapi persoalan masyarakat, maka selama masih ada orang yang meragukan keburukan masa lalu, saya merasa wajib untuk meyakinkan mereka. Setelah orang sepakat dng fakta keburukan, baru bisa memaafkan bukan ?? 
 
Salam sejarah
ZFy


--- On Wed, 10/8/08, Tantono Subagyo <tantono@gmail.com> wrote:

From: Tantono Subagyo <tantono@gmail.com>
Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Date: Wednesday, October 8, 2008, 4:11 PM

Kalau anda bertanya dengan baik dan pakai nama akan saya jawab.  Saya tidak tahu dan tidak perlu tahu apakah saya punya andil apapun dalam keputusan yang akan diambil oleh Tuhan karena saya percaya Tuhan mempertimbangkan segalanya.  Jadi mengapa berdoa ?. Ya karena saya ingin dekat dengan Tuhan, dan doa saya bukan "deretan permintaan" seperti yang anda bayangkan.  Kalau saya berdoa, adalah karena saya ingin pasrah kepada Tuhan dan pertolongan Tuhan dan berkali-kali hal ini terjadi dalam hidup saya.  Pertama ketika umur 12 tahun ayah saya meninggal, saya besar dalam lingkungan kakak Tenglang tulen yang menyampingkan saya karena Ibu saya Jawa, saya sekolah sambil bekerja sampai saat ini, kedua ketika sebagai pegawai negeri saya di non jobkan karena Kristen dan keturunan Cina, pertolongan Tuhan datang juga.  Anda tidak akan dapat mengerti karena tidak merasakan, tetai bagi saya itu nyata.  Salam, Tantono

2008/10/8 als <a...@cbn.net. id>
Jadi Anda berpikir bahwa doa Anda itu punya andil dalam keputusan yang akan diambil oleh "Tuhan" Anda itu? Atau dengan kata lain apakah Anda berpikir bahwa doa Anda itu bisa mempengaruhi "Tuhan" Anda? Nama kecil saya Andy, sne saya Liem (hokkian). J
 
Salam serius,
als
 

From: Tantono Subagyo [mailto:tantono@gmail. com]
Sent: Wednesday, October 08, 2008 9:29 PM

To: budaya_tionghua@ yahoogroups. com
Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.
 
Tantono-heng, kini owe yang minta 'petromaks'nya. Kalau Anda diam-diam ber'doa' kepada 'Tuhan' Anda agar PSSI bisa 'perform' dengan sebaik-baiknya. Apakah "doa" minta-minta Anda ini ada pengaruhnya sama sekali terhadap 'performance' PSSI? Tolong petromaksnya jangan lupa diisi minyak dulu dan memompanya yang penuh ya! J
 als
Setelah saya berdoa, saya akan serahkan kepada Tuhan apa keputusan Tuhan yang terbaik.  Jadi apakah PSSI akan perform sebaik-baiknya atau tidak bukan urusan saya lagi.  Nah anda gak bayar saya kok minta isi petromaks, minyak mahal tahu !.  Eh sebut nama dong, jangan als doang.  Salam, Tan Lookay



--
Best regards, Tantono Subagyo

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Ads on Yahoo!

Learn more now.

Reach customers

searching for you.

Yahoo! Groups

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals.

Yahoo! Groups

Join people over 40

who are finding ways

to stay in shape.

.

__,_._,___

agoen...@yahoo.com

unread,
Oct 8, 2008, 3:11:57 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Toko engkong sy pernah dirampok thn70an, perampoknya engga pernah tertangkap, Pada thn 80an, di gereja deket toko engkong sy ada yg bikin kesaksian ttg gimana dia dulu n bertobat, disaat itu dia ngaku bahwa dia yg pernah rampok toko engkong sy, kebetulan ada tetangga yg hadir n lapor ke keluarga kami saat itu. Sama engkong n keluarga cuma dibilang yg udah lewat yah biar aja lewat ngapain diungkit lagi toh skrg dia dah tobat. Sampe hari ini tuh perampok cuma kesaksian dia dah tobat n minta maaf ma tuhan doank, tp tidak pernah sekalipun dateng ke rmh minta maaf. Apakah maaf dari tuhan sudah cukup??? Apakah engkong sy n keluarga yg tidak kenal alkitab tidak bisa memberi maaf? Btw engkong sy ke klenteng pun jarang sekali bahkan sy tdk pernah liat dia ke kelenteng dll, cuma tiap pagi tiam hio di depan toko aja. Tp banyak mengajarkan flsafat hidup ttg hidup adil n melupakan kesalahan org laen.

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: "Tantono Subagyo" <tantono@gmail.com>
Date: Wed, 8 Oct 2008 08:36:02 +0700
To: <budaya_tionghua@yahoogroups.com>


Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

Pak Danardono yth,
Saya berkata bahwa penghukuman yang setimpal adalah hak Tuhan, bukan berarti meniadakan hukum.  Hukum dibuat untuk menegakkan aturan, menjaga agar manusia sepakat akan aturan umum dan tidak ada chaos.  Jadi saya bisa mengampuni pencuri tetapi untuk kebaikan dan karena itu adalah norma yang mesti ditaati maka dia juga harus masuk penjara.  Tetapi harus diingat bahwa hukum bukanlah balas dendam atau memberi penghukuman yang setimpal.  Hukum manusia masih tidak sempurna, karena seorang yang membunuh misalnya menurut KUHAP dihukum penjara duapuluh tahun, setimpalkah itu ?. Lalu bilamana Y membunuh X misalnya, apakah anak X harus Y atau memaafkannya ?.  Memaafkan bukan berarti membebaskan yang dimaafkan, jadi memaafkan Milosewic bukan berarti meloloskannya dari hukum manusia yaitu norma-norma hukum internasional akan tetapi melepaskan dendam untuk bergerak maju.  Sekali lagi saya bodoh dan kuper dalam hal ini lingkup saya pun sempit tidak seperti anda yang mendunia.  Bagi saya memaafkan sederhana saja, saya (mencoba) memaafkan apa yang keluarga saya telah perbuat kepada diri saya dan tidak membalas dendam agar saya dapat melangkah maju.  Dalah hal sekolahpun begitu, ketika anak saya mendapat hambatan dalam sekolah, saya tidak ribut-ribut tetapi bersama beberapa orang lalu membuat sekolah dan ternyata itu lebih positif.
Dan Ya, saya berbuat itu karena kepercayaan saya terhadap Tuhan, Tuhan siapa ?, Tuhannya orang Kristen agama yang saya anut, lho nanti nggak cocok dengan budaya, ya biarin, orang saya sejahtera dan saya merasa senang telah berbuat demikian.  Mohon penerangan kembali.  Tantono

 

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.


.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Moderator Central

Yahoo! Groups

Join and receive

produce updates.

Y! Messenger

Group get-together

Host a free online

conference on IM.

.

__,_._,___

ardian_c

unread,
Oct 8, 2008, 3:25:10 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

inget itu jadi inget owe punya kasus ko, doeloe ada yg kurang lebih
sama lar en loetjoenya itu temen owe yg kristen gak tanya ame pendeta
or sape getu malah tanya ame owe.

Owe jawabin simple, Yesus gak pernah nulis alkitab lho trus jg Yesus
gak banyak ngomong ini boleh itu gak boleh, Yesus tjoema ngomong Tiada
seorangpun akan mencapai Bapak tanpa melalui AKU.

Lha AKUnya sape ? Tuhan ? Yesus ? or wat getu !!!!!
Inga inga KASIH dong , so yg namanya KASIH emang pilih2 loe sembah
yesus, buddha, kodok, kadal , batu tetek bengek ?

Kalu nurut owe yg namanya KASIH gak bakalan pilih KASIH.
Nape seh banyak org mikir Yesus itu oknum yg namanya yesus ?

Coba mindnya dilebarin dikit getu, Yesus itu KASIH bukan ?

Sorry aye komentarin ya soalne masih rada senep ketemu yg ngaku2
mantan KHC trus bilang meja sembayang ngkong gw itu setan.
Sialnye itu org ngotot bilang kalu budaya tenglang or tradisi itu
belenggu tubuh dan menyesatkan hueuehehe termasuk sembayang ame
leluhur yg kasih buah ame pasang hio.
Lha kalu org bule mah gak apa2 getu tabur bunga hueheheheheh.

Mbok ya mikir dikitlah en belajar sejarah Kristen aje dikit, trus buka
pikirannye biar gak cupet mampet getu.
Jadi inget omelan si Nietsche yg tereak Tuhan telah mati, tuhan2 pada
disembah di bukunye Thus Spoke Zarathustra hehehehehehehehe.
So sape neh yg bikin mati TUHAN ame nyembah2 tuhan ?

--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, Mr sanliong thee <slthee@...>
wrote:


>
> Terima kasih als dan jawaban anda saya terima sebagai masukan dan
juga saya selalu berpikir secara logika.
> Saya hanya bingung untuk menjawab pertanyaan ayah saya but anyway
thanks untuk reply nya
> Salam
> Sunny Thee
>
>
>
> ----- Original Message ----
> From: als <als@...>
> To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
> Sent: Wednesday, 8 October, 2008 11:48:50 PM
> Subject: RE: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang
memaafkan..
>
>
> Saya juga mohon maaf karena menjawab pertanyaan Sdr. San Liong di
forum terbuka. Apapun jawaban Pak Pendeta Tan lewat japri, paling
tidak jawaban saya ini bisa menjadi penyeimbang. Anda sendirilah yang
akhirnya mengambil keputusan. Para petinggi agama atau anak-buahnya
biasanya memainkan rasa takut, rasa bersalah, dan iming-iming para

calon ‘korban’nya. Orang-orang yang rasa percaya dirinya kurang


biasanya menjadi korban yang sangat empuk. Orang-orang yang tidak
biasa berpikir kritis biasanya juga gampang menjadi korban.

Orang-orang yang paling gampang jadi “domba’ adalah orang-orang
yang memang sejak kecilnya telah ‘terkondisi’ oleh keKristenan,


dan orang-orang seperti ini tentu saja gampang sekali

di†manipulasi.†Bacalah Alkitab (Old and New Testaments) dengan


seksama secara kritis (pake otak hahahahaha) dan simaklah sejarah
Kristen/Katholik/ Gereja dengan pikiran netral, zaman sudah terbuka
begini, tidak ada kebusukan dan kekejian yang
> bisa ditutup-tutupi lagi. Bacalah motif/dorongan tindakan orang
dengan teliti. Amatilah kepentingan apa yang hendak mereka raih dan
mungkin disembunyikan dari Anda. Pokoknya jangan memakai jalur

“percaya†atau “tidak percaya†tapi selidikilah dengan
cermat.  Kalau ada waktu, pelajarilah isi websites yang ditulis oleh


orang-orang ex-Kristen (yang pasti sering dihujat oleh pak pendeta

dkk.) Bila semua ‘anjuran’ saya ini telah Anda lakukan dan Anda


masih belum bisa memutuskan jalan hidup Anda sendiri dan masih bingung
juga. Ya tanya lagilah kepada forum. Petromaks masih banyak di sini! J

>  
> Salam pencerahan,
> als
>  


>
> ________________________________
>
> From:Tantono Subagyo [mailto:tantono@ gmail.com]
> Sent: Wednesday, October 08, 2008 10:08 PM
> To: budaya_tionghua@ yahoogroups. com
> Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang
memaafkan.
>  
> Mohon maaf saya jawab jalur pribadi karena ini pertanyaan sesama
Kristen dan jawaban-nya juga secara Kristen.  Salam, Tan Lookay
> 2008/10/8 Mr sanliong thee <slthee@yahoo. com.au>
> Salam,

>  Nama saya Sunny Thee, member lama yang pasif, dan membaca

> Make the switch to the world&#39;s best email. Get Yahoo!7
Mail! http://au.yahoo.com/y7mail
>

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.


.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Instant hello

Chat over IM with

group members.

Yahoo! Groups

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals.

Weight Loss Group

on Yahoo! Groups

Get support and

make friends online.

.

__,_._,___

agoen...@yahoo.com

unread,
Oct 8, 2008, 3:32:57 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Kalo konsep tao n buddha kan gak ada tuhan tuh trus nyerah ke sapa? Ke alam? Trus biasanya yg udah level begitu yah pendeta taois or biksu buddhis yg tinggal digunung2, siu lien buat capai tao or nirwana, ga cuma dendam doank yg dilupakan, tp nafsu duniawin laennya juga, harta, kedudukan n nama besar. Mereka juga males ladenin tuh konflict2 apapun jadi hidupnya bisa damai. Btw org biasa yg sudah muak ama kehidupan duniawi juga pada nyingkir n hidup sederhana tp banyak konflict n keinginan macem2. Engga rebutan harta, sikut2 kursi, kong tai sana sini cari nama besar n pengikut, bahkan biasanya muridpun ditolaknya. Klo semua manusia bisa hidup kayak gitu maka bakal lebih damai hatinya daripada sekedar setiap saat memaafkan org tp tiap hari sikut2 cari kedudukan, harta n nama besar. Hehehehe btw yg g omongin td biasanya ada di film silat yah, klo di dunia nyata seh kagak tau. Hehehe

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: "Tantono Subagyo" <tantono@gmail.com>

Date: Wed, 8 Oct 2008 10:24:33 +0700
To: <budaya_tionghua@yahoogroups.com>


Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

Lha ini yang menurut saya salah kaprah Pak, kalau orang-orang itu bisa lupakan Milosevic mungkin hidupnya akan lebih baik.  Menurut saya memelihara dendamlah yang buat orang sengsara.  Orang jadi inget kesalahan orang dahulu saja, seperti misalnya : Jerman dulu pernah Holocaust mbasmi orang Yahudi, trus piye, orang Yahudi disuruh ngebom Jerman supaya setimpal gitu ??.  Saya punya teman (Jewish) yang sangat dendam ama Jerman, lha dia sendiri yang sengsara.  Kejadian sudah kapan tahu, dia kalau ketemu orang Jerman masih gondok (nyakitin diri sendiri).  Dan masalah Tuhan-nya siapa ya Tuhannya sendiri-sendiri, saya percayakan "vengeance"kepada Tuhan orang Kristen, lalu apakah Tuhan saya tidak berantem rebutan dengan Tuhannya orang lain yang menyalahi saya, lha itu urusan Tuhan kok, sudah dipasrahkan jangan diuthik-uthik lagi. 
Kembali lagi Bung Danardono, mari setuju untuk nggak setuju, saya bahagia dengan konsep menyerah kepada Tuhan (buat saya Tuhan itu satu), lha buat anda Tuhan itu macem-macem dan buanyak dan tidak memecahkan masalah.  So be it, saya tidak minta anda untuk memeluk konsep saya demikian juga jangan paksakan kepada saya bahwa konsep agama tidak membuat orang jadi baik dan Tuhan macem-macem.  Salam, Tan Lookay

 
On 10/8/08, danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com> wrote:

Begitulah pak Bagyo.

"Penghukuman" didunia ini adalah ranah masyarakat, yang diwakili oleh
negara (azas Hukum Pidana). Kita juga kenal ajaran: "Give therefore
to Caesar the things that are Caesar's, and to God the things that
are God's.(Mt 22:21)".

Didalam falsafah hukum, kita belajar, bahwa pada awalnya, dalam
masyarakat yang masih "primitif" hukuman adalah identik engan
pembalasan dendam, dalam bahasa Jerman kita kenal "Suehne". Dalam
perkembangan masyarakat yang kian modern, maka negara mengambil alih
fungsi "balas dendam " ini, dan mengubahnya menjadi hukuman.
Kalau sipenjahat sudah dihukum negara menurut peraturan yang berlaku,
maka manusia tak boleh lagi menjalankan balas dendam.

Pak Bagyo benar, hukum manusia tak sempurna, tetapi apakah yang
sempurna di dunia? Hanya inilah yang manusia dapat wujudkan didunia.
kesempurnaan setelah kita mati, nobody knows. belum ada yang kembali
dari kematian dan mengisahkan mengenai pengadilan langit.

Mengenai Tuhan, pak Bagyo katakan "Ya Tuhan saya, Tuhannya orang
Kristen", namun, kita membahas masalah manusia secara universal.
Dalam hubungan antar manusia, kita berhadapan dengan manusia dari
perlbagai agama dengan Tuhannya masing masing. Contoh: seorang
beragama A memperkosa dan menjarah wanita beragama B, dan mencuri
barang orang beragama C. Tuhan yang mana yang berwenang bertindak?
Tidak nanti rebutan?

Pak Bagyo katakan "saya sejahtera dan merasa senang berbuat
demikian", sah sah saja, selama apa yang disenangi A dan membuat
sejahtera, tak menyengsarakan B atau C. nanti pengadilan lagi yang
harus bertindak.

Mengenai dendam atau memaafkan Milosevic saya ingat interview dalam
tayangan TV dimana wanita diinterview tentang suami mereka yang
ditembak dimuka mereka dan anak anak mereka. Saya tak pernah lupa
expressi muka ibu ibu itu yang merah padam dengan tangis dan isak.
Pak Bagyo yang baik, terus terang, kalau saya ada ditempat itu, di
Srbernica, saya TAK berani mengusulkan " lupakan deh Milosecic"..

Salam

Danardono



--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Tantono Subagyo"
<tantono@...> wrote:
>


--
Best regards, Tantono Subagyo

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Y! Messenger

Instant smiles

Share photos while

you IM friends.

Moderator Central

Get answers to

your questions about

running Y! Groups.

.

__,_._,___

ardian_c

unread,
Oct 8, 2008, 3:52:02 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

nah bicara memaafkan neh hehehehehe logonya MATAKIN khan zhongshu tuh.

Selaen Kong Zi, Meng Zi bilang jg SHU di kitabne neh.

Qiang shu er xing ( Meng Zi , Jin Xin shang )

Yg mendasari zhongshu itu sbenernya adalah REN or cinta kasih or ada
yg artiin hubungan sesama insan manusia yg dibentuk berdasarkan
toleransi, menghargai dan mencintai.

Ya satu kata seh bisa dibabarin macem2.

--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Hendri Irawan" <henyung@...>
wrote:
>
> encoding: Big5
>
> ½×»y
>
> ¨½¤¯
>
> ¤l¤ê¡G¡§°Ñ¥G¡I§^¹D¤@¥H³e¤§¡C¡¨
>
> ´¿¤l¤ê¡G¡§°ß¡C¡¨
>
> ¤l¥X¡C
>
> ªù¤H°Ý¤ê¡G¡§¦ó¿×¤]¡H¡¨
>
> ´¿¤l¤ê¡G¡§¤Ò¤l¤§¹D¡A©¾®¤¦Ó¤w¨o¡C¡¨
>
> Lun Yu
>
> Bab Li Ren, ayat 15
>
> Kongzi berujar: "Shen hu (Zengzi, murid Kongzi) ! Dao yang aku jalani
> memiliki satu prinsip pemersatu."
>
> Zengzi menjawab: "Ya."
>
> Kongzi berlalu (meninggalkan kelas).
>
> Murid-muridnya yang lain bertanya: "Apa maksud kata-kata guru ?"
>
> Zengzi menjawab: "Dao yang dijalani Guru (Kongfuzi), adalah selalu
> Zhong (teguh/setia terhadap prinsip-prinsip xing/nurani kita) dan Shu
> (welas asih terhadap sesama, tepa selira, termasuk bersikap
> memaafkan), hanya ini dan tidak ada lagi."
>
> Hormat saya,
>
> Yongde


>
> --- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Tantono Subagyo"

> <tantono@> wrote:
> >
> > Xuan Tong xiong dan para ahli Budaya Tionghua
> > Mohon petromaksnya, selama ini lookay belajar masalah harmoni dls,
> walaupun
> > tidak selalu mudheng, lha sekarang Lookay ingin belajar lebih jauh
lagi
> > tentang konsep memaafkan. Mohon diperjelas tentang konsep ini
> karena selama
> > ini (kalau tidak salah) budaya Tionghua yang dikenal adalah masalah
> keuletan
> > dan tahan uji, pluralisme dls tetapi konsep memaafkan belum banyak
> > diterangkan. Salam, Tan Lookay
> >
>

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Learn to live

a full life with these

healthy living

groups on Yahoo!

Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Y! Messenger

Instant smiles

Share photos while

you IM friends.

.

__,_._,___

agoen...@yahoo.com

unread,
Oct 8, 2008, 3:57:17 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Jadi inget waktu sma pernah ngomong ke guru ppkn klo hubungan Tuhan ma manusia itu seperti lingkaran bukan garis lurus dari atas kebawah, karena engga ada manusia gak ada juga Tuhan, krn ga ada yg manggil2 dia Tuhan. Jd tuhan ciptain manusia n manusia juga ciptain tuhan. N alhasil selama di sma tuh guru PPKn sentimen ma g. Hahahaha

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: "danarhadi2000" <danarhadi2000@yahoo.com>
Date: Wed, 08 Oct 2008 08:11:16 -0000
To: <budaya_tionghua@yahoogroups.com>
Subject: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "Tantono Subagyo"

<tantono@...> wrote:
>
> Hehehe Pak kalau beda konsep memang nggak akan ketemu. Saya
menganggap
> Tuhan sebagai pencipta, anda menganggap Tuhan diciptakan orang.
Tapi ya
> biarin, saya bodo tapi bahagia, waktu saya disia-siakan saudara
karena Ibu
> saya berbeda, saya ditolong Tuhan dan diberikan jalan hingga
jadi "orang"
> walaupun apa adanya. Demikian pula ketika saya dipaksa pensiun,
Tuhan kasih
> jalan sehingga sekarang saya jadi konsultan alakadarnya. Jadi saya
> merasakan Tuhan, anda anggap Tuhan itu nonsens. Sampai jutaan atau
> milyardan postingpun nggak akan selesai. Yang jelas adalah hak
azasi saya
> untuk menganggap Tuhan itu ada dan menjadi Junjungan saya begitu
juga hak
> anda untuk mengatakan Tuhan itu macem-macem dan hanya buatan
manusia saja.
> Jadi mau diapakan juga nggak akan ketemu, nanti malahan
jadi "prahara dalam
> mangkok", dan percum tak bergun. Best regards, Tantono Subagyo

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Search Ads

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Moderator Central

Get answers to

your questions about

running Y! Groups.

Yahoo! Groups

Wellness Spot

A resource for Curves

and weight loss.

.

__,_._,___

agoen...@yahoo.com

unread,
Oct 8, 2008, 4:09:46 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Konon Jaman musolini n hitler tim itali di piala dunia n atlit jerman yg aria di olimpiade diancam pake senjata, kalo ga menang makanya bakal dihukum berat. Sedangkan jesse owen dr US yg berkulit hitam adalah atlit yg hebat. Kira2 tuhan kabulin doa sapa yah? Jesse owens yg emang lebih baik, atau atlit jerman yg diancam bedil?

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: "Tantono Subagyo" <tantono@gmail.com>
Date: Wed, 8 Oct 2008 18:58:17 +0700
To: <budaya_tionghua@yahoogroups.com>
Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

Ya terserah Tuhan, may the best win. Kita berdoa bukan minta menang, tapi minta agar bisa perform sebaik-baiknya.  Kalau berdoapun kalah ya berlatih lagi sambil berdoa.  Gitu saja kok repot.  Tantono

2008/10/8 Fy Zhou <zhoufy@yahoo.com>

Yang paling absurd adalah saat ada pertandingan olahraga, seluruh rakyat Indonesia diminta mendoakan atlit2nya agar dapat meraih kemenangan. sebaliknya, rakyat negeri lawan juga berdoa bagi atlit2nya agar dapat mengalahkan Indonesia. Tuhan harus berpihak ke mana? Mohon petunjuknya...

 
ZFy

--- On Wed, 10/8/08, danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com> wrote:

From: danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com>
Subject: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

Date: Wednesday, October 8, 2008, 8:11 AM

--- In budaya_tionghua@ yahoogroups. com, "Tantono Subagyo"
<tantono@... > wrote:
>


--
Best regards, Tantono Subagyo

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Search Ads

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Moderator Central

Yahoo! Groups

Join and receive

produce updates.

Yahoo! Groups

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals.

.

__,_._,___

agoen...@yahoo.com

unread,
Oct 8, 2008, 4:04:47 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Makanya org tionghoa itu punya budaya memaafkan n melupakan yg paling baik di dunia ini. Liat aja tuh jutaan org tionghoa yg pengennn jd bule n jepang, sampe bela2in ganti warna rambut n gaya hidup bahkan ada yg ganti budaya segala. Padahal penghinaan n kesalahan org2 bule n jepang amat sangat besar sekali. Heheheh

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: Fy Zhou <zhoufy@yahoo.com>
Date: Wed, 8 Oct 2008 04:36:26 -0700 (PDT)


To: <budaya_tionghua@yahoogroups.com>
Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

Kalau saya memilih tak Melupakan!
 
Tak melupakan baik untuk mengambil pelajaran, kegetian masa lalu membuat kita lebih menghargai masa sekarang. kegetiran masa lalu yang menimpa diri kita seharusnya juga menyadarkan kita untuk tak membuat orang lain juga sengsara seperti kita.
 
Melupakan justru beresiko kita mengulang kesalahan yang sama.
 
Kegetiran masa lalu juga bisa berubah menjadi daya dorong untuk mencapai kemajuan. Lihat saja penghinaan perang candu bagi Rakyat Tiongkok, yang mendorong mereka mencapai pretasi di Olmpiade!
 
Lebih positif mengingat dari pada melupakan ! Inilah kegunaan Monument
 
 
Salam Mengingat.

ZFy
 
 
 

--- On Wed, 10/8/08, danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com> wrote:

From: danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com>
Subject: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com

Date: Wednesday, October 8, 2008, 5:25 AM

Salah kaprah, atau tidak, kita serahkan saja pada pihak yang merasa
didzalimi untuk mencernakan apa yang mereka alami. Kita tak usah ikut
ikut dehhh.

Setiap tahun pada peringatan Holocaust, seluruh Israil merenung
beberapa menit, berhenti beraktivitas, dimana sirene
mengaung..Mengenang , tak melupakan!

Apakah hidup orang yang melupakan Milosevic lebih baik, saya sampai
sekarang tak tahu, pak Bagyo, dan belum ada statistik mengenai hal
itu.

Pastilah orang Yahudi takkan membom Jerman, tetapi, melupakan,
mungkin banyak yang belum mampu. Antara mengenang dan tak melupakan
dan membom, itu jauh sekali. tak perlulah kita sejauh itu.

Tak jauh dari kantor saya, ada lapangan kecil, dimana dahulu ada
gedung Gestapo, yang dihancurkan pemerintah Austria. Dilapangan itu
kini ada monumen dari semen, tidak besar, dengan bintang David
kuning.

Tertulis: "Nicht vergessen". "Tidak melupakan". Orang tua yang pernah
tinggal didekat gedung itu sebagai anak anak, cerita, dahulu sampai
jauh terdengar teriakan laki laki dan wanita, yang disundut api,
dicabut kuku, dan disiksa lainnya. Bukan karena berbuat kejahatan,
namun karena mereka kebetulan orang Yahudi..memaafkan? Wah saya gak
tahu dehhh, frankly!

Kalau saya sih, pak Bagyo mudah melupakan semua, soale, juga tak
alami apa apa (hidup saya dari lahir enak,pak). Paling, ingat guru
musik saya, pak Butar Butar yang menghardik saya, kalau saya nyanyi
lompat dari nada. Kami sekeluarga tak ada yang dipulau Buru-kan.
Tetapi kenalan sayatahun 60an, mahasiswa Tionghoa anggauta Perhimi,
lenyap tak tahu rimbanya. Saudaranya katakan, dijemput dan
di"hilang"kan tentara. Keluarganya melupakan? Entahlah..

Orang Jepang juga tak membalas membom atom Amerika, tetapi mereka
selalu kenang hari pemboman itu. Mereka berdoa sambil mengenangkan di
Kuil Yasukuni Yasukuni Jinja) di Tokyo.

Lho pak Bagyo, bukan BUAT saya Tuhan itu macam macam, tetapi bagi
kita ke-se-luruh- an manusia. Rak iya to? Lha malah di Malaysia pernah
dilarang (masih ya?) bagi umat NON Muslim menggunakan kata Allah.
Sebab ini nama bagi Tuhan umat Islam, nah looo. Coba tanya saudara
saudara umat Tao di BT disini, apakah Tuhan mereka bernama Yahwe?
Mereka akan tanya balik: "I beg your pardon?"

Misa katholik yang saya kisahkan di Jogya, dihentikan oleh sekelompok
laki laki, karena mereka merasa, Tuhan mereka dihina.

Kalau anda baca lagi teliti posting saya, anda akan tahu, bahwa
NOBODY paksakan anda ber-Tuhan macam macam. Tetapi kita semua, mau
tak mau, harus mengakui, dalam agama agama kita, definisi Tuhan tak
sama. Ini realitas kan? Anda kan juga tak sharing Tuhan dalam bentuk
Brahma, Vishnu, Shiva saudara saudara kita dari Bali?

Juga tak ada kalimat yang memaksa anda tidak berpendapat, agama
membuat manusia jadi baik. That's your opinion. Go on.

Yang penting kita harus sadar, 2000 tahun manusia beragama, manusia
secara keseluruhan TIDAK bertambah baik. Juga tak bertambah buruk
karena agama. Agama telah menjadi alasan saudara saudara di Poso
saling bunuh. Tibo telah mendahului kita...Korupsi kian mendahsyat
dalam bangsa ini, walau sangat saleh beragama. Dan... orang tak
beragama juga bisa MULIA lho? Mungkin anda memiliki statistik
perbaikan moral di Indonesia akibat pelajaran agama? Di DPR? di
Kejaksaan? di Kepolisian? di pemerintahan? di mal mal?

Tuhan di-uthik uthik? Lha tak lah yauuu, lha wong lihat Tuhan saja
belum pernah ada diantara kita, baik domba maupun gembala, kok mau
uthik uthik? Bagaimana caranya? "sudah dipasrahkan" lha bagaimana
cara serah terimanya?

Kita memang dari awal setuju untuk tak setuju, nah ini kan isi milis
ini selalu? from t5he vrey beginning? Kalau tidak mana mungkin kita
diskusi? Lihat tu posisi ci Ul dan mas Kinhiang, posisi mas Mulyawan
dan mas Siswanto, posisi saya dengan banyak anggauta ha ha ha

Salam

danardono



--- In budaya_tionghua@ yahoogroups. com, "Tantono Subagyo"
<tantono@... > wrote:
>

> > --- In budaya_tionghua@ yahoogroups. com <budaya_tionghua%
40yahoogroups. com>,
> > "Tantono Subagyo"

> --
> Best regards, Tantono Subagyo
>

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals

w/ Real Food lovers.

Yahoo! Groups

Wellness Spot

A resource for living

the Curves lifestyle.

.

__,_._,___

agoen...@yahoo.com

unread,
Oct 8, 2008, 4:16:40 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Dr awal thn 1900 perkumpulang tionghoa n org2 tionghoa juga dah dirikan banyak sekolah n rumah sakit om, member2 disini yg rajin cuap2 doak juga banyak yg jadi guru gratisan tanpa sekolah, ada yg jadi tabib umum n ada juga yg suka bantu2 liat hong sui dll, semua juga dibayar seadanya ntidak milih2 pasien kok, setahu saya yah, yg saya ga tau seh mungkin ada juga yg jadi tukang peras yg aji mumpung. Hehhe

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: "danarhadi2000" <danarhadi2000@yahoo.com>
Date: Wed, 08 Oct 2008 13:44:20 -0000
To: <budaya_tionghua@yahoogroups.com>


Subject: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

Karya nyata itu saya lihat di gereja GKI yang besar dan punya klinik.
Yang datang buanyak sekali, kebanyakan bukan umat Kristen. Yang karya
nyata itu dokter dokter dan para jururawat. Mereka sangat disambut
oleh manusia yang membutuhkannya, biasanya orang tak mampu.Mereka itu
model model ibu Teresa. Tidak bicara mengenai Tuhan, tapi
menyembuhkan!

Tapi tak ada diantara tenaga kaarya nyata ini yang khotbah tuh? Dan
ini yang saya pribadi namakan, mengabdi pada Tuhan (walaupun Tuhannya
pasien pasien lain lagi). Gak apa apa.

Kalau yang khotbah doang, juga disambut, salah salah dengan batu
(kalau yang di hotel hotel mahal, amaaaannn).

Salam karya nyata

Danardono

--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, Fy Zhou <zhoufy@...> wrote:
>
>  
> Mengabdi pada Tuhan itu bukan karya nyata, Pak Tantono!  Karena
Tuhan yang anda abdi hanya nyata bagi anda pribadi, tak harus
disimpulkan pasti nyata bagi orang lain bukan?
>  
> Anda menyebut disamping menjadi pendeta anda juga berkarya sosial
yang lain, apakah anda menyalahkan pendeta2 lain yang hanya sibuk
berkotbah dan membesarkan gereja? anda pasti tidak menyalahkan,
karena mereka juga mengwemban tugas yang mulia.
>  
> Dengan berkotbah  anda juga bisa menyadarkan orang lain untuk
berkarya nyata, Persis! ini Jawaban yang baik, seperti kita2 disini
yang bekotbah untuk menyadarkan orang2 lain tentang kebenaran
sejarah, agar orang lain bisa tergugah untuk berkarya nyata, kotbah
kita tentunya tak sia2 bukan?
>  
>  
> Selamat berkotbah!

> ZFy 
>  
>
>

> --- On Wed, 10/8/08, Tantono Subagyo <tantono@...> wrote:
>
> From: Tantono Subagyo <tantono@...>

> Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang
memaafkan..
> To: budaya_tionghua@yahoogroups.com

> Date: Wednesday, October 8, 2008, 12:36 PM
>
>
>
>
>
>
>
> Pertanyaan sederhana: Buat apa anda menjadi pendeta? kan lebih baik
berkarya nyata yang langsung terlihat manfaatnya, semua orang
sebaiknya dikerahkan untuk mendirikan sekolah atau yayasan sosial
membantu fakir miskin, tak usah menghabiskan waktu berkotbah segala?
>
> Lha, jadi pendeta agar saya dapat mengabdi sepenuhnya kepada
Tuhan.  Disamping jadi pendeta saya juga berkarya nyata kok, ada
sekolah yang sudah saya dirikan, kalau saya jadi pendeta nanti
disamping berkotbah saya juga masih akan berkarya nyata, bersama
teman-teman di LSM dan dirikan sekolah lagi.  Dengan kotbah saya bisa
ajak orang lain untuk berkarya nyata, jadi yang berkarya nggak cuman
saya tapi juga banyak orang.  Salam, Tantono
>

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Y! Messenger

Quick file sharing

Send up to 1GB of

files in an IM.

All-Bran

10 Day Challenge

Join the club and

feel the benefits.

.

__,_._,___

Mr sanliong thee

unread,
Oct 8, 2008, 12:05:52 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Heheheh memang kurang canggih tuh , tapi ya saya serahkan saja pada ayah saya sendiri yang menentukan .

Pusing gue, btw gimane bolu, business bagus?

 

Salam

Sunny Thee



----- Original Message ----
From: gsuryana <gsuryana@indo.net.id>
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com

Sent: Wednesday, 8 October, 2008 11:46:22 PM
Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.



Apa yang dialami oleh Ayahanda pak Sunny masih mending lah, karena didatangi oleh orang luar yang baik hati, biarpun ada ucapan yang menyakiti.
Ayah ku mengalami hal yang lebih parah, dia di 'kotbah' i oleh adik ipar yang pendeta, dan bukan satu adik ipar, malah lebih dari 3 orang ( aku punya paman banyak yang jadi pendeta dan gembala ).
 
Akhirnya ayahku masuk menjadi Kristen, dengan pertimbangan setelah berkomunikasi dengan anak anak nya ( anak anak nya termasuk aku, beragam agama, ada Katholik, Kristen, GBI, Islam ), dimana kami hanya memberi masukan, " bila nanti meninggal mau memakai upacara agama apa ?, yang jelas untuk agama Konghucu/Budha tidak ada yang ngerti, jangan jangan nanti dikadalin harus sembahyang ini dan itu, padahal gak perlu ( dialami oleh seseorang kerabatku sih ) " dan ternyata Ayah ku setuju dengan pendapat ini en eng ing eng dibaptis lah beliau...happy ending kan ?
 
Mengenai surga neraka, Ayahku hanya memegang prinsip tidak ada siapapun yang bisa menjamin seseorang masuk surga dan neraka karena memang tidak ada laporan yang sahih surga dan neraka seperti apa dan lokasinya dimana setelah mati.
 
sur. ( orang Kristen yang mendatangi Ayahanda Pak Sunny ilmu lobby nya kurang canggih tuh. )

----- Original Message -----

Salam,

 

Nama saya Sunny Thee, member lama yang pasif, dan membaca postingan kalian semua menarik sekali dan masing masing mempunyai sisi positif yang dapat saya pelajari untuk kehidupa saya sehari-hari.

Ada satu hal yang saya belum mendapatkan jawaban nya sampai saat ini yaitu :

Ayah saya adalah penganut agama Kong Hu Cu semenjak kecil dan mempunyai pendapat bahwa selama manusia berbuat baik dan tidak menyalahi norma norma yang ada maka manusia tersebut kemungkinan dapat masuk sorga.

Tetapi ayah saya mengatakan bahwa beliau dikunjungi oleh beberapa member dari gereja didaerah tempat beliau tinggal yang benar benar sangat baik dan membantu beliau tanpa pamrih sama sekali , karena ayah saya hidup hanya sendiri dan ditemani pembantu semenjak ibu saya meninggal dan anak anak nya tinggal di luar kota atau luar negri seperti saya jadi otomatis beliau senang dan terharu sekali dengan kebaikan saudara saudara kristen yang baik tsb.

Ayah saya sangat berterima kasih dan menghargai sumbangsih saudara saudara kristen tsb dan 100% mereka orang baik , tetapi ada satu hal yang membuat ayah saya kecewa yaitu mereka mengatakan bahwa ayah saya akan masuk neraka karena biar bagaimana baik dan perbuatan baik apapun yang ayah saya lakukan tetapi bila ayah saya tidak mau menerima Jesus sebagai Juru Selamat beliau maka semua akan sia sia dan PASTI ayah saya akan masuk neraka.Ini yang membuat ayah saya berduka dan kecewa , dan juga saya menjadi binging karena saya tidak dapat memaksakan sesuatu kepada ayah saya yang belum ia yakini karena menurut beliau bahwa beliau sebagai orang Tionghoa wajib untuk memelihara meja abu leluhur.

Untuk informasi bahwa sayapun seorang Katolik/Kristen walaupun bukan dari semenjak kecil , yang sekarang bingung dengan masalah yang dihadapi ayah saya yang menanyakan kepada saya seperti ini:Kalau Jesus benar Maha pengasih , mengapa tidak membiarkan orang KongHuCu yang selalu berusaha untuk tidak berbuatr salah kepada manusia lain dan Tuhan tetapi pasti akan masuk neraka???

Saya bingung , sungguh bingung....dan berharap para kawan dapat memberikan pengarahan secara bijaksana dan maafkan saya apabila pertanyaan saya ini tidak diijinkan oleh moderator.

BUKAN MAKSUD SAYA UNTUK MENDISKREDITKAN KRISTEN KARENA SAYA SENDIRIPUN SEORANG KRISTEN...MAAF SEKALI LAGI MAAF, hanya untuk menjawab pertanyaan ayah saya yang tertarik dengan kristen tetapi memikirkan saudara dan orang tuanya yang bukan kristen dan pasti ada di neraka


 



Make the switch to the world's best email. Get Yahoo!7 Mail.

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.


.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

Fy Zhou

unread,
Oct 8, 2008, 4:19:49 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Yang ngaku bertobat tapi belum minta maaf, jelas bertobatnya hanya untuk konsumsi "kesaksian" ala gereja, tujuannya ya untuk "promosi" kesaktian ajaran gereja, yang bisa membuat perampok bertobat! Ini lagi2 bukti masyarakat sakit : mengelu2kan orang asosial sbg pahlawan.

 

ZFy



----- Original Message ----
From: "agoeng_set@yahoo.com" <agoeng_set@yahoo.com>
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Sent: Thursday, October 9, 2008 2:11:57 AM
Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

Toko engkong sy pernah dirampok thn70an, perampoknya engga pernah tertangkap, Pada thn 80an, di gereja deket toko engkong sy ada yg bikin kesaksian ttg gimana dia dulu n bertobat, disaat itu dia ngaku bahwa dia yg pernah rampok toko engkong sy, kebetulan ada tetangga yg hadir n lapor ke keluarga kami saat itu. Sama engkong n keluarga cuma dibilang yg udah lewat yah biar aja lewat ngapain diungkit lagi toh skrg dia dah tobat. Sampe hari ini tuh perampok cuma kesaksian dia dah tobat n minta maaf ma tuhan doank, tp tidak pernah sekalipun dateng ke rmh minta maaf. Apakah maaf dari tuhan sudah cukup??? Apakah engkong sy n keluarga yg tidak kenal alkitab tidak bisa memberi maaf? Btw engkong sy ke klenteng pun jarang sekali bahkan sy tdk pernah liat dia ke kelenteng dll, cuma tiap pagi tiam hio di depan toko aja. Tp banyak mengajarkan flsafat hidup ttg hidup adil n melupakan kesalahan org laen.

Sent from my BlackBerry®


powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: "Tantono Subagyo" <tantono@gmail. com>


Date: Wed, 8 Oct 2008 08:36:02 +0700
To: <budaya_tionghua@ yahoogroups. com>

Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

Pak Danardono yth,
Saya berkata bahwa penghukuman yang setimpal adalah hak Tuhan, bukan berarti meniadakan hukum.  Hukum dibuat untuk menegakkan aturan, menjaga agar manusia sepakat akan aturan umum dan tidak ada chaos.  Jadi saya bisa mengampuni pencuri tetapi untuk kebaikan dan karena itu adalah norma yang mesti ditaati maka dia juga harus masuk penjara.  Tetapi harus diingat bahwa hukum bukanlah balas dendam atau memberi penghukuman yang setimpal.  Hukum manusia masih tidak sempurna, karena seorang yang membunuh misalnya menurut KUHAP dihukum penjara duapuluh tahun, setimpalkah itu ?. Lalu bilamana Y membunuh X misalnya, apakah anak X harus Y atau memaafkannya ?.  Memaafkan bukan berarti membebaskan yang dimaafkan, jadi memaafkan Milosewic bukan berarti meloloskannya dari hukum manusia yaitu norma-norma hukum internasional akan tetapi melepaskan dendam untuk bergerak maju.  Sekali lagi saya bodoh dan kuper dalam hal ini lingkup saya pun sempit tidak seperti anda yang mendunia.  Bagi saya memaafkan sederhana saja, saya (mencoba) memaafkan apa yang keluarga saya telah perbuat kepada diri saya dan tidak membalas dendam agar saya dapat melangkah maju.  Dalah hal sekolahpun begitu, ketika anak saya mendapat hambatan dalam sekolah, saya tidak ribut-ribut tetapi bersama beberapa orang lalu membuat sekolah dan ternyata itu lebih positif.
Dan Ya, saya berbuat itu karena kepercayaan saya terhadap Tuhan, Tuhan siapa ?, Tuhannya orang Kristen agama yang saya anut, lho nanti nggak cocok dengan budaya, ya biarin, orang saya sejahtera dan saya merasa senang telah berbuat demikian.  Mohon penerangan kembali.  Tantono

 

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.


.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Ads on Yahoo!

Learn more now.

Reach customers

searching for you.

Healthy Living

Learn to live life

to the fullest

on Yahoo! Groups.

Y! Messenger

Quick file sharing

Send up to 1GB of

files in an IM.

.

__,_._,___

Tantono Subagyo

unread,
Oct 8, 2008, 5:34:28 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Lama-lama jadi debat kusir nih.  Saya hanya mengingatkan tidak untuk mengingat saja secara berlebihan tetapi membuat suatu karya nyata. Lha anda tersinggung, terus ngomongnya ke mana-mana, coba dong, tanya satu jawab satu, jangan melebar gini, saya sih Lookay anda kan Siutjay masak debat kusir.  Salam, Tan Lookay

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.


.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Group get-together

Host a free online

conference on IM.

Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Get in Shape

on Yahoo! Groups

Find a buddy

and lose weight.

.

__,_._,___

agoen...@yahoo.com

unread,
Oct 8, 2008, 3:51:09 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Yg bilang anda ga boleh ngakui tuhan anda sapa om? Kayaknya ga ada deh ( kecuali ada posting yg terlewat ma sy yah) kyknya anda yg tanya ttg kata maaf di dlm budaya tionghoa n trus dibandingkan ama alkitab. So konsep budaya tionghoa n alkitab jelas sangat beda n anda juga tahu itu kan, jd klo mau lihat dr kacamata anda yah ga bakal ketemulah.

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: "Tantono Subagyo" <tantono@gmail.com>

Date: Wed, 8 Oct 2008 14:13:27 +0700
To: <budaya_tionghua@yahoogroups.com>


Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

Hehehe Pak kalau beda konsep memang nggak akan ketemu.  Saya menganggap Tuhan sebagai pencipta, anda menganggap Tuhan diciptakan orang.  Tapi ya biarin, saya bodo tapi bahagia, waktu saya disia-siakan saudara karena Ibu saya berbeda, saya ditolong Tuhan dan diberikan jalan hingga jadi "orang" walaupun apa adanya.  Demikian pula ketika saya dipaksa pensiun, Tuhan kasih jalan sehingga sekarang saya jadi konsultan alakadarnya.  Jadi saya merasakan Tuhan, anda anggap Tuhan itu nonsens.  Sampai jutaan atau milyardan postingpun nggak akan selesai.  Yang jelas adalah hak azasi saya untuk menganggap Tuhan itu ada dan menjadi Junjungan saya begitu juga hak anda untuk mengatakan Tuhan itu macem-macem dan hanya buatan manusia saja.  Jadi mau diapakan juga nggak akan ketemu, nanti malahan jadi "prahara dalam mangkok", dan percum tak bergun. Best regards, Tantono Subagyo

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

danarhadi2000

unread,
Oct 8, 2008, 8:02:34 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Begitulah pak Agung.

Sahabat kita dibanyak milis, saudara Batara Hutagalung memimpin
sebuah komite untuk menuntut maaf dan pembayaran hutang kepada
Belanda atas kedzaliman pada bangsa kita. Juga terhadap warga di
Rawagede, dimana janda janda yang dibantai masih hidup.

Bagaimana kalau kita balik, sesuai dengan nasehat pak Bagyo, kita
yang memaafkan belanda dan lupakan? Kalau boleh malah kita yang bayar
Belanda, sudah membangun banyak dinegeri ini?

Salam kuat ingatan

Danardono



--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, agoeng_set@... wrote:
>
> Makanya org tionghoa itu punya budaya memaafkan n melupakan yg
paling baik di dunia ini. Liat aja tuh jutaan org tionghoa yg
pengennn jd bule n jepang, sampe bela2in ganti warna rambut n gaya
hidup bahkan ada yg ganti budaya segala. Padahal penghinaan n
kesalahan org2 bule n jepang amat sangat besar sekali. Heheheh
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>

> -----Original Message-----
> From: Fy Zhou <zhoufy@...>
>
> Date: Wed, 8 Oct 2008 04:36:26

> To: <budaya_tionghua@yahoogroups.com>
> Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang
memaafkan.
>
>
> Kalau saya memilih tak Melupakan!
>  
> Tak melupakan baik untuk mengambil pelajaran, kegetian masa lalu
membuat kita lebih menghargai masa sekarang. kegetiran masa lalu yang
menimpa diri kita seharusnya juga menyadarkan kita untuk tak membuat
orang lain juga sengsara seperti kita.
>  
> Melupakan justru beresiko kita mengulang kesalahan yang sama.
>  
> Kegetiran masa lalu juga bisa berubah menjadi daya dorong untuk
mencapai kemajuan. Lihat saja penghinaan perang candu bagi Rakyat
Tiongkok, yang mendorong mereka mencapai pretasi di Olmpiade!
>  
> Lebih positif mengingat dari pada melupakan ! Inilah kegunaan
Monument
>  
>  
> Salam Mengingat.
> ZFy
>  
>  
>  
>

> --- On Wed, 10/8/08, danarhadi2000 <danarhadi2000@...> wrote:

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Instant hello

Chat over IM with

group members.

Dog Zone

on Yahoo! Groups

Join a Group

all about dogs.

Best of Y! Groups

Check out the best

of what Yahoo!

Groups has to offer.

.

__,_._,___

agoen...@yahoo.com

unread,
Oct 8, 2008, 4:28:15 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Ada beberapa teman yg setelah sekolah filsafat yg pulang2 ngomong begitu ke sy. Sy jawab aja. Klo Tuhan yg elo puja2 emang begitu yah g lebih rela masuk neraka daripada masuk surga yg dipintu masuknya di cek jidatnya ada tulis udah terima jesus apa belom. Kita kerja aja cari boss yg adil yg hargai hasil kerja kita, bukan yg hargai kita dari hasil " jilat panat" masa tuhan lebih rendah daripada itu. Selama di dunia berbuat baik engga usah takut masuk nereka, kecuali didunia emang perusuh yah pikir2 ribuan kalilah ama neraka, tuhan itu maha adil n maha tau kok ( klo bener tuhan itu ada) org baik n org jahat dia tau, sekedar diledek dikit2 doank mah ga bakal marah n masukin kita ke neraka. " heheheeh ( kejadian nyata yah n bukan buat diskreditkan kristen tp bagi pendapat dengan yg sedang mengalami hal2 yg sama)

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: Mr sanliong thee <slthee@yahoo.com.au>
Date: Wed, 8 Oct 2008 07:23:06 -0700 (PDT)


To: <budaya_tionghua@yahoogroups.com>
Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

Salam,

 

Nama saya Sunny Thee, member lama yang pasif, dan membaca postingan kalian semua menarik sekali dan masing masing mempunyai sisi positif yang dapat saya pelajari untuk kehidupa saya sehari-hari.

Ada satu hal yang saya belum mendapatkan jawaban nya sampai saat ini yaitu :

Ayah saya adalah penganut agama Kong Hu Cu semenjak kecil dan mempunyai pendapat bahwa selama manusia berbuat baik dan tidak menyalahi norma norma yang ada maka manusia tersebut kemungkinan dapat masuk sorga.

Tetapi ayah saya mengatakan bahwa beliau dikunjungi oleh beberapa member dari gereja didaerah tempat beliau tinggal yang benar benar sangat baik dan membantu beliau tanpa pamrih sama sekali , karena ayah saya hidup hanya sendiri dan ditemani pembantu semenjak ibu saya meninggal dan anak anak nya tinggal di luar kota atau luar negri seperti saya jadi otomatis beliau senang dan terharu sekali dengan kebaikan saudara saudara kristen yang baik tsb.

Ayah saya sangat berterima kasih dan menghargai sumbangsih saudara saudara kristen tsb dan 100% mereka orang baik , tetapi ada satu hal yang membuat ayah saya kecewa yaitu mereka mengatakan bahwa ayah saya akan masuk neraka karena biar bagaimana baik dan perbuatan baik apapun yang ayah saya lakukan tetapi bila ayah saya tidak mau menerima Jesus sebagai Juru Selamat beliau maka semua akan sia sia dan PASTI ayah saya akan masuk neraka.Ini yang membuat ayah saya berduka dan kecewa , dan juga saya menjadi binging karena saya tidak dapat memaksakan sesuatu kepada ayah saya yang belum ia yakini karena menurut beliau bahwa beliau sebagai orang Tionghoa wajib untuk memelihara meja abu leluhur.

Untuk informasi bahwa sayapun seorang Katolik/Kristen walaupun bukan dari semenjak kecil , yang sekarang bingung dengan masalah yang dihadapi ayah saya yang menanyakan kepada saya seperti ini:Kalau Jesus benar Maha pengasih , mengapa tidak membiarkan orang KongHuCu yang selalu berusaha untuk tidak berbuatr salah kepada manusia lain dan Tuhan tetapi pasti akan masuk neraka???

Saya bingung , sungguh bingung....dan berharap para kawan dapat memberikan pengarahan secara bijaksana dan maafkan saya apabila pertanyaan saya ini tidak diijinkan oleh moderator.

BUKAN MAKSUD SAYA UNTUK MENDISKREDITKAN KRISTEN KARENA SAYA SENDIRIPUN SEORANG KRISTEN...MAAF SEKALI LAGI MAAF, hanya untuk menjawab pertanyaan ayah saya yang tertarik dengan kristen tetapi memikirkan saudara dan orang tuanya yang bukan kristen dan pasti ada di neraka


----- Original Message ----
From: danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com>
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com

Sent: Wednesday, 8 October, 2008 9:44:20 PM
Subject: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

Karya nyata itu saya lihat di gereja GKI yang besar dan punya klinik.
Yang datang buanyak sekali, kebanyakan bukan umat Kristen. Yang karya
nyata itu dokter dokter dan para jururawat. Mereka sangat disambut
oleh manusia yang membutuhkannya, biasanya orang tak mampu.Mereka itu
model model ibu Teresa. Tidak bicara mengenai Tuhan, tapi
menyembuhkan!

Tapi tak ada diantara tenaga kaarya nyata ini yang khotbah tuh? Dan
ini yang saya pribadi namakan, mengabdi pada Tuhan (walaupun Tuhannya
pasien pasien lain lagi). Gak apa apa.

Kalau yang khotbah doang, juga disambut, salah salah dengan batu
(kalau yang di hotel hotel mahal, amaaaannn).

Salam karya nyata

Danardono



--- In budaya_tionghua@ yahoogroups. com, Fy Zhou <zhoufy@...> wrote:
>
>  
> Mengabdi pada Tuhan itu bukan karya nyata, Pak Tantono!  Karena
Tuhan yang anda abdi hanya nyata bagi anda pribadi, tak harus
disimpulkan pasti nyata bagi orang lain bukan?
>  
> Anda menyebut disamping menjadi pendeta anda juga berkarya sosial
yang lain, apakah anda menyalahkan pendeta2 lain yang hanya sibuk
berkotbah dan membesarkan gereja? anda pasti tidak menyalahkan,
karena mereka juga mengwemban tugas yang mulia.
>  
> Dengan berkotbah  anda juga bisa menyadarkan orang lain untuk
berkarya nyata, Persis! ini Jawaban yang baik, seperti kita2 disini
yang bekotbah untuk menyadarkan orang2 lain tentang kebenaran
sejarah, agar orang lain bisa tergugah untuk berkarya nyata, kotbah
kita tentunya tak sia2 bukan?
>  
>  
> Selamat berkotbah!

> ZFy 
>  
>
>

> --- On Wed, 10/8/08, Tantono Subagyo <tantono@... > wrote:
>
> From: Tantono Subagyo <tantono@... >

> Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang

> Date: Wednesday, October 8, 2008, 12:36 PM
>
>
>
>
>
>
>
> Pertanyaan sederhana: Buat apa anda menjadi pendeta? kan lebih baik
berkarya nyata yang langsung terlihat manfaatnya, semua orang
sebaiknya dikerahkan untuk mendirikan sekolah atau yayasan sosial
membantu fakir miskin, tak usah menghabiskan waktu berkotbah segala?
>
> Lha, jadi pendeta agar saya dapat mengabdi sepenuhnya kepada
Tuhan.  Disamping jadi pendeta saya juga berkarya nyata kok, ada
sekolah yang sudah saya dirikan, kalau saya jadi pendeta nanti
disamping berkotbah saya juga masih akan berkarya nyata, bersama
teman-teman di LSM dan dirikan sekolah lagi.  Dengan kotbah saya bisa
ajak orang lain untuk berkarya nyata, jadi yang berkarya nggak cuman
saya tapi juga banyak orang.  Salam, Tantono
>



Make the switch to the world's best email. Get Yahoo!7 Mail.

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Ads on Yahoo!

Learn more now.

Reach customers

searching for you.

All-Bran

10 Day Challenge

Join the club and

feel the benefits.

Moderator Central

An online resource

for moderators

of Yahoo! Groups.

.

__,_._,___

agoen...@yahoo.com

unread,
Oct 8, 2008, 4:47:03 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Btw counter pendapat ttg hal2 yg merugikan budaya tionghoa juga ga boleh nih? Kyk dewa2 itu iblis, naga itu raja setan engkong n leluhur kita itu setan n iblis?

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: "ardian_c" <ardian_c@yahoo.co.id>

Date: Wed, 08 Oct 2008 19:25:10
To: <budaya_tionghua@yahoogroups.com>
Subject: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.



inget itu jadi inget owe punya kasus ko, doeloe ada yg kurang lebih
sama lar en loetjoenya itu temen owe yg kristen gak tanya ame pendeta
or sape getu malah tanya ame owe.

Owe jawabin simple, Yesus gak pernah nulis alkitab lho trus jg Yesus
gak banyak ngomong ini boleh itu gak boleh, Yesus tjoema ngomong Tiada
seorangpun akan mencapai Bapak tanpa melalui AKU.

Lha AKUnya sape ? Tuhan ? Yesus ? or wat getu !!!!!
Inga inga KASIH dong , so yg namanya KASIH emang pilih2 loe sembah
yesus, buddha, kodok, kadal , batu tetek bengek ?

Kalu nurut owe yg namanya KASIH gak bakalan pilih KASIH.
Nape seh banyak org mikir Yesus itu oknum yg namanya yesus ?

Coba mindnya dilebarin dikit getu, Yesus itu KASIH bukan ?

Sorry aye komentarin ya soalne masih rada senep ketemu yg ngaku2
mantan KHC trus bilang meja sembayang ngkong gw itu setan.
Sialnye itu org ngotot bilang kalu budaya tenglang or tradisi itu
belenggu tubuh dan menyesatkan hueuehehe termasuk sembayang ame
leluhur yg kasih buah ame pasang hio.
Lha kalu org bule mah gak apa2 getu tabur bunga hueheheheheh.

Mbok ya mikir dikitlah en belajar sejarah Kristen aje dikit, trus buka
pikirannye biar gak cupet mampet getu.
Jadi inget omelan si Nietsche yg tereak Tuhan telah mati, tuhan2 pada
disembah di bukunye Thus Spoke Zarathustra hehehehehehehehe.
So sape neh yg bikin mati TUHAN ame nyembah2 tuhan ?

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Search Ads

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Moderator Central

Get answers to

your questions about

running Y! Groups.

Yahoo! Groups

Special K Challenge

Join others who

are losing pounds.

.

__,_._,___

ardian_c

unread,
Oct 8, 2008, 4:53:27 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

nyaelah sebenernye seh seinget aye itu bicaranya YONG alias keberanian.

Wong yg disebut keberanian terhebat itu BERANI IDUP bukan berani
ngerampok or berani ngebacok.

Nah itu di Tao ame di KHC ngomong keberanian kurang lebih sama.

Org itu gak perlu takut mati , mati mah biasa en siapapun mesti mati.
So nape mesti ditakutin.

Yg parah itu org yg berani mati tapi takut idup loe.
Itung aje yg bunuh diri tuh berani idup or berani mati ?

Soooooooooooooooooooooooooo BERANILAH HIDUP !!!!
HIDUP YONGGGGGGGGGGGGG yg bukan si gayoenk alias hen yoenk hehehehehe



--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, agoeng_set@... wrote:
>

> Kalo konsep tao n buddha kan gak ada tuhan tuh trus nyerah ke sapa?
Ke alam? Trus biasanya yg udah level begitu yah pendeta taois or biksu
buddhis yg tinggal digunung2, siu lien buat capai tao or nirwana, ga
cuma dendam doank yg dilupakan, tp nafsu duniawin laennya juga, harta,
kedudukan n nama besar. Mereka juga males ladenin tuh konflict2 apapun
jadi hidupnya bisa damai. Btw org biasa yg sudah muak ama kehidupan
duniawi juga pada nyingkir n hidup sederhana tp banyak konflict n
keinginan macem2. Engga rebutan harta, sikut2 kursi, kong tai sana
sini cari nama besar n pengikut, bahkan biasanya muridpun ditolaknya.
Klo semua manusia bisa hidup kayak gitu maka bakal lebih damai hatinya
daripada sekedar setiap saat memaafkan org tp tiap hari sikut2 cari
kedudukan, harta n nama besar. Hehehehe btw yg g omongin td biasanya
ada di film silat yah, klo di dunia nyata seh kagak tau. Hehehe
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>

> -----Original Message-----
> From: "Tantono Subagyo" <tantono@...>
>
> Date: Wed, 8 Oct 2008 10:24:33

<budaya_tionghua%40yahoogroups.com>,
> > "Tantono Subagyo"

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Yahoo! Groups

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals.

Wellness Spot

Embrace Change

Break the Yo-Yo

weight loss cycle.

.

__,_._,___

ulysee_me2

unread,
Oct 8, 2008, 7:14:36 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Masyaampun, kopi gue sampe kesembur gara-gara baca yang ini.

MASA LALU itu anaknya siapa sih? bikin salah apa sih, sampe mesti
dimaafkan segala?
"Sebelum bisa memaafkan masa lalu kita harus yakin bahwa masa lalu
memang buruk"
"selama masih ada yang meragukan keburukan masa lalu, saya merasa
wajib untuk meyakinkan mereka"

Ini sindrom model apa lagi? Kalau Cinderella sendiri yang mengalami
nasib buruk, apakah harus memaksakan keburukan masa lalunya kepada
Mickey Mouse?? Lalu meyakinkan Mickey Mouse bahwa masa lalu itu
buruk, harus yakin, lalu maafkanlah.

YEEE, orang nggak kenape-kenape dipaksa-paksa suruh yakin, udah yakin
disuruh maafin. tuk tuk tuk, cra pikirnya gimane sih.

Mbok ya nggak usah memaksakan sakit hati sendiri kepada orang lain.
Masa lalu itu sudah berlalu kok, dan waktu itu berjalan ke depan,
enggak berjalan mundur. Itu baggage masa lalu nya ditinggalkan saja.



--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, Fy Zhou <zhoufy@...> wrote:
>

> Sungguh aneh, anda sering memberi nasehat untuk tak mengingat2
kegetiran Tionghoa masa lalu, padahal anda sendiri terus2 mengungkit

perlakuan negatif keluarga besar anda thd anda di masa lalu !? anda

juga tak bisa melupakan bukan ?
> ?
> Anda mungkin berdalih bahwa meski anda mengungkit tapi anda sudah

memaafkan.. Sebelum sampai ke hal? maaf memaafkan ini anda tentu s


udah yakini bahwa fakta negatif itu memang nyata bukan?
> ?
> Masalahnya memang disini : Sebelum kita bisa memaafkan masa lalu,
kita harus yakin masa lalu memang buruk! Karena ini bukan persoalan
yang menimpa pribadi tapi persoalan masyarakat, maka selama masih ada
orang yang meragukan keburukan masa lalu, saya merasa wajib untuk
meyakinkan mereka. Setelah orang sepakat dng fakta keburukan, baru

bisa memaafkan bukan ???
> ?
> Salam sejarah
> ZFy
>

> --- On Wed, 10/8/08, Tantono Subagyo <tantono@...> wrote:
>
> From: Tantono Subagyo <tantono@...>

> Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang
memaafkan..
> To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
> Date: Wednesday, October 8, 2008, 4:11 PM
>
>
>
>
>
>
>

> Kalau anda bertanya dengan baik dan pakai nama akan saya jawab.?

Saya tidak tahu dan tidak perlu tahu apakah saya punya andil apapun
dalam keputusan yang akan diambil oleh Tuhan karena saya percaya

Tuhan mempertimbangkan segalanya.? Jadi mengapa berdoa ?. Ya karena

saya ingin dekat dengan Tuhan, dan doa saya bukan "deretan

permintaan" seperti yang anda bayangkan.? Kalau saya berdoa, adalah

karena saya ingin pasrah kepada Tuhan dan pertolongan Tuhan dan

berkali-kali hal ini terjadi dalam hidup saya.? Pertama ketika umur

12 tahun ayah saya meninggal, saya besar dalam lingkungan kakak
Tenglang tulen yang menyampingkan saya karena Ibu saya Jawa, saya
sekolah sambil bekerja sampai saat ini, kedua ketika sebagai pegawai
negeri saya di non jobkan karena Kristen dan keturunan Cina,

pertolongan Tuhan datang juga.? Anda tidak akan dapat mengerti karena
tidak merasakan, tetai bagi saya itu nyata.? Salam, Tantono
>
>
> 2008/10/8 als <als@... id>


>
>
>
>
>
>
>
>
> Jadi Anda berpikir bahwa doa Anda itu punya andil dalam keputusan
yang akan diambil oleh "Tuhan" Anda itu? Atau dengan kata lain apakah
Anda berpikir bahwa doa Anda itu bisa mempengaruhi "Tuhan" Anda? Nama
kecil saya Andy, sne saya Liem (hokkian). J

> ?
> Salam serius,
> als
> ?


>
>
>
>
> From: Tantono Subagyo [mailto:tantono@gmail. com]
> Sent: Wednesday, October 08, 2008 9:29 PM
>
> To: budaya_tionghua@ yahoogroups. com
> Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang

memaafkan..
> ?


>
>
>
>
> Tantono-heng, kini owe yang minta 'petromaks'nya. Kalau Anda diam-
diam ber'doa' kepada 'Tuhan' Anda agar PSSI bisa 'perform' dengan
sebaik-baiknya. Apakah "doa" minta-minta Anda ini ada pengaruhnya
sama sekali terhadap 'performance' PSSI? Tolong petromaksnya jangan
lupa diisi minyak dulu dan memompanya yang penuh ya! J
>
>  als
> Setelah saya berdoa, saya akan serahkan kepada Tuhan apa keputusan

Tuhan yang terbaik.? Jadi apakah PSSI akan perform sebaik-baiknya
atau tidak bukan urusan saya lagi.? Nah anda gak bayar saya kok minta
isi petromaks, minyak mahal tahu !.? Eh sebut nama dong, jangan als
doang.? Salam, Tan Lookay


>
>
>
> --
> Best regards, Tantono Subagyo
>

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.


.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Moderator Central

An online resource

for moderators

of Yahoo! Groups.

Dog Groups

on Yahoo! Groups

discuss everything

related to dogs.

Special K Group

on Yahoo! Groups

Join the challenge

and lose weight.

.

__,_._,___

melani chia

unread,
Oct 8, 2008, 8:46:38 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Masak sih terserah Tuhan pak Tan,mental gini kan sudah saatnya
tdk diteruskan,terutama yg saya harapkan dari anda seabgai pendeta
nantinya akan menjadi gembala,pastinya akan membawa pengaruh besar
pada jemaat anda.
 
Kalah bersaing,dlm dunia kerja,sekolah pertandingan dll ,dibilang rencana tuhan?????
yg jelas kalau kalah ya ngaku kalah harus berusaha,kalau sudah berusaha masih kalah
ngku juga ya hanya begitu kemampuannya,...





--- On Wed, 8/10/08, danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com> wrote:

From: danarhadi2000 <danarhadi2000@yahoo.com>
Subject: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com

Date: Wednesday, 8 October, 2008, 9:28 PM

--- In budaya_tionghua@ yahoogroups. com, "Tantono Subagyo" <tantono@... >

wrote:
>
> Ya terserah Tuhan, may the best win. Kita berdoa bukan minta menang,
>tapi minta agar bisa perform sebaik-baiknya. Kalau berdoapun kalah ya
>berlatih lagi sambil berdoa. Gitu saja kok repot. Tantono
>

***** Jangan lupa, the best will very likely win! bahkan tanpa
berdoapun, asal persiapan professional. Bangsa kita pasti jauh lebih
rajin berdoa daripada, misalnya orang Jerman (ini saya tahu). Yang win,
yang mana, kita juga tahu...

Salam

Danardono


__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Ads on Yahoo!

Learn more now.

Reach customers

searching for you.

Y! Messenger

Instant hello

Chat over IM with

group members.

Everyday Wellness

on Yahoo! Groups

Find groups that will

help you stay fit.

.

__,_._,___

ulysee_me2

unread,
Oct 8, 2008, 9:34:42 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com


Lhoh ya harus berpikir begitu donk!
Orang yang berdoa harus yakin bahwa doanya menjadi masukan buat
tuhannya untuk mengambil keputusan,
Orang yang berdoa harus yakin bahwa doanya bisa mempengaruhi
tuhannya,
Kalau enggak punya keyakinan seperti itu, ngapain berdoa buang buang
waktu aje. Ya Nggak?

Hehehe, berbahagialah orang yang yakin.


--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "als" <als@...> wrote:
>
> Jadi Anda berpikir bahwa doa Anda itu punya andil dalam keputusan
yang akan
> diambil oleh "Tuhan" Anda itu? Atau dengan kata lain apakah Anda
berpikir
> bahwa doa Anda itu bisa mempengaruhi "Tuhan" Anda? Nama kecil saya
Andy, sne

> saya Liem (hokkian). :-)
>
>
>
> Salam serius,
>
> als
>
>
>
> _____

>
> From: Tantono Subagyo [mailto:tantono@...]
> Sent: Wednesday, October 08, 2008 9:29 PM
> To: budaya_tionghua@yahoogroups.com

> Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang
memaafkan.
>
>
>

> Tantono-heng, kini owe yang minta 'petromaks'nya. Kalau Anda diam-
diam
> ber'doa' kepada 'Tuhan' Anda agar PSSI bisa 'perform' dengan sebaik-
baiknya.
> Apakah "doa" minta-minta Anda ini ada pengaruhnya sama sekali
terhadap
> 'performance' PSSI? Tolong petromaksnya jangan lupa diisi minyak
dulu dan

> memompanya yang penuh ya! :-)


>
> als
>
> Setelah saya berdoa, saya akan serahkan kepada Tuhan apa keputusan
Tuhan

> yang terbaik. Jadi apakah PSSI akan perform sebaik-baiknya atau
tidak bukan
> urusan saya lagi. Nah anda gak bayar saya kok minta isi petromaks,
minyak
> mahal tahu !. Eh sebut nama dong, jangan als doang. Salam, Tan
Lookay
>

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Search Ads

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Y! Groups blog

The place to go

to stay informed

on Groups news!

Special K Group

on Yahoo! Groups

Learn how others

are losing pounds.

.

__,_._,___

ulysee_me2

unread,
Oct 8, 2008, 9:35:06 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

ulysee_me2

unread,
Oct 8, 2008, 10:00:00 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com


Melupakan itu anugrah Tuhan lhoh, hehehhehe.
Coba bayangin kalau hari ini kita merasa nggak enak karena sebuah
kesalahan,misalnya ada orang numpahin kopi di meja kena ke baju kita
misalnya. Khan nggak enak tuh. Lalu sampe besok nggak lupa-lupa dan
perasaan nggak enak itu masih ikuuuutttt aja.
Apa nggak bete ya hidup. Itu namanya mendendam sedalam lautan kali
yang kek gitu ya. Makanya berbahagialah orang yang selalu memaafkan,
dan melupakan. hehehe.

Perang candu apa urusannya dengan Olimpiade? Kalau perang steroid
obat kuat, nah baru ada hubungan, wekekekeke.....



--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, Fy Zhou <zhoufy@...> wrote:
>

> Kalau saya memilih tak Melupakan!

> ?


> Tak melupakan baik untuk mengambil pelajaran, kegetian masa lalu
membuat kita lebih menghargai masa sekarang. kegetiran masa lalu yang
menimpa diri kita seharusnya juga menyadarkan kita untuk tak membuat
orang lain juga sengsara seperti kita.

> ?


> Melupakan justru beresiko kita mengulang kesalahan yang sama.

> ?


> Kegetiran masa lalu juga bisa berubah menjadi daya dorong untuk
mencapai kemajuan. Lihat saja penghinaan perang candu bagi Rakyat
Tiongkok, yang mendorong mereka mencapai pretasi di Olmpiade!

> ?


> Lebih positif mengingat dari pada melupakan ! Inilah kegunaan
Monument

> ?
> ?
> Salam Mengingat.
> ZFy
> ?
> ?
> ?


>
> --- On Wed, 10/8/08, danarhadi2000 <danarhadi2000@...> wrote:
>
> From: danarhadi2000 <danarhadi2000@...>

> Subject: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang
memaafkan.

> --- In budaya_tionghua@ yahoogroups. com, "Tantono Subagyo"

> > > --- In budaya_tionghua@ yahoogroups. com <budaya_tionghua%

> 40yahoogroups. com>,

> > --
> > Best regards, Tantono Subagyo
> >
>

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Check out the

Y! Groups blog

Stay up to speed

on all things Groups!

Y! Messenger

Instant hello

Chat in real-time

with your friends.

.

__,_._,___

ChanCT

unread,
Oct 8, 2008, 10:36:08 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Lalu, ... bagaimana orang yang tidak ber-TUHAN itu hidup didunia ini, neng? Yang sering dikatakan tidak beradab dan tidak bisa bahagia itu, hehehee, ... kasihan amat, ya?????
 
Padahal kenyataan yang bisa kita lihat, mereka ber-milyard itu justru menunjukkan keberhasilan luar biasa tanpa doa, lho! Dan merekalah yang sangat diharapkan bisa ikut memberikan dukungan membantu mengatasi krisis-moneter yang melanda AS, negara ber-TUHAN sekarang ini. Hahahaaa, ...
 
Salam,
ChanCT
 

----- Original Message -----
From: ulysee_me2

------------------------------------



.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:budaya_tionghua-digest@yahoogroups.com
    mailto:budaya_tionghua-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    budaya_tionghua-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/



Internal Virus Database is out of date.
Checked by AVG.
Version: 8.0.169 / Virus Database: 270.7.5/1706 - Release Date: 2008/10/3 _U__ 06:17

__._,_.___
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Moderator Central

Yahoo! Groups

Get the latest news

from the team.

Check out the

Y! Groups blog

Stay up to speed

on all things Groups!

.

__,_._,___

melani chia

unread,
Oct 8, 2008, 11:03:33 PM10/8/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Org bunuh diri=manusia gagal yg tdk tau bangkit,pastinya tdk takut mati
atau takut idup.

--- On Thu, 9/10/08, ardian_c <ardian_c@yahoo.co.id> wrote:



From: ardian_c <ardian_c@yahoo.co.id>
Subject: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Date: Thursday, 9 October, 2008, 4:53 AM

nyaelah sebenernye seh seinget aye itu bicaranya YONG alias keberanian.

Wong yg disebut keberanian terhebat itu BERANI IDUP bukan berani
ngerampok or berani ngebacok.

Nah itu di Tao ame di KHC ngomong keberanian kurang lebih sama.

Org itu gak perlu takut mati , mati mah biasa en siapapun mesti mati.
So nape mesti ditakutin.

Yg parah itu org yg berani mati tapi takut idup loe.
Itung aje yg bunuh diri tuh berani idup or berani mati ?

Soooooooooooooooooo oooooooo BERANILAH HIDUP !!!!


HIDUP YONGGGGGGGGGGGGG yg bukan si gayoenk alias hen yoenk hehehehehe

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

danarhadi2000

unread,
Oct 9, 2008, 12:38:48 AM10/9/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Yahhhh ko Ardian dan kok Agoeng, memang benar meja sembahyang leluhur
itu setan? Masya Allahhhhh? Kok patung Bodhisatwa dirumah saya gak
pernah sembur api?

By the way Nietsche, ko Ardian, kalau dia berani masuk ke Indonesia,
udah masuk pulau Buru..

Temen temen mantan KHC itu kayak apa sih?, galak galak ya? Saya
pengen diskusi tuh ama mereka, tapi nggak japri ahhh

By the way japri, saya suka bingung nih. Ada yang mula mula lempar
topic di jalur umum, alias milis, kalau ditanggapi, teriak "ini
pribadi lhooo", lha kalau topic pribadi, ya jangan di-bawa bawa ke
jalur umum laahhh. Dikit dikit japri, dikit dikit japri, japri kok
dikit dikit?

Counter back pendapat tentang hal hal yang merugikan budaya Tionghoa
dilarang, ko Agoes? Ya ampunnn, oleh siapa? oleh Polantas yang atur
prapatan jalan? Takut tabrakan melulu kali? Ntar tak laporin deh ke
Metro jaya...

Salam

Danardono



--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, agoeng_set@... wrote:
>

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Groups

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals.

Check out the

Y! Groups blog

Stay up to speed

on all things Groups!

Cat Fanatics

on Yahoo! Groups

Find people who are

crazy about cats.

.

__,_._,___

danarhadi2000

unread,
Oct 9, 2008, 12:50:34 AM10/9/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Kalau masukan bukan pak SBY harus diantar doa seperti apa ya, ci Ul?
Banyak yang yakin, tapi toh meleset tuh? Misale yakin ada blue
energy? Blue film malah lebih pasti...juga tanpa doa

Salam

Danardono

--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "ulysee_me2" <ulysee_me2@...>
wrote:

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Ads on Yahoo!

Learn more now.

Reach customers

searching for you.

Y! Messenger

Want a quick chat?

Chat over IM with

group members.

Yahoo! Groups

w/ John McEnroe

Join the All-Bran

Day 10 Club.

.

__,_._,___

danarhadi2000

unread,
Oct 9, 2008, 12:56:23 AM10/9/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Lupa itu anugerah? Pernah lupa kunci mobil tertinggal dalam mobil
terkunci? pernah lupa passport waktu sampai di bandara?

Melupakan itu membahagiakan? Teman yang pikun itu stress terus tu?

Saya ada teman yang banyak sekali hutang, dia juga lekas lupa kalau
hutang, dan minta selalu dimaafkan, alias gak usah bayar hutang.

Teman saya cerita di sebuah pertemuab makan di resto, disebelah duduk
istrinya. Dia kisahkan mengenai menonton film bagus dengan istrinya.
Istrinya langsung jawab ketus, "saya gak pernah lihat itu film tu?
Kamu nonton sama siapa ya"?

Yah, melupakan dan memaafkan ha ha ha



Salam

Danardono

--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "ulysee_me2" <ulysee_me2@...>
wrote:
>
>

> Melupakan itu anugrah Tuhan lhoh, hehehhehe.
> Coba bayangin kalau hari ini kita merasa nggak enak karena sebuah
> kesalahan,misalnya ada orang numpahin kopi di meja kena ke baju
kita
> misalnya. Khan nggak enak tuh. Lalu sampe besok nggak lupa-lupa dan
> perasaan nggak enak itu masih ikuuuutttt aja.
> Apa nggak bete ya hidup. Itu namanya mendendam sedalam lautan kali
> yang kek gitu ya. Makanya berbahagialah orang yang selalu
memaafkan,
> dan melupakan. hehehe.
>
> Perang candu apa urusannya dengan Olimpiade? Kalau perang steroid
> obat kuat, nah baru ada hubungan, wekekekeke.....
>

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Files to share?

Send up to 1GB of

files in an IM.

Moderator Central

Get answers to

your questions about

running Y! Groups.

Yahoo! Groups

Stay healthy

and discover other

people who can help.

.

__,_._,___

als

unread,
Oct 9, 2008, 6:04:50 AM10/9/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Ulysee_me2, bila Anda mengikuti ‘thread’ omong2 ini sejak dari awalnya, Anda tentu tahu bahwa saya sama sekali tidak bermaksud mempertanyakan apa saja yang dipercaya oleh orang (dalam hal ini Tantono-heng dan Anda, mungkin). Betapapun tidak nalarnya orang ybs lah wong ia percayanya gitu lantas saya bisa apa? Saya hanya ingin tahu saja sampai seberapa “Tuhan”nya pak pendeta kita ini dan ternyata memang persis seperti dugaan saya semula. Anda dan pak pendeta bebas mempercayai “Tuhan” apa saja dan bebas berdoa dengan cara apapun kepadanya. Teman-teman di sini juga bebas bertindak dan berkehendak apa saja atas tanggung jawab masing-masing. OK?

 

Sayang sekarang pak pendeta kini mungkin sedang terlalu sibuk dengan segala pekerjaannya sehingga mungkin tak bisa melanjutkan bincang2 kami yang bersahabat, semoga beliau masih sempat membaca penjelasan saya ini.

 

Salam persaudaraan,

als

 


From: ulysee_me2 [mailto:ulysee_me2@yahoo.com.sg]
Sent: Thursday, October 09, 2008 8:35 AM
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Subject: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

Lhoh ya harus berpikir begitu donk!
Orang yang berdoa harus yakin bahwa doanya menjadi masukan buat
tuhannya untuk mengambil keputusan,
Orang yang berdoa harus yakin bahwa doanya bisa mempengaruhi
tuhannya,
Kalau enggak punya keyakinan seperti itu, ngapain berdoa buang buang
waktu aje. Ya Nggak?

Hehehe, berbahagialah orang yang yakin.

--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, "als" <als@...> wrote:
>
> Jadi Anda berpikir bahwa doa Anda itu punya andil dalam keputusan
yang akan
> diambil oleh "Tuhan" Anda itu? Atau dengan kata lain apakah Anda
berpikir
> bahwa doa Anda itu bisa mempengaruhi "Tuhan" Anda? Nama kecil saya
Andy, sne
> saya Liem (hokkian). :-)
>
> Salam serius,
>
> als

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
Search Ads

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Yahoo! Groups

Dog Zone

Connect w/others

who love dogs.

Learn to live

a full life with these

healthy living

groups on Yahoo!

.

__,_._,___

Santo Putra

unread,
Oct 9, 2008, 9:38:09 AM10/9/08
to budaya_...@yahoogroups.com

Khusus untuk Lao Xiong Sunny Thee dan tidak untuk didiskusikan.

Salam Dalam Kasih Yesus

Sebelumnya saya mohon maaf kalau ada yang tidak sependapat mohon tidak usah ditanggapi dan di delete saja. Sesuai dengan permintaan Anda, maka saya mencoba untuk memberikankan sedikit pandangan.
Semua ajaran agama, baik itu Kong Hu Cu maupun yang lainnya kalau diperas-peras, intinya hanya satu kata yaitu "Kasih" .Selama hidupnya penuh Kasih maka dia sudah berada dijalan Kebenaran. Sebagaimana yang Anda katakan bahwa " Ayah Anda semenjak kecil sudah berpendapat bahwa selama manusia berbuat baik dan tidak menyalahi norma-norma yang ada maka manusia tersebut kemungkinan dapat masuk surga ". Pemahaman Ayah Anda tersebut sangat benar dan saya yakin beliau tentu mengamalkannya dalam kehidupannya sehari-hari.
Tidaklah benar kalau dikatakan bahwa orang yang beragama Kong Fu Cu masuk neraka dan tidak dapat masuk ke surga, ini adalah konsep yang amat keliru. Sekiranya Anda ingin lebih memdalam tentang agama sebaiknya kita masuk ke forum pribadi saja.
Saran saya adalah sampaikan kepada beliau tidak perlu berganti keyakinan karena keyakinannya sejak kecil itu sudah benar.

God Bless You

Santo Putra.


----- Original Message ----
From: Mr sanliong thee <slthee@yahoo.com.au>
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Sent: Wednesday, October 8, 2008 9:23:06 PM
Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang memaafkan.

Salam,

 

Nama saya Sunny Thee, member lama yang pasif, dan membaca postingan kalian semua menarik sekali dan masing masing mempunyai sisi positif yang dapat saya pelajari untuk kehidupa saya sehari-hari.

Ada satu hal yang saya belum mendapatkan jawaban nya sampai saat ini yaitu :

Ayah saya adalah penganut agama Kong Hu Cu semenjak kecil dan mempunyai pendapat bahwa selama manusia berbuat baik dan tidak menyalahi norma norma yang ada maka manusia tersebut kemungkinan dapat masuk sorga.

Tetapi ayah saya mengatakan bahwa beliau dikunjungi oleh beberapa member dari gereja didaerah tempat beliau tinggal yang benar benar sangat baik dan membantu beliau tanpa pamrih sama sekali , karena ayah saya hidup hanya sendiri dan ditemani pembantu semenjak ibu saya meninggal dan anak anak nya tinggal di luar kota atau luar negri seperti saya jadi otomatis beliau senang dan terharu sekali dengan kebaikan saudara saudara kristen yang baik tsb.

Ayah saya sangat berterima kasih dan menghargai sumbangsih saudara saudara kristen tsb dan 100% mereka orang baik , tetapi ada satu hal yang membuat ayah saya kecewa yaitu mereka mengatakan bahwa ayah saya akan masuk neraka karena biar bagaimana baik dan perbuatan baik apapun yang ayah saya lakukan tetapi bila ayah saya tidak mau menerima Jesus sebagai Juru Selamat beliau maka semua akan sia sia dan PASTI ayah saya akan masuk neraka.Ini yang membuat ayah saya berduka dan kecewa , dan juga saya menjadi binging karena saya tidak dapat memaksakan sesuatu kepada ayah saya yang belum ia yakini karena menurut beliau bahwa beliau sebagai orang Tionghoa wajib untuk memelihara meja abu leluhur.

Untuk informasi bahwa sayapun seorang Katolik/Kristen walaupun bukan dari semenjak kecil , yang sekarang bingung dengan masalah yang dihadapi ayah saya yang menanyakan kepada saya seperti ini:Kalau Jesus benar Maha pengasih , mengapa tidak membiarkan orang KongHuCu yang selalu berusaha untuk tidak berbuatr salah kepada manusia lain dan Tuhan tetapi pasti akan masuk neraka???

Saya bingung , sungguh bingung....dan berharap para kawan dapat memberikan pengarahan secara bijaksana dan maafkan saya apabila pertanyaan saya ini tidak diijinkan oleh moderator.

BUKAN MAKSUD SAYA UNTUK MENDISKREDITKAN KRISTEN KARENA SAYA SENDIRIPUN SEORANG KRISTEN...MAAF SEKALI LAGI MAAF, hanya untuk menjawab pertanyaan ayah saya yang tertarik dengan kristen tetapi memikirkan saudara dan orang tuanya yang bukan kristen dan pasti ada di neraka



Make the switch to the world's best email. Get Yahoo!7 Mail.

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Yahoo! Groups

Everyday Wellness Zone

Check out featured

healthy living groups.

Y! Messenger

Want a quick chat?

Chat over IM with

group members.

.

__,_._,___

ulysee_me2

unread,
Oct 9, 2008, 9:38:53 AM10/9/08
to budaya_...@yahoogroups.com


Jadi inget, kemaren ada yang ngoceh sama gue, bilang itu milis isinya
orang berkeluh kesah soal jaman yang udah lewat melulu. Pengen tahu
soal adat kebiasaan tionghoa jadi susah carinya, tenggelam diantara
orang yang ributin entah apa.

Gue bilang, harap maklum, semua sakit hati dendam masa lalu kaga ada
pelampiasan, sekarang ada wadah yang mau menampung curhatnya sepuh
sepuh, ya dimaklum aja atuh. Baca tajuknya, pilih orang orang
tertentu aja yang dibaca, yang biasanya ngomong soal budaya, King
Hian, Hendri, Perfect Harmony, ABS, Ophoeng, Purnama. Sisanya, boleh
dianggap angin lalu, cuman orang cari pusing aja, termasuk gue,
hahaha.

Tapi gue jadi prihatin sama yang empunya milis. Sudah bikin milis
keren berjudul Budaya Tionghoa, isinya banyakan keluh kesah. Salah
nama kali, budaya tionghua, disingkat BT, isinya curhat orang yang
bete-bete, bad tempered,piqi bu hao, goreng adat. Gue salah satunya,
hehehehe.

Orang bete kudu kamsiah kamsiah sama ini milis, disediain tempat
curhat, hihihi. Seperti biasa kalau gue dateng seminar soal tionghoa,
audience yang dikasih kesempatan nanya, begitu pegang mike malah jadi
curhat soal diri masing masing, pertanyaaannya kaga ada, kalaupun ada
cuma basa basi. Ini gejala apa? Gejala kurang tempat untuk
aktualisasi. Jadi biarlah di milis ini orang belajar
mengaktualisasikan diri. Its ok. keep going guys.



--- In budaya_tionghua@yahoogroups.com, Fy Zhou <zhoufy@...> wrote:
>

> Jika saya membuat buku yang mengenalkan sastra Tionghoa ke
Indonesia, apa ini tak masuk karya nyata?
> Jika saya menulis essay sastra yang menyoal masalah2 Tionghoa di
media resmi, apa ini tak termasuk karya nyata?
> Jika saya kembali menulis essay dan puisi dalam bhs mandarin untuk
menghidupkan kembali sastra Tionghoa Indonesia,  apa ini tak termasuk
karya nyata?
> ?
> Tapi, apakah semua ini menjadi syarat mutlak untuk bisa bercuap2
ttg masalah Tionghoa di sini? bahkan orang kecil tak ada prestasipun
berhak untuk berkeluh kesah!
> ?
> ?
> Salam Orang biasa
> ZFy
> ?
>
>

> --- On Wed, 10/8/08, Tantono Subagyo <tantono@...> wrote:
>
> From: Tantono Subagyo <tantono@...>

> Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang

memaafkan..
> To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
> Date: Wednesday, October 8, 2008, 3:56 PM
>
>
>
>
>
>
>
> Lha saya orang kecil yang sombong kok Pak, siapa yang meragukan
anda ?.? Apa saya pernah bilang saya ragu ? Lha mbok saya diberitahu
apa saja yang sudah anda perbuat sehingga saya bisa ngeh ?.? Salam,

Tan Lookay
>
>
> 2008/10/8 Fy Zhou <zhoufy@yahoo. com>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>

> Pak Tantono, Kami2 di sini disamping Berkotbah tentang sejarah
pemberangusan budaya Tionghoa, juga banyak yang berkarya nyata lho,
tak ubahnya seperti kalian para pendeta yang selain berkotbah tentang
penderitaan Yesus di kayu salib juga bisa ngurusin sekolah.
> ?
> Hanya bedanya kami2 di sini tak ada yang menyombongkan diri dengan
karya2 nyata di dunia realita, itulah bedanya. Apa anda meragukan hal
ini?
> ?
> ?
> Salam,
> ZFy
>
> ?
> ?
> ?
> ?
> ?


>
> --- On Wed, 10/8/08, Tantono Subagyo <tantono@gmail. com> wrote:
>
>
> From: Tantono Subagyo <tantono@gmail. com>
>

> Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Ajaran Budaya Tionghua tentang

memaafkan..
>
> To: budaya_tionghua@ yahoogroups. com

> Date: Wednesday, October 8, 2008, 2:18 PM
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> ?


> Mengabdi pada Tuhan itu bukan karya nyata, Pak Tantono!  Karena
Tuhan yang anda abdi hanya nyata bagi anda pribadi, tak harus
disimpulkan pasti nyata bagi orang lain bukan?
> Anda menyebut disamping menjadi pendeta anda juga berkarya sosial
yang lain, apakah anda menyalahkan pendeta2 lain yang hanya sibuk
berkotbah dan membesarkan gereja? anda pasti tidak menyalahkan,
karena mereka juga mengwemban tugas yang mulia.
>
> Dengan berkotbah  anda juga bisa menyadarkan orang lain untuk
berkarya nyata, Persis! ini Jawaban yang baik, seperti kita2 disini
yang bekotbah untuk menyadarkan orang2 lain tentang kebenaran
sejarah, agar orang lain bisa tergugah untuk berkarya nyata, kotbah
kita tentunya tak sia2 bukan?
>

> Ya, tetapi saya tidak berkotbah saja tetapi memberikan contoh.?
Jadi itulah kerja saya.? Kalau anda mau berkotbah saja dan mau bangun
monumen (misalnya monumen pemberangusan budaya dan sekolah Tionghua)
tanpa bikin sekolah dan dendam terus saja itu hak anda.?
> Menurut saya gereja akan jadi besar kalau bermanfaat bagi
masyarakat.? Mengabdi Tuhan itu karya nyata bagi saya karena saya
mengabdi dengan Ora Et Labora, berdoa dan bekerja. Begitu Pak jalan
pikiran saya.? Salam, Tan Lookay
>
>
> ?
> ?
>
>
> 2

>
>
>
>
>
>
>
> --
> Best regards, Tantono Subagyo
>
>
>
>
> --
> Best regards, Tantono Subagyo
>

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Y! Messenger

Quick file sharing

Send up to 1GB of

files in an IM.

Cat Groups

on Yahoo! Groups

discuss everything

related to cats.

.

__,_._,___
It is loading more messages.
0 new messages